:: Realize The Dream Brother::

Lee Donghae , Cho (Lee) Kyuhyun & Other

.

Don't Like… Don't Read!

.

^Happy Reading..^

Kyuhyun panik mendapati Donghae yang kesakitan di atas Ranjangnya

Didetik berikutnya Kyuhyun semakin cemas saat Donghae perlahan menutup kedua matanya bersamaan genggamannya yang tak terasa kembali di tangan Kyuhyun.

Kyuhyun kembali melihat Hyungnya, "Kemana mereka…Hyung" geram Kyuhyun tak mendapati Orang tuanya di rumah.

Setelahnya ia menggendong Donghae, dengan sedikit panik ia keluar dari rumahnya menuju mobil yang sudah ada di depan pintu rumahnya.

.

.

"Kyuhyunnieee…" panggilan itu masuk ke pendengaran Kyuhyun, dia mengangkat kepalanya untuk bertatap muka dengan orang yang memanggilnya yang pasti Kyuhyun sudah tau mereka…

Dapat mereka -orang tua Kyuhyun & Donghae- lihat wajah Kyuhyun kali ini sangat berantakan, mata memerah, wajah sembab, rambut acak-acakan.. ada perasaan menyesal di hati mereka saat melihatnya.

"Donghae…..Eoddi?" Tanya Yongjae.
"Perlukah kalian tau, bahkan kalian baru datang pagi ini. Tadi malam kalian kemana saja" jawab Kyuhyun sinis dan itu membuat mereka sangat menyesal.

"Mianhae, tadi malam kami…"perkataan itu terpotong saat Kyuhyun semakin menatap mereka tajam.

"Maaf lagi? Kalau kalian ingin tau, Donghae Hyung sangat membutuhkan kalian tadi malam"

Mereka diam, rasa bersalah kini ada di hati mereka, Yongjae melihat kearah pintu di sebelah mereka yang terbuka dengan keluarnnya seorang dokter.

"Bagaimana keadaannya Hyung?" kata Yongjae pada dokter itu yang sebenarnya adalah kakaknya sendiri,Uisa Lee.

"Kalian bisa ikut denganku, Donghae sudah tertidur. Tapi kau bisa masuk Kyu" jawabnya dan berjalan meninggalkan tempat itu diikuti Yongjae dan Minri.

Kyuhyun menghembuskan nafasnya melihat kedua orang tuanya dan pamannya yang sudah menghilang dibelokan lorong rumah sakit. Ia berdiri dan mulai masuk ke ruangan di samping tempatnya duduk tadi.

Setelah ia menutup pintu ruangan itu ia berbalik dan sudah mendapati Donghae yang melihat kearahnya dengan posisi yang berbaring di ranjang..

"Kau sudah Bangun?" Tanya Kyuhyun dan berjalan mendekat kearah Donghae, menari kursi dan duduk di sebelah ranjang donghae.

Donghae hanya tersenyum di bibirnya yang masih pucat, ia sedikit menggerakkan badannya mendekat pada Kyuhyun. Badannya menjadi sakit setelah tadi.

"Tenggorokanku perih, bisa kau belikan aku minum?" pinta Donghae dengan suara pelan, tersenyum manis pada Kyuhyun dan saat itu sesuatu menyadarkan kyuhyun.

Pandangannya ia alihkan pada bibir Donghae yang memerah, Kyuhyun tau kalau bibir Donghae memang berwarna merah tapi Kyuhyun menyadari ada sesuatu di sudut bibir Donghae.

"Kau…berdarah?" Tanya Kyuhyun kaget saat ia berhasil menyapu noda dari sudut bibir donghae. Ia tak salah dengan tak mengenali noda itu. Kyuhyun menatap Hyungnya itu dengan jarinya yang ia gosok-gosokkan.

Donghae terlihat meringis, "Tidak, hanya tadi aku sedikit menggigit bibirku. Aku tak tau kalau hasilnya akan berdarah" elak Donghae mencoba berbohong pada Kyuhyun.

