First Sight for KyuMin

Chapter 2

.

Summary : Hanya berawal dari pandangan pertama, yang berlanjut ke ranjang. Namun, bagaimanakah akhir dari pandangan pertama mereka?

.

Genre : Romance, Drama, Hurt

.

Rate : M

.

Cast : KyuMin and others

.

Warning : YAOI, Boys x Boys, Typo (s), OOC, NC

.

.

Kyuhyun menghembuskan napasnya beberapa kali, menunggu Donghae yang tak kunjung membawakan seseorang yang sangat dia tunggu untuk malam ini. Kyuhyun terus memandangi jam tangan berwarna silver miliknya itu, ini sudah 10 menit dan Donghae belum datang juga. Biasanya, saat Ia menginginkan seseorang, paling hanya butuh waktu 5 menit, malah bisa 3 menit.

Sosok yang ditunggu akhirnya datang juga, Donghae kini telah berjalan bersama seseorang di sampingnya. Kyuhyun memandang sosok berkulit putih seperti vanilla itu dengan intens, Kyuhyun memandangnya seolah seorang Lee Sungminlah yang hanya ada di klub itu, Kyuhyun memandanginya seolah hanya Lee Sungminlah yang ada di dunia ini.

Hanya perlu 20 langkah bagi Donghae dan Sungmin untuk sampai ke tempat Kyuhyun. Sekarang, Donghae sudah duduk di sofa yang berada di depan Kyuhyun, sementara Sungmin masih berdiri dan menunduk di sebelah sofa yang diduduki Donghae.

"Ini bos ku" ucap Donghae memecahkan keheningan diantara mereka. Walau, keadaan klub sebenarnya sangatlah berisik.

Perlahan, Sungmin mengangkat wajahnya, dan dihadapannya tampaklah seorang Cho Kyuhyun yang memandanginya dengan tajam, dan itu membuat Sungmin tersentak.

Tunggu... yang dihadapannya ini kan...?

Orang yang tadi Ia tolong di Sungai Cheonggyecheon

Orang yang sedaritadi menatapnya dengan tajam.

Dan orang ini kan...

Namja—

Tu-tunggu?!

Na-namja?!

Sungmin yang tersadar pun hanya bisa membentuk mulutnya seperti huruf 'O'. Bagaimana bisa seorang namja menginginkannya? Seorang namja menginginkan namja?! Oh.. yang benar saja.

"Ma-maaf, ini bos ku" ucap Donghae lagi yang membuyarkan semua lamunan Sungmin.

"I-iya?" tanya Sungmin gelagapan

"Ini bos ku, yang ku bilang menginginkan mu" jelas Donghae

Oh, ternyata benar namja dihadapannya ini menginginkannya. Sungmin menggigit bibirnya, kenapa harus namja? Tadinya Ia berfikir akan menemui seorang yeoja yang sexy dengan pandangan yang sayu kala menatapnya. Tapi ini, seorang namja, dan Ia menatap Sungmin dengan tajam seperti ingin memangsanya.

"O-oh.." jawab Sungmin sambil mengerjapkan matanya

"Bisa kita pergi sekarang?" akhirnya, Kyuhyun pun mengeluarkan suaranya.

"Ta-tapi, Kyuhyun-ah.." Donghae hendak berdiri dan menjelaskan segalanya pada Kyuhyun, tapi Kyuhyun langsung menghentikannya

"Berapa pun yang dia inginkan, terserah"

Sungmin mengerjapkan matanya tak percaya ketika mendengar penuturan Kyuhyun. Jadi, jika dia menginginkan 500 juta, maka Kyuhyun akan memberikannya?

"Kyuhyun-"

"Kita pergi sekarang" sela Kyuhyun ketika Donghae ingin menjelaskan lagi segalanya.

Kyuhyun lalu berjalan meninggalkan Donghae yang masih tetap pada posisi 'mencegah'. Lalu ketika Kyuhyun hendak melewati Sungmin, Ia berhenti dan mendekatkan diri pada Sungmin

"Ikuti aku" bisik Kyuhyun lalu berlalu

Sungmin yang merasa cengo (?) pun, hanya bisa menatap Donghae dengan bingung, yang dibalas oleh tatapan geram dari Donghae. Lalu setelah itu, Sungmin berlari menyusul Kyuhyun yang sudah berjalan agak jauh dari tempat mereka.

Ingin tahu kenapa Donghae menatap Sungmin dengan geram? Bukan karna benci atau bagaimana, hanya saja, Donghae hanya merasa iri dan kesal karna Lee Sungmin, teman semalam Kyuhyun itu akan mendapatkan uang sebesar 500 juta won, yang bahkan gaji Donghae selama 3 tahun tidak akan sampai ke angka sebesar itu.

"Ck" decak Donghae sambil memandangi kedua namja yang sudah terlihat jauh itu

.

.

.

Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin, kedua namja yang memiliki tujuan masing-masing itu datang ke salah satu hotel termewah di Seoul ini hanya berdiam diri sedari tadi. Mereka sedang berada di dalam lift yang akan membawa mereka ke lantai 37, lantai di mana letak kamar yang akan mereka tujui sekarang.

TING

Bunyi 'ting' terdengar, tanda lift yang mereka masuki sudah berada di lantai tujuan. Kyuhyun pun segera keluar dari lift itu, dan diikuti Sungmin.

