…::: THE ADVENTURE OF UZUMAKI AND HYUGA :::…
Chapter 3 Out !
A Naruto Fanfiction
Disclaimer © Masahi Kishimoto
THE ADVENTURE OF UZUMAKI NARUTO © Junaris Alfianto
Genre : Adventure – Romance – Fantasy
Rate : T+ Atau T Semi M
Pair : Naruto X Hinata
Warning : Tyopo/Tyopo(s)/OOC/Alur Berantakan/ide pasaran/dll
AN ( Author Note ) : StrongNaru –GoodLikeNaru-SmartHinata-StrongHinata-dll
-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+
Chapter Tiga : Kembali ke Konoha, Konoha diserang !
Happy Reading !
:::::::::: oOo :::::::
Setelah dirasa tenaga Naruto pulih dia pun bangkit dari berbaringnya dan meregangkan otot-otot nya yang kaku akibat berlatih tadi. Setelah dirasa cukup meregangkan otot-otot nya Naruto memasang kedua pedang nya di pinggang dan di punggung yang di pinggang diikat oleh sebuah sabuk ( seperti Sasuke ). Dan juga mengenakan jubah ayah nya akan tetapi tidak ada tulisan Yondaime Hokage di punggung nya.
" Senpou : Saigen no nai Senpou " teriak Naruto setelah merepalkan HeandSeal yang langsung muncul pintu antar dimensi yang dikelilingi tulisan aneh. Naruto kemudian memasukinya dan setelah Naruto memasukinya pintu dimensi itu menutup meninggalkan ke- 9 Biju yang menghuni dimensi itu.
" Baiklah aku akan ke Konoha dan menjadi ninja ke Konoha apakah aku menjadi Misingnin ya setelah aku meninggal kan Konoha " Ucap Naruto sambil membayangkan saat ia meninggalkan Konoha 5 tahun yang lalu sambil berjalan.
" Baiklah aku akan cepat sekarang sudah malam mungkin aku akan sampai di Konoha Siang atu Sore besok jika aku cepat, lagi pula jarak antara tempat ku dan Konoha tidak terlalu jauh " ucap Naruto yang kemudian menyelesaikan kata-katanya ia langsung melompat ke atas dahan pohon dan terus melompat dengan menambahkan Chakra di kaki sehinga lebih cepat dari pada tidak ditambahkan Chakra.
Naruto terus melompati dahan pohon ke dahan pohon yang lain hingga waktu fajar tiba. Disaat Matahari akan mencapai puncaknya tiba-tiba muncul dua orang yang mengenakan jubah hitam bermotif awan bewarna merah dan juga mengenakan topi serta berbadan bungkuk a.k.a Sasori dan juga diatas Sasori ada seorang yang berambut kuning yang menutupi mata sebelah kirinya yang menunggangi burung bewarna putih polos a.k.a Deidara.
" Hei rambur kuning " ucap Deidara.
" Hei bukannya rambutmu juga kuning " ucap Naruto menyangkal perkataan Deidara.
" Benar juga ya " ucap Deidara sambil cengengesan. Naruto yang mendengar itu pun langsung Swedropped.
" Hei sudah lah kami kesini akan ... " Ucap Sasori dan tiba- tiba.
" Menangkap ku untuk mendapat biju kan " ucap Naruto yang memotong perkataan Sasori .
" Wah... Wah... Wah ternyata kau tau ya, kalau begitu serahkan dirimu atau tidak kita akan menggunakan cara kasar " Ucap sasori yang membujuk Naruto.
" Kau kira aku akan memberikan diri ku dengan semudah itu " Balas Naruto dengan muka datar.
" Baiklah kalau begitu kita akan menggunakan cara kasar, Deidara ! "Ucap sasori dan juga memanggil Deidara.
" Iya ada apa Sasori- senpai " jawab Deidara.
" Kau pergilah aku akan mengurus bocah ini " ucap Sasori yang meremehkan Naruto dan juga menyuruh Deidara pergi.
" Tapi Senpai.. "
" Pergilah " ucap Sasori dengan nada tinggi sambil menusukan ekor Kalajengkingnya keatas mengarah ke Deidara yang bisa dihindari Deidara dengan cara meninggikan burung tanah liatnya terbang dan kemudian Deidara pun pergi entah kemana.
