Haloooooooo minna san !

Akhirnya apdet! Maaf ya bagi para pembaca yang mengeluh tentang fict Wikkey yang pendek2 (terlalu pendek malah, hahaha…). Mungkin Wikkey emang sengaja buat pendek2 soalnya, jadwal Wikkey padet banget *ditimpuk headphone* dan mendekati EBS (Evaluasi Belajar Semester/Emang Bikin Stress) di sekolah Wikkey, jadi Wikkey harus nyicil bkin2 rangkuman dari buku yng tebel2, dan lagi ulangan prakteknya! Aduuuh jadi curhat! Maap ya! Jadi tolong maklum, well langsung aja deh…

.

.

.

Disclaimer: Kishimoto Masashi

Pairing: SasuNaru

Rated: T

Warning : shounen ai, OOC, gaje, bad boys, don't like don't read

.

.

.

Bel sekolah telah berbunyi menandakan pelajaran telah usai. Suasana sekolah benar – benar bising terlebih kelas 2b, setelah pelajaran usai seluruh murid di kelas itu langsung saja berhamburan menyerbu Sasuke tanpa mempedulikan guru maupun pelajaran lagi. Sementara sang sasaran hanya berjalan santai sambil tersenyum tipis.

"Benarkah Sasuke?"

"Heee? Siapa sih orang yang Sasuke suka?"

"Huh, menyebalkan, Sasu… jawab donk…"

Para gadis bertubi – tubi menghujani Sasuke dengan beribu pertanyaan begitu pula para laki – laki yang tak kalah hebohnya.

"Hey, seperti apa orangnya?"

"Maniskah? Bagaimana tubuhnya?"

"Hoy !"

Sasuke terus berjalan tanpa mempedulikan kerumunan yang nampaknya makin bertambah. Mereka seperti kerumunan anak kecil yang berkejaran untuk menangkap sebuah layangan putus. Mengikuti kemanapun Sasuke melangkah, sedangkan Sasuke hanya tersenyum menyeringai, menikmati hal ini. Sasuke berhenti di gedung olahraga di samping sekolah, disitu masih terlihat beberapa anak yang belum pulang. Mereka masih bermain basket, menggiring bola dengan cekatan.

Seorang pemuda cantik berkulit tan dengan rambut di cat orange terang men-dribble bola dengan cekatan dan mengopernya ke pemuda berambut coklat yang mempunyai tato segitiga di pipinya. Pemuda itu mengoper bola kembali ke pemuda lainnya yang bertampang imut berkulit putih dengan tato ai di jidatnya yang akhirnya membuat shoot keren yang mengundang decak kagum dan sorak sorai semua orang yang berada di sana.

Permainan berhenti sejenak setelah mereka bertiga menyadari Sasuke si trouble maker telah berdiri di depan pintu gedung. Menyadari semua perhatian tertuju padanya, Sasuke memulai aksinya.

Matanya tertuju pada bola basket yang masih memantul. Dengan secepat kilat Sasuke menyambarnya. Ia men-dribble-nya kearah pemuda berambut cat orange cerah tersebut,

"Hey… Naruto… mau menemaniku bermain?"

Naruto menatap diam pemuda di hadapannya, ia memperhatikan pemuda itu dengan seksama dari bawah sampai atas. Ia memainkan bola matanya, lalu melirik kedua temannya dan menatap tajam sang penantang. Naruto tidak merespon. Sasuke tersenyum menyeringai.

"Baiklah kalian bertiga… dan aku sendiri… bagaimana?"

Pemuda berambut coklat yang nampaknya sedikit tempramental bernama Kiba, maju ia mendekati Sasuke hingga jarak wajah diantara mereka hanya tinggal beberapa senti. Semua orang yang menonton disitu terkesiap menahan nafas. Udara di lapangan itu memanas.

"Kau! Sombong sekali… kau pikir kau siapa, HUH?"

Sasuke memberikan senyuman mautnya, yang berhasil membuat pemuda berambut cokelat itu blushing dan melangkah mundur.

"Namaku Sasuke Uchiha… kelas 2b, aku menantang kalian bertiga bermain basket, bagaimana?"

"Kau!"

"Kiba, tenanglah…"

Kali ini giliran pemuda yang memiliki tato ai dengan rambut bercat merah yang bernama Gaara yang maju, ia menepuk bahu Kiba dan menariknya mundur.

"Lalu apa yang kau inginkan dari kami?"

"Hmmm… to the point dan imut seperti biasa ya…" ujar Sasuke sambil melirik kearah kursi penonton yang sedari tadi ditempati oleh seorang pemuda berwajah tampan bermata lavender dengan rambut cokelat lumayan panjang yang dikuncir rapih, mengawasinya dengan tatapan tajam.

"Hahaha… nampaknya kali ini aku tak bisa menggodamu, Gaara…"

"Apa maksudmu? Apa yang kau inginkan?"

Sasuke tersenyum, dengan sigap ia melempar bola basket kearah Naruto dengan kasar dan untungnya dapat di tangkap dengan baik oleh Naruto.

"Ouch…"

"Nice catch…"

"KAU!"

Gaara mempererat cengkramannya di bahu Kiba sehingga membuat pemuda ini sedikit meringis juga.

"Katakan apa maumu, waktu kami sangat berharga…"

"Hn… baiklah… aku menantang kalian bertiga untuk bermain basket, 3 point, jika aku kalah kalian boleh berbuat apapun pada ku, menelanjangiku, memukuliku, lakkukan yang kalian suka, namun jika aku yang menang… aku ingin kau… Naruto… memundurkan diri sebagai ketua klub basket, bagaimana?"

TBC

Huff… begitulah! Gimana? Gimana? Serukah? Terima kasih ya… bagi semua yang udah baca apalagi nge-review fict Wikkey yang masih terbilang jauh dari sempurna ini… tapi Wikkey terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik… SEMANGAT! Dan aku mengucapkan makasih banyak, banyak makasih, untuk para senpai yang telah memberi Wikkey semangat untuk menulis… Hontou Arigatou! Oya minna-san! Doa'in Wikkey ya di EBS nanti, dan jangan lupa review !