"Aku ingin kau jadi pedofil!"
A NaruSaru fic by someone whose NS freak!
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Warning!: Ooc Sasu, Calm Naru. Suka suka author :P :D
Chapter 2
5.59 am at Sasuke's House
Tiit tiit tiit
Bunyi ringtone handphone Naruto memecah kesunyian, setelah beberapa menit berbunyi akhirnya Naruto terbangun dan mengambil handphonenya tanpa membuka mata, masih tidak sadar dengan posisi do'i sekarang ia langsung mengambil hapenya yang ada disaku belakang celananya.
"Eh bego. Loe dimana sekarang hah? Berani-beraninya loe ninggalin gue! Pulang sekarang! Kalo gak loe bakalan gue eksekusi. Khekhekhekhe HUAHHAHAHA" kata seseorang yang menelepon Naruto
Tik tok tik tok tiba-tiba mata Naruto membesar 'mati aku' "Ahahaha" Naruto tertawa canggung. "Maaf sayangku, aku lembur semalam sampai-sampai lupa memberitahumu" keringat dingin mengalir di pelipis Naruto.
"Banyak alesan deh loe. Pokoknya pulang sekarang ato loe bakalan rasain neraka di dunia ini HUAHAHAHAHA" tit. Telepon diputus.
'haaah, ada-ada saja anak ini' Naruto yang merasa sedikit pening mencoba menyamankan posisi entah mengapa ia merasa hangat dan nyaman dipeluk seseoang
tik, peluk.
tik, peluk erat 'wait a second. Dipeluk?'
tik, buka mata.
Tik, ia melihat sasuke, lalu menutup matanya kembali sambil menyamankan posisi
Detik kelima, "WHAT THE F*CK!" ia teriak didepan muka Sasuke hingga membuat Sasuke mengerjapkan mata lalu sembari tersenyum dan dengan santainya ia berkata "Hn? Ohayou sensei"
"APAPAAN INI?" suara Naruto menggelegar.
"Hm? Bukankah kau yang melakukannya duluan sensei? kau menarikku kesini lalu kau membaringkanku lalu kau tindih aku lalu hmpfh!" mata Sasuke melotot setelah di bekap oleh Naruto. Naruto sendiri hampir gila mendengar penjelasan Sasuke.
'Shit! Guru macam apa aku ini! Apa yang sebenarnya terjadi semalam! Tidak mungkin! Tidak mugkin' Naruto berusaha keras mengingat kronologis kejadian semalam. Namun, yang ia ingat hanyalah ia pulang bersama Sasuke, Makan sama Itachi, Itachi pergi bersama kekasihnya, ia minum beberapa botol lalu...'
'Kampret, tadi malam aku minum lalu tidur dan' tiba-tiba ia melihat Sasuke dengan pandangan ngeri. 'jangan-jangan!' dengan cepat ia melepaskan tangannya dari Sasuke, bangun lalu membuka selimut kemudian mengecek badannya. Ia bernafas lega melihat bajunya maupun baju Sasuke masih lengkap, namun nafasnya tercekat saat melihat lingkaran di celana sasuke seperti bekas... ngompol? Lalu nafasnya tertahan saat melihat lingkaran yang sama yang ada di celananya sendiri.
"Sudah ingat?" tanpa Naruto sadari, Sasuke sekarang sudah berada dipangkuan Naruto dengan tangan melingkar pada leher Naruto, ia lalu mendekatkan mukanya pada Naruto. "Tadi malam kita begini" ia memundurkan anusnya yang berada terpat diatas penis Naruto. "lalu begini" ia lalu memundurkannya. "Kau ingat? Ah punyamu juga seperti itu" tunjuknya pada penis Naruto yang mulai menegang. Naruto hanya diam, mencerna apa yang terjadi lalu tiba-tiba...
"Hahahahahah Cuma segitu? Bagaimana kalau kutambahkan seperti ini" Naruto menyerigai lalu memegang pantat Sasuke lalu ia menyodok penisnya dengan keras.
"Aaaaakh ah ah ah ah ssensei!"