Naruto yang merasa diacuhkan lalu berkata " Kau meremehkan ku, kau tidak akan bisa mengalahkan ku sendiri kenapa kau menyuruh nya pergi, apa karena agar dia tidak melihat kekalahan mu "
" Dasar kau Bocah " ucap Sasori yang marah dan mengarahkan ekor kalajengkingnya ke arah Naruto yang berhasil dihindari oleh Naruto dengan cara melompat ke bawah dan alhasil ekor kalajengking Sasori tadi hanya mengenai batang pohon bekas pinjakan Naruto.
" Ternyata kau hebat juga bisa menghindari serangan ku , tapi bagaiman dengan ini ! " Ucap Sasori yang melepaskan pakaian nya dan topi nya yang menampakan tubuh boneka Sasori dan kemudian leher sasori terlipat keatas dan kemudian leher yang tersambung dengan badan itu mengeluarkan banyak jarum beracun yang menuju ke Naruto dengan kecepatan tinggi. Naruto merepalkan HeandSeal dan berteriak serta menghantamkan nya ke tanah.
" Duton : Doryouheki "
Munculah benteng tanah didepan Naruto yang menghalangi serbuan dari jarum beracun.
" Jleb jleb jleb " begitulah suara jarum itu yang menancap di benteng tanah itu.
' Aku tidak boleh menunjukan kekuatan ku yang sebenarnya, agar Akatsuki tidak mendapatkan informasi tentang diriku ' batin Naruto.
" Ternyata kau bisa menghindarinya, hebat juga kau " ucap Sasori.
Naruto menghiraukan perkataan Sasori dan langsung membuat HeandSeal.
" Duton : Ganchuso "
Munculah puluhan tombak tanah dari permukaan tanah dan dengan aba-aba Naruto puluhan tombak tanah itu mengarah ke Sasori. Dan setelah tombak tanag itu sudah dekat dengan Sasori Sasori dapat menangkisnya dengan cara menangkis dengan ekor nya sehingga puluhan tombak tanah itu tercecer disekitar Sasori.
" Bagaimana dengan ini " ucap sasori yang langsung menusukan ekornya kearah kepala Naruto. Naruto yang melihat itu dengan sigap menarik pedang 'Haiwaito Keno Kami' dan lalu pedang itu dipegang denga dua tangan dan menegakan nya dengan sisi tajam kearah luar dan saat ekor Sasori itu mengarah kearah kepala Naruto langsung terbelah menjadi dua dengan halus setelah itu Naruto menarik pedangnya dan menebaskannya sehingga memutuskan ekor Sasori. Sasori yang melihat itu terkejut sebagaimana ekor Sasori itu sangatlah keras dan itupun dapat terbelah dengan halus oleh pedang Naruto.
' Itu bukan pedang biasa ' batin Sasori.
" Sekarang gantian aku yang menyerang " teriak Naruto dan membuat HeandSeal dengan pedang yang sudah dikembalikan kesarungnya.
" Duton : Duryu Dango "
Dan munculah bola batu berukuran besar yang muncul dari tanah dan langsung menggelinding kearah Sasori. Akan tetapi Sasori dapat menghancurkannya dengan memukul bola tanah itu dengan tangannya.
Sasori lalu mengangkat kedua tangannya dan mengarahkannya kedepan dan tangan sasori berputar dengan kencang yang menembakan ribuat jarum beracun yang dialiri chakra.
Naruto yang melihat itu langsung merepalkan HeandSeal dan menghentakannya ketanah.
" Duton : Sinsei Doryouheki "
Munculah pelindungtanah didepan Naruto yang berlapis-lapis hingga lima lapisan ternyata jarum beracun Sasori dapat menghancurkan dinding tanah itu hingga lapisan ke-3. Sedangkan Sasori yang melihat itupun Geram.
' Aku akan mengetes Saringgan ku aku tidak merasakan keberadaan si Venus flytrap itu ( Selama ini ternyata Naruto sadar kalau dia di awasi karena sensor Naruto yang sangat hebat tanpa Byakugan ) ' batin Naruto yang sedang berfikir.
