CHAPTER II

.

.

.

.

.

.

.

.

Cahaya matahari perlahan masuk melalui celah – celah jendela. Seorang namja mengerang tak nyaman ketika cahaya pagi itu mengenai matanya. Ia terbangun dan mendudukkan bokong seksinya pinggiran kasur.

" akhhh…. "

Chanyeol, namja yang baru saja terbangun dari tidurnya merintih sakit , bokongnya terasa sakit saat bergesekan dengan sprei kasur yang kasar.

Rintihan namja berambut ikal berwarna coklat caramel itu membangunkan namja lain yang tengah terlelap disebelahnya.

" Fuck! apa ini? "

Chanyeol mengumpat kaget ketika melebarkan selangkangannya dan melihat seluruh tubuh dan lehernya yang penuh kissmark beserta bitemark yang membiru. Bahkan holenya yang penuh dengan bercak putih mengering. Bau bandannya penuh dengan aroma seks.

" Huaheeemmm "

Chanyeol menatap tajam namja berwajah pangeran disebelahnya yang terbangun santai sambil menguap lebar. Membuat perut Chanyeol mengeras dan rasanya ia ingin meledak.

" YA! APA YANG KAU LAKUKAN PADAKUUU? "

Chanyeol berteriak nyaring dengan suara beratnya. Kris melongo tak percaya melihat keadaan Chanyeol didepannya. Telanjang bulat dengan kissmark dan bitemark dimana – mana, bahkan tubuh Kris yang hanya menggunakan Jeans dan kemeja biru dongkernya yang terbuka dengan kondisi berantakan.

Tak kunjung mendapat respon dari Kris, Ia menarik kerah baju Kris dan memberikan pukulan pada pipi Kris. Kris meringis sakit ketika merasakan sudut bibirnya yang robek

" Harusnya aku tau kalau Baekki mencampur vodka dengan... ARGGHHH! ini semua salahmu bodoh! kau pikir aku tertarik denganmu huh? aku hanya berbasa – basi agar kau tak menggoda Baekki, walau bitch itu selalu menggoda orang lain "

Chanyeol membentak dan menunjuk – nunjuk Kris. Ia mengerang frustasi kemudian mengenakan pakaiannya dengan beringas. Namja Berambut ikal itu berjalan terantih – antih kearah pintu dengan bokongnya yang masih terasa sakit.

" dan satu lagi! jangan bangga karena kau berhasil meniduriku… karena aku seorang SEME FUCK! "

teriak Chanyeol sebelum membanting pintu kamar dengan sadisnya. Sementara Kris?

Ia masih bingung dengan keadaannya saat ini. Kris pikir ia akan terbangun dalam kamar mewahnya dengan maid – maid yang siap membawakan sarapan seperti biasanya. Namun nyatanya ia malah terbangun dan diberi sarapan bogem mentah oleh namja yang baru saja ia temui kemarin malam.

Wajah Kris tanpa sadar memerah ketika kembali membayangkan tubuh Chanyeol yang putih dengan tebaran bite dan kiss mark sana – sini. And Well…. Kris mulai termenung di tempat tidur dalam salah satu kamar club. Apa benar ia yang melakukan itu pada Chanyeol?

" Ahhnn Krisshh do moreeehh ahhh please "

" OH FUCK SHIT! "

Kris mengumpati dirinya sendiri. Puluhan – puluhan memory tentang malam yang ia habiskan dengan Chanyeol mulai tergenang dan terus menghantui kepalanya. Ia terlalu mabuk dan mendominasi hingga menunggangi namja berstatus seme, jelas saja namja bernama Chanyeol itu sangat frustasi. What are you thinking Kris?


" Hey Derp? bagaimana rasanya di-'masuki' namja yang kuincar? "

Baekhyun tesenyum kecut pada Chanyeol yang sedang duduk santai di meja Bar. Keadaan club tak seramai kemarin karena jam baru saja menunjukan pukul 08.30 pagi.

" Apa? Kau salah! Cih bagaimana denganmu? apa kemarin malam namja itu 'menunggangi'mu begitu kasar? "

Chanyeol balik menatap Baekhyun tidak suka. Apa lagi ia sedikit cemburu dengan kissmark ungu pekat yang ada di leher Baekhyun.

Baiklah…. mungkin relationship Antara mereka berdua memang sangat aneh .Entah membenci satu sama lain atau mencintai satu sama lain. Tidak jelas...

" Giant, having fun semalam? "

Chanyeol menepis kasar tangan namja tan dengan tubuh topless yang merangkulnya mesra. Ia merasa konyol dan jijik. Walaupun memang benar kemarin malam, Ia... seorang Park Chanyeol yang terkenal dengan julukan ' Dirty DJ ' menghabiskan malam dengan puluhan uke harus kalah karena malam itu ia tak berhasil mendominasi dan akhirnya berakhir dengan 'ditunggangi' oleh namja yang baru ia kenal kemarin malam. Dan itu menyakiti harga dirinya.

