Dina: Hai Minna~ akhirnya bisa ke update juga ni fic.. Oya, ini biodata dari Aki-nii.

Real Name: Muhammad Ihsan Khuzairi

Fb ProfileName: Akira Tsukiyomi Akihiro

Nick Name: Ihsan, Megane no Oujisama, Ero Niisan(?), HentaiMan

Born: Banjarmasin, 15 Mei 19XX

Study: Pengennya sih sekolah di Konoha High School :P

Hobby: Baca komik(hentai), gambar manga, baca fanfic(khususnya NaruHina rate M)

Dina: Nah, itu dia data dari Aki-nii.. Oke, dari pada banyak cingcong, lebih baik kita mulai saja ficnya! Let's, cekidot!

Rate: T

.

.

Pairs: SasuSaku, NaruHina, ShikaTema, SaiIno, NejiTen, slight MinaKushi and FugaMiko

.

.

Warnings: OOC (maybe), AU, typo, gaje, IF YOU DON'T LIKE, DON'T READ!

.

.

Disclaimer: Naruto miliknya Masashi Kishimoto-sensei

.

.

Our Love In KHS

Chapter 2

.

.

.

FLASHBACK OFF

.

Osh, karena kurasa telah menceritakannya kapada kalian, kalian harus mentraktirku makanan favoritku, mie ramen ukuran jumbo super pedas, dengan extra taburan nori dan... Wahh.. Tidak terasa aku sudah sampai di depan rumahku, atau kalian boleh menyebutnya istana jika melihat ukurannya. Setelah meletakkan motorku di garasi yang lebih mirip showroom mobil dan motor keluarga kami, aku segera masuk ke rumah.

Hng... Kurasa setelah mandi dan makan malam, aku langsung tidur saja. Urusan PR Fisika tinggal nyontek ke Teme atau Shikamaru, sang ketua OSIS yang malasnya sebanding dengan kejeniusannya yang dikabarkan IQnya lebih dari 200 itu. Hahh... Sungguh itu membuaku iri... Nah sekarang waktunya tidur, Oyasumi nasai...

END OF NARUTO POV

NORMAL POV

.

Konoha High School atau sering disingkat menjadi KHS, adalah sekolah lanjutan tingkat atas paling elit di Konoha Gakure City, milik dari yayasan NAMIKAZE CORP. Perusahaan raksasa yang dipimpin oleh Namikaze Minato, businessman sukses yang tidak diragukan lagi kemampuannya.

KHS telah beberapa kali mendapatkan penghargaan sebagai sekolah terbaik pertama di negara Hi, dengan peringkat kedua diduduki oleh Suna High School yang terletak di Suna Gakure City. Bahkan para siswa-siswi KHS juga ikut mengharumkan nama KHS dengan memenangkan berbagai lomba dalam bidang akademis seperti olimpiade sains, cerdas cermat dan berbagai lomba akademis lainnya. Sedangkan di bidang olahraga, Konoha High School memiliki banyak sekali atlit berbakat di berbagai aspek olahraga seperti sepak bola, basket, volley dan berbagai macam pertandingan beladiri.

Sedangkan di bidang kesenian, KHS adalah sekolah menengah atas pertama yang memiliki klub grafitti, KHS juga memiliki siswa yang berbakat menjadi komikus ataupun pelukis dengan kemampuan menggambar mereka.

KHS benar-benar terletak di tempat yang strategis karena walaupun terletak di pusat kota, suasana KHS tetap benar-benar mendukung suasana belajar dikarenakan di belakang areal gedung KHS yang luasnya mencapai lebih dari 2 hektar terdapat bukit dengan pemandangan yang sangat indah, apalagi pada saat sunrise ataupun sunset.

KHS selain banyak sekali pengajar profesional, KHS juga memiliki banyak fasilitas belajar mengajar yang lebih dari memadai, misalnya 15 ruang kelas luas, dengan papan tulis yang berupa layar LCD touchscreen, Air Conditioner, kemudian ruang laboratorium yang terdiri atas 2 lantai. Lantai pertama untuk pelajaran biologi, kimia dan anatomi. Sedangkan lantai kedua digunakan untuk pelajaran fisika, astronomi dan tempat melakukan riset.

Lalu KHS juga memiliki aula dan halaman yang cukup untuk menampung ratusan siswa pada saat upacara, seminar, pertemuan orang tua dan walai murid, ataupun acara-acara khusus tertentu. Perpustakaan KHS adalah pusat ilmu bagi para siswa, dikarenakan koleksi buku di perpustakaan ini hampir menyamai jumlah buku di Pusat Arsip dan perpustakaan umum Konoha. Yang terdiiri dari buku-buku berat seperti buku filsafat, teori politik, kamus-kamus tebal. Hingga buku-buku yang tergolong ringan seperti komik pun tersedia di sana.

