My Beloved Bodyguard

Title : My Beloved Bodyguard

Author : L-chanLee

Main cast : Kim Ryeowook

Kim Jongwoon a.k.a Yesung

Kim Youngwoon a.k.a Kangin

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

And other cast menyusul sesuai jalan cerita

Rate : T

Chapter : 1/?

Genre : Romance, Family, little bit Action(?)

Summary : FF ke3 L. Udah lama banget ga L publish, soalnya L takut respon dari readersdeul sedikit -.-" Jadi L mau ngasih prolognya dulu. Kalo respon dari readersdeul bagus, L pasti update cepet, tpi kalo ngga, L ga bisa update chapter 1 secepet biasanya / YeWook/ slight KangTeuk/ Other cast menyusul/ RnR juseyo ;3

Warning : Yaoi/BL/BoysxBoys/Miss Typo dimana-mana/OOC akut/ga yakin sama adegan action nya #plak#

Annyeong readersdeul ^^ L balik lagi XD

Untuk readersdeul yang udah baca & sempet kasih review, jeongmal kamsahamnida #bow. L ga tau, ternyata ada readersdeul yang suka sama ff L #nangis tersedu-sedu#

Nah, ini dia XD chapter 1 yang L udah janjiin bakal update cepet kalo banyak yang nanggapin #plak

Okey, langsung aja XD

Happy reading^^...

.

.

.

BRAKK...!

"Aku tidak percaya ini!" ujar Kim Youngwoon a.k.a Kangin sambil menggebrak meja kerjanya. "Bagaimana bisa orang seperti itu diterima bekerja sebagai bodyguard putraku?!" ujar nya lagi.

"Joeshonghamnida sajangnim, saya tidak tahu kalau dia adalah orang suruhan ." ujar pria paruh baya yang selalu dipanggil sekretaris Lee oleh Kangin.

Kangin memijat pelipisnya pelan. Nampaknya cukup pusing dengan keadaan sang putra semata wayang yang hampir saja diculik dan dijadikan sandera oleh pesaing bisnis Kangin. "Kalau begitu, cari bodyguard lain untuk putra ku. Tapi kali ini, perhatikan dengan benar keaslian biodatanya!" ujarnya.

Sekretaris Lee pun mengangguk dan membungkukkan badan sebelum keluar dari ruang kerja majikannya dan menjalankan perintah sang majikan.

.

.

.

Di dalam kamar yang bernuansa baby blue dengan wallpaper stiker bergambar jerapah meghiasi setiap sudut kamar, tertidur seorang namja berperawakan manis nan imut.

Mata yang terpejam itu tampak bergerak pelan karna mendengar suara bising dari jam weker yang berada di atas meja nakas disamping tempat tidur king size miliknya. Dengan malas, diraihnya weker itu dan dilempar, menimbulkan suara bantingan yang cukup keras hingga weker malang itu hancur berkeping-keping dan berhenti berdering.

Namun, nampaknya bunyi bantingan weker itu tak dapat mengusik tidur sang namja manis. Dilanjutkannya tidurnya, sambil menarik selimutnya lebih erat untuk menghangatkan tubuh mungil sang namja.

Belum lama mata namja manis itu tertutup, sebuah suara mengganggunya.

"Tuan muda, sudah saatnya anda bangun." Ujar suara itu.

"Ngh..." lenguhan kecil terdengar keluar dari bibir namja manis itu. Namun ia tetap bergelung ditempat tidurnya. Tak terusik.

"Tuan muda"

"..."

"Tuan muda, irreona..."

"..."

"YAK! BOCAH KECIL! IRREONAA...!"

"WAAAA...!"

Namja manis itupun terbangun mendengar teriakan seseorang yang tepat berteriak disamping telinganya. Membuatnya mendapatkan gangguan kecil ditelinganya, dan membuat sang 'putri tidur' terbangun dari 'tidur panjangnya'.

Dengan geram, namja manis itu melihat kearah samping tempat tidurnya dan menemukan sosok namja yang sukses membuat telinganya berdenging. Namja itu bertubuh tegap dengan setelan resmi, kemeja putih, jas, dasi dan celana panjang berwarna hitam. Namun, walaupun memakai pakaian formal, tapi namja tersebut tetap stylish dengan rambut hitam nya yang agak panjang acak-acakan.