Kyuhyun memicing kearah Hyungnya "Geurae?"

Donghae terlihat mengangguk ragu.

Kyuhyun menghela nafas "Kau tak bisa berbohong Hyung"

Ia menghela nafas, kelemahannya memang tak mampu dengan Kyuhyun lagi "Cuma sedikit kok"

"Walau Cuma sedikit tapi tetap saja kan.. Baiklah, kau mau minum apa?"

"Apapun yang manis, aku membutuhkan yang manis sekarang" jawab donghae dan tangannya yang terbebas infus itu memegang bibirnya yang kering pucat juga membersihkan sudut bibirnya takut-takut masih ada noda disana.

Kyuhyun mengangguk dan keluar dari kamar meninggalkan Donghae yang sekarang mengosok lehernya yang terasa gatal "Darah sungguh tak enak dileher" gumamnya lalu membenarkan letak tidurnya kemudian menutup matanya sambil menunggu Kyuhyun kembali.

.

.

"Donghae hyung waeyo?" tanya Kyuhyun pada kedua orang tuanya saat ia sudah kembali dari membeli minuman dan mendapati kedua orang tuanya yang sedang berdiri di depan kamar Donghae.

Mereka berdua tersenyum pada Kyuhyun, "Ia hanya kelelahan, kau darimana?"

Kyuhyun menggoyangkan botol minuman di tanagnnya "Kalian tak bohongkan?"

Minri menatap suaminya dan kembali menatap Kyuhyun "Haruskah kita mengatakan padamu, kau sudah pasti tau Kyu"

Kyuhyun diam akhirnya, tanpa kata ia melewati kedua orang tuanya dan segera masuk ke kamar rawat Donghae.

Kyuhyun mendesah melihat Donghae tertidur kembali, ia meletakkan minuman itu di meja samping ranjang Donghae.

"Kau tak sekolah Kyu?" tanya Yongjae saat melihat Kyuhyun malah duduk di samping ranjang Donghae.

"Aku tak bisa sekolah kalau Donghae Hyung tak sekolah" . . .

"Mana bisa begitu.." suara Donghae tiba-tiba terdengar membuat mereka melihat ke arah Donghae.

"Aku kira kau tidur" kata Kyuhyun. Donghae menggeleng "Kau sekolah saja Kyu, aku tak apa"

"Tapi…" protes Kyuhyun terhenti karena dipotong perkataan ibunya.

"Eomma akan disini kau sekolahlah dan Oppa Kau juga harus kerja, antar Kyuhyun juga"

Kyuhyun menatap Hyungnya dan melihat Donghae mengangguk. "Aku benar-benar tak apa"

"Minumanmu, aku pergi" kata Kyuhyun menyerahkan minuman di meja tadi pada Donghae lalu meninggalkan ruangan itu diikuti ayah mereka.

.

.

"Hyung ingin keluar tidak.." Kyuhyun melihat keluar jendela kamar rawat Donghae dan menawari Donghae yang hanya duduk di ranjangnya sambil memakan makanan yang dibawa Kyuhyun kesini, tangannya kemarin sudah baru saja terbebas dari infus yang sudah mengganggunya. Karena Kyuhyun melihat cuaca yang mungkin sangat pas jika ia mengajak Donghae yang sedang sakit.

"Boleh memang?"

"Tentu saja, aku akan menunjukkan sesuatu padamu" Kyuhyun berbalik dan berjalan mengambil kursi roda di sudut kamar lalu akan membantu Hyungnya duduk di kursi roda tersebut jika tidak ditolak oleh Donghae.

"Aku bisa sendiri" kata Donghae sedikit kesusahan untuk turun dari ranjang. Setelah Donghae berhasil duduk di kursi roda.. hening, Donghae bingung saat kyuhyun hanya diam berdiri disampingnya sambil melipat tangannya di depan dada.

"Wae ire? Katamu akan mengajakku keluar" tanya Donghae tapi Kyuhyun hanya diam dan melirik kearah baju yang dikenakan Donghae, Donghaepun mengikuti arah pandang Kyuhyun, "Ada yang salah?" tanya Donghae lagi.

