.: SWEET CHO KYUHYUN :.

'_ Gwiyomi _'

Tittle : Sweet Cho Kyuhyun – Gwiyomi

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Jaejoong, dan beberapa cast numpang lewat lainnya

Lenght : Oneshoot

Rate : T *atau K?*

Genre : Comedy(?), BoysLove(?)

Summary : Cho Kyuhyun melakukan Gwiyomi! Lalu 'bencana' apa yang akan terjadi?

.

.

ENYOY IT!^^

.

.

Dua namja kelewat manis itu berjalan menyusuri koridor sekolah yang nampak sepi. Ada yang tau siapa dua namja itu?

Ya! Mereka adalah dua katak beradik *buagh!*, dua kakak beradik beda orang tua. Kim Jaejoong dan Cho Kyuhyun. (eh? emangnya tadi udah ada yang jawab?)

Tunggu! Kakak beradik... beda orang tua?

Yaah... sebenarnya lebih tepat disebut sepupu, sih...

Sejak insiden 'mari-mimisan-berjamaah' dua hari yang lalu, Jaejoong selalu mengikuti kemanapun Kyuhyun pergi. Bisa dibilang ia jadi bodyguard dadakan.

Sebagai seorang hyung yang baik, Jaejoong tak ingin adik sepupu kesayangannya ini tidak 'tidak diapa-apa-kan' oleh seme-seme pengangguran(?) yang berkeliaran bebas di sekelilingnya.

Bahkan oleh Changmin sekalipun.

Dan... yeah~ itulah alasan mereka selalu pulang lebih lambat dari murid-murd yang lain. Apalagi kalau bukan untuk menghindari 'mereka'.

Changmin yang mati-matian mengajak Kyuhyun pulang bersama pun diusir paksa oleh Jaejoong.

Apalagi setelah melihat mata Changmin –yang dua hari terakhir- berubah menjadi bentuk hati ketika bersama Kyuhyun. Tidak berbeda dengan 'mereka' tentu saja.

" Jae Hyung... kenapa kita harus pulang jam segini terus dua hari ini, sih? Lihat, sekolah sudah sepi! Menyeramkan... Hiiy... ", Kyuhyun mencengkeram ujung baju seragam Jaejoong erat-erat. Kyuhyun memang berjalan di belakang Jaejoong.

" Kyuhyunie... kau tidak boleh takut dengan yang namanya hantu. Kita hanya perlu takut pada Tuhan... "

' ... dan seme-seme yang belum jinak itu! ', lanjut Jaejoong dalam hati.

Kyuhyun dikenal sebagai seorang siswa yang cuek, cool, dan –tentu saja- jenius. Ia juga jarang sekali tertawa lebar.

Tapi di balik kecuekan dan ke'cool'annya, Kyuhyun sebenarnya merupakan anak yang manis. Juga lugu.

Appereance nya itu selain terlihat cool, rupanya menyimpan sebuah aegyo yang luar biasa dahsyat!

Ah, Jaejoong tak ingin mengingat kejadian dua hari yang lalu itu. Coba saja kalau ia tak cepat-cepat menarik Kyuhyun saat itu, mungkin saja Kyuhyun yang dengan perdana(?) mengeluarkan aegyo dahsyatnya, bisa-bisa dia pulang tinggal nama.

Hiiy... ! Jaejoong bergidik ngeri karenanya. Sementara Kyuhyun dengan bingung melihat keanehan hyung sepupunya yang merinding tiba-tiba.

" Waeyo, hyung? "

" A-ah... aniya... gwenchana... ", Jaejoong tersenyum menutupi.

" Jaejoong-ssi! ", mendengar seseorang memanggil namanya, Jaejoong segera berbalik dan menemukan sang guru olahraga dengan seorang namja kecil berjalan mendekatinya, ehm, mereka.

" Ne, seongsaenim? ", tanya Jaejoong sopan. Sementara Kyuhyun hanya membungkuk sedikit dengan malas.

" Bisa kita bicara sebentar? Ada hal penting yang harus aku bicarakan berdua denganmu. " ucap sang seongsaenim ber-nametag 'Hyun Joong Kim'.

" Hanya... berdua? " Jaejoong nampak ragu.

' Aku tidak mungkin meninggalkan Kyuhyunie sendirian disini...', gumamnya dalam hati.