Bahkan KHS memiliki zona olahraga sendiri, yang terdiri atas dua buah ruang, satu untuk lapangan basket dan bowling. Sedangkan yang satunya untuk latihan beladiri, berbagai macam lapangan sepeti lapangan sepak bola, tenis, volley, rugby, lari dan lapangan yang lainnya. Serta 3 buah kolam renang untuk ekskul renang, terjun indah dan renang gaya.

.

.

^~Our Love in KHS~^

.

.

Beberapa siswa tampak memasuki pintu gerbang KHS, memang masih belum terlalu siang untuk berangkat sekolah. Tapi bagi para siswa atau siswi yang rajin (tolong kalian contoh perilaku mereka), mereka sudah benar-benar terlambat. Sementara itu, di sebuah lampu merah yang berjarak 250 meter dari gedung KHS, tampak seorang pengendara motor besar FALCON TRF 250cc berwarna hitam metalik dengan motif halilintar biru tua dibagian body sampingnya, yang memakai baju seragam KHS, yaitu kemeja putih berlengan pendek, dangan lambang KHS pada saku kirinya. serta nametag pada bagian dada kanan tampak terukir sebuah nama, Sasuke Uchiha, dan celana panjang berwarna hitam, ditambah dengan jas hitam dan dasi merah yang menambah ketampanannya.

Pemuda itu nampak tidak sabar menunggu lampu lalu lintas tersebuat berubah menjadi hijau. Tiba-tiba, datang seorang pengendara motor berseragam KHS lainnya, namun motor yang dikendarainya berbeda dangan motor yang dikendarai Sasuke. Yaitu CERBERUS DX 300cc berwarna chromme orange dengan striping Kitsune no Kyuubi.

Pemuda itu membuka kaca helm fullface orangenya dan memperlihatkan sepasang mata blue sapphire yang beradu dengan mata onyx dibalik helm fullface racing hitam milik sang pemuda Uchiha. Seolah mengerti maksudnya, Uchiha bungsu itupun menggas motornya kencang-kencang, mengepulkan asap tebal dari dua buah knalpot motornya dan memperdengarkan deruman kencang dari motor besarnya sementara sang pemuda berambut spike pirang di sebelahnya yaitu Naruto Uzumaki melakukan hal yang sama dengannya, seolah mereka adalah pembalap profesional yang siap saling berpacu.

Dan begitu lampu lalu lintas di depan berubah warna menjadi hijau, kedua pemuda tersebut segera memacu motor mereka masing-masing dengan kecepatan di atas 150km/h, saling salip-menyalip, menghindari mobil-mobil kantoran dan pelajar yang berjalan dengan kecepatan sedang. Dan membuat orang-orang yang merasa terganggu oleh tingkah laku mereka berteriak-teriak mengomel.

Kedua pemuda tampan (walaupun Sasuke jauh lebih tampan) tersebut terus memacu motornya dengan kecepatan yang tidak manusiawi, walaupun akhirnya yang menang sang pemuda Uchiha yang segera melesat meninggalkan temannya itu dan membuat kedua penjaga gerbang sekaligus petugas keamanan Konoha High School, Izumo-san dan Kotetsu-san kaget setengah mati setelah hampir tertabrak motor Sasuke yang berkecepatan cahaya. Semetara itu si pemuda yang satunya, Uzumaki Naruto, mencak-mencak tidak jelas dikarenakan tidak berhasil mengalahkan sahabatnya dalam, yah... Balapan motor tidak resmi ini.

SASUKE POV

.

Fuhh... Senang sekali rasanya berhasil mengalahkan Dobe bodoh itu, yah... Lumayan rekor baru. Setelah memarkir motorku di tempat parkiran motor, yah... Karena tempat parkir di sekolah ku memang terbagi atas tiga bagian. Bagian pertama untuk para siswa maupun siswi yang menggunakan sepeda, bukannya mereka tidak mampu... Tapi mereka lebih memilih sepeda dikarenakan lebih ramah lingkungan. Lalu bagian kedua diperuntukkan bagi para siswa yang memekai motor untuk berangkat sekolah, yah benar... Siswa, karena tidak ada siswi yang menggunakan motor untuk berangkat ke sekolah. Kemudian begian ketiga tentu saja digunakan untuk memarkir mobil, baik mobil milik siswa maupun mobil milik para guru.

DEGG!

Tiba-tiba, telingaku mendengar suara yang lebih menakutkan dari suara hantu, itu adalah suara...

"Kyaaa... Sasuke-kun!"

"UWAA! Sasuke-kun! Kau kereeeeen sekaliii!"

"Sasuke-kun, tolong lihat ke sini!"

"KYAAA, Sasuke-kun! Aku rela mati untuk mendapatkanmuuu!"

