Disclaimer : kasih tau gak ya? #digampar bang Masashi

Genre : Drama/romance/humor(?)

Pairing : SasuNaru (number one)

Rate : Tee lah...

Warning : Drabble fic, gaje, typo berserakan, garing, boyslove, pendek, dll

Don't like Don't read

Everything

.

.

Hanya kau

Walau semua orang di dunia ini membenci, memusuhi ataupun mengucilkannya, Sasuke tidak masalah. Asal Naruto selalu berada di dekatnya dia akan tetap baik-baik saja. baginya, hanya bocah pirang itulah yang bisa membuatnya kuat dan bertahan. Bukan orang lain.

Sasuke hanya membutuhkan satu orang di dunia ini yaitu...Dobe-nya. Hanya Naruto yang bisa mengajari arti kasih sayang dan ketulusan yang sesungguhnya. dan hanya bersama Naruto-lah dia merasa lebih 'hidup'. Tanpa si pirang, Sasuke bukanlah apa-apa. seperti bulan yang tidak akan pernah sempurna tanpa kehadiran sang matahari.

Tidak serasi

"A-aku galau, Teme."

"Hn? Kenapa Dobe?"

"Hah..."

"..."

"Kau tahu, semua orang menganggap kita terlalu bertolak belakang, Teme. Kita tidak akan pernah serasi untuk menjadi seorang pasangan."

"Siapapun orang yang mengatakannya, berarti mereka sudah buta."

"Eh, kenapa begitu?"

"Bertolak belakang bukan berarti tidak cocok, Dobe. justru karena itulah kita bisa melengkapi satu sama lain, kan?"

"Hehehehe. Kau benar Teme."

"Lagipula Dobe?"

"Ya?"

"Apapun pendapat mereka, aku tidak peduli. Karena hanya aku saja yang tahu betapa serasinya dirimu berada di sampingku, Dobe. Mau bukti?"

"Ehh..."

"..."

"Jangan buka bajuku seenak rambut pantat ayam-mu, TEME!"

-plakk

"Oucch!"

Tatapan maut

Semua orang tahu jika tatapan tajam nan membunuh dari seorang Uchiha Sasuke sangatlah mematikan. Bisa dipastikan dengan mundurnya orang-orang dengan raut wajah pucat ketakutan jika mendapatkan tatapan maut tersebut. Termasuk para fans nya yang gila dan Seme-seme mesum yang berani menggoda Dobe-nya.

Tapi ternyata, tatapan maut di atas tidak berlaku sama sekali bagi Naruto. Nyatanya, semua tatapan mematikan milik kekasihnya itu tidak akan pernah bisa membuat si pirang mundur ketakutan. Yah, kecuali yang satu ini.

"Teme..."

"Hn?"

"Jangan memandangku seperti itu. Kau membuatku berkeringat dingin, kau tahu?"

"Ck. Apa masalahmu, Dobe?"

"BERHENTI MEMANDANGKU! Atau aku akan mencolok matamu itu!"

"Memang kenapa? aku tidak melakukan apapun padamu."

"Jangan sok polos, Teme. hentikan tatapan mupeng dan mesum-mu itu sekarang! Atau aku akan membuang semua tomatmu."

"Cih!"

Kawin lari

"Aku mohon Otouto. Jangan tinggalkan aku."

"Lepaskan kakiku, Aniki. Aku harus pergi sekarang!"

"Sadarlah, Otouto... tindakanmu ini sudah keterlaluan. Apa aku harus memukul kepalamu agar kau sadar kalau tindakanmu ini memalukan bagi seorang Uchiha?"

"Apa maksudmu, Aniki?"

"Aku tahu Tou-san belum merestui hubunganmu dengan Naru-chan. Tapi kau tidak perlu kawin lari seperti ini, Sasuke. hiks... jangan pergi!"

"Ha?"

"..."

"Baka Aniki! Siapa yang mau kawin lari, HAH? Aku hanya pergi untuk ikut study tour yang akan diadakan sekolahku hari ini. Sekarang... LEPASKAN KAKIKU!"

"Jadi, kau tidak minggat untuk kawin lari?"

"Ck, Tentu saja tidak! Minggir, biarkan aku pergi."

"Hehehe..."