" Ne, hanya berdua. "

" Appa... Apa kita akan kembali ke tempat tadi? ", tanya sang bocah. Ia mendongak untuk melihat wajah Appanya.

" Tentu saja, chagi... Waeyo? ", Hyunjoong berjongkok untuk menyamai tinggi anaknya.

" Bumie tidak ingin kecana lagi, Appa... di cana mengelikan... Bumie takut... "

" Hmm... gurae... ", Hyunjoong kembali berdiri, " Kyuhyun-ssi, bisakah kau menjaga Bumie sampai kami kembali? "

" Eh? " Kyuhyun yang sedari tadi mengamati sederetan semut-semut di lantai, terkejut mendengar sang seongsaenim menyebut namanya.

" Hanya sebentar, kok... Bisa,kan? ", tanya Hyunjoong memohon.

" Eng... Ne, seongsaenim... ", jawab Kyuhyun pasrah.

" Baiklah... Kajja, Jaejoong-ssi. "

Sebelum Jaejoong mengikuti Hyunjoong, ia melihat-lihat ke sekeliling, kalau-kalau ada seme di sini.

Setelah merasa keadaan aman, Jaejoong memberi petuah(?) pada Kyuhyun.

" Jangan pergi kemana-mana! Kalau ada orang lain lewat, cepat sembunyi ke dalam kelas di dekatmu itu! Dan lagi, jangan berbuat macam-macam!"

Kyuhyun memutar bola matanya bosan.

" Kau sudah seperti umma-umma kalau cerewet seperti itu, kau tau? "

" Ya,ya,ya... terserah kau saja, BabyKyu... " Jaejoong tersenyum jahil.

" Jangan memanggilku seperti itu! "

Kyuhyun merajuk kesal, hingga tanpa sadar mempoutkan bibir plump miliknya.

" Yaa! yaa! yaa! Jangan pernah melakukan hal seperti itu di sembarang tempat! Arra? "

Jaejoong menatap horror sepupunya itu. Jangan sampai dirinya –yang dikategorikan sebagai seorang uke- berubah menjadi seme gara-gara sepupunya yang kelewat manis tersebut.

" Iya, iya! Arraso! Sudah... pergi sana! ", ucap Kyuhyun seraya mendorong Jaejoong.

Selepas kepergian Jaejoong, Kyuhyun menyenderkan tubuhnya pada dinding di belakangnya.

Tiba-tiba tatapannya beralih pada sosok mungil yang berdiri di depannya.

Memandang dirinya dengan tatapan... kagum? Dan itu membuatnya jengah.

" Yaa! Bocah! Kenapa melihatku seperti itu, eoh? "

" Hyung manich cekali... ", jawab bocah yang sering dipanggil Bumie itu dengan penuh kekaguman.

Kyuhyun memutar bola matanya, " Gurae? Kuanggap itu sebuah pujian. "

Selang beberapa lama, Kyuhyun mulai bosan.

" Dimana sih, Jae hyung? Kenapa lama sekali? ", gerutunya.

Hingga pandangannya kembali tertuju pada sang bocah... yang masih menatapnya dengan tatapan yang sama.

" Apakah tidak ada hal lain yang bisa kau lakukan selain memandangiku seperti itu,eh?! ", bentaknya. Membuat sang bocah terkejut.

Ia sendiri sebenarnya tidak berniat seperti itu, hanya saja... dipandangi seperti itu membuatnya risih.

" Hiks... "

Eh?

Kyuhyun melihat cairan bening lolos dari kedua mata bocah manis di depannya itu. Ia segera berlutut di depannya.

" Y-yaa...! Kenapa menangis,eoh? Hyung minta maaf ya...emm... siapa namamu tadi? "

" Hiks... Bumie... hiks... "

" Ne,Bumie... Uljima,ne? cup...cup...cup... "

" Hiks... hiks... huwaaaaa...! Appaaaaa! "

Kyuhyun sontak menutup telinganya mendengar jeritan maut khas anak kecil itu.

" Yaa! diamlah! "

Bumie malah semakin menangis keras.

" Yaaah! kenapa malah semakin kencang,sih?! ", Kyuhyun mulai frustasi.

" Huwaaaa! "

" Eung... ", Kyuhyun mencoba memutar otak.

Seketika ingatannya melayang ketika pertama kali mengantar Hyunyoung –yeodongsaeng nya- ke taman kanak-kanak.