"UUGH! Sasuke-kun, aku nosebleed melihatmu!"

"HYAANH! Sasu-chan, walaupun sifatmu dingin sedingin es kutub selatan, kau tetap imut lhooo~~!"

"Uchiha-senpai! Kamu mau jadi pacarku nggak?"

Hii... Aku sampai merinding mendengarnya, rasanya aku ingin muntah, yah... Memang susah menjadi cowok keren di KHS, haha... Maaf jika aku sedikit narsis, tapi inilah aku, Uchiha Sasuke, sang bintang perlajar di KHS. Juara satu olimpiade matematika tingkat nasional, sang juara bertahan kejuaraan kendo se negara Hi, kapten tim sepak bola, Power Forward atau PF tim basket sekolah, yahh... Begitulah, pintar di bidang pelajaran, kuat di bidang olahraga.

Itulah yang membuat para Fans Girlku gila seperti disuntik virus rabies, seperti sehabis pertandingan sepakbola antar kelas kemarin, mereka segera memberiku barang-barang yang sangat tidak berguna, sungguh menyebalkan. Padahal aku ingin 'Dia' yang memperhatikanku. Tapi kemarin dia hanya berani melihatku dari jauh sambil tersenyum sedih, akhh! Aku benci melihatnya seperti itu, aku lebih suka 'Dia' tersenyum ceria, bawel dan cerewet seperti biasanya.

Mmm... Kalian tahu siapa 'Dia'? Hn, kalau tidak, dia memiliki ciri-ciri seperti ini. Dia memiliki rambut merah muda alias softpink panjang sepunggung, jidat yang lebarnya 'sedikit' di atas rata-rata yang melambangkan kecerdasannya, serta dua buah bola mata emerald zambrud yang berbinar-binar indah. Ya! Dia adalah sahabatku, gadis yang kucintai, Haruno Sakura, sifatnya yang ceria, penyuka anak kecil, baik hati dan periang juga ramah kepada siapa saja, oh ya... Satu lagi yang sangat kusukai dari Sakura, dia... Wanita yang kuat bahkan terkesan tomboy, tapi aku suka.

Sebenarnya aku ingin mengungkapkan perasaanku kepadanya, tapi entah mengapa aku selalu tak bisa mengungkapkannya, mungkin dikarenakan image stoic seorang Uchiha yang kubawa sejak lahir membuatku kurang bisa mengexpresikan kecuali kepada sahabat terbaikku, Naruto-Dobe, padahal beribu-ribu kesempatan datang padaku, seperti pada saat hari valentine 5 bulan yang lalu, saat itu aku terpaksa menolak cokelat pemberian Sakura.

FLASHBACK ON

.

"Sasuke, tolong terima cokelat buatanku yah," mohonnya.

"Hn, coba kucicipi dulu, kalau aku suka akan ku terima cokelatmu, tapi kalau aku tidak suka, jangan harap!" ucapku dingin, 'Oh Kami-sama... Sebenarnya aku ingin menerima cokelat buatannya yang nampak menggiurkan itu sambil tersenyum ramah dan berkata, "Arigatou Sakura," tapi itu jelas tidak mungkin.

"Cokelat buatanmu ini terlalu manis, jadi aku tidak suka!" ucapku dingin. Benar-benar berlainan dengan kata hati nuraniku setelah memakan sedikit dari cokelat buatan bunga kesayanganku yang jelas-jelas rasanya ENAK sekali, bahkan kurasa kata 'enak' saja tidak cukup untuk mewakili perasaan lidahku saat memakan makanan tersebut, rasanya yang seimbang, antara rasa alami cokelat yaitu pahit, dan rasa zat glukosa yaitu manis, pahit dan manis, dua rasa yang benar-benar berlawanan menyatu dengan tepatnya, tanpa ada salah satu rasa yang mendominasi, tapi... Aargh! Kenapa rasa gengsiku selalu menjadi pihak pemenang dalam pertempuran jiwaku, aku pun berbalik dan berjalan meninggalkannya sambil pura-pura bersikap tenang.

Aku berharap tidak terjadi apa-apa setelah penolakanku. Tapi... TIDAK, TIDAK, TIDAK! Sakuraku menangis... Walaupun hanya samar-samar karena ditahannya sekuat tenaga tapi isakan kecilnya itu tetap terdengar jelas di telingaku, oh Kami-sama... Aku mohon ampun sebesar-besarnya karena telah membuat salah satu malaikatMu menangis, kalau begini aku lebih baik tewas dan masuk neraka seribu kali kalau begini jadinya.

FLASHBACK OFF

.