Alasan yang aneh

Iruka-sensei memasuki kelas dan mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan, meneliti kehadiran anak-anak wajahnya langsung berubah menjadi cemas dan khawatir saat menemukan dua bangku kosong yang berada di pojok belakang kelas.

"Ehm. Ada yang tahu di mana keberadaan Sasuke-kun dan Naruto-kun?"

"Err... sepertinya Naruto sakit, sensei."

"Benar begitu, Neji-kun? Lantas kemana Sasuke-kun pergi? Tidak mungkin dia juga ikutan sakit. Karena aku bisa melihat tas miliknya sekarang berada di kursi yang biasa dia duduki."

"Sepertinya Sasuke enggan berada di kelas, Iruka-sensei. Mungkin sekarang dia di atap sekolah."

"Kenapa begitu?"

"Dia tidak mau masuk kalau Naruto tidak berada di dalam kelas, sensei."

"..."

"...?"

"Alasan yang aneh, Neji –kun."

"Maaf sensei. Aku hanya mengatakan apa yang dikatakan Sasuke tadi."

"Dasar UCHIHA!"

Deathglare

"Berhenti melempar deathglare mu itu ke segala arah, Teme!"

"Memang kenapa Dobe? seharusnya kau senang karena tidak akan ada lagi orang yang berani mengganggumu ataupun melirik ganjen ke arahmu."

"Bukan seperti itu Teme."

"Lantas apa masalahnya, Dobe?"

"K-kau... dasar tidak peka!"

"..."

"Kau sadar tidak? Gara-gara deathglare sialanmu itu, penjual eskrim yang akan kita datangi sekarang, lari terbirit-birit entah kemana! INI SEMUA SALAHMU, TEME!"

"..."

"..."

"Hn"

Tidak peduli

Semua orang tahu jika Sasuke adalah orang yang paling cuek. Dia tidak peduli dengan apapun atau siapapun di dunia ini. Walau melihat orang mati tertabrak kereta di depannya, ataupun melihat seseorang yang ingin bunuh diri, dia tidak akan pernah peduli sama sekali. Melirik pun tidak.

Tapi, jika kau dengan serius berteriak dan berkata 'Sasuke, Naruto selingkuh di belakangmu!' dapat dipastikan detik itu juga si raven akan menghilang secepat kilat dan berlari mencari Dobe-nya, meminta penjelasan.

Hal itu cukup membuktikan kalau Sasuke peduli dengan orang yang di sayangi kan?

Penuh perhatian

"Kau sudah makan atau belum, Dobe?"

"..."

"Kau tidur jam berapa malam ini? Jangan terlalu larut. Nanti kau bisa sakit."

"..."

"Ehm. Otouto? Berhenti berbicara aneh seperti itu."

"Apa yang aneh, Aniki? Aku sedang berbicara dengan Naruto."

"K-kau... sudah GILA? Sedari tadi kau berbicara dengan FOTO Naru-chan. Bukan dengan orang aslinya, SASUKE! Biarkan aku memukul kepalamu agar otakmu kembali waras!"

Plakkk

"Auchh...BAKA ANIKI!"

Hanya 30 persen

"Seberapa persen kau memcintaiku, Teme?"

"Hn, 30 persen."

"A-apa? hanya 30 persen? ukkhh... ku kira kau sangat mencintaiku."

"Itu kenyataannya, Dobe."

"Kenapa tidak 100 persen, Teme. padahal aku mencintaimu dengan setulus hati. Kau menyakiti perasaanku, kau tahu?"

"..."

"..."

"Karena 40 persen yang lain adalah rasa sayangku padamu, Dobe. 20 persen selanjutnya adalah rasa suka-ku, dan 10 persen sisanya adalah perasaanku padamu yang tidak bisa dijelaskan."

"Eh, benarkah?"

"Hn, Dobe."

"..." blushing

.

.

.

FIN

Note : Uhuii... suka banget sama SasuNaru yang kayak gini. #senyum2 miring –plakk

Buat Namikaze Noah, Gunchan CN polepel, onyx shappireSEA, Kishu mars,Rin miharu-uzu, Ca kun. Maksih banyak ya, udah review chap. Kemarin... lanjutkan! Eh eh... #dorr

Ok buat para readers sekalian, beniat untuk REVIEW? #berharap