Namja bertubuh tegap itupun terlihat membungkukkan badan sebelum memperkenalkan dirinya. "Annyeonghasimnika, Tuan muda. Joneun Kim Jongwoon imnida, tapi tuan muda bisa memanggilku Yesung." Ujar namja yang memperkenalkan dirinya sebagai Yesung itu.

"Ige nuguya...?" tanya sang tuan muda sambil mengucek kedua matanya yang tampak masih ingin tertutup.

"Saya adalah bodyguard baru anda, tuan muda." Ujar Yesung.

"Oohh..."

1 detik...

2 detik...

3 detik...

Loading Please...

"MWOOOO...?!"

Ryeowook yang terkejut dengan apa yang ia dengar pun langsung membuka mata sipitnya lebar-lebar. "Ige mwoya?! Baru kemarin lusa apa mempekerjakan bodyguard baru, sekarang ada lagi?!" protesnya.

"Tidak perlu teriak-teriak seperti itu, chagiya. Ini masih pagi." Ujar Leeteuk yang baru saja memasuki kamar putranya, karna mendengar sang putra tercinta teriak-teriak. Leeteuk dan Kangin pun memasuki kamar putra nya dan menghampiri sosok 2 namja didalam kamar bernuansa baby blue itu.

"Tapi Umma, bukannya kemarin lusa Appa baru saja mempekerjakan Jonghyun-ssi sebagai bodyguard baruku? Kenapa sekarang ada lagi?" Nampaknya, Ryeowook cukup risih dengan kehadiran namja asing yang menjadi bodyguardnya.

"Dia sudah Appa pecat, dan penggantinya adalah dia, Jongwoon-ssi." Ujar Kangin sambil menunjuk kearah Yesung.

"Mwo? Kenapa Jonghyun-ssi dipecat?"

"Kau ini! Kenapa tidak sadar juga kalau Jonghyun itu ingin menculikmu dan menyanderamu demi kepentingan seorang ! Musuh bebuyutan Appa mu itu mencoba menjatuhkan Appa lewat kamu!" ujar Kangin geram.

"Kangin-ah, sudahlah." Ujar Leeteuk, mencoba meredakan emosi suaminya yang kadang-kadang suka tak terkontrol. "Chagiya, segera bangun dan mandi. Setelah itu sarapan. Nanti Appamu akan menjelaskan semuanya." Sambungnya sambil menatap putra semata wayangnya yang masih terduduk di tempat tidurnya.

Ryeowook pun mengangguk dan segera pergi kekamar mandi. Kagngin, Leeteuk dan Yesung pun segera keluar dari kamar Ryeowook dan berlalu menuju ruang makan.

.

.

o.o.o.o.o.o.o

.

.

Di ruang ini, berkumpullah 4 namja yang memiliki usia berbeda tengah membicarkan sesuatu secara serius. Kangin dan Leeteuk duduk berhadapan dengan Ryeowook. Sementara yesung, berdiri dibelakang namja manis itu.

"Jongwoon-ssi akan menjadi bodyguard barumu mulai sekarang. Dia akan berjaga selama 24 jam mengawasimu. Kalian akan berangkat sekolah bersama, dan kau chagiya, kau tidak boleh kemana-mana setelah pulang sekolah. Segera pulang kerumah, tidak ada acara mampir-mampir di tempat lain, arraseo?" ujar Kangin panjang lebar, Menjelaskan kepada Ryeowook.

Sementara Ryeowook hanya bisa menatap tak percaya dengan mulut menganga mendengar penjelasan dari Appanya.

"Ta-tapi..., Appa..."

"Dan TIDAK ADA penolakan!"

"Tapi, kalau aku ada perlu dengan temanku, bagaimana? Seperti, harus mengerjakan tugas kelompok?"

"Kalau begitu, kau harus telepon Appa dulu, dan Jongwoon-ssi akan ikut dengan mu. Lagipula, kalau kau ingin mengerjakan tugas kelompok, kau bisa mengerjakannya disini. Nanti temanmu akan di jemput oleh Jongwoon-ssi kalau kau mau."

"Mwo?! Ta-tapi Appa...!"

"Sudah Appa bilang, TIDAK ADA penolakan, Wookie-ah."

"Chagiya, turuti saja apa kata Appamu, ne? Ini juga demi keselamatan mu, chagi" ujar Leeteuk, mencoba memberikan pengertian kepada putranya.

