Masterpiece of Younlaycious
.
.
.
.
Title: BSBS (BaekSooBaek Show) – Chapter 3
Cast: EXO Members
Genre: Humor, Family, BoysxBoys
Rate: K+ or T maybe
Length: Enaknya berapa shoot y?
Warning: Ide cerita murni dari kepala Youn, tapi cast nya bukan milik Youn wkwkwkwkwk
.
.
.
.
.
.
Chapter sebelumnya…..
Kamera terlihat menyorot segerombolan anak berjumlah selusin yang beberapa diantaranya menampilkan wajah pokerface seperti sang ayah. Kemudian beralih ke sang ortu, terlihat sang ayah sedang menggrepe-grepe sang ibu tanpa sadar kamera telah menyorot mereka.
"BERHENTIIIIIII!" teriak sebuah suara. Semua langsung menoleh ke arah pemilik suara, termasuk pasangan yang baru saja disorot. Kamera tersebut beralih menyorot orang tersebut.
"Kau…"
.
.
.
.
.
"Kau…kenapa balik lagi?" tanya Baeksoo heran melihat pemilik suara yang teridentifikasi bernama Soobaek.
"Pertanyaan lu kaga enak banget. Jelas gw balik ini masih jam kerja, emang lu suka bolos kerja." – Soobaek
"Ehhh…lu jangan buka-buka aib gw dong. Malu ma penonton dan bintang tamu. Lagian bukannya lu mau melahirkan?" – Baeksoo
"Kaga jadi. Sialan gw di PHP-in ma calon anak gw. Kata dokter itu cuma kontraksi palsu. Udahan bahas gw nya mending kita lanjut aja deh." BaekSooBaek ngasih kode ke kameramen.
Kembali kamera menyorot pasangan yang lagi asik masuk grepe-grepean, rupanya aksi yang tadinya sempat terhenti kini berlanjut kembali. Saat ini aksi si ayah sudah lebih nekat lagi bukan sekedar grepe-grepe tapi udah mulai menjurus(?). Saking asiknya, mereka tidak sadar kamera mulai menyorot mereka.
"Hunnie, udah ahhh malu diliatin orang." Kata Luhan berusaha menahan sang suami.
"Biarin aja, anggaplah thtudio ini milik kita bedua yang lain cuma numpang aja." balas sang suami tanpa menghentikan aksinya.
Udah tahu siapakah pasangan ketiga yang akan mendongengkan kisah mereka? Yup, tak lain tak bukan, pasangan dengan jumlah anak terbanyak, mereka tak lain tak bukan Oh Sehun dan Oh Luhan. Dapat kita saksikan bersama saat ini semua mata tertuju pada mereka, tepatnya pada aksi mereka. Bukan hanya kameramen yang merekam aksi mereka tapi juga semua yang ada di studio. Rupanya mereka semua adalah Hunhan Loverth. Ini nama bukan bermaksud menghina Sehun yang cadel tapi telah mengalami penyesuaian dengan keadaan Sehun yang sebenarnya, bisa jadi fitnah dong klo namanya Hunhan Lovers.
"Daddy, mommy, liat tuh ada om-om nakal." Lapor anak tertua Hunhan.
"Biarin aja nak! Paling juga orang thirik!" jawab Sehun cuek.
"Ihhhh daddy, mommy itu lagi direkam." Lapor anak kedua, sekaligus kembaran anak pertama.
"Jelas dong di rekam. Kita kan lagi di studio. Lagi syuting live." Jawab Luhan secuek Sehun, menikmati aksi nakal sang suami.
"Ughhh Hannie, rathamu thunggu manith. Aku jadi makin tak thabar memakanmu." Nampak Sehun sedang menjilati area leher Luhan. Dan Luhan sedang memejamkan mata, menikmati jilatan Sehun.
"Makanlah aku Hunnie! Aku siap aku siap." Jawab Luhan *Luhan Squarepants sodaranya Spongebob Squarepants*.