Selama perjalanan menuju kamar yang dituju, keduanya hanya bisa diam tanpa suara, hanya langkah sepatu Kyuhyun yang terdengar. Dan pada akhirnya, mereka sudah tiba di depan itu kamar bertuliskan nomor '137'.

Kyuhyun masuk duluan, setelah itu Ia menyalakan lampu kamar dan bergegas menuju sofa di kamar itu, mendudukkan tubuhnya yang mungkin terasa lelah. Sementara Sungmin? Begitu namja imut itu memasuki kamar hotel, mulutnya lagi-lagi hanya bisa membentuk huruf 'O' terlalu takjub sepertinya dengan kemewahan yang terdapat dalam kamar hotel tersebut.

Kenapa?

Kenapa kau menunjukkan ekspresi seperti itu?

Bukankah sudah terlalu biasa bagi mu melihat kemewahan kamar hotel seperti ini?

Kyuhyun memandang ekspresi Sungmin dengan kecewa sekaligus bingung. Rasanya kecewa ketika mengetahui namja imut itu pasti sudah sering melihat kemewahan kamar hotel seperti ini, dan bingung melihat ekspresi setakjub itu.

Kyuhyun menarik napasnya, lalu menghembuskannya dengan perlahan, "Kau mau mandi?"

"E-eh, a-apa?" tanya Sungmin yang baru saja sadar dari 'ekspresi takjub'nya itu

"Kau mau mandi?" ulang Kyuhyun

Sungmin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu, "Ka-kau saja duluan"

Kyuhyun mengangguk, lalu berjalan memasuki kamar mandi yang ada di dalam kamar itu. Sebelum memasukkan dirinya, Kyuhyun menyembulkan kepalanya lagi, "Kau, tunggu saja di sofa" perintah Kyuhyun

Lalu Sungmin mengangguk dengan kikuk, dan mendudukkan dirinya di sofa yang Kyuhyun duduki tadi, dan kembali memandangi kamar mewah yang tersaji dalam pandangannya itu. Sungmin memandangi sekeliling kamar itu, sangat luas dan mewah. Andai saja suatu saat nanti, Ia memiliki kamar seluas dan semewah ini, pasti sangat menyenangkan, kan?

"Ah, aku mengkhayal lagi" gumam Sungmin pelan

Pandangan Sungmin lalu tertuju pada tempat tidur super besar yang berada di tengah kamar. Karna penasaran, Sungmin mendatangi tempat tidur itu, merabanya dengan pelan. Lalu, Sungmin mendudukkan dirinya, lalu mengangkat tubuhnya sedikit, lalu mendudukkan dirinya lagi.

"Empuk" gumam Sungmin sambil tersenyum tipis

KREK

Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan sosok Kyuhyun yang hanya menggunakan bathrobe putih, dengan rambut basahnya yang memberikan kesan sexy. Sungmin memandangi Kyuhyun tanpa berkedip, dan itu membuat Kyuhyun langsung mengalihkan pandangannya pada Sungmin.

"A-ah" gumam Sungmin kikuk yang kala itu ditatap oleh Kyuhyun

"Kau, mandilah" suruh Kyuhyun, lalu pria bertubuh tinggi itu mendudukkan dirinya di sofa.

Sungmin yang tidak mau berlama-lama dikeadaan gugup seperti itu pun, langsung melangkahkan kakinya ke kamar mandi, tanpa berfikir dua kali.

BLAM

Pintu itu tertutup, dan Kyuhyun hanya bisa tersenyum simpul. Apa segugup itukah Sungmin? Tanpa berfikir dia sama sekali tidak membawa baju ganti. Lantas, mau pakai apa dia nanti setelah mandi? Kyuhyun yakin, Sungmin yang bodoh itu langsung memasukkan seluruh pakaiannya ke tempat kotor, tanpa berfikir apa yang kelak akan Ia gunakan sebagai pakaian ganti

Hanya ada bathrobe putih tipis, serta handuk yang disediakan pihak hotel. Sungmin pasti mengenakan bathrobe, karna handuk tidak cukup untuk membalut seluruh tubuhnya. Ah, pasti Sungmin akan cukup terekspos malam ini~

Smirking.

.

.

.

KREK

Itu suara pintu kamar mandi, Kyuhyun yang menyadari itu langsung mengalihkan pandangannya pada kamar mandi, tapi, hanya sedikit yang terbuka, dan itu membuat Kyuhyun mengerutkan dahinya. Lalu tiba-tiba, kepala Sungmin menyembul, dan membuat bagian bahunya terekspos

Kyuhyun menelan salivanya kuat-kuat. Hanya bahu saja yang terekspos, kenapa dia sudah seperti ini?!

"Ehm, ma-maaf... i-itu, apa kau tidak punya pakaian ganti?" tanya Sungmin dengan kikuk

Kyuhyun yang tengah duduk di tempat tidur itu berusaha menahan senyumnya yang sangat ingin keluar itu, "Tidak. Memang kenapa?"

"A-aku tidak punya pakaian ganti.." jawab Sungmin jujur

"Lalu? Kau pakai bathrobe saja" jawab Kyuhyun datar

Sungmin yang berada di kamar mandi hanya bisa mengerucutkan bibirnya sebal, tidak adakah jawaban atau saran yang lebih baik? Rasanya Sungmin benar-benar tidak nyaman jika hanya memakai bathrobe saja, bahkan tanpa pakaian dalam!