Ryeowook menghel nafas pelan. "Ne, arraseo. Tapi, kalau dia membuat teman-temanku risih dan terganggu, aku akan menyuruhnya pulang, dan Appa tidak boleh menyuruhnya mengikutiku," ujarnya, lalu bangkit dari duduknya menuju kamar dengan langkah menhentak, memberi gambaran bahwa ia sedang kesal.

Kangin yang melihat tingkah putra nya, hanya bisa menghela bafas lelah. "Jongwoon-ssi, aku mohon, jaga dia baik-baik." Ujar nya.

Yesung mengangguk. "Ne, sajangnim. Anda bisa mempercayai saya. Kalau begitu, saya permisi." Ujarnya, lalu membungkuk kepada Kangin dan Leeteuk sebelum berlalu keluar dari ruang itu.

Yesung pun segera menyusul Ryeowook yang sudah berada didalam kamarnya.

"Tuan muda, seharusnya anda tidak bersikap seperti tadi kepada Kim sajangnim." Ujar Yesung pada Ryeowook yang sedang bergelut dengan bukunya.

Ryeowook yang masih kesal dengan sikap Appanya yang terlau over protective padanya pun tak menghiraukan perkataan Yesung. Dan rasa kesalnya pun bertambah setelah mendengar perkataan Yesung. Memangnya sikapnya yang ingin sekali bebas dari kungkungan bodyguard Appanya salah?, pikir Ryeowook.

Yesung yang masih melihat sang Tuan muda kesal, hanya bisa menghela nafas lelah. Keras kepala sekali Tuan muda nya ini, pikir Yesung.

"Siapkan mobil!" ujar Ryeowook tiba-tiba, sambil menutup bukunya dan beranjak menaruh buku miliknya di lemari buku yang ada didalam kamarnya.

Yesung yang mendengar perkataan tiba-tiba dari Tuan mudanya pun mengernyitkan dahinya bingung. "Ye?" tanyanya.

"Kau tidak dengar ucapanku? Siapkan mobil! Aku mau ke rumah Hyukkie!" ujar Ryeowook lagi dengan mengeraskan volume suaranya.

"Tapi, anda harus meminta izin dulu kepada sajangnim, Tuan muda."

"Iissh...! Cepat siapkan mobil! Nanti aku akan meminta izin sama Appa!"

Yesung pun mengangguk, membungkuk, lalu beranjak pergi menyiapkan mobil untuk Tuan mudanya.

Sementara, Ryeowook yang masih kesal langsung meraih smartphonenya dan mencari nomor Hyukkie a.k.a Eunhyuk, salah satu sahabatnya, di kontak ponselnya.

Drrrt... drrtt... drrrtt...

"Yeobosseo?"

"Yeobosseo, Hyukkie-ah. Aku akan kerumahmu sekarang. Hubungi Minnie agar datang ketempatmu. Aku mau bicara sesuatu. Annyeong."

Pip...

Sambungan terputus, Ryeowook segera mengganti bajunya dan bergegas menuju ke depan rumahnya. Berlalu pergi setelah sebelumnya, mendapatkan izin dari sang Appa, walaupun agak susah mendapatkan izin.

Sementara, Hyukkie, sosok yang beberapa saat dihubungi oleh Ryeowook, hanya bisa menatap ponselnya bingung. Eunhyuk pun menghela nafas pelan. "Anak itu. Kebiasaan sekali, menutup telepon bahkan sebelum aku berkata sepatah katapun untuk menjawabnya." Ujarnya. Lalu segera menghubungi Minnie a.k.a Sungmin, sahabat mereka, untuk datang kerumahnya.

.

.

o.o.o.o.o.o.o.o

.

.

"Jadi, Appamu mempekerjakan bodyguard baru sebagai pengganti Jonghyun-ssi?" Tanya Sungmin pada Ryeowook yang hanya dibalas anggukan oleh si Tuan muda.

Sekarang mereka bertiga sudah berada di dalam kamar Eunhyuk di lantai 2. Sementara Yesung menunggu didalam mobil setelah sebelumnya dibentak oleh Ryeowook untuk tidak mengikutinya.

"Tapi, kenapa Jonghyun-ssi dipecat?" Tanya Eunhyuk sambil mencomot camilan yang tadi dibawa Ryeowook.