Melihat lampu hijau dari sang istri, Sehun langsung gas pollll melanjutkan aksinya. Tangan-tangannya mulai membuka kancing kemeja Luhan. Namun sayang sungguh disayangkan sodara-sodara. Baru aja mau buka kancing ketiga. Ehhhhh dengan ga sopannya tiba-tiba hujan turun mengguyur studio. Sontak kejadian ini membuat studio rusuh. Masing-masing berusaha menyelamatkan diri dari hujan dadakan tersebut, termasuk Hunhan tentu aja. Ajaibnya hujan dadakan tersebut mendadak berhenti, setelah Hunhan dan yang lain bubar menyelamatkan diri.
"Wahhh papi hebat! Bisa nurunin hujan." Lay menatap sang suami sambil kedip-kedipin mata.
"Sapa dulu dong! Suho si pengendali air alias Suhotar!" jawab Suho sambil nepok-nepok dada Lay bangga, modus lagi.
"Athkfjgllkjkl! Gw kirain hujan beneran. Dathar manuthia air thialan! Ganggu kegiatan gw aja!" omel Sehun ga terima.
"Gw kaga maksud ganggu bro. Hanya ingin menyelamatkan kita semua dari dosa porno aksi, PTS alias Perbuatan Tak Senonoh dan semua aksi perbuatan yang sifatnya mencemari kepolosan hati, pikiran, dan mata orang-orang yang masih suci, seperti anak-anak gw dan yang lainnya. Anggep aja gw memandikan kalian semua gratis. Jarang-jarang kan di jaman sekarang ada yang gratisan." Cerocos Suho panjang kali lebar kali luas.
"Nahh….nahhh…bener tuh yang dikatain Suho. Lagian kan rating nih acara cuma K+ aja bukan M. Klo mau M ntar gw konsulin ma penulisnya." sambar Baeksoo cepat sebelum terjadi pergulatan again di dalam studio.
"Durasi…durasi…durasi!" teriak PD-nim. Teriakan ini sukses menyadarkan mereka semua.
.
.
.
.
.
.
"Pemirsa kembali lagi bersama saya Baeksoo dan rekan saya Soobaek. Kami adalah duo MC paling fenomenal seantero Korea Selatan. Saat ini anda sedang berada dalam kawasan dengan signal full anti lelet, apapun makanannya minumannya, buat anak jangan coba-coba….." Baeksoo
"STOP! STOP! Yaelah lu salah baca oiii…itu brosur iklan punya gw." Potong Soobaek sambil ngambil tuh brosur, ganti dengan yang bener.
"Ahhhh maap pemirsa. Baiklah kita lanjut aja daripada ntar dicut lagi." – Baeksoo
"Betul betul betul! *Soobaek fanboy Upin Ipin* Nahhh….karena kita udah mengetahui siapaka next couple yang akan bercerita, tanpa buang waktu yukkk mari kita tampilkan wajah mereka." – Soobaek
.
Lagi-lagi kamera menyorot Hunhan, mereka terlihat duduk di tengah-tengah anak mereka yang berjumlah selusin. Tenang aja kali ini Hunhan without aksi grepe-grepean, Sehunnya udah tobat setelah diceramahi Choi Suholang Kaya si Pengendali Air.
"Anak-anak mau denger kisah Daddy dan Mommy ga?" tanya Luhan kepada selusin anaknya.
"MAUUUUUU!" jawab mereka serempak.
"Klo gitu dengerin baek-baek ya, pasangan telinga kalian!" – Luhan. Anak-anak selusin Hunhan + semua yang ada di studio konsentrasi.
"10 tahun yang lalu tepatnya saat resepsi pernikahan…."
"Mommy! Thtop! Thtop!" potong anak ketiga Hunhan yang menurunin kecadelan sang Daddy.
"Kenapa nak?"
"Karena hari ini hari Thelatha jadi giliran Daddy yang cerita." Jawab anak keempat Hunhan yang juga kembaran si ketiga. Luhan ngangguk-ngangguk. Sehun pun memulai ceritanya.