" Puas dengan Baekhyun? "

" Pft funny how you asking about that, sangat puas. Hole Baekhyun memiliki lingkar dan keketatan yang luar biasa, bukan kah kau sudah sering mencicipinya? "

" Damn! Kai , cepat pakai bajumu dan pulanglah! "

Baekhyun mengangkat salah satu gelas bir yang ia elap kearah wajah Kai dengan wajah yang memerah. Kai terkekeh geli melihat wajah Baekhyun yang merona merah hanya karena godaannya.

" Haaahhhh…. salahku juga sih…. sekarang namja pangeran itu sudah pulang "

gumam Baekhyun pelan kemudian berlalu pergi meninggalkan Chanyeol yang menikmati sebotol vodka ringannya di pagi hari.

" Dasar brengsek "


" Kris-shi? "

"….."

" Kris- shi?... "

"…."

" Kris….. "

"….."

" YAAA! "

" Mwo? "

Kris menatap garang sekretarisnya yang cerewet. Garis bibir penuh itu melengkung keatas membentuk sebuah seringaian untuk membalas tatapan Kris.

" Bisakah kau berhenti bermalas – malasan? deadline lusa dan kau harus mengikuti rapat 30 menit lagi " ucap namja itu dingin.

Kali ini Kris menghela nafas pasrah dan mengangguk malas. Ia terlalu pusing untuk berdebat dengan sekretaris manisnya yang tengah membawa setumpuk berkas. Ia bernama Kyungsoo, Do Kyungsoo.

" Bagus, kutunggu kau 30 menit kemudian … tapi…. "

BRAGGGHHH

" Tanda tangani proposal – proposal ini "

" Ahh Kyungsoo just give-me "

" I don't care! Finish it! "

Ucap Kyungsoo sebelum pergi meninggalkan Kris yang memijat pelipisnya. Stress dengan keadaan di kantornya dan pekerjaan yang semakin hari semakin menumpuk. Kris memandangi wajahnya pada cermin mejanya. Ia terlihat kusut , dan wajahnya terlihat lebih tua. Jelas saja… pengaruh berbotol - botol minuman beralkohol itu membuatnya lemas dipagi hari. Ia merebahkan kepalanya pasrah di meja kaca dingin. Mencoba memejamkan matanya sesaat agar menghilangkan sakit dikepalanya.

"' Kris…. "

Kris mengumpat kesal ketika acara tidur siangnya diganggu.

" Hn… pergilah Luhan -ge"

Mendengar ucapan Kris Namja manis berwajah babyface yang tengah berdiri di pintu kantor Kris itu terdiam. Luhan tersenyum sengit kemudian mendekati Kris yang hampir terlelap karena mengira Luhan telah pergi.

" kalau bukan karena eommamu yang cerewet , aku tak akan kemari "

" Dasar bodoh, apakah hidupmu selalu diatur oleh eomma? "

Kris terbangun dari posisinya semula dan merebahkan kepalanya di kursi empuk.

" Eomma cemas karena semalam kau tidak pulang, jadi dia memintaku untuk menemuimu di kantor…. Kau tau? Tunanganmu Jessica merajuk pada eomma dan membuatku mual "

" Hn… biarkan saja "

Jawab Kris malas, Luhan hanya terkekeh pelan

" Aku sudah tau keadaanmu dan kurasa kau baik – baik saja, aku akan pergi menjemput Sehun "

" Dasar pedofil "

" HAHAHA ternyata aku salah, kau lebih dari baik – baik saja…. Sepertinya kau bersenang – senang dengan seseorang semalam "

Ucap Luhan datar , ia manatap leher Kris yang berisi satu Kissmark merah pucat dan sudut bibirnya yang terluka sebelum pergi meninggalkan Kris.

" Ck…. Bersenang – senang? Bahkan bayangan tubuhnya mendesah-pun membuatku pusing "


Kris pikir tingkat kewarasannya saat ini telah menurun. Jelas saja ia kembali duduk terdiam di mini bar gay club "PARADISE" sambil menikmati segelas cocktail yang dengan senang hati dibuat oleh Baekhyun, penggemar manisnya. Entahlah, mungkin Kris hanya butuh sesuatu yang menyeggarkannya setelah bekerja keras di kantor tadi siang.

" Apa Chanyeol ada? "

Kata – kata itu begitu saja mengalun tanpa sadar dari bibir seksi Kris. Baekhyun berhenti sesaat dari kegiatan mengelap gelasnya sebelum tersenyum manis pada Kris. Senyum yang dipaksakan.