Sungmin sudah memakai bathrobenya, dan ketika Ia hendak mengikat kedua tali bathrobe itu, ada sebuah tangan yang menahannya.

GREP

DEG

Sungmin membelalakkan matanya dengan kaget, Kyuhyun kini sudah berada di hadapannya! Bagaimana bisa dia berada di sini? Dan, kenapa Sungmin tidak menyadarinya?!

"Jangan..." gumam Kyuhyun pelan, lalu mulai mendekatkan tubuhnya dengan Sungmin

Reflek, Sungmin pun menjauhkan tubuhnya, tapi terlambat, Kyuhyun sudah merengkuh Sungmin dalam pelukan Kyuhyun, dan membuat jarak diantara mereka terhapus. Kyuhyun terus memandangi Sungmin dengan tajam tanpa berkedip sekali pun, dan itu membuat Sungmin menjadi risih dan terus menunduk.

Perlahan, Kyuhyun menarik dagu Sungmin, hingga membuat Sungmin mau tidak mau harus berhadapan dengan wajah Kyuhyun, dan itu malah membuat Sungmin semakin mengalihkan matanya kemana saja, asal tidak ke mata Kyuhyun.

Kyuhyun menarik napasnya, lalu menghembuskannya di wajah Sungmin

"Aku menginginkan mu, sekarang"

.

.

.

"Mmhhh..." bunyi desahan itu terdengar di sela ciuman panas mereka. Kyuhyun dan Sungmin.

Entah bagaimana mereka bisa sampai ke sofa, yang jelas, mereka tengah berciuman dengan sangat panas di sofa. Ah, mereka sepertinya belum bisa disebut berciuman, karna, Sungmin sama sekali tidak membalas satupun ciuman yang Kyuhyun berikan.

Entah sudah berapa menit mereka berciuman dengan sangat panas seperti itu, yang jelas, Kyuhyun yang terus dan terus saja mencium–mungkin bisa dibilang menelan bibir Sungmin. Kenapa bisa dibilang menelan? Karna Kyuhyun memang tak pernah berhenti, tak pernah memberikan kesempatan Sungmin untuk menghirup udara, karna Ia tidak akan mau melepaskan sedikit pun bibir shape m yang terasa sangat menggairahkan di bibirnya itu.

Kini Kyuhyun tengah menjilat bibir bagian atas Sungmin, dan dengan sekuat tenaga, Sungmin mendorong bahu Kyuhyun, dan itu berhasil membuat ciuman panas mereka terhenti.

"Hah..." Mereka berdua terus mengatur napas, khususnya Sungmin yang merasa lega karna bisa menghirup udara

Kyuhyun menatap Sungmin yang tengah terengah-engah

Damn!

Ekspresi Sungmin yang tengah terengah-engah itu justru membuat Sungmin semakin sexy di mata Kyuhyun, belum lagi pandangannya yang sayu itu, dan jangan lupakan bibir Sungmin yang terbuka sedikit, dan sialnya, salivanya sedikit menetes dari bibir itu.

GREP

Kyuhyun menarik pinggang Sungmin agar mendekat padanya, dan membawa Sungmin dalam rengkuhannya. Lalu mengangkat dagu Sungmin agar kembali bertatapan dengannya.

Ketika Kyuhyun hendak menciumi bibir Sungmin lagi, dengan cepat namja imut itu menahan Kyuhyun dengan meletakkan kedua tangannya di dada Kyuhyun agar tidak menciumnya.

"Tu-tunggu..." ucap Sungmin yang masih dalam keadaan terengah-engah

Kyuhyun terus menerus menelan salivanya kuat-kuat. Sebetulnya, menunggu adalah salah satu hal yang paling dibenci Kyuhyun, namun kali ini, sepertinya Kyuhyun harus menunggu untuk kelinci gairahnya ini.

Dan tak mau menunggu lama, Kyuhyun segera menggendong Sungmin, lalu menghempaskan tubuh Sungmin ke tempat tidur, lalu menindih namja imut itu, lalu Kyuhyun menjadikan tangannya sebagai tumpuan.

"Kau tau? Aku paling benci menunggu, maka dari itu aku tidak bisa menunggu lagi" ujar Kyuhyun datar sambil terus menatap Sungmin yang kini berada di bawahnya

Sungmin hanya diam, bahkan menatap Kyuhyun yang kini berada di atasnya saja tidak berani, bagaimana dia mau menjawab perkataan Kyuhyun?

"Hmmpphh" Tak mau menunggu lama, Kyuhyun kembali menciumi bibir shape m itu, menjilat dan meresapi rasa manis yang diberikan bibir Sungmin

"Mmhh..." Sungmin melenguh dalam ciuman itu. Tak bisa Sungmin ungkiri, ciuman yang diberikan Kyuhyun padanya benar-benar nikmat dan menggairahkan. Kyuhyun memang kisser yang baik, apa dia sudah biasa berciuman dengan orang lain? Memikirkan itu, Sungmin yang tadi menutup matanya pun membuka kedua matanya, memandangi Kyuhyun dengan kecewa.