"10 tahun yang lalu tepatnya thaat rethepthi pernikahan om Thulay, Daddy dan Mommy ketemu. Path itu Daddy lagi duduk-duduk di taman rumah om Thuho, tepatnya di bawah pohon beringin(?). Lagi merenungi nathib. Maklum Daddy baru aja jadi JoDi aliath Jomblo Ditinggal matI ma pacar Daddy thebelum Mommy kalian. Daddy itheng aja nyanyi thambil ngegalau pake lagunya penyanyi Indo yang Daddy lupa namanya, kira-kira theperti ini liriknya…." Sehun ngambil gitar, kemudian memainkannya.
JRENGGG! JRENGGG! JRENGGGG! *anggep aja suara gitar dipetik, anggap juga Sehun bisa maen gitar hasil belajar ma ChanLay*
"Kau bidadari jatuh dari thurga di hadapanku eeeaa Kau bidadari jatuh dari thurga tepat di hatiku eeeaa…..lagi athik nyanyi tiba-tiba aja ada dari atath pohon ada thethuatu yang jatuh. Kondithinya kan gelap tuh, Daddy udah takut aja yang jatuh itu hantu ato themacamnya. Daddy merem deh! Ga berani bayangin yang muncul yang therem-therem. Lamaaaa Daddy merem tapi thepi-thepi aja. Daddy beraniin melek. Mata dibuka…HUAAAAAAA!" teriak Sehun, sukses kembali membuat studio rusuh. Wajah-wajah ketakutan bermunculan. Tao memeluk Kris, Suho memeluk Lay, Chanbaek peluk-pelukan, Luhan memeluk Sehun. Yang lain poker face ala Oh Sehun.
"Ehhhh kenapa dad?" tanya si nomor lima
"Emang apaan yang jatuh? Hantu beneran?" Kali ini Kai yang bertanya. Sehun geleng-geleng.
"Tau ga apaan yang jatuh?" Sehun balik tanya.
"Yeeee….lu yang cerita yang mengalami malah balik nanya ke kita." Protes Chanyeol.
"Nahhh…itu dia mathalahnya gw lupa." Jawab Sehun.
GUBRAKKKK!
Korban berjatuhan akibat jawaban Sehun.
"Lu jangan ikut-ikutan gw deh! Lupa itu kan punya gw! Trademark gw! Jangan lu plagiat dong! Jadi orang harus kreatif." sembur Lay ga terima hak paten "Lupa" nya diplagiat Sehun.
"Lupa kan hal yang wajar bagi manuthia dan itu milik themua manuthia." – Sehun
"Emangnya lu manusia?" tanya Baekhyun
"Setau gw lu bukan manusia deh, tapi setan." Sambar Kai
"Lu tuh yang thetan, mana ada thetan berkulit putih. Yang ada berkulit hitam." – Sehun
"Woyyyy kulit gw kaga hitam tapi cokelat dan cokelat itu sexy, manly, ssang namja." – Kai
"Ehhh….ehhhh ga bisa….gw yang ssang namja. Ssang namja sama dengan Luhan." Sambar Luhan.
"Lu ikan Lohan berisik kaga usah ikut campur." – Kai
"Jelas gw harus ikut campur, kan Sehun suami gw dan kami adalah Hunhan. We Are One!" – Luhan
"We Are One itu punya EXO bukan Hunhan." Protes Suho
"STOPPPPPP! DIAMMMM! BERISIKKKKK!" teriak Soobaek. Gempa lagi, lagi lagi gempa di studio.
KRIKKKK KRIKKKK!
Studio tenang kembali.
"Klo lu semua masih aja berantem lebih baik kita akhiri aja episode kali ini." Ancam Baeksoo.
"Jadi masih mau berantem ato lanjut lagi program BaekSooBaek Show nya?" – Soobaek.
"Lanjutttt!" jawab Kai, Chanbaek, Sulay, Kristao, Chenmin dan Hunhan kompak.