Naruto lalu melemaskan tubuhnya dan melepaskan kuda-kuda dan memejamkan matanya yang menyembunyikan mata biru Saphire nya itu .
" Ternyata kau menyerah ya " ucap sasori penuh kemenangan.
" Tidak ! Aku tidak akan menyerah dari orang seperti mu " ucap Naruto yang masih memejamkan matanya lalu Naruto membuka matanya dan ( "sriiingg" efek suara munculnya saringgan ) nampaklah mata biru saphire yang merubah menyadi warna merah dengan 3 tomoe nya.
Sasori yang melihat itupun terkejut bukan main. Dengan cepat Naruto merepalkan HeandSeal dan meninjukannya ditanah.
" Duton : Shizunka Dotou "
Tangan Naruto yang meninju tanah langsung ditempeli tanah-tanah dan membentuk sebuah tangan tanah ( sama macam Boboiboy gempa ). Dengan cepat Naruto sudah ada berada dibelakang Sasori dan langsung meninjukan tangannya kearah punggung Sasori. ( Ini terjadi dalam hitungan detik Sasori tidak menyedarinya ).
" Brakk .. Duaarr "
Begitulah suara ledakan pukulan Naruto kearah Sasori yang membuat badan Sasori pecah berkeping-keping dan membentuk kawah berdiameter 10 m .
" Dengan begini sudah selesai " ucap Naruto dengan Saringgan yang masih aktif dan melepaskan jutsu nya .
" Ini belum bocah " ucap seseorang diatas dahan pohon sekitar pertarungan tadi. Naruto lalu memalingkan pandangannya kearah sumber suara itu dan dilihatnya pria muda dengan rambut merah pendek dan berbadan boneka dengan sebuah gulungan dan tali di perutnya ( sama di canon ) a.k.a Sasori.
' Ternyata itu tubuh aslinya ' batin Naruto.
" Baiklah mulai sekarang aku akan serius " ucap sasori yang masih diatas dahan pohoh. Lalu Sasori mengarahkan ujung dari tali yang tergulung diperutnya ujung yang tajam itu mengarah ke Naruto.
" Duaar.." Suara serangan Sasori yang hanya mengenai tanah saja karena Naruto dapat menghindarinya dengan cara melompat kebelakang.
' Baiklah aku akan menggunakan satu elemen lagi ' batin Naruto dan langsung merepalkan HeandSeal.
" Futon : Kazekiri no Jutsu "
Munculah angin pemotong yang mengarah ke Sasori dan ternyata serangan Naruto berhasil walaupun hanya mengenai lengan kanan Sasori bekas serangan Naruto tampak sudah Jahanam seperti dahan pohon yang sudah terpotong- potong.
Sasori lalu mengarahkan benang Chakra nya ke lengan yang putus tadi dan menariknya kearah tubuhnya dan alhasil lengan itu tersambung kembali.
' Ternyata dia dapat menyambung kembali anggota badan yang sudah terpotong ' batin Naruto.
" Naruto sebaiknya kau cepat mengalahkan si si siluman Ketonggeng itu aku berfirasat buruk tentang Konoha " ucap Kurama melalui telepati.
" Baiklah Kurama " balas Naruto melallui telepati.
Sasori mengeluarkan sebuah gulungan kecil dan membukanya dan nampaklah kanji dengan 3 gari horizontal dan
" Poftt " munculah asap putih setelah dibukanya gulungan itu serta munculah sebuah boneka berbentuk Kazekage ke tiga ( kalo gak salah ya tapi hal ini tidak diketahui Naruto ). Sasori kemudian menempelkan benang Chakra ke boneka 'kugutsu' itu.
Dengan gerakan jari Sasori boneka itu mengarah ke Naruto dengan memunculkan piringan yang berputar dan tajam dari tangan boneka itu. Dan setelah sudah sampai jangkauan dengan aba-aba Sasori boneka kugutsu itu menebaskan piringan yang berputar itu kearah leher Naruto akan tetapi dapat dihindari oleh Naruto dengan cara menundukan Badannya dan saat menunduk itu Naruto membuat HeandSeal.
" Futoon : Daitoppa "
Naruto lalu menyemburkan angin bersekala besar yang mengenai boneka kugutsu Sasori yang menyebabkan boneka itu terpental kebelakang. Akan tetapi masih bisa dikendalikan oleh Sasori.
