Standar Disclaimer Applied
.
.
Tertukar? © Tsurugi De Lelouch
Part 3
.
.
Sasuke Uchiha & Sakura Haruno – Shikamaru Nara & Ino Yamanaka
.
.
Enjoying for Reading and Review
(Ingat kalau di tubuh Sasuke adalah Shikamaru dan di tubuh Shikamaru adalah Sasuke)
.
.
.
.
Kecemburuan inilah yang harus dihindari oleh dua pria yang tidak elitnya berpindah pikiran akibat jurus klan Yamanaka. Dan ini bertambah rumit—mereka menjalankan misi yang diberikan dari Kazekage Suna terlebih lagi bersama sang istri.
Hap… hap…
Langkah kaki kedua jenius Konoha sangat cepat meninggalkan dua wanita yang berjalan di belakang mereka.
"Chotto mate, Sasuke-kun," pekik Sakura.
Inner di dalam tubuh Shikamaru berteriak, "ini aku Sasuke-kun … bukan dia."
"Kenapa kau diam saja, Sasuke-kun?" tanya Sakura.
Shikamaru tak peduli dengan ocehan istri dari sahabat Hokage ke enam itu. Dia memilih tidak menoleh sedikitpun. "Aku bukan Sasuke-mu … yang ada di dalam tubuhku itu adalah Sasuke."
Rasa bersalahpun meliputi wanita beriris Aquamarine melihat sikap dua kepala keluarga yang memilih cuek. Dia tahu kalau mereka ingin normal kembali—seperti pasangan suami istri yang bisa saling membantu—bukan seperti ini.
Tak terasa mereka berempat telah memasuki perbatasan antara desa Suna dan Konoha—saat itu juga dihampiri oleh Kazekage Suna. "Maaf telah merepotkan kalian."
"Daijobu, Kazekage-sama. ini penghormatan bagi kami," ucap Ino mewakili mereka.
"Apakah kalian sudah siap?" tanya Gaara.
Sasuke—di dalam tubuhnya adalah Shikamaru segera melihat dari dekat pertempuran berdarah dari dekat untuk menyusun strategi. Sedangkan Shikamaru—adalah Sasuke memilih duduk bersila di pohon.
Hal aneh mulai di rasakan Sakura melirik keduanya—sikap Sasuke seperti Shikamaru dan Shikamaru seperti Sasuke. Wanita musim semi ini menepuk pundak Ino, "kau merasakan ada yang berbeda diantara mereka berdua?"
"Maksudmu apa, Saki?" tanya balik Ino—sambil menundukkan kepala tepat didepan Kazekage untuk permisi.
"Itu—kenapa sikap suamimu seperti Sasuke," arah jari Sakura menunjuk ke arah barat,"—dan suamiku seperti Shikamaru?" tanyanya menunjuk ke arah utara.
"Perasaan tidak ada yang berbeda, Saki."
Wanita beriris Emerlad mengernyit curiga dengan sahabat terbaiknya. Terlihat dari gerak mimik mukanya dipaksakan senyum juga keringat dingin mengucur di wajahnya. "kau tidak berbohong padaku kan?"
"Apa geranganmu curiga dengan sahabatmu sendiri?" ucap Ino.
"Kau boleh berbohong pada semua orang—tidak denganku, Ino?" seru Sakura.
Inner Sasuke melihat pentengkaran kecil yang mengusik ketenangannya dalam berpikir, dia bergerak dan memisahkan keduanya. "Hentikan tingkah konyol kalian, kita sedang menjalani misi."
Seketika dua wanita itu terdiam dan memalingkan mukanya, sesaat Inner Shikamaru tersenyum tipis dengan sikap Sasuke memilih melerai mereka berdua ketimbang harus membela salah satunya.
"Wakkata, aku sudah menyusun strategi," ajak Inner Shikamaru.
Dan dia menjelaskan secara detail rencana yang dipikirkan matang-matang. Gaara mengangguk paham kemudian memerintahkan seluruh pasukan untuk menjalankan rencana itu. Sesaat ucapan Gaara membuat kedua kepala keluarga terdiam, "tumben ketua anbu bisa menyusun rencana seakurat yang biasanya dilakukan oleh klan Nara. Bukan mencurigai kalian berdua—tapi saya harap tidak menghambat misi ini."
Ino melirik ke arah Shikamaru dan Sasuke, "ternyata Kazekage-sama mulai curiga dengan kalian. Bersikap seperti biasa!" gumamnya dalam hati.
Tanpa aba-aba mereka terjun ke medan pemberontakan itu—
Inner Sasuke mengumpat, "Shimatta, bagaimana ini?". Dia sudah dihadang oleh dua orang pemberontak bertubuh besar. "Chido—" ucapnya terputus karena dia sekarang di tubuh Shikamaru.
"Kau baik-baik saja, Shikamaru-san? biasanya kau menggunakan jurus Kagemane, kenapa kau menyebut—" tanya Sakura terpotong karena tarikan tangan orang yang menyandera dirinya.
"Hanya tidak kon—" Inner Sasuke menoleh seketika membulat kaget melihat istrinya di bekap oleh pemberontak sialan. Dia melirik kesana kemari tapi nihil tidak menemukan Shikamaru. Sambil memejamkan mata … tangan membentuk segel, "Kagemane no jutsu…"
Seketika orang itu terperangkap dalam jurusnya, "maafkan aku Shikamaru memakai jurus klanmu."
Dalam hati Sasuke memberontak untuk melakukan jurus yang bukan miliknya—tapi apa boleh buat. Dia memberi sinyal kepada Sakura untuk menendang perut pemberontak itu hingga terkapar. "Terima kasih, Shikamaru-san."
"…"
"Kenapa kau diam saja, Shikamaru-san?" tanya Sakura.
"Diamlah Sakura-sayang, aku tidak bisa tahan menciummu kalau kau bertanya terus," pekik Inner Sasuke.
"Shikama—" ucapan Sakura terpotong melihat dua orang yang di kenalnya sedang bertarung bersama terlebih lagi berpegangan tangan—sampai berpelukan.
"S-sasuke-kun…" ucap pelan Sakura.
Inner Sasuke melihat objek yang membuat Sakura memotong ucapannya, seketika membeku dan melirik sesaat wanita-nya. "Bodoohh, kalian berdua…"
.
.
.
.
To Be Continued
Wulanz Notes a.k.a Ny. Uchiha.
Idenya nge-stuck, maafkan semuanya kalau hasilnya tidak sesuai keinginan kalian. Tian, saya sudah memenunhi request anda tapi inilah hasilnya…
*Promote :: Fic "Short Ficlet SasuSaku" -
Don't be silent reader…
Palembang, 20 October 2012
Wulanz Aihara Uchiha
Tsurugi De Lelouch
Saturday, 16.43 p.m