"Bagus! Anak pinter lu semua!" Baeksoo tersenyum puas.
"Klo gitu tunggu apalagi, buruan lanjut ceritanya." – Soobaek
.
Lagi, lagi dan lagi kamera menyorot Hunhan dan selusin anaknya. Semua kembali fokus pada Hunhan.
"Thampe dimana tadi cerita Daddy anak-anak?" – Sehun
"Sampe mata dibuka…..Huaaaa." anak Hunhan nomor tujuh yang menjawab.
"Nahhh….Daddy kan buka mata dan ternyata oh ternyata itu bukan hantu atau themacamnya, hanya theorang bidadari cantik jatuh dari thurga di hadapan Daddy kemudian mathuk ke hati Daddy. Dan bidadari itu adalah Mommy kalian. Akhirnya 10 tahun yang lalu seminggu setelah itu, Daddy menikah dengan bidadari cantik tersebut dan hidup bahagia dengan kalian berduabelas." Sehun kedip-kedip mata ke Luhan yang lagi pake pemerah pipi alami alias blushing.
"Demikianlah kisah kami, Hunhan, jika ada pertanyaan silahkan ditanyakan. Sesi tanya jawab telah dibuka." – Luhan
"Gw tanya…gw tanya dong." Baekhyun angkat tangan. "Ada 2 pertanyaan buat nih buat Luhan. Pertama, ngapain lu di atas pohon? Kedua kenapa lu bisa jatuh?" masih Baekhyun.
"Okeee….akan gw jawab pertanyaan lu Baek. Pertama, suka-suka gw dong mau ngapain di atas pohon. Masbuloh? Lu ga terima? Kedua, gw kaget gara-gara dengerin suara si Sehun, merdu kaga yang ada sumbang, buat kuping gw sakit aja. Mana permainan gitarnya kaga sinkron ma nadanya pas itu. Udah gitu tuh lagu salah alamat lagi, gw kan bukan bidadari tapi bidadara(?). Jadi salahkan Sehun dan lagunya yang buat gw jatuh, jatuh dari pohon sekaligus jatuh cinta. Ada yang masih mau tanya lagi? Gw buka kesempatan terakhir bagi yang mau tanya-tanya." - Luhan.
"Apa lu bahagia dengan pernikahan lu?" akhirnya tetua suku, Xiumin buka suara juga setelah sekian lama sibuk nyamil bakpao.
"Gw bahagia sangaaatttt bahagia tapi sekaligus juga menyesal." Jawab Luhan dan Sehun menjadi thhock mendengar jawaban Luhan.
"Ehhh kenapa Hannie? Apa Hunnie punya thalah ma Hannie?" tanya Sehun sambil tutup kuping, ga siap denger jawaban sang istri *Youn: Hun, lu klo kaga siap ngapain tanya? l Sehun: gw penatharan Youn. Kenapa Hannie bilang bahagia thekaliguth nyethel nikah ma gw?*
"Salah lu banyak! Tapi yang palinggggg buat gw kesel ada 6 dari sekian banyak kesalahan. Pertama, lu itu mesum pake banget. Kedua, lu hobby banget "this & that". Ketiga, Lu suka maksa gw buat "this & that". Keempat, klo kita "this & that" lu kaga bakal cukup 1 ronde aja dan akhirnya membuat gw ga berdaya berhari-hari. Kelima, Gw harus ngelahirin selusin anak buat lu dan semuanya kembar. Keenam, ternyata lu masih lum puas dengan selusin anak." Luhan ngelus-ngelus perutnya. "Klo yang lahir kembar lagi, abis ini gw sunat tuh little Sehun." sembur Luhan.
"JANGANNNNN! Klo little Sehun di sunat gimana masa depan kita?" – Sehun.
"Makanya little Sehun jangan nakal-nakal." – Luhan
"Little Sehun kan nakal hanya ma Hannie aja. Lagian kan kesalahan juga bukan hanya pada pihak little Sehun, tapi Hannie juga. Hannie kan suka minta nambah klo udah keasikan maen ma little Sehun." Sehun smirk.
