Brought to you by monkeunim
—oOoOo—
WARNING! YAOI/Shonen-ai/BL (Boys Love), OOC, AU, INCEST, EYD Failure, typo(s)-miss typo, Alur Rush, unbeta-ed, Incest, contain Mature contents, GS!Umma Innocent-yet-Naughty!Hyuk.
Lee Hyukjae, Lee Donghae [HaeHyuk] with other supporting cast and pair
Genre: Romance
Rated: T
Length : 1. 002 words [chapter 1/?]
Super Junior © SM entertainment. eunhae and the rest of members © themselves. the story owned by me.
[a/n: Please imagine hyuk without abs and other man thingy he had]
Donghae menghempaskan tubuhnya keatas kasur dengan keras. Masih segar di ingatannya tubuh Hyukjae yang ternyata sangat ramping, tak seperti namja seusianya yang kebanyakan memiliki tubuh yang lumayan berisi.
Bohong kalau ia mengatakan tidak tertarik kepada pemandangan yang disuguhkan oleh Hyukjae early on the morning. Nyatanya ia salah tingkah saat berhadapan dengan tubuh itu tadi, sementara sang pemilik tubuh malah tak segera beranjak dari tempatnya. Sial memang, karena mulai sekarang ia harus tinggal serumah dengan sang pemilik tubuh. Hanya berdua.
Terlambat menyadari, ya? Well, semalam tenaganya memang sudah terkuras habis dengan langsung mempersiapkan kepindahannya di malam hari sepulangnya dari kantor. Maka ia tak begitu memperhatikan kejadian di sekitarnya, karena apa yang ada dipikirannya semalam hanya mencari sesuatu untuk ditiduri.
Dan pagi ini, sepertinya ia sudah mendapatkan apa yang ia cari..
Lee Hyukjae.
Lupakan, itu hanyalah sebagian kecil dari apa yang ada di dalam otak mesum Donghae yang jarang terekspose.
Donghae memejamkan matanya saat di sadarinya ada suara-suara sibuk dari arah dapur. Beberapa saat kemudian, pintu kamarnya diketuk dan disusul oleh suara seruan seseorang, "hyung, sarapan sudah siap!" —yang diyakini Donghae sebagai suara Hyukjae.
Donghae segera beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu kamarnya tanpa membalas perkataan Hyukjae.
Cklek
Disana, Hyukjae berdiri dengan masih mengenakan pakaian yang dikenakannya tadi pagi, namun kali ini berhias keringat yang mengalir di sekitar leher dan pundaknya, membuat baju itu melekat di tubuh bagian atasnya dan lekukan tubuhnya tercetak sempurna.
"Hyung sarapan duluan saja, aku mau ganti baju dulu" ujar Hyukjae, membuat pikiran Donghae melayang kemana-mana.
'A-apa ini?' Batin Donghae.
Terbiasa melihat yeoja seksi dari balik layar membuatnya canggung bila melihat tubuh seseksi ini closely. Walaupun Hyukjae bukan seorang yeoja, tapi melihatnya dalam balutan pakaian yeoja membuat Donghae kalap, dan—
BRAK
—Kembali masuk kedalam kamarnya tanpa basa-basi. Hyukjae hanya menatap kepergian Donghae yang terlalu mendadak dengan tatapan polos. Ia memiringkan kepalanya, lalu mengerucutkan bibirnya. Memasang pose berpikir yang sungguh menggemaskan.
"Dia kenapa, ya.."
Sayang, Donghae sudah masuk ke kamar sehingga tak dapat melihat ekspresi ayo-makan-aku yang dikeluarkan oleh Hyukjae.
.
Saat ini, Donghae hanya sendirian di ruang tamu rumah Hyukjae. Hyukjae mendadak menghilang semenjak sarapan tadi. Maid dirumah Hyukjae pun sedang menyibukkan diri di dapur dan pekarangan.
Jadi.. Melihat-lihat isi rumah sebentar tak ada salahnya, kan?
Dulu, saat rumah keluarga Hyukjae masih di Mokpo, Leeteuk sering mengundangnya untuk menginap dan menemani Lee bersaudara bermain ketika ia dan suaminya menginap di luar kota. Lalu setelah itu, Donghae akan mendapat tambahan uang jajan dari leeteuk sepulangnya mereka dari luar kota.
Donghae kembali menyusuri ruang keluarga, dimana terdapat banyak foto Keluarga Hyukjae disana. Foto Kangin-Youngwoon- dan Leeteuk, Hyukjae dan piala pertamanya, Hyukjae dan Sungmin, Sungmin dan Boneka kelincinya, Foto dirinya dengan Lee bersaudara, dan yang membuatnya tersenyum adalah.. Foto Hyukjae yang tengah mencium pipinya.
Yah, hubungan mereka dulu bisa dibilang memang dekat. Bagaikan saudara kembar, walaupun sifat Donghae yang cenderung dingin dan terlihat tak peduli. Tapi sebenarnya, Donghae sangat menyayangi Lee bersaudara—terutama Hyukjae. Menurut Donghae, mereka berdua adalah kakak beradik yang unik.