Sasori menggerak-gerakan tangannya dan membuat boneka kugutsu itu ikut bergerak yaitu mengangkat tangan boneka itu dan terbukalah suatu katub-katub yang menampakan kanji dan dari kanji itu muncul puluhan lengan dan begitu seterusnya menuju Naruto.
Naruto dengan sigap menarik pedangnya yaitu Kokeno kami dari punggung nya dan menusukan nya kearah sekumpulan lengan- lengan itu dan munculah sebuah pusaran dengan ujung lancip yang mengarah ke lengan- lengan tadi yang alhasil menghancurkan lengan-lengan itu.
lagi- lagi Sasori menggerakan tangannya mengaba- abai sang boneka yang lansung membuka mulutnya dan keluarlah butiran - butiran bewarna hitam yang berterbangan yaitu adalah pasir besi. Pasir besi itu lalu saling menempel dan membentuk sebuah jarum-jarum yang sangat tajam dengan perintah Sasori jarum- jarum itu langsung menghujam tubuh Naruto.
Naruto tidak tinggal diam ia langsung menari pedang Hawaito Keno Kami dari sarung pedang yang ada dipinggang sebelah kanan nya. Dengan cepat Naruto menangkis ribuan jarum- jarum pasir besi itu. Naruto dapat dengan mudah menangkisnya karena ia sedang menggunakan Saringgan.
" Trank ... Trank... Trank " begitulah suara jarum yang berhasil ditangkis Naruto. Merasa mendapat kesempatan Naruto menambahkan Chakra angin pada pedang Hawaito nya. Naruto langsung berlari dengan kecepatan High Chounin.
" Futon Hawaito : Shinkuhan Zezou "
Teriak Naruto sambil menebaskan pedangnya sembarangan dari jarak 10 meter dari boneka Sasori dan munculah garis tipis bewarna putih yang saling menyilang dan menuju ke boneka kugutsu Sasori dan berhasil mengenai telak boneka itu dan membuatnya terpotong berkeping- keping bukan hanya itu saja pepohonan yang ada dibelakang boneka itupun ikut terpotong.
" Tidak hanya itu saja " ucap Sasori yang mengangkat kedua tangannya dengan mengarahkan telapak tangannya kearah Naruto dan munculah sebuah pipa berukuran kecil ditengah-tengah telapak tangan nya itu dan gulungan yang berada dipunggung Sasori terlepas 1 buah dan langsung muncul semburan api berintensitas besar dari pipa yang ada ditengah telapak tanganya tadi. Bekas semburan api Sasori sangatlah mengerikan semuanya meleleh tak tersisa.
Naruto menghindari semburan api itu dengan melompat-lompat sembarang arah. setelah semburan api itu sudah berhenti Sasori mengeluarkan sebuah pisau berbentuk baling-baling dan lalu pisau tersebut berputar dengan cepat yang membuat dirinya terbang. Setelah Sasori sudah berada 5 meter dari tanah lagi-lagi gulungan yang berada dipunggung Sasori terlepas dan Sasori mengarahkan telapak tangannya lagi dan munculah semburan air dan berintensitas besar dan mengarahkanya ke Naruto.
Naruto yang melihat itu membuat HeandSeal.
" Duton : Doryoheki "
Munculah dinding tanah didepan Naruto yang berhasil menangkis serangan Sasori. Sasori yang melihat itu tidak tinggal diam ia lalu memutarkan pergelangan tanganya dan membuat pipa tempat keluarnya air itu mengecil dan membuat air yang dikeluarkan menjadi sangat tajam sehingga dinding tanah Naruto terbelah.
Dan beruntungnya Naruto karena air yang dikeluarkan Sasori sudah habis. Melihat kesempatan Naruto berlari dengan kencang kearah Sasori lalu melompat setelah sudah berada dalam jangkauan Naruto menambahkan Chakra Kyubi di tanganya sehingga tangannya bewarna kuning sampai siku.
" RASAKAN INI ! " Teriak Naruto.
Naruto lalu memukul Sasori tepat diperutnya dan membuat Badan Sasori hancur berkeping-keping dan berefek membentuk Kawah dua kali lipat dari sebelumnya.