"YAK! YAK! Intinya kau tetap salah!" - Luhan
"Oh tidak bitha!" – Sehun
"Maap untuk adegan selanjutnya tolong dicut aja, karena bukan konsumsi umum." Luhan mendorong kameramen menjauh. Sepertinya perang antara Hunhan akan terjadi. Dan sesuai permintaan tidak ditayangkan. Cukup mereka dan penulis yang tahu.
.
.
.
.
.
Meninggalkan pasangan Hunhan yang sibuk dengan perang mereka. Kamera perlahan menyorot seorang uke yang lagi sibuk nyamil bakpao. Tanpa permisi Baeksoo dan Soobaek langsung duduk di sisi sebelah kanan-kiri nya.
"Jeng Xiumin lagi ngapain nih?" tanya Soobaek memulai obrolannya dengan Xiumin.
"Ehhhhh….saya sedang makan bakpao. Bakpao ini favorit saya." Jawab Xiumin.
"Sudah berapa banyak bakpao yang jeng habiskan?" tanya Baeksoo.
"Wahhhh banyak banget. Ga keitung! Kan bakpao ini bukan sekedar camilan buat saya tapi makanan pokok. Breakfast, lunch, dinner selalu saya makan bakpao. Pokoknya tiap jam selalu harus ada bakpao." – Xiumin
"Bakpao itu jeng makan sendiri atau dibantu dengan suami dan anak-anak?" – Soobaek
"Saya makannya berdua ma anak bungsu saya. Maklum kita sama-sama penggemar bakpao. Klo suami dan anak pertama saya sukanya makan bebek." – Xiumin
"Ini program BaekSooBaek Show woyyyy bukan acara kuliner." Teriak PD-nim.
"Ahhh maap maap PD-nim Kami lupa." BaekSooBaek tepok jidat masing-masing.
"Karena ini bukan acara kuliner. Saya permisi dulu." Xiumin meninggalkan BaekSooBaek.
"Tunggu dulu, jeng. Ini emang bukan acara kuliner tapi Xiumin Show." Baeksoo nahan Xiumin.
"Iya bener banget. Kan kemarin-kemarin jeng bilang ingin lebih banyak ngomong. Bahkan yang kami dengar jeng rela berguru pada Park Baekhyun agar bisa ngomong di depan kamera. Makanya hari ini nama programnya kami ubah jadi Xiumin Show" – Soobaek
"Jadi sekarang kami memberikan kesempatan kepada jeng untuk mewujudkan keinginan jeng itu." Baeksoo merayu Xiumin.
"Apa jeng Xiumin mau menerima tawaran kami?" – Soobaek
"Ehhh ahhh gimana ya? Tapi beneran kan saya dikasih kesempatan ngomong yang banyak?" mata Xiumin jadi blink-blink. "Tapi saya bingung mau ngomong apa."
"Emmmm bagaimana klo jeng mulai dengan kisah awal pertemuan jeng dengan suami." Tawar Baeksoo
"Ngomong-ngomong soal suami jeng, dimakah Chen ssi sekarang?" – Soobaek
"Ahhh si abah lagi menjalankan tugas negara." Kamera menyorot Chen yang sibuk dengan sakelar listrik.
"Jadi suami jeng tukang listrik?" – Baeksoo
"Bukan...bukan tukang listrik tapi tubuhnya bisa mengeluarkan listrik. Dan kebetulan studio ini kan mati lampu. Jadilah suami saya bertugas sebagai sumber listriknya. Kan membantu yang kesusahan sama dengan amal." Jawab Xiumin bijak. BaekSooBaek ngangguk-ngangguk.
"Yawda kita biarkan aja suami jeng menjalankan tugas negara. Gimana kalo ceritanya dimulai aja?" putus Soobaek.
.