Kyuhyun yang merasa ditatap cukup lama, mau tidak mau melepaskan ciumannya dari bibir Sungmin. Kini, mereka berpandangan menyampaikan segala hal yang mereka pikirkan.

Kenapa kau memandangi ku seperti itu?

Kenapa kau semakin menggairahkan saja?

Kenapa kau memandangi ku seperti itu?

Kenapa aku tidak rela?

Kenapa?

Kenapa?

"Kenapa?" tanya Kyuhyun tiba-tiba

"Ma-maaf, aku ingin bertanya" ujar Sungmin sambil menggigit bibirnya. Oh.. tidak tahukah kau Lee Sungmin, semakin kau menggigit bibir mu, maka serigala di atas mu itu akan semakin ingin memangsa mu..

"Ya, tanya saja" jawab Kyuhyun datar

"Ke-kenapa... kau menginginkan ku?"

"Kenapa, kenapa kau menginginkan seorang namja?"

Diam, Kyuhyun hanya diam menanggapi pertanyaan Sungmin, dia terus saja memandang Sungmin dan diam.

"Apa itu penting?" Kyuhyun bertanya

Sungmin mengerjapkan matanya dengan kikuk ketika Kyuhyun bertanya sedatar itu padanya. Apa dia marah?

"Baiklah, ku rasa sudah cukup waktu untuk mu" ucap Kyuhyun, setelah itu dia kembali menunduk dan maraup bibir Sungmin

"Ak-mmhhh..."

Sungmin ingin mengatakan sesuatu, tapi terlambat, bibirnya sudah kembali diraup oleh bibir tebal Kyuhyun, membawanya kembali dalam suatu ciuman panas.

Dari bibir Sungmin, berlanjut ke rahang namja itu, Kyuhyun menciumi rahang Sungmin dengan lihai, dan mau tidak mau Sungmin harus mengangkat wajahnya.

Kyuhyun hanya bisa menelan salivanya begitu melihat ekspresi wajah Sungmin. Kedua matanya yang terpejam, dan bibirnya yang terus digigit. Sungguh menggairahkan.

Ciuman Kyuhyun berlanjut ke leher putih Sungmin. Demi apapun, leher Sungmin terasa sangat basah sekarang, dikarenakan keringatnya yang tak berhenti mengalir. Hei, bukankah suhu di kamar saat ini justru sangat dingin?

SRET

Masih dengan menciumi leher Sungmin, Kyuhyun dengan perlahan membuka bathrobe putih yang dikenakan Sungmin.

"Ahh..." Sungmin terus saja menggigit bibirnya, baru saja Kyuhyun mendaratkan ciuman yang memberikan sensasi panas, geli, sekaligus nikmat di lehernya.

Kyuhyun tersenyum bangga ketika melihat kissmark yang Ia buat di leher Sungmin. Namun, ketika Ia ingin memberi satu ciuman lagi di leher Sungmin, pandangannya terhenti pada bagian atas Sungmin yang sudah polos.

GLEK

Kyuhyun memandangi dada Sungmin tanpa berkedip. Putih dan mulus, mungkin hanya itu yang bisa dia katakan untuk dada Sungmin. Sungguh sangat menggairahkan, sangat, sangat, dan sangat.

Dengan perlahan, Kyuhyun menyentuh dada Sungmin.

"Nghh..." Satu desahan keluar dari bibir shape m itu. Entah Kyuhyun yang sengaja atau tidak sengaja, tapi jika Ia sadar, sekarang jari telunjuknya itu tepat mengenai nipple pink Sungmin yang sedang menegang.

Kyuhyun menyeringai mendengar desahan Sungmin yang sensual, tentu saja dia sengaja menyentuh nipple Sungmin

Kyuhyun kembali menindih Sungmin, kali ini tanpa tumpuan apa pun, sehingga mereka terlihat tanpa jarak sedikit pun.

"Ahhh..." Kyuhyun dengan nakal mengusap pelan nipple Sungmin, lalu memilinnya pelan.

Ciuman Kyuhyun kembali pada leher Sungmin. Ia menciumi leher itu dengan lembut dan meninggalkan kissmark yang begitu banyak di leher Sungmin. Sehingga membuat si pemilik leher terus saja menggigit bibirnya

"Keluarkan saja" ujar Kyuhyun di sela ciumannya

Tapi Sungmin terus saja menggigit bibirnya. Jika Ia mendesah tentu saja itu artinya Ia menikmati semua sentuhan Kyuhyun, bukan? Demi apapun Sungmin sangat tidak mau menikmati semua ini. Dia masih normal hei! Dia tidak akan mendesah sekalipun sentuhan Kyuhyun sangat nik—

"Akh!" satu gigitan di nipple Sungmin

—mat

Hei, tadi itu bukankah sebuah desahan?

Lho?!

Sungmin mendongakkan kepalanya sambil menggigit bibirnya keras-keras, sial! Sial! Sial!. Sungmin merutuki dirinya sendiri, kenapa gigitan Kyuhyun di nipplenya tadi memberikan sensasi nikmat sekaligus sakit? Kenapa? Arghh!

"Keras kepala..." gumam Kyuhyun melihat Sungmin yang masih terus saja menggigiti bibirnya itu

Tapi sepertinya Kyuhyun tidak mau menyerah, sekarang bibirnya itu sudah menggerogoti nipple Sungmin sepenuhnya, mencium, menghisap, dan menjilat nipple pink tegang itu dengan penuh nafsu.