"Kata Appa, Jonghyun-ssi itu orang suruhan rival Appa, . dan ia tertangkap setelah ketahuan mencoba untuk menculikku." Ujar Ryeowook.

"EH?!" Seru Sungmin dan Eunhyuk bersamaan dengan wajah terkejut.

"Lalu?" Tanya Sungmin penasaran.

"Akhirnya, Appa mempekerjakan bodyguard baru. Dan yang lebih parahnya lagi, dia akan berangkat sekolah bersamaku, mengawasiku 24 jam, dan diharuskan oleh Appa untuk mengikutiku kemanapun!" ujar Ryeowook geram.

Ia cukup risih dengan kehadiran bodyguard barunya. Kukira bisa bersantai sejenak karna tak harus dijaga ketat oleh bodyguard suruhan Appa, batin Ryeowook. Ia pun menghela nafas pelan.

"Jadi, Bodyguard yag aku lihat tadi, bodyguard barumu?" Tanya Eunhyuk yang hanya dibalas anggukan oleh Ryeowook.

"Tapi, sepertinya dia cukup baik dan terlihat dapat diandalkan." Ujar Sungmin sambil bertopang dagu. Eunhyuk pun mengangguk membenarkan.

"Baik apanya?! Dia itu cerewet sekali! Selalu mengikutiku kemana saja! Seperti stalker!" ujar Ryeowook geram.

"Jadi, jika kau kekamar mandi pun diikuti?" Ujar Eunhyuk spontan. Dan pukulan bantal sukses mengenai kepalanya.

"Lalu, apa yang akan kau lakukan, Wookie-ah?" Tanya Sungmin. Tak menghiraukan Eunhyuk yang masih mengusap kepalanya. Cukup sakit juga pukulan Ryeowook. Walaupun hanya dengan bantal.

"Nan mollayo. Menurut kalian gimana?" Tanya Ryeowook dengan wajah memelas.

Tiba-tiba saja, Eunhyuk tersenyum misterius kepada kedua sahabatnya. Tak mengurusi lagi kepala nya yang menjadi korban pukulan Ryeowook. Ibarat dalam adegan komik, sebuah lampu bohlam muncul dan menyala terang diatas kepalanya. Sepertinya, Eunhyuk sudah punya rencana untuk membantu sahabatnya itu.

.

.

o.o.o.o.o.o.o.o

.

.

Pagi ini, seperti penjelasan Kangin sebelumnya, Ryeowook dan Yesung berangkat sekolah bersama. Ryeowook tampak merenggut kesal di tempat duduknya. Bagaimana ia tidak kesal? Ia fikir bodyguardnya itu hanya sekedar mengantar-jemput dirinya. Namun fikirannya ternyata salah besar.

Ia tidak tahu kalau maksud dari perkataan Appanya itu adalah Yesung juga akan masuk sekolah yang sama dengannya. Bahkan Ryeowook tidak pernah menyangka bahwa umur Yesung hanya berbeda 1 tahun darinya. Ryeowook 16 dan Yesung 17. Itu berarti, Yesung akan menjadi sunbaenya di sekolah. Dan ia akan otomatis menjadi hoobae dari bodyguardnya.

Memikirkan hal itu lagi, membuat Ryeowook semakin kesal. Dan memikirkan untuk protes lagi pada sang Appa.

Mobil yang dikendarai Yesung pun samapi di Sapphire Blue Senior High School. Yesung pun langsung menjalankan mobilnya menuju tempat parkir.

"Tuan muda, setelah pulang sekolah, apa ada perlu diluar?" tanya Yesung setelah sebelumnya mematikan mesin mobil.

"Molla, wae?" Tanya Ryeowook datar sambil melepaskan seatbelt yang dipakainya.

"Tidak apa-apa. Saya hanya ingin menyampaikan pesan dari sajangnim, bahwa kita diharuskan untuk segera pulang. Tidak boleh kemana-mana." Ujar Yesung.

"Arra..." ujar Ryeowook sambil membuka pintu mobil dan beranjak pergi kekelasnya. Yesung pun hanya menghela nafas pelan melihat tingkah sang Tuan muda. Ia pun segera menuju ruang kepala sekolah dan ruang administrasi sekolah Sapphire Blue Senior High School.