Waktu itu sang seongsaenim mengajarkan murid-muridnya sebuah lagu.

Namanya...

Ah! Iya! Gwiyomi!

Senyuman di bibir Kyuhyun langsung mengembang.

Tak ingin berlama-lama, ia segera menyanyikan lagu tersebut lengkap dengan gerakannya.

choko meopin han jogak sikyeonoko

gosohan uyuhanjaneul gidaryeoyo

oppahago nahago kkok maju anjaseo

seoro sonbadak wie yeppeun nakseoreul hajyo

hannun paljima nuga mworaedo naekkeo (naekkeo)

dareun yeojarang maldo seokkjima nan nikkeo (nan nikkeo)

saekki songarak geolgo kkok yaksokhaejwoyo

jeoldae na honja naebeoryeo duji ankiro

ildeohagi ileun gwiyomi

ideohagi ineun gwiyomi

samdeohagi sameun gwiyomi

gwigwi gwiyomi gwigwi gwiyomi

sadeohagi sado gwiyomi

odeohagi odo gwiyomi

yukdeohagi yugeun cup cup cup cup cup cup gwiyomi nan gwiyomi

Menyadari Bumie sudah tak lagi menangis, dan kini malah menatapnya dengan mata berbinar-binar senang, Kyuhyun pun menghentikan lagunya.

' Haaah... syukurlah dia sudah tenang... ' batin Kyuhyun lega.

GUBRAAAKK!

Mendengar suara 'gubrak' barusan Kyuhyun beserta Bumie menengok ke asal suara.

Dan mereka mendapati enam orang namja berseragam basket tengah berpingsan ria, dengan darah segar mengalir di hidung masing-masing.

Diketahui enam orang namja tersebut adalah Choi Siwon, Lee Hyukjae, Kim Yesung, Park Yoochun, dan Jung Yunho. Mereka adalah tim inti basket di sekolah.

" Mereka kenapa, sih? Aneh sekali...? ", gumam Kyuhyun penuh tanda tanya.

Sedangkan Bumie hanya menanggapi dengan mengangkat bahunya.

Dan ketika Kyuhyun kembali menoleh pada Bumie, dilihatnya sang sobat –atau Kyuhyun lebih suka memanggilnya Tiang Listrik- berdiri agak di belakang Bumie dengan sebuah roti yang sudah digigit separo di tangannya.

Dan tatapan mata berbentuk hati itu kembali menyapa obsidian coklat milik Kyuhyun.

" Changmin-ah juga... akhir-akhir ini mereka kenapa aneh begini,sih?! ", ucap Kyuhyun dalam hatinya.

" Kyaaaaaa! Kyuhyunie neomu kyeoptaaa! "

ZIIING...!

Sebelum Changmin mendapatkan(?) Kyuhyun, Jaejoong telah kembali menyelamatkan sang sepupu.

" Huft... Untung aku selalu tiba di saat yang tepat! ", ucapnya lega.

" Jaejoong hyung! Kau harus menjelaskan tentang kejadian-kejadian aneh beberapa hari terakhir ini padaku! ", tuntut Kyuhyun, dengan tangan yang terus ditarik oleh Jaejoong yang sedang kembali mengajaknya lari marathon seperti dua hari yang lalu.

Jaejoong hanya menghela nafas.

' Sebenarnya dia ini polos atau bodoh, sih?! '

Yaaah... seseorang yang cuek dan cool tidak menutup kemungkinan kalau dia sebenarnya seseorang yang polos, bukan?

.

.

END~

.

.

Setelah berpikir matang-matang *apa deh* JejeKyu akhirnya memutuskan untuk membuat FanFict 'Sweet Cho Kyuhun' menjadi sebuah judul umum(?) untuk kumpulan FanFict Drable tentang kemanisan seorang Cho Kyuhyun yang memang overdosis itu *smirk*

Hahaha... BTW Chwang di atas OOC sekali,ya? Setidaknya bagian pitch nya tetep ada kok! XD

Dan bagi yang belum tau apa itu gwiyomi (tapi sepertinya sudah pada tau deh), kalian bisa melihatnya di Youtube atau bertanya pada mbah Google :D JejeKyu gak tau mau jelasinnya gimana *aegyo*

Okay, daripada berlama-lama,

Mind To Give Me Your Review ?