Kyuhyun menarik tangan Sungmin agar dalam posisi duduk, mereka tengah duduk berhadapan sekarang. Sungmin terus saja menundukkan kepalanya, pandangan matanya tertuju kemana pun, asal tidak kepada sosok yang baru saja 'memberikan kenikmatan' untuknya.

Sementara Kyuhyun? Dia mulai membuka bathrobe yang Ia pakai dengan perlahan, terlihat seperti slow motion tapi dengan sensual. Sungmin yang melihat gerakan sensual tangan Kyuhyun itu pun dengan reflek menatap Kyuhyun. Tepat saat bathrobe Kyuhyun sudah terbuka, Sungmin mengalihkan pandangannya, jadi mau tidak mau, dada Kyuhyun sudah berada di hadapan Sungmin sekarang.

"Tidak mau mencobanya, huh?"

Tanya Kyuhyun yang jengah dengan reaksi takjub Sungmin yang begitu lama. Kalian tahu kan Cho Kyuhyun benci menunggu?

"Me-mencoba?" tanya Sungmin gelagapan

"Seperti yang tadi aku lakukan terhadap mu" jelas Kyuhyun

Sungmin mengerjapkan matanya beberapa kali, dia terlihat berfikir. Mencoba apa? Melakukan sesuatu yang tadi Kyuhyun lakukan terhadapnya? Maksudnya... menjamah dada Kyuhyun, begitu?

Memikirkan itu, wajah Sungmin memerah.

Bagaimana dia bisa? Bagaimana caranya Ia melakukan itu? Bahkan menjamah tubuh wanita saja Ia tidak pernah, dan sekarang Ia diminta menjamah tubuh pria? Yang benar saja...

Er, sepertinya Kyuhyun harus menunggu lagi.

Kyuhyun memutar kedua bola matanya dengan kesal dan jengah, dia langsung menindih Sungmin lagi, kali ini tanpa tumpuan apapun membuat jarak mereka terhapus.

Kyuhyun melepaskan bathrobe putih yang masih melekat pada tubuh Sungmin, dan hanya menyisakan celana dalam namja imut itu. Lalu tanpa ba-bi-bu Kyuhyun kembali menciumi dada putih yang baginya sangat menggairahkan itu.

Mulai dari leher, turun ke dada dan nipple tegang Sungmin, dari nipple turun ke perut putih mulus Sungmin.

"Ngh.." Sungmin mendesah tertahan, rasanya benar-benar geli ketika Kyuhyun menciumi perutnya, seperti ada ratusan kupu-kupu yang tengah menggelitiki perutnya

"Geli, hm?" tanya Kyuhyun di sela ciumannya pada perut Sungmin

Dari perut Sungmin, Kyuhyun sedikit menyerosotkan tubuhnya sehingga sekarang Ia berhadapan dengan selangkangan Sungmin. Kyuhyun tersenyum penuh arti begitu melihat sebuah 'gembungan' di selangkangan Sungmin.

Kyuhyun sedikit menyerosotkan tubuhnya lagi. Ia menciumi kaki kanan Sungmin dari bawah sampai ke atas, menciumi betis putih Sungmin, paha mulus Sungmin, dan berlanjut sampai salah satu bagian sensitiv, yaitu paha dalam Sungmin

"A-ahh" Sungmin menggigit bibirnya, dia sudah bertekad tidak boleh ada satupun desahan yang keluar dari bibirnya. Mendesah sama saja dengan menikmati, dan dia masih normal! Dia tidak ingin menikmati sentuhan seorang namja di seluruh bagian tubuhnya, meskipun sentuhan itu benar-benar sangat nik—

"Ahh!" satu kecupan di genital Sungmin yang menggembung.

—mat

Reflek, Sungmin menutup kedua kakinya yang sedang terbuka lebar itu. Demi apapun, bagian intimnya baru saja dikecup! Oh... rasanya seperti ada ratusan kupu-kupu yang baru saja mengelilingi bagian intimnya itu.

Kyuhyun membuka lagi kedua kaki Sungmin dengan lebar, lalu kembali menindih namja imut itu, dan menjadi kakinya ganjalan untuk kaki Sungmin agar terus terbuka.

"Kau tidak perlu malu, dan cukup nikmati semuanya" bisik Kyuhyun

Sungmin sama sekali tidak merespon bisikan Kyuhyun, Ia hanya diam. Dia benar-benar tidak ingin menikmati segalanya, dia masih normal, dia masih normal!

"Aku tau kau menikmatinya, sebaiknya lepaskan ego mu itu" bisik Kyuhyun di telinga Sungmin, lalu dengan nakal menghembuskan napasnya

Ya, Sungmin menikmatinya. Bahkan, Sungmin sangat menikmatinya. Dia benar-benar melayang, dia menikmatinya, menikmati sentuhan-sentuhan menggoda itu. Sekali saja, Sungmin ingin melupakan segalanya, sekali saja, Sungmin ingin merasakan kenikmatan, sekali saja, Sungmin ingin melepaskan egonya, sekali saja.

SRET

Kyuhyun telah melepaskan celana dalam Sungmin dalam satu tarikan, tapi dengan sensual. Itu artinya, Sungmin sudah naked sepenuhnya sekarang.