Ryeowook yang sudah berada didalam kelasnya, segera berjalan menuju mejanya. Tepat dibelakang meja kedua sahabatnya yang sudah asyik dengan kegiatan mereka masing-masing. Eunhyuk yang sedang menyalin tugas milik Sungmin sambil sesekali tangannya mencomot cemilan yang dibawanya, dan Sungmin yang sedang asyik bermain dengan ponselnya.

Begitu melihat Ryeowook yang sudah duduk dibangkunya, Sungmin pun menoleh kearahnya. Heran melihat Ryeowook yang pagi-pagi begini sudah menekuk wajahnya jadi 12(?)

"Annyeong, Wookie-ah. Ada apa dengan wajahmu? Pagi-pagi begini sudah cemberut." Ujar Sungmin kepada Ryeowook. Eunhyuk yang mendengar teman sebangku nya memanggil nama sahabat mereka segera memalingkan wajahnya dari tugasnya, untuk sekedar menyapa Ryeowook.

"Ani, gwenchana." Ujar Ryeowook, menjawab pertanyaan dari Sungmin. Entah kenapa untuk berkata saja, Ryeowook jadi malas. Apalagi berkata sesuatu yang berhubungan dengan bodyguardnya.

"Sudahlah Minnie-ah, pasti kalau bukan soal Appanya ya soal bodyguardnya yang baru itu." Ujar Eunhyuk tiba-tiba.

Sungmin yang mendengar hal itu pun hanya ber-oh-ria. Ia pikir, mungkin bukan saatnya ia bertanya pada Ryeowook sekarang.

.

.

.

Baru beberapa jam berada di sekolah barunya, yesung sudah dikenal hampir oleh setiap siswa di Sapphire Blue Senior High School. Mereka mengagumi Yesung dari berbagai hal. Salah satunya adalah profesinya sekarang yang menjadi bodyguard seorang Kim Ryeowook, putra dari Kim Youngwoon a.k.a Kangin, presdir dari Kim Corp. Di usia nya yang masih terbilang muda, 17 tahun.

Dan mendengar hal itu, membuat Ryeowook, sang Tuan muda, bertambah kesal. Jangan tanya lagi kenapa, kan sudah dibilang, bahwa entah kenapa, hanya mendengar sesuatu yang berhubungan dengan bodyguardnya itu dapat membuatnya kesal.

Dan Ryeowook semakin kesal, saat teman-temannya dan siswa lain berbondong-bondong menuju kelasnya dan mengganggu, menurutnya, acara makan siangnya. Belum lagi, kehadiran sang bodyguard yang begitu bell istirahat berbunyi langsung berada di sebelahnya. Padahal, letak kelas Yesung dan Ryeowook terpisah 1 lantai. Yesung yang kelas 2 berada di lantai 2, sementara Ryeowook yang kelas 1 berada di lantai 1.

Sahabat-sahabat Ryeowook yang melihat kekesalan Ryeowook, hanya bisa menatapnya waswas. Walaupun tubuh Ryeowook lebih mungil dari mereka, tapi begitu Ryeowook marah, paling tidak ada beberapa memar yang akan mereka dapatkan karna Ryeowook tidak segan-segan membanting kursi jika marah.

"Bisa tidak, kau jangan bersikap over protective seperti Appa ku?! Lagipula, kita berada di sekolah. Mana ada penculik yang nekat mau menculikku di dalam lingkungan sekolah?!" ujar Ryeowook geram.

"Mianhamnida, Tuan muda. Saya hanya menjalankan tugas yang diserahkan sajangnim. Dan saya sudah berjanji kepada sajangnim untuk selalu mengawasi Tuan muda." Ujar Yesung. "Dan perlu anda tahu Tuan muda, walaupun kita berada di dalam lingkungan sekolah sekalipun, tidak menutup kemungkinan sekalipun anda akan baik-baik saja." Sambungnya.

"Kau berharap aku akan kenapa-kenapa, begitu?!"

"Mianhamnida, Tuan muda. Tapi, saya tidak pernah berkata seperti itu." Ujar Yesung tenang.

"Tapi perkataanmu tadi menyiratkan hal itu, kau tahu?!"

"Tapi saya tidak pernah bermaksud seperti itu. Mungkin saja Tuan muda hanya salah paham."

SWITCH...!

Empat buah siku-siku nampak muncul didahi Ryeowook. Ryeowook sudah hampir bangkit dari duduknya untuk melemparkan kursi kerah Yesung, namun...

