BRRUUUKK….

"ah… aduh" . tiba-tiba Suho terjatuh di depan kelas dan mengaduh kesakitan

Ssa-Wu YiFannie-ah

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Present

The Indirect Confession

Main Cast : Kim JunMyeon/Suho (EXO), Wu Yifan/Kris (EXO), Byun Baekhyun (EXO), Huang Zitao (EXO), Oh Sehun (EXO), Kim Seonsengnim (OC), Appa Suho (OC), Xi Luhan (EXO), Zhang Yixing (EXO), Kim Jongdae/Chen (EXO), Kim Minseok/Xiumin (EXO)

Main Pair : KrisHo, TaoHun (side pair)

Rated : T (PG-15)

Length : threeshoot, i hope :3

Warning : YAOI inside,.. cerita terlalu cepat, alur bolak-balik, bahasa sedikit tidak baku, OOC

Summary :melihat hujan bintang jatuh, bersama orang yang kau sukai, romantic bukan ?

Author's Note : hahahahaha,.. akhirnya author comeback lagi, setelah sekian lama tidak di lanjutkan dan bodohnya lagi, sempat tidak tahu gimana cara ngelanjutin ff nya, karna tidak tahu harus klik apa #lemparinmeja. FF ini saya buat Dari remake "Hai Miiko! 25" buatan Ono Eriko Senpai….

Jalan cerita sepertinya akan sama,.. (seperti yang saya bilang di chapter sebelumnya)

Tak perlu banyak bicara,….silakan dibaca

DON'T LIKE, DON'T READ ALL

DON'T BE A SILENT READER

ENJOY THE STORY,…

(still) at Kelas 11-4

"ahhh,… sakit tau,.. apa-apaan sih kau, Kris", sembur Suho pada orang yang menabraknya tadi. "ya maaf dong, ho" jawab si penabrak yang dipanggil Kris dengan santai. "habis kau ngalangin jalan sih!" ujar Kris "kayak pembatas mobil di perumahan-perumahan" tambah nya dengan nada mengejek. "APAA?" Suho berteriak, tidak terima kalau ia disamakan dengan pembatas tinggi mobil,.. "ayo,.. Kris,.. minta maaf padaku!" Perintah Suho, lalu memberikan tangannya kearah Kris. Kris menarik tangan Suho dan meletakkannya di samping pintu kelas. "hahaha,.. kau tahu Suho, tinggimu saja, masih setengah nya tinggi pintu kelas" Kris menunjuk pintu kelasnya dan mulai tertawa terbahak-bahak,.. "YAK KAUU,.. KRIS WU,. SEKALI LAGI… AYO MINTA MAAF PADAKU!" Ucap Suho dingin sambil mengepal tinju kecilnya,.. "aku gak,.. mau,.. wekkk,..awwwww!" perut Kris tiba-tiba di cubit keras oleh Suho. Dan, akhirnya,. Terjadilah kejar-kejaran yang tidak elit di kelas. Kris terus saja mengolok-olok, sedangkan Suho dibelakangnya mengejar dengan tatapan bringas. Kris yang memiliki kaki panjang, dengan sangat mudah melewati kursi dan meja yang tersusun rapi disana. Sedangkan Suho, butuh sedikit tenaga untuk naik-turun dari meja dan kursi itu. Tidak ada yang mau melerai, karna juga tidak satupun teman mereka yang mau ikut campur dengan kejar-kejaran konyol itu,..

"heyy,.. Kris" sapaan datar salah satu murid di kelas itu, menghentikan kegiatan 'Catch-Me-If-You-Can' nya Suho dan Kris. Kris menengadahkan kepalanya untuk mengisyaratkan kata 'apa?'. Sedangkan yang menyapa Kris tadi hanya menghela napasnya ringan

"Sebenarnya kau suka Suho kan ?"

Hening…..

Tiba-tiba kelas mendadak hening dengan pertanyaan yang keluar dengan sangat mudahnya dari mulut namja laki-laki itu. Kris yang diberi pertanyaan hanya bungkam dan terkejut. Lama ia diam memikirkan jawaban yang patut ia katakan. Kelihatan bahwa pipiku Kris sudah memerah sedikit, tanda bahwa perasaan dan pikirannya setuju, tapi…..

"Jangan,.. ngawurrr..!"

Jawab Kris singkat tapi penuh penekanan. Kelas mulai riuh dengan bisikan dari semua orang yang menyaksikan kejadian itu. Si murid yang bertanya tadi, hanya memutar bola matanya malas "Habis,.. kau seneng banget kalau ngomong sama Suho. Kalau memang suka, jujur saja deh!" Kris menatap bingung ke semua murid yang ada disana.

"Huahahahahaha,…". "Kris, gimana tuhhh?" duo Chen-Xiumin yang dikenal iseng mulai menggoda Kris,.. "Kau suka Suho ya Kris ? " Tanya Tao antara bingung dan ingin tertawa melihat kegugupan sahabatnya,.. "ini ada apa sih sebenarnya ?" Tanya Suho, tidak mengerti situasi dan kondisi (padahal mereka ngebicarain lu, Ho :3)

"SIAPA JUGAA,.. YANG SUKA NAMJA PENDEK, BANTET, JELEK, DAN GAK BISA BAHASA INGGRIS KAYAK SUHO! " jawab Kris lantang dan tegas setelah muak di goda temannya. Ia mengambil napas panjang dan mengehembuskan nya pelan.