Sungmin meneguk salivanya. Udara yang berhembus itu seperti tengah menggelitiki genitalnya ketika satu-satu penghalang tubuh Sungmin itu terlepas. Hanya sebuah udara, tapi Sungmin menikmatinya!

"Ngh..."

Bulu kuduk Sungmin beridiri, Kyuhyun baru saja melesatkan telunjuk kanannya ke genital Sungmin!

Kyuhyun yang melihat ekspresi Sungmin yang seperti menahan sesuatu hanya bisa menahan seringai puasnya. Lalu dengan nakal, Kyuhyun mengelus genital Sungmin dengan sesaat.

"Aku tau kau menkmatinya" ujar Kyuhyun dengan puas, lalu meremas ujung genital Sungmin dengan tangan kanannya

"A-ah!"

Pandangan Sungmin yang tadinya sayu itu seketika berubah menjadi tegang dan horror ketika melihat Kyuhyun berdiri dan mulai melepas celana dalamnya dengan terburu-buru.

Sungmin memejamkan matanya erat-erat.

"Kau seperti seorang anak gadis yang ingin ku perkosa saja" cibir Kyuhyun tiba-tiba

Sungmin membuka matanya begitu mendengar perkataan Kyuhyun. Ia hanya diam lalu mengerjapkan matanya beberapa kali

Karna tak ada respon apapun, Kyuhyun kembali menindih Sungmin, lalu melebarkan kedua paha Sungmin yang putih nan mulus itu. Setelah itu, Sungmin memandang Kyuhyun dengan horror, ada sesuatu yang keras dan tumpul seperti tengah menusuk pahanya.

"Bilang saja kalau sakit" ucap Kyuhyun

"Akh!" lalu setelah itu terdengar jeritan kecil dari bibir Sungmin, ada sesuatu yang asing baru saja memasuki lubangnya, jari Kyuhyun

Kyuhyun memasukkan jarinya ke dalam hole Sungmin, kali ini sudah dua jari yang bersarang di lubang Sungmin.

"Nghshh.." Sungmin menggigit bibirnya, rasanya ada sebuah sensasi lain ketika Kyuhyun memasukkan kedua jarinya dalam hole Sungmin

Kyuhyun yang melihat ekspresi Sungmin yang sangat bergairah itu hanya dapat meneguk salivanya kuat-kuat. Tahan Kyuhyun tahan!. Kyuhyun terus menyabarkan dirinya untuk mempersiapkan Sungmin. Tapi lubang Sungmin yang terasa sangat menjepit jari-jarinya itu seperti menggoyahkan kesabaran Kyuhyun.

"A-akh!" ketiga jari Kyuhyun sudah masuk sekarang

Setelah hampir 6 menit melakukan kegiatan itu, Kyuhyun kembali menarik ketiga jarinya dari dalam hole Sungmin, dia benar-benar sudah tidak dapat meredam giarahnya yang sudah hampir meluap!

Kyuhyun menarik dagu Sungmin, lalu Ia menatap mata foxy itu dengan dalam. Sungmin yang merasa kaku dengan apa yang dilakukan Kyuhyun, hanya bisa menundukkan kepalanya saja.

Kyuhyun menciumi leher Sungmin kembali, memberika kecupan, dan hisapan disana, membuat tanda merah itu lagi disana. Lalu, Kyuhyun beralih pada sesuatu yang menonjol di dada Sungmin, mencium, menjilat, dan menghisap kedua nipple Sungmin secara bergantian.

"A-ahh..." lenguhan itu kembali terdengar

Kyuhyun melepaskan kecupan pada nipple Sungmin, yang membuat Sungmin langsung menatap Kyuhyun dengan kecewa.

"Katakan bila sakit" setelah mengatakan itu, Kyuhyun lekas menuntun genitalnya memasuki lubang Sungmin

"Ngh!" Sungmin menggeliat nikmat begitu sesuatu yang asing kini sudah berada di depan holenya, rasanya nikmat, tapi menggantung!

Kyuhyun menatap Sungmin sebentar, memberikan satu kecupan di bibir Sungmin, lalu mulai memasukkan genitalnya dengan satu hentakan.

"A-arghh! Sa-sakithh!" jerit Sungmin kesakitan

"Ta-tahanhh" ujar Kyuhyun sedikit mendesah, demi apapun lubang Sungmin sangat menjepit dirinya!

"Akkh!" Sungmin benar-benar merasa kesakitan. Sakit, benar-benar sakit! Tiba-tiba air mata menetes dari matanya, 50 persen adalah karna kesakitan yang Ia rasa, dan 50 persennya lagi karna mengingat sang adik, Sungjin.

Genital Kyuhyun sudah sepenuhnya masuk dalam hole Sungmin, lalu tiba-tiba saja pandangannya tertuju pada Sungmin yang kini tengah meneteskan air matanya.

Tiba-tiba saja Kyuhyun merasa ada sesuatu yang tengah membasahi genitalnya di dalam sana. Lalu Ia meraba selangkangan Sungmin, dan memang ada sesuatu yang basah disana.

"Da-darah..." gumam Kyuhyun tak percaya ketika melihat ada darah di telunjuknya

Darah, itu artinya Sungmin masih vir—

"Astaga!" jerit Kyuhyun tak percaya

—gin?!