Kyuhyun menjawab dengan menggeleng. "Keoreom wae? Ayo kita keluar Kyunie, aku juga sudah bosan berada di dalam kamar ini" desak Donghae yang mulai tak tahan dengan Kyuhyun yang diam.

"Dengan baju rumah sakit? Aku tak mau dikira membawa lari orang yang sedang sakit hyung walau itu kenyataannya" kata Kyuhyun dan mengambil baju di dalam tas yang sudah ia siapkan "Kau bisa mengganti baju sendiri kan?"

"Kau pikir aku lumpuh sampai tidak bisa" Donghae kesal yang merasa disindir secara tidak langsung oleh Kyuhyun dengan pertanyaannya.

Kyuhyun tertawa,, "Baiklah, jangan terlalu lama, aku akan menunggu diluar kamar"

.

.

"Sebenarnya kita mau kemana?" tak tau sudah berapa kali Donghae mengatakan atau menanyakan hal itu pada Kyuhyun yang hanya meliriknya sesekali dan terus melajukan mobilnya ke tempat yang Donghae tak ketahui.

Donghae terheran-heran saat tiba-tiba Kyuhyun menghentikan mobil mereka di sebuah gedung yang mungkin dapat dikatakan cukup besar kalau Kyuhyun mungkin akan mengajaknya menonton film pikir Donghae yang tadi mengira Kyuhyun akan mengajaknya ke bioskop karena setau dia ada film baru yang tayang sekarang. Dan sudah pasti pemikiran itu salah.

Ketika Kyuhyun mulai mendorong kursi rodanya kearah lebih dekat dengan gedung itu, Donghae semakin heran karena terdapat banyak orang di sekitar gedung itu. Ia malu? Tentu saja, kenapa ia harus tak kuat berjalan saat Kyuhyun mengajaknya ke tempat yang ramai seperti ini.

Ia menengok pada Kyuhyun yang tetap mendorong kursi roda yang ia duduki tapi yang ada Kyuhyun yang mengumbar senyum pada orang disekitarnya.

"Pameran?" tanyanya dan Kyuhyun pun melihat kearahnya.

"Kau sudah tau itu, ramai juga ya Hyung. Padahal ini baru petama digelar"

"Geurae?" Donghae jadi ingin melihat kedalam jika seperti ini. Ia ingin tau seperti apa hasil potretan fotografer yang menggelar ini sampai yang pertama seramai ini. Ia benarkan letak syal yang tengah ia pakai dan mengatur rambutnya kalau-kalau berantakan.

Ketika mereka mulai memasuki ruangan di gedung itu Donghae terheran-heran saat beberapa orang yang tak sengaja melihat mereka tersenyum pada mereka dan bahkan ada yang mengucapkan… selamat padanya. Ada apa?

"Kyuhyun, ini ada apa?" kata Donghae, hatinya tak tau kenapa merasa bingung dengan ini semua.

"Kau mau melihat dari sisi mana dulu Hyung?" bukannya menjawab Kyuhyun malah menawari Donghae.. "Ah, dari sini saja Hyung" Kyuhyun mengajak Donghae melihat sebuah gambar yang menunjukkan pantai suasana sore hari dengan matahari yang tampak akan termakan oleh lautan di pantai itu. Sungguh indah.

"ini…." Tangan Donghae menunjuk gambar itu tapi sepertinya kyuhyun tak menghiraukannya lalu mengajak Donghae ke gambar selanjutnya'

Kali ini menunjukkan sebuah gambar sisi sebuah gedung dengan dinding seperti batubata yang sudah disusun rapi juga terdapat pengamen biola yang memainkan biolanya dengan mata yang tertutup menikmati permainannya, seperti berada di wilayah Belanda karena ciri khas Negara tersebut masih tercium di gambar itu.