" Heh akhirnya selesai juga" ucap Naruto. Tapi tiba-tiba sebuah tabung yang bertuliskan kanji bewarna merah di salah satu sisi nya bergerak dan langsung menyambung kearah dada Sasori yang tidak hancur dan setelah itu semua anggota badan Sasori menyatu lagi mulai dari kepala, kaki, tangan, dan lain nya.
Sasori lalu berdiri dan berkata " Aku tidak akan meti hanya dengan itu."
' Aku tahu ! Dia hidup kembali karena bagian Vitalnya tidak hancur yaitu tabung itu aku harus menghancurkannya ' pikir Naruto.
Sasori lalu mengeluarkan sebuah gulungan berukuran kecil dan membuka secara keseluruhan dan munculah ribuan boneka kugutsu dan Sasori membuka sebuah tutup yang ada di dada sebelah kananya itu dan munculah ribuan benang chakra yang langsung mengarah ke masing- masing boneka kugutsu itu.
" Ini adalah jurus pamungkas ku, aku dapat menghanculkan satu kota dengan ini " ucap Sasori yang merasa akan menang.
" Tapi itu belum cukup mengalahkan ku " balas Naruto.
Dengan aba-aba Sasori ribuan boneka itu menyerang kearah Naruto. Naruto yang melihat itu menutup matanya dan membukanya kembali mata berwarna merah dan 3 tomoe berganti mata pola riak air dan bewarna sedikit ungu.
Saat boneka kugutsu itu akan sampai ke Naruto tiba-tiba.
" Shinra Tensei "
Ucap Naruto dan semua boneka kugutsu Sasori terpental dan hancur termasuk Sasori akan tetapi Sasori tidak Hancur.
" Bansho Ten'in "
Ucap Naruto yang membuat Sasori tertarik kearah Naruto dengan sigap Naruto menarik pedang dari punggungnya dan mengarahkannya kedepan.
" Jlebbb "
Pedang Naruto tertancap di dada bagin Vital Sasori dan dengan itu naruto memenangkan pertarungan. Diakhir hayat nya Sasori masih mengucapkan sepatah kata yaitu
" Kau Hebat "
.
.
.
Setelah pertarungan Naruto membereskan bekas-bekas pertarunganya dengan Sasori agar tidak ada orang yang curiga.
" Akhirnya aku selesai juga " ucap Naruto sambil mengelap keringan yang ada di kening nya.
" Kerja bagus Naruto " ucap Kurama melalui telepati.
" Iya , sekarang sudah sore lebih baik aku beristirahat terlebih dahulu badan ku lelah karena pertarungan tadi.
" Terserah mu Naruto, sepertinya besok kau sepertinya akan bertarung lagi pulihkan tenaga mu Naruto " ucap kurama melalui telepati lagi.
" Baiklah sepertinya aku akan kesana " jawab Naruto yang langsung merepalkan Heandseal.
" Sunpou : Saigen no Nai Senpou "
Munculah sebuah pintu dimensi di depan Naruto kemudian Naruto memasukinya dan pintu dimensi itu menutup lagi.
Naruto Dimension
Hari sudah gelap dan para Biju sudah tertidur dengan pulas sedangkan Naruto mencuci bajunya beserta jubahnya dan mandi kemudian tidur di pondok yang ada di Dimensinya itu.
Pagi harinya Naruto bangun serta mandi dan mengenakan pakaian untuk baju jaket panjang yang tidak menggunakan retsleting didepan dengan warna orange dan hitam dan terdapat tudung di jaketnya dan untuk celana yaitu sama seperti di Canon dengan rambut acak-acakan yang panjang sama seperti Mintao dan tidak mengenakan Hita-ate. Dan juga ditambah dengan jubah ayah Naruto.
Dan naruto hanya mengenakan pedang Hawaito Keno Kami di pinggang yang terdapat tali sama seperti Sasuke. Sedangkan pedang Kokeno Kami disimpan di Fuin penyimpanan Naruto.
Setelah Naruto selesai berpakaian ia lalu keluar dari pondok.
" Kurama aku pergi dulu " ucap Naruto pada kurama yang sedang berbaring.