Sebuah senyuman tipis keluar dari bibir Kyuhyun. Lega, bangga, dan bahagia, itulah yang Ia rasakan, entah kenapa. Lalu setelah itu Kyuhyun mengusap pipi Sungmin yang dialiri air matanya itu

Kyuhyun lalu menarik kedua tangan Sungmin agar bertumpu pada kepalanya, "Jika sakit, jambak saja aku" ucap Kyuhyun lembut

Setelah merasa Sungmin sudah cukup tenang, dengan berani Kyuhyun mulai menggerakan genitalnya.

"A-ahh..rrrhh!" rasanya masih cukup sakit untuk Sungmin

"Aku, akan bergerak"

Kyuhyun lalu mengeluarkan genitalnya dari dalam hole Sungmin hingga menyisakan ujungnya saja, memejamkan matanya perlahan, lalu memasukkan lagi genitalnya ke dalam hole Sungmin dalam satu hentakkan.

JLEB

"A-ahhh!"

Genital Kyuhyun tepat, tepat sekali, tepat mengenai prostat Sungmin, hingga membuat Sungmin menjerit nikmat seperti tadi

Dengan cepat Kyuhyun menggerakkan genitalnya. Menumbuk lubang ketat Sungmin dengan keras, sehingga membuat Sungmin yang nampaknya masih keras kepala itu kadang meluapkan desahannya, kadang terus saja menggigit bibirnya

"Sshh.. Ngh!" desah Sungmin sambil terus meremas seprei tempat tidur yang sudah sangat berantakan itu

"A-aaahh.. o-ooohh..." desah Sungmin tak tertahankan lagi, ini benar-benar nikmat!

"K-kyuhyun. Se-sebut hh nama kuuhh" perintah Kyuhyun di sela aktivitasnya yang masih terus menghantam miliknya di lubang Sungmin

"K-Kyuhyuuunhhh" tanpa sadar, Sungmin menyebut nama Kyuhyun di sela desahannya

Desahan itu membuat libido Kyuhyun untuk mengerjai lubang Sungmin semakin meningkat. Semangat dan nafsunya sudah sangat menggebu-gebu sekarang. Salahkan saja Sungmin yang benar-benar menggairahkan untuknya

Kyuhyun kembali menciumi leher putih Sungmin, menciumi leher putih itu dengan nafsu dan lembut, meninggalkan tanda kepemilikannya disana, dan membuat desahan yang terlontar dari mulut Sungmin semakin bertambah, dan pastinya membuat libidonya terus bertambah.

"K-kyuuhhyuun..." kembali Sungmin mendesahkan nama Kyuhyun

Sungguh ekspresi Sungmin yang begitu terlihat menikmati membuat nafsunya nyaris meledak. Kyuhyun mempercepat tempo gerakannya, menjadikan desahan Sungmin sebagai motivasinya agar mempercepat, memperlebih gerakannya.

"Ah! Ngh!" Kyuhyun pun akhirnya ikut mendesah, dikarenakan semakin Ia bergerak mempercepat tempo gerakannya, lubang Sugmin semakin menjepit miliknya di dalam sana

"Akh! Ak-akuuhh!" Sungmin mendesah, seperti pertanda Ia akan segera menuju puncak kenikmatannya

Kyuhyun yang menyadari itu langsung menggenjot lubang Sugmin dengan keras penuh frustasi. Bagaimanapun, Ia ingin mengeluarkannya bersama dengan Sungmin

"Se-sebentarrhh la-lagi.." ucap Kyuhyun

"A-AAAAHHHH" desah mereka bersamaan, sebagai pertanda mereka sudah sampai ke puncak kenikmatan mereka masing-masing

"Hah..."

Napas mereka berdua terengah-engah. Sungmin memejamkan matanya, napasnya masih terengah-engah. Ini yang pertama untuknya, persetubuhan pertamanya, dan persetubuhan pertamanya dengan seorang pria. Harus Ia akui, ada sensasi menakjubkan yang Ia rasa begitu menuju puncak kenikmatan, mungkin karna ini yang pertama baginya.

Sementara Kyuhyun? Namja yang baru saja memasuki Sungmin itu juga masih terengah-engah, sesekali melirik Sungmin yang berada di sampingnya. Kyuhyun benar-benar bergairah, tidak biasanya Ia terengah-engah dengan hebat seperti ini. Ada sensasi lain, rasanya lain, rasanya lain ketika Ia memasuki tubuh orang lain dan ketika Ia memasuki tubuh Sungmin. Harus Kyuhyun akui, seumur-umur Ia bersetubuh dengan wanita-wanita di klub, inilah orgasme terhebat yang pernah Ia rasakan, dan Ia merasakan itu ketika Ia memasuki Sungmin.

Kyuhyun yang masih terengah-engah itu menatap Sungmin yang masih memejamkan matanya. Sungmin yang seperti merasa, perlahan membuka matanya, dan langsung menatap Kyuhyun yang berada tepat di sebelahnya. Perasaan campur aduk itu ada begitu saja di hati mereka ketika saling memandang satu sama lain.