Tak sedikit pula Kyuhyun yang mengomentari setiap gambar disini dengan pujian atau kritik yang sedikit berlebihan. Seperti…

"Ahh, kau lihat Hyung, gambar ini tak sesuai dengan pencahayaannya, jika ia memotret gambar ini sedikit menggeser posisi ia mengambil gambar ke sebelah kiri. Mungkin akan bagus"

Kyuhyun diam-diam juga merasa sedikit tak enak melihat Donghae yang hanya melihat gambar itu lalu melihat padanya ketika ia berkomentar dan itu yang Kyuhyun lihat dari Donghae ketika ia menunjukkan gambar-gambar yang berada disini. Tapi ia berhasil menutupinya dengan terus menerus menunjukkan gambar selanjutnya dan selanjutnya.

Sampai dirasanya cukup ia menunjukkan semua gambar disini, ia berhenti di salah satu sudut gedung, di depan sebuah gambar bunga berwarna – warni di siang hari sebuah taman mungkin.

Ia berjongkok di depan Donghae dan bertanya padanya.

.

.

Donghae menjadi diam setelah Kyuhyun semakin banyak menunjukkan gambar yang terpanjang di setiap sudut gedung ini,, ia seperti tengah berfikir sekarang. Berfikir tentang semua gambar yang berada di pameran ini.

"Ada apa Hyung?" Tanya Kyuhyun sambil berjongkok didepan Donghae, Donghae menggeleng.

"Hanya, gambar-gambar ini…" Donghae tak melanjutkan perkataannya, mana bisa ia menjadi sombong dengan mengatakan bahwa gambar yang berada disini sama dengan gambar yang pernah ia potret. Bukan hanya satu jika ia telusuri semua yang berada di sini adalah hasil potretnya dan tentu saja hanya gambar Kyuhyun, dirinya sendiri dan keluarganya yang tak ada… apa mungkin….

"Sama dengan milikmu?" sambung Kyuhyun dan Donghae hanya bisa menganggukkan kepalanya.

"Semua yang ada disini memang punyamu" ucap Kyuhyun seperti tak ada yang salah.

Dahi donghae mengerut "Apa yang kau maksud dengan pu…PUNYAKU?" kata Donghae dengan sedikit nada terkejut diakhir katanya. Belum sempat Kyuhyun menjawab terdengar teriakan yang memanggil namanya.

"Ya! Donghae" dahi Donghae semakin mengerut melihat 2 temannya berjalan kearahnya, 'untuk apa mereka kemari, aku tak tau mereka juga suka pameran' pikir Donghae.

Salah satu teman dari mereka meninju bahu Donghae menghasilkan sedikit ringisan dari Donghae. Kyuhyun yang sudah kembali berdiri dibelakang Hyungnya juga ikut memegang bahu Donghae memberi sedikit usapan seakan tau bahu Hyungnya sakit.

"Oh, mianhae. Sakitkah?" tanya temannya saat melihat ekspresi Donghae karena tinjuannya. Donghae menggeleng dan tersenyum.

"Kalian baru pulang sekolah? Aku tak tau kalian juga suka dengan pameran seperti ini" kata Donghae melupakan keterkejutan yang sedang ia alami tadi.

"Ne, kami langsung kesini dan Jika kau ingin tau, sejujurnya kami tak menyukai hal seperti ini tapi karena di pameran ini terdapat gambar kami, mau bagaimana lagi kami juga ingin tau" kata teman Donghae yang bername-tag Lee Hyukjae.

"Ne, tak kami sangka, bagus juga" sambung yang tadi sempat meninju bahu Donghae bernama Choi Siwon memberi pujian.

"Oh, aku tak tau kalau foto kalian juga ada. Jadi benar ini adalah pameran yang secara tidak langsung adalah Pameran fotografi seorang pemula"

"Bukan pemula Hyung, Kau sudah lama juga suka memotret. Tadi juga ada yang bilang kau seperti seorang fotografer yang sudah professional" sergah Kyuhyun merasa perkataan Donghae adalah salah.

"Bukan kau yang membuka?" tanya Hyukjae menolehkan kepalanya ke kanan dan kekiri kembali melihat gambar-gambar yang adalah hasil potretan dari temannya sendiri.