" Aku tidak tau dia dimana, Ini masih jam 10.00 malam, lagipula hari ini Chanyeol libur "

Kris mengangguk mengerti lalu kembali menikmati cocktailnya. Sesekali ia berbincang – bincang dengan Baekhyun atau berbasa – basi dengan pengunjung lain. Namun tujuan utamanya kali ini adalah meminta maaf pada Chanyeol dan memintanya untuk melupakan semua kejadian yang terjadi kemarin malam.

" huh? Bukankah itu Chanyeol? "

Kris membulatkan matanya kaget melihat pemandangan di kursi sofa pada club yang berada di pojok. Chanyeol tengah merangkul dua namja manis sambil tertawa – tawa.


" Omo Chanyeol! "

Chanyeol menjauhkan telinganya yang lebar dari bibir seorang namja manis yang tengah mencumbuinya . Suara nyaring namja itu nyaris membuatnya tuli .

" Wae? Tidak bisakah kau mengatur volume sedikit Key hyung? "

" Gyaaaa~ siapa namja tampan itu~~~ dia berjalan kemari~~~ "

" Akh … Taemin telingaku- "

Oke…. Mungkin pendengaran Chanyeol yang sebelah kiri kini akan segera tuli bila terus – terusan mendengar pekikan mirip lumba - lumba yang dikeluarkan oleh kedua namja yang ia rangkul mesra . Tertarik dengan objek yang dua namja ini ributkan Chanyeol mengalihkan pandangannya menuju kearah dance floor. Mata besarnya membulat sempurna ketika melihat namja yang DEMI APAPUN paling tak ingin ditemuinya saat ini.

" Boleh aku bergabung? "

Kris tersenyum memikat . Bukan pada Chanyeol, melainkan dua namja lain yang tengah merona memandangi sosok pangeran didepannya .

" Tentu saja~ " dengan cepat namja yang dirangkul disebelah kiri Chanyeol melesat pergi dan merangkul mesra lengan besar Kris.

" Hey aku juga akhh "

Chanyeol meremas pantat namja itu kasar sehingga ia tak beranjak dari rangkulan Chanyeol . Chanyeol tak ingin terlihat seperti pajangan ketika Kris merebut dua partnernya untuk malam ini sekaligus,

" Apa maumu? "

Tanya Chanyeol dengan suara dingin . Bukannya menjawab Kris hanya merangkul mesra namja manis yang tengah memeluk pinggangnya sambil menampilkan smirk terbaiknya .

" Aku kemari untukmu "

Chanyeol mendecih pelan mendengar ucapan yang diinginkan namja berwajah naga idiot ini?

" berhentilah mengangguku karena hal kemarin, dan... ohh jangan bilang kau mulai tertarik denganku?"

Setidaknya itulah yang dipikirkan Chanyeol ketika dahinya berkerut dan menautkan kedua alisnya sambil tertawa renyah - serenyahnya hingga menampilkan seluruh deretan gigi putihnya yang rapi.

" Dan bila aku memang tertarik padamu kau mau apa?, Ahh... bukankah kemarin kita bersenang – senang? mungkin aku bisa 'memuaskan' kalian bertiga "

Kris tersenyum sarkatis pada Chanyeol, Chanyeol yang kembali teringat pada kejadian kemarin malam merasakan bulu halus dibelakang lehernya merinding.

" Mwo? Apa maksudmu betiga hyung~ ? "

" Kau dia dan Chanyeol "

Bukannya marah, Mendengar perkataan Kris Chanyeol hanya tersenyum bengis dan kembali menatap Kris dengan tatapan yang sulit diartikan .

" Tidakkah kalian tau Chanyeol 'is the bottom now' ? "

" Stop u're fuckin nonesense "

Ucap Chanyeol yang menendang meja didepan sofa-nya hingga meja itu terbalik dan menumpahkan seluruh minuman yang tersaji diatasnya, kemudian pergi meninggalkan ketiga orang tersebut . Kris tersenyum datar pada kedua namja yang tadi dicumbui oleh Chanyeol kemudian pergi . Meninggalkan mereka berdua dengan sebuah tanda Tanya besar, karena mengejar Chanyeol .


A/n : Mian updatenya lama _ _)V

maklum sekarang sedang menghadapi masa - masa UAS

jadi banyak waktu yang dihabiskan buat disekolah dohh ~/_\)~

Mian kalo ff-nya belum keluar NC"nya(?) :p

karena emang belum sekarang saatnya muahahahahahaha *ketawa nista

tunggu aja dichapter selanjutnya... ini tangan udah gatahan pengen ngetik biar Kris nge-BDSMin Chanyeol(?)

WAKSS :V

Special Thanks for :

juniorroyal365 , .9809 , 17 , miszshanty05 , pandarkn , Happybacon , mayuka57 , TaohunJaya

totomato , SenseMVP , GLux99 , yoonheeyun , enchris.727 , enchris.727

Sebenernya pengen masukin nama" kalian yang baca di special thanks

tapi sayang gatau kalian siapa ( _ _)V