Sungmin memandang obsidian Kyuhyun dengan dalam. Rasanya aneh. Sensasi lain Ia rasakan. Ini bukan kala pertama kali Ia merasakan ini, saat menolong Kyuhyun tadi pagi, rasa lain itu menyeruak hatinya. Tapi dengan segera, Sungmin menangkis rasa lain dalam hatinya itu, ini hanya karna Kyuhyun adalah orang yang pertama menyetubuhinya saja!

Sama seperti Sungmin, Kyuhyun memandangi foxy Sungmin dengan intens dan dalam. Sensasi lain. Rasanya lain. Perasaan campur aduk menyeruak dalam hatinya ketika memandangi foxy Sungmin. Kyuhyun mengatupkan bibirnya rapat. Rahang Kyuhyun mengeras, semakin memandang foxy Sungmin, semakin emosi dalam perasaan campur aduknya semakin mengaduk hatinya.

Dia...

.

.

.

Sekarang sudah pukul 12 malam. Pasti banyak orang di luar sana yang sudah terlelap dalam ranjang empuk mereka. Tapi, lain untuk pria bermata obsidian itu, dia memang sedang berada dalam ranjang empuk, namun, matanya sama sekali tidak terpejam.

Kyuhyun, ialah pria itu. Matanya masih saja terbuka, sementara seseorang di sampingnya itu sudah terlelap dengan nyenyak, sangat nyenyak. Kyuhyun melirik Sungmin, seseorang di sampingnya itu dengan datar. Tatapannya boleh datar, tapi hatinya? Tidak. Hati Kyuhyun masih campur aduk.

Ini sudah setengah jam sejak percintaan ke - 3 mereka selesai. Ya, tiga kali. Mereka melakukannya tiga kali. tiga kali tidak membuat gairah Kyuhyun berhenti, Ia masih menginginkan, tapi ketika namja bermata foxy itu memohon sekali, Ia membiarkannya.

"Kau.." Kyuhyun bergumam pelan, malah hampir terdengar seperti biskan

Kyuhyun memandangi mata foxy itu lagi. Lagi-lagi, perasaan emosi itu menyeruak dalam hatinya yang sedang campur aduk. Kyuhyun menggigit bibirnya yang bergetar itu.

Kyuhyun dengan perlahan menyibak poni yang menutupi kening Sungmin, dan denga berani mengusap kening yang dipenuhi oleh keringat itu. Lalu jarinya turun ke hidung yang senantiasa mengeluarkan oksigen itu, lalu mengusapnya. Jari itu lalu beralih pada pipi Sungmin yang putih dan menggemaskan, mengelusnya dengan lembut. Jarinya lalu beralih pada bibir shape m itu, mengelus belahan bibir yang terlihat menggoda itu.

Bicara soal bibir, Kyuhyun mengingat sesuatu. Lalu dengan tiba-tiba, Ia menarik jarinya dari bibir Sungmin, lalu mengacak rambutnya sendiri dengan geram.

Oh, Sial!

.

TBC / DELETE?

.

.

.

Chap 2 selesai!

Haha. Bagaimana chapter 2? Menarik? Seru? Atau membosankan? Hehe. Oh ya, gimana sama NCnya? Maaf banget kalo jelek, aneh, apalagi ga hot -_- jujur ini NC pertama saya, jadi tolong maklum ya haha.

Saya benar-benar senang, super-super senang dengan respon reader untuk chapter 1. Maka dari itu, tergeraklah/? Hati saya untuk membuat chapter 2 ini. Maaf, segala maaf saya ucapkan karna updatenya lama banget -_- alasan pertama karna saya lagi UAS, kedua karna saya lagi sibuk-sibuknya sama kegiatan sekolah, tolong maklum yaa.

Nah, disini saya mau nanya, reader pada mau 4 Ways to Get a Wife yang saya lanjutin, atau FSFKM ( First Sight for KyuMin ) yang saya lanjutin? Soalnya saya ga yakin bisa ngelanjutin keduanya sekaligus. Jadi dengan kata lain, harus ada 1 ff yang mengalah/? Nah, reader pada mau ff yang mana yang dilanjutin?

Buat yang nanya Kyu sama Ming pernah ketemu sebelumnya, dipikir-pikir aja dulu. Mereka aja baru ngerasa pertama kali ketemu. Dan untuk jelasnya, itu masih rahasia perusahaan ya/?

Tolong review yaa. Kritik atau saran silahkan! Malah saya senang kalau ada yang ngasih kritik, trus ada sarannya lagi haha. Jadi, saya bisa belajar lebih baik lagi.

Special Thanks to Mirna Yuanita. Thankyou so much my lovely pamkin!

Thanks To :

kyumin pu, sissy, olive1315, keyla HB malik, Cho Na Na, Zen Liu, , kyuminjoy, ISungyi, BabyMing, zefanyagyu, Mayu ChoLee, minimikyu, pau, nana, Mayasari, Guest, , gorjazsimba, sary nayolla, Han Min Ji, , dirakyu, lee sunri hyun, kyumin joyer, Phia89, Sweet-Morning, Zahra Amelia, novanoba, dessykyumin, winecouple, KYUMINTS, , ckhislsm137, keykyu, winecoup137, Dina LuvKyumin, jeskyu, angelicKYUMIN, ButtCouple137, UnyKMHH, babychoi137, ammyikmubmik, ShinJiWoo920202, epildedo, bebek, fonami-kyuminelf, 137, kimteechul, fariny, Fiction Girl Trapped.