Donghae menggeleng, "Aku saja baru tau sekarang karena ditunjukkan Kyuhyun, adikku ini mungkin yang menggelar" kata Donghae sedang Kyuhyun tak berniat menanggapi.

"Tapi tetap saja gambar disini milikmu" tungkas Siwon.

Pembicaraan itu terus berlanjut den berjalan sampai berbeda dari awal menjadi perbincangan tentang kabar Donghae yang tak masuk sekolah hampir seminggu lamanya, pelajaran di sekolah selama Donghae tak ada dan tentu saja melibatkan Kyuhyun yang sempat diam saja ditengah mereka bicara.

Sampai waktu tak mereka sadari membuat kedua teman Donghae pamit pulang karena Klub yang mereka ikuti akan dimulai yang sebenarnya donghae juga anggota dari klub itu dan Donghae akhirnya hanya menitipkan salamnya pada guru Klub mereka karena ia juga tak akan bisa mengikuti klub itu dengan kondisi yang bisa dikatakan masih buruk seperti sekarang..

"Cepat sembuh Donghae" Kata Siwon dan Hyukjae juga sebagai salam perpisahan ketika mereka mulai meninggalkan Gedung itu.

.

"Kyuhyun.." panggil Donghae. Sekarang mereka tengah duduk di depan Gedung yang mulai sedikit lenggang karena mungkin waktu malam yang akan datang dan pameran juga akan Kyuhyun tutup pikir Donghae.

"Hmm,,,"

"Gomawo"

"Aku malu sendiri kalau begini, cheonma Hyung" Kyuhyun sedikit terkekeh setelah menjawabnya seperti itu.

"Aihhhh, benarkah ini dirimu, aku masih bingung. Darimana kau mendapatkan semua foto itu?" kata Donghae sedikit mengejek, sejak kapan adiknya ini menjadi sedikit berlebihan seperti ini.

"Kau lupa?" tanya Kyuhyun menoleh pada Donghae dan memasukkan handphone ditangannya kedalam saku jaketnya.

"Mwo?"

"Aku pernah meminjam Laptopmu kan, itu untuk ini dan masalah gedung dan sebagainya itu appa dan eomma yang mengatur. Tentu saja setelah aku mengatakan pada mereka keinginanmu" jelas Kyuhyun dengan akhir senyuman.

"Kau mengatakannya pada mereka? Lalu mana appa dan eomma?" Tanya donghae dan menengok kebelakang, jika-jika kedua orang tua mereka berada di belakang.

"Mereka sebenarnya tadi ada disini sebelum kita kemari karena ingin menyambutmu juga disini tapi karena client appa yang datang dari luar negeri mengadakan rapat jadi… yah, tak sampai kau datang mereka harus pergi" Jelas Kyuhyun lagi dengan bahasan yang berbeda.

Donghae hanya mengangguk dan menatap langit yang sudah mulai petang. Kyuhyun yang tak ingin mengganggu Hyungnyapun juga ikut diam dan menggosok tangannya ketika dirasanya dingin mulai menyapanya. Ia kembali memasukkan tangannya ke dalam saku jaketnya yang berbeda, mengeluarkan sesuatu dari dalamnya

"Lalu kapan kau menutup ini?" pertanyaan keluar dari mulut Donghae yang masih menatap langit sore.

"Kenapa Hyung bilang 'kau'? bukannya ini pameranmu, tapi ada seseorang atau bisa dikatakan suruhan appa yang mengurus pameran ini, jadi Hyung tenang saja.. kita pulang, bisa-bisa aku dimarahi paman jika membawa Hyung sampai larut malam" ajak Kyuhyun sedikit khawatir melihat wajah Hyungnya sedikit pucat kemudian memakaikan topi rajut di kepala Donghae yang ia ambil dari saku jaketnya tadi dan mengeratkan baju yang Donghae pakai, beruntung Hyungnya ini memakai baju yang cukup tebal. Donghae hanya bisa tersenyum melihat Kyuhyun yang perhatian padanya.

