Hello Minna...! Sepertinya dalam chapter kali ini dan seterusnya, author akan mengurangi beberapa bahasa IT agar mudah dipahami.
Enjoy It
Disclaimer : Masashi Kishimoto
"Dorrrrr...!" Seru Hinata sambil melihat kelayar komputer Sasuke. Sasuke yang mendengar seruan Hinata kontan saja terkejut. Nyaris saja dia terlonjak dari tempat duduknya.
"Sedang apa kau ?" Kata Hinata sambil duduk disebelah Sasuke.
"Kau tidak jaga ?" Sasuke mengabaikan pertanyaan Hinata tadi dan malah bertanya balik.
"Ih...! Pertanyaanku kok gak dijawab sih" Kata Hinata sambil mencubit pinggang Sasuke. Sasuke meringis kesakitan sambil mengelus-elus pinggangnya.
"Liat aja sendiri" Kata Sasuke menyuruh Hinata melihat layar komputer. Disitu hanya tertera beberapa script yang terletak di beberapa file notepad. Serta sebuah jendela Google Chrome yang masih membuka homepage google. Hinata berkerut memandang semua itu.
"Ini belum pernah kau sentuh ?" Tanya Hinata sambil menunjuk jendela Google Chrome.
"Ya jelaslah, masak aku mau masuk ke layar komputer untuk menyentuhnya" Kata Sasuke. Hinata tampak keki dengan jawaban Sasuke.
"Hehe, bercanda. Peace" Kata Sasuke sambil nyengir dan memperlihatkan jari tengah dan jari telunjuknya membentuk huruf V.
"Terus kamu ngapain disini ?" Tanya Hinata. Sepertinya Sasuke lagi konsentrasi sehingga kurang dapat mendengar ucapan Hinata. Dia membuka jendela FileZilla(1) dan mengetikkan sebuah username dan sebuah password setelah itu dia mengupload beberapa file.
Sasuke menggantikan fokusnya pada jendela Google Chrome. Dia mengutak-atik beberapa menu di sebuah website dengan header 'Lorem Ipsum'
"Selesai" Kata Sasuke sambil menghela nafas lega. Hinata masih cengo melihat layr komputer yang berubah total.
Sebuah Header bertuliskan 'Site Name' dengan menggunakan font keren. Dibawahnya ada tulisan 'Site Slogan' yang bertuliskan biasa. Disamping kedua tulisan tersebut terdapat gambar kupu-kupu yang lagi hinggap di dedaunan.
Bagian bawahnya adalah menu yang bertuliskan 'Home' 'Blog' 'About Me'. Menu tersebut berbingkai persegi panjang dengan sudut yang sedikit membulat. Mirip dengan tab pada Firefox.
Bagian bawahnya lagi ada content yang disusun seperti 'Live Tiles(2)'. Bagian kanannya ada side bar yang mirip dengan sidebar di windows XP yang menampilkan menu. Categories dengan icon Windows. Archive dengan icon WinRar. Recent Post dengan icon Notepad. Recent Comment dengan icon seseorang yang lagi bicara. Serta sebuah form user login dengan icon User and Group.
Website tersebut memiliki background dedaunan yang sangat segar serta bentuk cursor kupu-kupu. Sesaat setelah loading selesai, muncul sekumpulan kupu-kupu yang mengikuti kemanapun cursor tersebut pergi.
"Keren" Gumam Hinata. Sasuke hanya tersenyum kecil melihat Hinata.
"Kau seorang web designer ?" Tanya Hinata tidak percaya. Sasuke hanya tersenyum.
"Tidak. Aku hanya membuat theme untuk beberapa CMS terkenal. Lalu kujual" Kata Sasuke enteng. Hinata cengo mendengar ucapan Sasuke.
"Hoy...! Niat jaga atau niat pacaran sih" Bentak seseorang yang sepertinya sudah selesai urusannya dengan si komputer. Wajah Hinata langsung memerah. Sedangkan Sasuke masih tetap cool.
Minggu demi minggu Sasuke lewati dengan sangat riang gembira. Dia sudah sangat akrab dengan Hinata sampai-sampai Hinata rela meminjamkan komputer operator pada Sasuke.
"Penuh, Hinata ?" Tanya Sasuke pada Hinata ketika dia baru saja melangkahkan kakiknya memasuki cafe tersebut.
"Iya, Sasuke-kun. Mau main disini ?" Tawar Hinata sambil menyediakan tempat untuk Sasuke.
"Gak usahlah. Kau pakai sajalah" Kata Sasuke dengan halus sambil merebahkan tubuhnya disamping Hinata. Hinata hanya tertawa kecil.
"Mengapa Sasuke-kun kerja sambilan ? apa orang tua Sasuke-kun tidak mampu ?" Tanya Hinata.
"Aku hanya ingin mandiri saja" Kata Sasuke. Meskipun Sasuke merupakan putra dari seseorang yang cukup terpandang, tapi dia tidak pernah membangga-banggakan kedudukannya. Dia selalu menabung setiap hari. Uang sakunya selalu tersisa minimal separuhnya untuk ditabung.
"Kamu sendiri ? Apakah tidak sekolah ?" Tanya Sasuke. Hinata hanya tersenyum kecil.