Sasuke bergetar hebat, awalnya ia hanya ingin mengerjai senseinya tapi senseinya satu ini memang beda. Malahan ia yang merasa dikerjai saat ia hampir saja ejakulasi, maklum saja Sasuke gampang ejakulasi, do'i kan udah cinta mati sama Naruto, ngebayangin Naruto aja bikin ia mimpi basah apalagi di sodok sodok begini. Saat ia ingin keluar tiba-tiba Naruto berhenti, melempar Sasuke ke kasur lalu dengan santainya ia berjalan kearah pintu dan membuka pintu lalu tiba-tiba ia berkata "Ohayou gozaimasu Sasuke-kun~~" lalu ia menutup pintu
"SIALAAAN KAU, KEMBALI KEMARI BRENGSEKK!" Raung Sasuke lalu yang terdengar hanyalah
"HUAHAHAHHA Selamat berakhir pekan Sasuke-kun" Naruto menyerigai sambil berjalan santai mencari tas kerjanya, mengambil motor dan langsung tancap gas pulang kerumah.
Lalu mari kita biarkan Naruto pulang dan mengintip bagaimana keadaan Sasuke di dalam kamar
"Sial, sial, SIAAAAALL!" Sasuke berteriak marah, rasanya setelah diangkat kesurga tiba-tiba ia dilempar ke neraka.
'liat saja sensei akan kubalas kau, AKAN KUBALAS BERKALI-KALI LIPAT! LIAT SAJA HAHAHAHA' Sasuke tertawa nista, setelah 3 menit tertawa tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang berdenyut dibawah sana
'sekarang apa yang harus kulakukan dengan mu hah T_T' ia pun beranjak dari kasur dan menuju ke toilet untuk menyelesaikan sesuatu.
Kembali ke Naruto
'Hahahhaha dasar polos, berani-beraninya dia mau menggodaku. Tapi, yang benar saja! Kenapa ia merasa yang dibawah sana pun ikut menegang. 'Tidak, tidak. Ingat Naruto, dia Sasuke dia muridmu dia adik Itachi dan dia... manis' sambil tersenyum. Tak sampai sedetik 'jiaaah! Apa yang sedang kupikirkan!' katanya sambil menggelengkan kepala lalu melaju kencang menuju rumahnya.
Tak sampai 20 menit Naruto sudah memarkir motornya kedalam garasi. Ia lalu menghela nafas lalu masuk kedalam rumah. Tak perlu mengambil kunci rumah, rumah ini tak pernah terkunci namun walau tak terkuci tak ada yang berani masuk, jika ada yang berani-berani masuk. Maka ia akan menyesal setengah mati bahkan akan bersujud agar bisa dilepaskan.
"Tadaima" kata Naruto
"Ada keperluan apa anda kesini"
Naruto sweatdrop "Bukannya elo yang minta gue pulang secepatnya?" seingat Naruto tadi yang menelponnya berbicara seperti itu.
"Hei budak! Beraninya kau berbicara seperti itu didepan rajamu, perbaiki tutur katamu atau kupotong lidahmu!" katanya sambil menondong Naruto dengan pedang... mainan.
"Ha'i paduka raja. Maafkan hambamu ini" mengerti dengan situasi Naruto dengan sigap berlutut pada seseorang dihadapannya.
"Nah begitukan bagus, khehehehe aku merindukanmu Naru~" katanya sambil memeluk Naruto yang sekarang hanya mencapai perutnya. Ia lalu mengelus rambut Naruto, menunduk dan mencium Naruto di pipi.
"Hahaha iya iya aku juga merindukanmu Kyuu-chan, kita kan sudah berpisah sekitar hmmm berapa lama? Sekarang jam berapa? Hmm 6.30 jadi sekitar 23 jam?" Naruto berdiri lalu balas mencium Kyuubi di pipi tentu saja.
"Baka! Lebih tepatnya 23 jam 2 menit 13 detik!" Kyuubi mendelik sampai memperlihatkan tabletnya. Dan terlihat stopwatch yang masih berjalan.
"Ha'i. Gomen gomen. Nii-san banyak pekerjaan semalam, Nii-san minta maaf yah" Naruto menggaruk kepala belakangnya mencari alasan.
"Permintaan maaf diterima dengan syarat layani aku satu hari ini full! Sekolah liburkan hari ini?"