Teeett... Teeett... Teeeett...

Bel istiahat habis telah berbunyi. Membuat Sungmin dan Eunhyuk segera menyuruh Yesung kembali kekelasnya. Mereka tidak mau diomeli Shin seongsangnim karna kekacauan yang dibuat oleh Ryeowook yang sedang marah.

.

.

.

Saat ini, jam pelajaran Shin seongsangnim tengah berlangsung. Namun, hal itu tidak membuat masalah bagi ketiga sahabat itu. Mereka sedang membicarakan lagi rencana mereka untuk membuat Ryeowook dapat kabur dari pegawasan sang Bodyguard.

"Wookie-ah, nanti jadi?" tanya Eunhyuk setengah berbisik.

"Ne, waeyo Hyukkie-ah?" Ujar Ryeowook juga setengah berbisik.

"Ani, kukira tidak jadi. Nanti begitu pulang, kau langsung ke toilet. Nanti aku berikan semua yang kau suruh bawa itu."

"Tapi, bagaimana caranya aku menyamar jadi yeoja jika aku harus masuk ke toilet namja Hyukkie?" tanya Ryeowook. Yahh.., rencana mereka adalah mengelabuhi Yesung dengan Ryeowook yang menyamar menjadi seorang Yeoja.

"Ish... udah, tenang aja. Nanti aku dan Sungmin berusaha mengalihkan perhatian Yesung. Dan kau langsung menyelinap kedalam toilet yeoja begitu kau sudah menyamar. Dan tenang saja, saat pulang sekolah toilet namja pasti kosong." Ujar Eunhyuk panjang lebar.

Ryeowook pun ber-oh-ria, ia cukup kagum dengan rencana sahabatnya itu. Ryeowook pikir, Eunhyuk hanya tahu caranya makan. Sepertinya, ia harus menarik kembali pemikirannya itu.

Dan, dimulailah rencana mereka.

.

.

.

~TBC~

Wahahaha, selesai juga chapter 1 nya XD. L udah berusaha untuk sebagus mungkin bikin ff ini. Tapi kalo masih ada typo, maapin L yakk XP #plak

Habisnya, L males buat edit ulang ^^" #plak

Okey, L mau bales review di chapter prolog kemarin yakk^^...

Kime simiyuki : Gomawo udh sempet baca & review nya^^ Nih udah di lanjut kok, review lagi yakk^^

Uniealma : Gomawo udh sempet baca & review^^ ne, L juga suka karakter YeWook XD Nih, udah L lanjut, review lagi yakk^^

Meidi96 : Huwaa... ne, L juga kangen Yewook, ff mereka udh jarang siih -,- makanya L bikin ff dengan cast mereka XD Gomawo udh sempet baca & review^^ udah L lanjut ff nya, review lagi yakk^^

Yulia Cloudsomnia : Bener banget chingu^^ ff dengan cast Yewook langka bgt, susah ditemuin nya. Maka ny L buat ff ini. Gomawo udh sempet baca & review^^ Udah L lanjut, review lagi yakk^^

CloudKim : Udah L lanjut, gomawo buat review nya^^ review lagi?

Ay : Huwaa... oen, gomawo review nya XD Ryeowook oppa emang suka banget jerapah kan? #malahNanya# #plak#. Yesung oppa beneran jadi bodyguard kok, masa boong2an. Nih udah nae lanjut, review lagi yakk oen, hehe ^^

Sweety Yeollie : Huwaa! Jangan jambak L (/QoQ)/ #kabur# Ntar rambut L bnyk yang rontok nih -,- penasaran yakk..? hahaha, nih udah L lanjut kok. Buat Sungmin oppa secool mungkin? Hmm... L bikin ga yahh...? #plak# ikutin aja ceritanya ya chingu^^. Gomawo udah sempet baca & review^^ review lagi?

.

.

Dan juga...

SAENGIL CHUKAEHAMNIDA SUNGMIN OPPA XD

Wish all the best for u ^^ L harap, Sungmin oppa ngeliat mention L XD soalnya, L Cuma bisa kasih kado hasil gambar anime L

Okey, L ga tau lagi mau nulis apa disini. L bingung abisnya -.-"

Ya udah, sampe sini aja,

Akhir kata, Gomawo^^ & review again please #gwiyomi bareng Wookie oppa