"Huh...! Mau bagaimana lagi, orang tuaku meninggal karena kecelakaan setahun lalu. Terpaksa aku harus putus sekolah dan mengurus cafe peninggalan ayah ini" Kata Hinata sembil tersenyum pahit. Sasuke ikut tersentuh hatinya.
"Tenanglah, semuanya pasti beres" Kata Sasuke sambil tersenyum kearah Hinata. Wajah Hinata memerah melihat senyum Sasuke.
'Perasaan apa ini ?' Batin Hinata ketika hatinya diliputi rasa tenang dan damai.
"Ada yang selesai tuh" Ucapan Sasuke sukses membuat Hinata kembali kealam nyata dengan wajah yang memerah. Sasuke berjalan menghampiri komputer yang baru saja dijalankan dan mulai mengutak-atik komputer tersebut.
Hinata tersenyum sambil memperhatikan Sasuke dari jauh.
"Yo, Teme" Sapa Naruto pada sobat kecilnya tersebut. Biasanya Sasuke akan menanggapinya dengan 'Berisik, Dobe'. Tapi rupanya sekarang adalah hal yang luar biasa bagi Sasuke. Bagaimana tidak luar biasa kalau Naruto sedang merangkul cewek berambut pink yang sudah sangat terkenal dikalangan para cowok. Siapa lagi kalo bukan Sakura.
Sasuke hanya menanggapinya dengan wajah cengo. Tak percaya dia jika makhluk berisik kayak Naruto bisa mendapatkan gadis secantik Sakura.
'Gue pasti mimpi buruk' Batin Sasuke sambil mencubit pahanya sendiri.
"Wadaw...!" Pekik Sasuke. Dia mengelus-elus pahanya sendiri.
'Ternyata bukan mimpi. Mata Sakura kelilipan kali ya sampai-sampai dia mau dirangkul sama, Dobe' Batin Sasuke sambil melihat NaruSaku yang saat ini telah memasang tampang -Nih anak ngapain coba ?-
"Ada apa, Dobe ?" Tanya Sasuke dengan tampang cool seperti biasanya. Naruto hanya nyengir gak jelas.
'Nih anak lama-lama nyeremin juga' Batin Sasuke.
"Eh Dobe, kamu udah pacaran sama Sakura ?" Tanya Sasuke saat piket bersama didalam kelas.
"Iya, emangnya kenapa ? gak boleh ?" Tantang Naruto.
'Kayaknya Sakura bener-bener dipelet sama Dobe' Batin Sasuke mulai nista.
"Boleh aja kok. Kamu nembak dia dimana ?" Tanya Sasuke mulai penasaran.
"Kemarin diruang komputer" Ucapan Naruto sukses membuat Sasuke melotot kearahnya dengan tampang -Sumpeh lo ?-
"Tapi setelah ruang komputer sepi tentunya" Lanjut Naruto dengan tampang tak berdosa.
"Pake puisi ?" Tanya Sasuke.
"Enggaklah. Tinggal ngegombal kayak di TV itu lho" Jawab Naruto. Sasuke hanya menggut-manggut mendengar penjelasan Naruto.
"Kenapa Teme ? Kamu juga mau nembak seseorang ya ?" Tebak Naruto.
"Bisa iya, bisa tidak" Kata Sasuke
"Siapa Teme ? Tenten ? Temari ? atau Ino ?" Cerocos Naruto menghujani Sasuke dengan berbagai pertanyaan.
'Apaan tuh. Kalo gue nembak Tenten, gue bakal ditindas abis-abisan sama pacarnya si ketua OSIS itu. Terus Temari, dia kan gebetannya setan tidur itu. Sedangkan Ino, dia naksir berat ama Sai. Pilihan Dobe benar-benar gak waras' Batin Sasuke
"Aku udah selesai Dobe, Sisanya kau yang kerjain" Kata Sasuke mengacuhkan pertanyaan Naruto sambil ngibrit daripada dia disaranin dengan Tsunade-sensei si janda tua itu.
"Ada yang kosong, Hinata ?" Tanya Sasuke ketika baru saja memasuki cafe internet tersebut.
"Penuh, Sasuke-kun" Kata Hinata sambil tersenyum.
"Tiap kali aku kesini pasti penuh" Gerutu Sasuke sambil merebahkan dirinya disamping Hinata. Hinata merasa degup jantungnya berdebar sangat cepat.
'Ada apa ini ?' Batin Hinata sambil memegangi dadanya sendiri. Hinata merasa wajahnya memanas.
"Kau sakit, Hinata ?" Tanya Sasuke ketika melihat wajah Hinata yang sudah sangat memerah.
"Aku ingin ngomong sesuatu" Kata Hinata sambil melangkahkan kakinya menuju kebelakang gedung cafe tersebut.
Hummmpph...! Pendek ya...!
Mau bagaimana lagi, tangan author udah pegel banget nih. Ya udah dech, nih aku kasih kata-kata sulitnya.
1. FileZilla, aplikasi buat bertukar file antara client dan server. Biasanya ini untuk mengupload file ke webserver.
2. Live Tiles, salah satu fitur terbaru dari Windows 8. Live Tiles berbentuk kumpulan persegi panjang yang fungsinya sama seperti shotcut.
Reviewwwww...!