"iya-iya as your wish my prince"
Kyuubi. Namikaze Kyuubi. Anak kedua dari Minato Namikaze dan Kushina Uzumaki. Rambutnya pirang agak kemerahan agak mirip dengan Sang Ayah namun lebih terkesan liar. Umur 17 tahun. Kyuubi sebenarnya masih duduk dibangku SMA namun karena IQnya 200 dan memang pada dasarnya ia sangat nakal, orangtuanya membiarkan Kyuubi tak sekolah bukan tak memerdulikan Kyuubi bisa dibilang mereka lebih mengkhawatirkan orang-orang disekolah jika Kyuubi bersekolah disana. Terakhir Kyuubi masuk sekolah yaitu kelas 2 SMP, awalnya semua baik-baik saja namun lambat laun ada satu dua keluhan yang sampai ketelinga orangtua Kyuubi awalnya mereka menganggap bahwa itu hanya kenakalan remaja biasa namun beberapa saat kemudian kepala sekolah datang kerumah Kyuubi lalu bersujud ampun dikaki Kyuubi. Minato sendiri heran, ada apa dengan orang ini. Setelah diselidiki ternyata Kyuubi telah mengedit foto kepala sekolah dengan wanita lain dengan pose yang sangat vulgar. Ia mengancam Kepala Sekolah harus bersujud pada Kyuubi. Minato yang sudah tau dengan kenakalan Kyuubi hanya membungkuk dalam dan meminta maaf pada kepala sekolah dan meminta agar Kyuubi dipindahkan saja. Kepala sekolah hanya menangis terharu mendengarnya karena dia akan segera terbebas dari neraka jahanam Kyuubi.
Naruto yang mendengar kabar tersebut hanya tertawa keras namun ia yang saat itu sedang berada diluar negeri mengurus perusahaan disuruh pulang. Minato mengatakan ia lebih baik mengurus perusahaan daripada mengurus Kyuubi, bisa dibilang Kyuubi hanya 'jinak' jika ada Naruto. Tujuan Kyuubi memang hanya ini, melakukan kenakalan sebanyak mungkin, membuat orangtuanya menyerah dan membuat kakak tercintanya pulang.
Kyuubi memang aneh dalam merebut perhatian Naruto, terkadang ia menjadi anak metropolitan, terkadang juga ia kembali menjadi paduka raja dan Naruto hanya mengikuti apa mau Kyuubi. Soalnya do'i sayang banget sama Kyuubi.
Tiit tiiit tiit
Naruto yang sedang mandi tak mendengar jika handphonenya berbunyi sedangkan Kyuubi yang saat itu sedang berguling-guling sambil menunggu Naruto selesai mandi hanya mengernyit mendengar hape Naruto. Ia bangkit dan melihat ada nomor baru yang menelpon kakaknya. Siapa orang ini? ia lalu mengangkatnya tanpa bicara
"Sensei brengsek, liat apa yang kau lakukan! Cepat kembali kemari dan selesaikan ini! Aku tak bisa keluar!"
Kyuubi mengernyit mendengarnya lalu sedetik kemudian ia mengerti memang dasar ia jenius tiba-tiba ia punya ide jahil
"Akh~ Akh~ Naru-chan cepaaat~" katanya sambil menggoyangkan badannya dikasur agar menimbulkan efek seolah sedang bercinta
"Akh~ faster! A-aku hampir~ aaakkhhh" ia berhenti bergoyang lalu ia putus sambungannya.
"kheheheheh Huahahah" Kyuubi tertawa nista, lalu ia lihat Naruto selesai mandi "Naru ayo kita makan ramen!"
"iya-iya nii-san ganti baju dulu yah" kata Naruto yang tahu apa yang telah terjadi.
'Haha rasakan! Berani-berani ia mau menggoda Naru, ia tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa!'
Kembali ke Sasuke
Setelah sambungan terputus Sasuke hanya melongo dengan hidung mimisan dan muka yang memerah. Tadi Sasuke meminta nomor handphone Naruto pada Itachi dengan alasan ada barangnnya Naruto yang ketinggalan. Itachi sih percaya-percaya aja sama sasuke justru do'i seneng banget pas ngeliat sms dari Sasuke padahal isinya Cuma gini doang 'kirimin nomor hp Naruto-sensei sekarang'
"BRENGSEEEEKK!" katanya sambil membanting hape. Siapa dia? Apa tadi dia bilang? Naru-chan? Tidak bisa! Aku harus menyelidikinya! Berani-beraninya dia mau mengambil senseiku! Ia tak tahu sedang berhadapan dengan siapa! Akan kubalas kau siapapun itu!
Hah. Sepertinya Sasuke tidak tahu jika ia yang sedang dalam bahaya besar!
Tbc
Haha arigatou buat minna-san yang udah baca apalagi review. Author jadi semangat nulisnya dan karena banyak yang minta lanjut makanya authir lanjut daah. Tetep read and review yaa biar makin cepet di update! Semoga menghibur NS Forever!