Aku berjalan tanpa mendengarkan teriakan histeris Fansku, tiba-tiba aku berpapasan dengan Asuma-sensei, guru pengajar fisika di kelasku, "Sasuke, tolong bilang kepada semua teman-temanmu, saya tidak bisa mengajar pada jam pelajaran 3 dan 4 nanti dikarenakan ada urusan penting... Oh ya, selamat atas kemenanganmu di olimpiade fisika tingkat frefektur kemarin, semoga kau bisa menjadi seperti kakakmu, Itachi!" kata beliau, huh urusan penting apanya? Pasti dia mau berkencan dengan Kurenai-sensei, guru pengajar kimia kami. Tapi yang kupikirkan bukan itu, melainkan kata-kata terakhir Asuma-sensei.

"Semoga kau bisa menjadi seperti kakakmu, Itachi!" cih, lagi-lagi Itachi, kenapa semuanya tentang Itachi? Memang tidak salah jika mereka membanggakan Itachi, Anikiku, dia baik hati, ramah, jenius dan berbakat dalam semua bidang, dia benar-benar seorang yang perfect, karena itulah dia menjadi kebanggaan klan Uchiha, bahkan banyak orang yang memperkirakan bahwa kakak akan menggantikan posisi Otousanku, Uchiha Fugaku sebagai komisaris di Departemen Kepolisian Konoha atau Konoha Police Departemen atau KPD.

Jauh di lubuk hatiku, aku ingin diakui sebagai diriku sendiri, yaitu Uchiha Sasuke, bukan sebagai adik laki-laki dari Uchiha Itachi, tapi walaupun belajar serajin-rajinnya, melatih tubuhku sekuat hingga tubuhku sakit semua, aku selalu dibanding-bandingkan dengan kakak.

END OF SASUKE POV

.

KRRRIIIIINNNGGG

Bel tanda masuk berbunyi nyaring seolah menyuruh semua murid masuk ke kelasnya masing-masing. Di sebuah kelas XI A yang terletak di lantai dua nampak gaduh dikarenakan Hatake Kakashi-sensei, guru pengajar sejarah sekaligus wali kelas XI A terlambat hadir seperti biasanya sehingga banyak siswa yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing seperti bermain, bergosip, berdandan, makan, bahkan tidur, tapi untungnya masih ada beberapa murid yang duduk tenang sambil membaca buku pelajaran. Mereka terus melaksanakan 'ritual' mereka masing-masing hingga terdengar suara pintu kelas dibanting.

BRAAKK!

TBC

Ket:

Untuk nama motornya Sasu sama Naru, itu hanya nama karangan kami, jadi mohon maaf jika namanya ada yang sama.

Juga kami minta maaf jika ada karakter kesukaan kalian yang OOC, dan cerita yang gaje, garing, miss typo juga kesalahan lainnya.

a/n:

Dina: Huff.. Akhirnya ke-update juga... *nyeka keringat*

Aki-nii: Tau, lama banget kamu updatenya.

Dina: Iya, gomen. Kan baru bisa ngerjain sekarang... XP

Naru: Yaudah, mending sekarang kita jawab review noh... *nongol*

Dina: GYAA! Setan! *tampoled by Naru*

Naru: Mana mungkin baka! Cepet sana jawab review dari para readers!

Dina: Uuh.. Oke.. Review pertama dari-

Aki-nii: *motong ucapan Dina* Hikaru Uchiha. Arigatou sudah ngereview, ini udah panjang blom? Hehe... Jangan bosan untuk mereview fic ini ya!

Naru: Yang kedua dari Icha yukina clyne, SasuSaku? Hmm... Kata author'na sih.. Bakal diusahain.. Jadi tunggu aja ya.. Udah update, gomen lama..

Dina: Huh? Kok ucapan ku dipotong? Dari Uchiha Hazuki-chan, arigatou udah review.. Hehe, arigatou atas pujian dan sarannya, kami usahakan akan memperbanyak pendeskripsiannya..

Naru: ZephyrAmfoter, iya ya.. Heh author! Kenapa Aniki gue loe buat jadi sakit jiwa gini?

Dina: Jangan tanya ke aku, noh sama Aki-nii aja.. *nunjuk Aki-nii*

Aki-nii: Yah, kami perlu sesuatu agar Naru dapat dibenci oleh warga seperti aslinya.. Jadi ya... Berhubung ga ada ide lain, kami pakai Kyuubi aja.

Naru: Seenaknya aja.. Oya... Latar belakangnya memang akan diceritakan semuanya kok.. Jadi tunggu aja ya..

Aki-nii: Baru tau? Oke.. Yang terakhir dari mayraa, imi udh apdet.. Makasih reviewnya..

Naru: Ya! Itu tadi yang terakhir.. Kalau gitu aku mau ke Kedai Ichiraku dulu.. Ciau..

Dina: Ya udah.. Nah Minna~ review please~! *puppy eyes*