Kelas kembali hening untuk kedua kalinya. "Kok begitu sih ngomongnya ?" Tanya salah satu teman, si penanya Kris tadi yang ber name-tag 'Zhang Yixing'. "Kris,.. jahat" si penanya tadi menatap aneh Kris,… "kalau memang begitu, mau bagaimana lagi. BAWELL KAU LUHANN!" Kris mencerca si penanya yang ia panggil Luhan tadi, Luhan memandang pura-pura iba ke Kris dan berlalu supaya menuju keluar kelas. "Kris, tega" kata Sehun datar dengan nada suara mencekam. "hiii.. sehun seram!" batin Tao dan Baekhyun bersamaan.

"Sudah Ho,.. ayo kita pulang!' ajak Baekhyun pada Suho yang sedang menatap kosong kearah Kris. Kris hanya mengalihkan matanya ke jendela kelas atau papan tulis kelas "Kris,. GAK USAHH BILANG AKU JELEK JUGA LAHHH!" Teriak Suho dan tanpa pamit berlari keluar kelas. "Suho,.. tunggu" sahut Sehun dan Baekhyun berbarengan juga ikutan berlari keluar kelas. Menyisakan Tao, Kris juga 2 atau 3 orang lainnya didalam kelas "bego loe,.. Kris" ejek Tao dalam hati. Kris hanya merunduk, bingung harus berbuat apa sekarang.

Suho dan dua sahabatnya berjalan santai saat pulang sekolah, kali ini Suho harus pulang dengan wajah masam "sudah ho, gak usah di pikirin kata-kata si Kris" bujuk Sehun lembut, "Kris jahat banget ya!" tambah Baekhyun dengan wajah sedih. Suho hanya menghela napas sedih. Ia menunduk,menyisiri dan menendang-nendangi batu di sepanjang perjalanan pulangnya.

"sudah,..ya suho. Kami belok duluan ya, dah!" Sehun melambaikan tangannya kea rah Suho, Bekhyun yang di belakang Sehun hanya membisikkan kata "Semangat" . Suho membalasnya dengan senyum paling singkat yang ia punya, dan segera berjalan gontai kearah rumahnya.

-Suho's house at night-

Suho baru saja selesai makan malam. Ia berjalan ke arah ruang tengah dan mendapati appanya sedang menonton siaran sepak bola di TV. "Heii,..jagoan appa,.. gimana sekolahnya hari ini ? ", appa suho bertanya tanpa mengalihkan perhatiannya ke arah Suho. "yak,… apa memangilku jagoan kecil lagi,..! " jawab suho sedikit kesal dan mempoutkan bibirnya sedikit. "aishh,.. kok galak sih ?. mau nonton bola tidak, ayo duduk samping appa sini". Appa suho menepuk sedikit bagian karpet di depan TV yang masih kosong, dan Suho langsung menerjang karpet itu tanpa ampun, menonton kea rah TV yang masih menampilkan perbincangan para komentator sepakbola, Suho berpura-pura meyimak percakapan itu, walaupun akhirnya dia menghela napas dalam-dalam. "appa,.." Suho memanggil appanya setelah sekian lama diam, "apa aku jelek ?" tanyanya sepelan yang ia bisa,.. "HAAA,… SIAPA YANG BILANG KAMU JELEK,HO!. KAMU ITU ORANG PALING GANTENG,… maksud appa PALING IMUT DISELURUH DUNIA!" Jawab appa suho, dengan menggebu-gebu,.. "ahh,.. appa!" seperti mematahkan moodnya, Suho beranjak dai karpet itu, tapi tangan appanya menghentikan langkah kakinya, appa suho merasa bersalah atas keterus-terangannya. "ahh,..maafkan appa, kalau terlalu jujur padamu, duduklah, ceritakan masalahnya sama appa"

"jadi,..tadi, appa. Aku sedang main-main dengan Kris. Tiba-tiba Luhan bilang sama Kris kalau Kris suka sama Suho,.. tapi akhirnya. Si Kris malah bilang Suho jelek,.." Suho mengakhiri ceritanya dengan tawa penuh arti dari appanya,.. "kadang Suho,.. ada saja, orang yang bilang kamu jelek dalam situasi terdesak. Padahal, sebenarnya orang yang mengatakan kamu jelek itu, belum tentu menganggap kamu jelek." Suho cengo mendengar penjelasan appanya " maksudnya, appa ?"

"ini situasi yang sering orang sebut Misunderstanding. Kris, mengatakan kamu jelek, bukan karna rupa mu atau apa. Dia mengatakan itu, untuk mencoba menutupi perasaanya yang lain. Mengalihkan orang agar tidak dengan mudah membaca perasaanya,… " jelas appa Suho panjang dan lebar. "udah ngerti ?" Tanya appa Suho, akhirnya. "70 % tidak, 30 % iya,… " jawab Suho di sertai cengiran lebar khasnya.

"Ahhh… ya sudahlah kalo begitu…. Bolanya udah mulai. Seperti biasa, appa akan mendukung Arsenal" ujar appa Suho sambil menunjuk ke arah tv yang sedang menampilkan beberapa pemain Arsenal yang keluar dari ruang ganti. Suho tersenyum bodoh "Dan aku Manchester City ..."

TBC

Ya Tuhann….. kenapa malah jadi threeshoot gini ? -_-

Bikinnya pas mati lampu pulakkk…

Buat yang review.. makasih banyak ya. Aku terharu, karya abal-abalku ini masih diterima di masyarakat :3

Maaf ya buat typos yang bertebaran...Semoga aja, aku bisa ngebales review kalian di chap berikutnya

SO,.. once again.. mind to review ?