.

.

"Hyung, kita sudah…" Kyuhyun tersenyum melihat Hyungnya yang tertidur ketika mereka sampai di rumah sakit, ia pun akhirnya memutuskan mengendong Donghae dipunggungnya menuju ke kamar rawat Donghae.

Ia menidurkan Donghae di atas ranjang dan menyelimutinya sampai dada. Donghae sedikit menggeliat karena merasa sedikit nyaman.

Kyuhyun hanya melihat lalu membenarkan letak selimut yang Donghae pakai. Setelah memastikan sudah selesai, ia berjalan menuju satu satunya sofa di kamar tersebut membaringkan badannya.

Kyuhyun tak ingin pulang kali ini, ia mengirimi pesan pada kedua orang tuanya agar mereka tak usah datang kemari, lagipula besok sekolahnya juga libur jadi ia memutuskan untuk menjaga Donghae malam ini.

Kyuhyun menghela nafas dan melihat langit-langit dikamar rawat tersebut, bibirnya tertarik membentuk lengkungan yang disebut senyuman ketika mengingat pameran yang ia rencanakan untuk Donghae berhasil. Ia ingat wajah Donghae yang tadi menunjukkan kebingungan yang besar saat Kyuhyun menunjukkan semua yang berada di pameran itu.

Awalnya Kyuhyun masih Bingung dulu, tapi karena Donghae yang membawanya ke pameran minggu lalu, ia jadi mempunyai ide itu dan ia sempat meminta pendapat dari orang tuanya, tentu saja orang tuanya menyetujui hal itu. Dengan bantuan Orang tuanya akhirnya ia dapat melihat senyum Donghae yang ditunjukkan padanya. Sungguh, Kyuhyun sangat bahagia.

Kyuhyun menguap, rasa kantuk mulai menyerangnya membuat ia merenggangkan badannya mencari posisi yang tepat untuk tertidur. Setelah itu ia mulai menutup matanya dan mulai memasuki alam mimpi yang indah kali ini… dengan senyum yang disunggingnya.

*TBC*

Nah, Impian Donghae sudah diwujudkan tuh,,,

Jadi, Chapter selanjutnya ada apalagi memang? Selain End?

ahhh.. tapi aku berasa kejutannya kurang ngena (?).. ya gak ?

Ditunggu aja kali ya… Yang masih mau Nunggu pastinya..

Nah,karena banyak yang R dan pertama aku bisa lanjutin FF ke chap 2.. balasan Riview nihhh :

MingKyuMingKyu : ya, ini udah lanjut :)

Chouko Rei : ya, donghae yang sakit hehe, udah banyak yang buat Kyu dibuat penyakitan mulu... :D

gnagyu : aku juga suka ... (?)

hyunsparkyu : Sakit apa ya,,, kkkk...

oracle88 : terima kasih,,, nih udah dilanjut..

cuttiekyu : sakit apa? kalau dia gak baik-baik aja gimana? hehe..

dhedingdong : yes,, penyakit alur :D .. Oke, ini update kilat gak? kekeke...

Augesteca : Ini jelek lohhh,, "

elfishmasita : makasih,,, Ini udah asap ... haha...

haekyuLLua : akunya missing moment mereka.. Kasihan lah Kyuhyun dapat kebagian yang sakit mulu... :D

Awaelfkyu13 : apanya yang ditunggu? O.O

erka : senangnya ada yang riview, makasih..

ameliachan : Kalau ini masih nyambung keSJ gimana O.O,,, Judulnya Realize The Dream Brother.. gapapa dah biar beda dari yang berbeda (?)

Safa Fishy : sama, suka FF brothership Kyuhae... Angst? gatau.. "

lee gihae : ini udah lanjut... :)

Ranti Fishy : INI AKU LANJUT SUDAH.. hhaha… XD

All Guest and yang gak kesebut : Makasih juga udah Review...:)

Intinya Gomawo untuk yang Review semuanya... :)

Review again yahh buat Chap 2 yang gak seru ini ...

24042014