" Ya berhati-hatilah " balas Kurama singkat.
Naruto merepalkan Heandseal.
" Sunpou : Saigen no Nai Senpou "
Munculah pintu dimensi dan Naruto memasukinya sambil mengenakan tudung jaketnya dan seketika Naruto sudah ada di dunia nyata. Dan Naruto melompat keatas dahan pohon dan terus melompat.
Setelah sang mentari sudah berada di puncak Naruto ternyata sudah sampai.
"Duarr ... Duarr... Duar "
Suara ledakan didengar oleh Naruto suara ledakan itu berasal dari desa yang ada didepan Naruto yaitu Desa Konoha. Dari atas pohon Naruto melihat seekor ular raksasa berkepala tiga.
' Apa itu ? , apa itu hewan Kuchiyose ? , jika begitu mungkin desa Konoha sedang diserang ' tanya Naruto pada dirinya sendiri tanpa ragu-ragu Naruto masuk kedesa dan dilihatnya keadaan desa yang kacau.
Naruto lalu melompat keatas rumah ke rumah lainnya menuju ke ular Kuchiyose berkepala tiga itu.
Tampak ada seorang jounin yang akan diserang oleh seekor ular, ular itu melesatkan kepalanya kearah jounin tersebut.
" Wuuaaaa " teriak seorang jounin itu. Tiba-tiba saja terdengar sebuah suara teriakan seseorang.
" Hawaito : Mameou Kekezou "
Teriakan itu berasal dari Naruto yang menebaskan pedangnya yang berhasil memotong 2 kepala ular tersebut.
" Bruk... Bruk..."
Suara dua kepala ular yang jatuh ketanah. Jounin yang hampir mati itu melihat kearah Naruto dan dilihatnya pemuda yang menggunakan jubah dan berambut kuning panjang.
" Yo-yon..da..dai..me ho..ka-ka..ge " ucap jounin tersebut dengan terbata-bata yang ternyata adalah Iruka.
" Aku bukan Yondaime Hokage tapi aku adalah Uzumaki Naruto " ucap Naruto dengan gagahnya.
" Ti-ti dak mung..kin " ucap Iruka yang matanya membulat.
Melihat kepala ular yang belum terpotong itu menyerang Naruto, Naruto melompat keatas dan membuat Heandseal.
" Katon : Guuryouka no Jutsu "
Naruto menyemburkan api dari mulutnya dan membentuk seekor naga berukuran besar yang langsung menghantam kepala ular itu dan terbakarlah kepala ular tersebut sampai tercium bau ular panggang.
" Puft... Puft... Puft "
Ular beserta kedua kepala ular tersebut menghilang disertai kepulan asap putih yang tebal. Setelah berhasil mengalahkan sang ular Naruto turun dari atap rumah warga menuju ketempat Iruka.
" Tap tap " Naruto lalu berjalan menghapiri Iruka dan langsung bertanya.
" Sesnsei, Sensei tidak apa ? " Tanya Naruto dengan cemas dan membantu Iruka duduk.
"Uhukk... Uhuk.. Aku tidak apa " jawab iruka yang terbantuk-batuk karena terluka.
" Sensei , apa yang sebenarnya terjadi di sini " tanya Naruto.
" Uhuk.. Desa ko-ko noha serang diserang oleh aliansi Sunagakure dengan Otogakure yang didalangi Orochimaru..Uhuk... " Jawab iruka yang masih tetap terbatuk batuk.
" Sekarang dimana Orochimaru " tanya Naruto. Yang direspon oleh Iruka dengan menunjuk sebuah Kekai bewarna Ungu kegelapan. Naruto lalu berdiri akan tetapi ditahan oleh Iruka dengan memegangi tangan kanan Naruro dengan kiri Iruka.
" Ja-jangan Naruto, disana berbahaya " cegah Iruka.
" Tidak apa " jawab Naruto sambil melepaskan pegangan Iruka dari tanganya lalu Naruto berlari kearah Kekai yang di tunjuk guru Iruka tadi.
" Tap tap tap... Swuzz swuzz swuzz "
Setelah sampai disana Naruto melihat 3 anbu berjubah putih serta empat anak buah siular Pedo yang menjaga kekai Dari dalam.