Si sulung, Lee Sungmin, suka sekali mengoleksi barang-barang berwarna pink dan memiliki boneka kelinci kesayangan bernama bunny. Ia manja, namun juga mengerikan. Ia pintar di bidang tarik suara, sehingga kini ia mengambil kuliah di jurusan seni musik di salah satu universitas terkenal di Jepang. Selain itu, keahliannya dalam martial arts juga tak diragukan lagi. Sempurna, memang..
Sementara si bungsu, Lee Hyukjae, lebih terkenal cerewet dan hyperactive. Ia menekuni dance sejak kecil. Namun saat terakhir kali Donghae kerumahnya, kemampuan dance Hyukjae memang masih amatiran. Tak jarang tubuhnya sakit karena salah gerakan.. Benar-benar ceroboh. Namun dibalik sifat cerobohnya, Hyukjae memiliki senyum yang manis, walau terkadang senyuman itu terlalu lebar. Saat ini sih, penghargaan yang diraih Hyukjae sudah memenuhi lemari-lemari kaca besar yang terletak disana. Sepertinya kemampuan dance Hyukjae sudah jauh lebih baik dari yang dulu.
Menurut kabar yang di dapatnya dari Leeteuk, Sungmin kini sudah memiliki kekasih yang juga adalah seorang namja. Kalau Hyukjae, Leeteuk bilang ia tak terlalu paham dengan apa yang terjadi padanya. Leeteuk sudah berada di jepang sejak Hyukjae lulus smp, maka ia menyerahkan 'masalah cinta' sepenuhnya pada Hyukjae, dan berharap bahwa Hyukjae dapat bertanggung jawab dengan apapun yang dilakukannya.
Sebenarnya di keluarga mereka memang tak ada larangan berhubungan sesama jenis. Namun kalaupun ada salah satu dari mereka yang menjalaninya, mereka akan melindunginya, Karena hubungan semacam itu masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sekitar mereka. Kalau Donghae sih, cenderung tidak peduli dengan orientasi sex yang akan dipilihnya. Selama itu membuatnya nyaman, ia akan menjalani hubungan itu.
Donghae menemukan sebuah foto dimana Hyukjae tengah mengerucutkan bibirnya menghadap kearah kamera. Ia jadi tertawa sendiri mengingat betapa polosnya Hyukjae dulu, sehingga tak jarang membuatnya dan Sungmin kesal. Tapi tadi pagi, Hyukjae malah berhasil membuatnya..
Turn on.
Eh, yang benar saja?
Donghae menggeleng pelan, lalu kembali menelusuri setiap sudut ruangan. Donghae menyimpulkan bahwa ruangan tersebut sangat indah dan artistik. Dan ia yakin, desain semacam ini pasti Leeteuk yang memintanya, karena hampir setiap ruangan di rumah tersebut di dominasi oleh warna putih.
Entah apa jadinya jika Hyukjae yang mendesainnya. Kuning, asam manis, dan.. Berbulu?
Ah, menggelikan.
Selera Hyukjae memang buruk. Tak buruk juga sih.. Dalam hal fashion, Donghae akui Hyukjae memiliki selera yang cukup tinggi.
Heh, cukup tinggi apanya, pakaian Hyukjae tadi pagi cukup untuk membuatnya berfantasi liar, asal kau tahu.
"Goddess.." Tiba-tiba Donghae bergumam unconsciously. Rupanya ia menemukan sebuah ruangan bertuliskan practice room dan menemukan sosok di dalam ruangan tengah menari dengan indah.
Sosok itu adalah Hyukjae.
Donghae membuka pintu perlahan, lalu memasuki ruangan tersebut. Hyukjae masih asik menari, entah ia menyadari kehadiran Donghae atau tidak.
Ia menari dengan mengenakan baju tanpa lengan dan celana pendek diatas lutut, memamerkan kulit putih mulusnya dengan keringat yang menetes disekitar lehernya, melengkapi kesempurnaan tubuhnya. Serta irama musik yang menghentak membuat tubuhnya terlihat lebih...
Seksi.
Gerakan tarian Hyukjae semakin lama terlihat semakin seksi. Sepertinya ia memang tak menyadari kehadiran Donghae, karena posisinya yang membelakangi Donghae.
Tapi, tunggu—bagaimana bisa ia tak menyadari keberadaan Donghae? Seluruh dinding ruangan ini kan dilapisi kaca.
Iya, kaca.
Lalu, mungkinkah dia..
Sengaja?
"..ini sungguh tak baik bagi kesehatan Little Lee..."
.
.
.
TBC
Author's Note :
Sorry for late update. Memory nim keformat, jadi semua data yang ga ke back-up kehapus, termasuk FF yang udah siap publish.
Sekedar informasi, Autagonistophilia itu beneran ada. Transvestic fetishism disini gaakan over kok. Dan tolong bayangin Hyuk without abs and other man thingy he had (Uke!Hyuk on your own version or roughly kind of having yeoja-quite-alike body)
Dan untuk Ryu-ssi, yes they're cousin. Jadi ini bukan incest yang bener-bener incest.
P.s : Nim buka scene request nih, nanti nim usahain masukin ke cerita. Kalian bebas nge-request scene apapun, M rated juga boleh... *dor
And for boost my mood up, give me Feedback please:^)
