Tittle : Mataku Melihatmu
Disclamair : Vocaloid bukan milik Mia-chan, Vocaloid belongs to Yamaha, crypton future media!
Genre : Romance and School Life(?)
Warning : Typo, OOC(maybe), dan Gaje bin ajaib! Dan comedynya guaring banget!
.
.
.
.
Chapter 2 : Aku dan kakak kelasku
Akhirnya, upacara penyambutan kelas selesai juga! Sekarang, aku sudah resmi menjadi siswi SMP! Aku berjalan di lorong sekolah, mencari tempat kelasku berada. Etto.. kelas 7-2? Di mana ya? Aku celingukan di tempat seperti orang kesasar. Bentar, aku memang kesasar! Aku kebingungan, di lorong sini cuman ada ruang kantor guru dan kelas 3!
Rasanya aku ingin menangis, hari pertama disini.. masa harus telat masuk sih? Aku sempat membatu di tempat, aku benar-benar ceroboh, hanya mencari kelas aja masa harus kesasar sih?
Normal P.O.V
Rin yang tidak tau lagi harus ngapain hanya pundung di pojokan sambil melihat (baca : memplototin) kakak kelasnya yang lain lewat, pastinya orang yang dilihat Rin langsung ngerasa ngeri ataupun aneh.
"Hey, kamu ngapain disitu?" Sebuah suara terdengar di telinganya, suara yang sdah tidak asing lagi di telinga Rin. Seorang lelaki bersyal biru ada dihadapannya, berjongkok sambil melihat wajah Rin yang sudah basah karena nangis. Rin yang hanya sekedar terbengong menatap mata pria itu. Dia adalah orang yang sudah menolongnya tadi pagi dari dua orang garang itu. Lelaki itu hanya menatapnya lurus ke arah mata Rin kemudian memberikannya senyuman yang hangat.
"Daijobou? Hmm.. sepertinya kita ketemu lagi, ngomong-ngomong kamu kenapa? Kok nangis sih?" Lelaki itu mendekatkan kepalanya di wajah Rin, menampakkan wajah menawannya. Rin yang mulai sadar langsung membuang muka, wajahnya merah merona. Dia mengembungkan sedikit pipinya dan kelihatan malu.
"D-daijobou! A-anu.. a-aku kesasar.. aku tidak tau jalan menuju kelasku." Rin menutupkan matanya, dia tidak mau melihat orang yang ada didepannya ketawa karena mendengar jawaban yang terlalu memalukan itu. Dan benar saja, dia langsung ketawa kecil! Ini sungguh memalukan baginya.
"Ah maaf! Aku jadi ketawa, kalo begitu ayo sini, kuperlihatkan kelas barumu itu. Kau bisa berdiri?" Lelaki itu langsung berdiri tegak dan mengulurkan tangannya kepada Rin sambil memperlihatkan senyuman wajahnya seperti biasa. Rin yang tercengang mendengarnya langsung membalas senyuman itu dan memegang tangan lelaki itu.
Rin P.O.V
Aku berjalan disampingnya, orang yang sudah banyak membantuku hari ini. Rasanya aneh kalo begini, berjalan dengan orang yang belum dikenal namun dihatiku.. aku ngerasa seperti ada kehangatan. Sebentar! Apakah mungkin aku suka sama dia? I-itu tidak mungkin! Karena.. aku baru saja kenal dengan dia, dan aku pun belum tau siapa namanya!
"A.. anu.. kalo boleh tau, namamu siapa ya?" Aku yang memutuskan untuk berbicara duluan langsung bertanya to the point. Wajah kebingungan mulai nampak di wajahnya, aku yang melihatnya hanya sekedar buang muka.
"Namaku? Hehe.. perkenalkan! Namaku Kaito Shion, salam berkenalan denganmu gadis muda." Dia membungkukkan badannya! Se-seperti pangeran! Aku yang melihatnya hanya nge-blush, b-baka! Kenapa dia harus bersikap begitu? Aku hanya bertanya siapa namanya!
Aku melihat di depan mataku, ruangan yang bertulisan '7-2' diatasnya dari kejauhan. Ah! Itu kelasku, akhirnya ketemu juga. Tapi.. aku sudah telat, apa yang seharusnya aku katakan? Suasana sudah sepi, sepertinya sudah ada sensei disana. Dan juga, aku langsung ngerasa tidak enak terhadap Kaito senpai yang juga sudah kubikin telat. A.. aku harus ngomong apa? Tapi sebelum itu, aku harus berterima kasih kepada Kaito senpai yang sudah rela-rela mengantarkanku.
"Terima kasih ya kak! Sudah mengantarkanku, gomen kalo aku sudah bikin kakak telat juga." Aku yang segera membungkukkan badan meminta maaf langsung berlari meninggalkannya.
"Tunggu! Kamu belum memberitukan namamu!" Aku yang mendengar nyautan dari belakang langsung menjawab "namaku Rin Kagami!" Sembari berlari ke arah kelas. Kumelihat sekali lagi wajahnya, wajah yang terlihat tenang dan senang, a-aku rasa aku sudah menemukan cerita cintaku.
BRAK!
"Maaf aku telat sensei! Aku janji tidak bakal mengulanginya lagi!" Aku yang membanting pintu dengan keras sambil membungkuk 90% yang mencoba untuk meminta maaf.
1...2...3...
Ruangan terdengar sepi, tidak ada suara terdengar termasuk suara nyautan guru. Loh? Kok? Kok sepi!? Aku yang mencoba untuk membuka mata utuk melihat situasi yang sebenarnya terjadi, namun.. tiba-tiba saja ada suara yang terdengar tepat di hadapanku.
"Hahahaha! Kau sama sekali belum berubah ya Rin!? Masih saja kau kelihatan konyol!" Suara ini.. sepertinya aku kenal deh, suara yang kelihatan imut ini (*dihajar*). Aku menegakkan kembali badanku seperti semula, dan apa yang aku lihat bukanlah mimpi. Teman masa SD ku yang kubenci, bakal bertemu lagi disini.
"Kau! Bocah SHOTA!"
"Yo! Ketemu lagi flate chest."
Yo! Ketemu lagi dengan Mia-chan.. ini chapter 2 nya ya.. sorry kalo ada nggak nyambungnya di chapter 1 .-.
Kata terakhir dari Mia-chan.. mohon review- nya please~