"9 tahun yang lalu, saat saya baru pulang membeli bakpao. Pas ngelewati sebuah jalan, pas saya lagi tengak-tengok kanan-kiri mau nyebrang, saya denger suara berisik-berisik di gang ga jauh dari tempat saya berdiri. Karena penasaran, iseng aja saya intip. Kali aja dapat rejeki bakpao lagi. Ehhh bukan bakpao yang saya dapat tapi janda ehhh salah duda ehhh salah duhhh dulu status si abah apa ya?" Xiumin tampak sedang berpikir. "Ya pokoknya intinya saya ngeliat si abah lagi dikeroyok."
"Trus jeng Xiumin bantuin si abah Chen?" interupsi Tao. Ternyata sedari tadi semua pasangan udah duduk ngelingkerin Xiumin + BaekSooBaek, jadilah acara Xiumin tumpeng *plakkk* *abaikan*
"Ihhh sotoy deh kamu. Mana mungkin saya yang berstatus uke nolongin seme. Yang ada harusnya seme nolongin uke." – Xiumin
"Trus si Jeng ngapain disono klo kaga bantuin abah Chen?" tanya Baekhyun mulai esmoni *emosi udah mainstream sodara-sodari*
"Saya liatin aja sambil makan bakpao, kebetulan kan DVD action di rumah udah abis tuh. Lumayan kan dapet adegan action gratis live lagi." Jawab Xiumin sambil nyamil bakpao lagi. #BAOZItakberperikeCHENan
"Thaat itu gimana keadaan abah Chen? Kan dikeroyok tuh apa baek-baek aja?" Sehun ikutan nimbrung.
"Keadaannya….nahhh…nahhh kaya kamu nih sekarang." Xiumin nunjuk-nunjuk Sehun. Keadaan Sehun saat ini bisa dibilang cukup mengenaskan, pipi kanan kiri stempel 5 jari, rambut acak-acakan, baju sobek-sobek sepertinya dia baru mendapat "perlakuan mesra" dari sang Rusa tercintanya. Yang ngeliat cuma bisa bilang "yang cabar eaaa" ga ketinggalan hashtag . #LuhansiRusaSetrong #awasrusagalak #Cabareaamaknae #Cehuncelalukuatmenghadapiruthangamuk
"Akhir-akhirnya gimana tuh si abah bisa masih hidup sampe sekarang?" kembali lagi ke Soobaek.
"Nahhh ini dia bagian klimaksnya." Xiumin natap mereka semua. "Kan si abah ceritanya ngelawan tuh ga pasrah aja daritadi. Klo pasrah udah almarhum dong. Pas lagi seru-serunya si abah ngelawan. Tau ga apa yang terjadi?" Xiumin natap mereka lagi.
"KAGAAA!" Koor berjamaah pendengar setia kisah Chenmin.
"Nahhh pas lagi seru-serunya. Si abah udah siap ngeluarin jurus bebek ungu unyu-unyu(?) sekali. Tiba-tiba aja dari ujung gang ada yang teriak, "KANTIPPPPP KANTIPPPP KABURRRR SELAMATKAN DIRI!" langsung tuh yang ngeroyok abah bubar jalan, nyelamatin diri." Xiumin tersenyum. Pendengar cengo.
"Jadi yang ngeroyok abah Chen bukan preman?" tanya Chanyeol ga percaya denger kisah ajaib Chenmin.
"Lahhh yang bilang preman siapa? Sotoy banget! Dan perlu kalian tau aja ya yang ngeroyok abah itu banci ngamuk gegara digodain abah. Makanya ga saya tolongin. Biar tau rasa si abah. Biar kapok! salah sendiri kegenitan."
"ehhh berarti kalian udah saling kenal saat itu?" – Baeksoo
"Udahlah! Kalo ga kenal ngapain juga saya tungguin, mending pulang aja ke rumah." – Xiumin
"Jadi ini bukan pertemuan pertama kalian?" – Soobaek
"Bukan dong! Saya malas kalo harus cerita pertemuan pertama. Kaga seru. Seruan yang barusan saya ceritain. Bener kan? Bener dong?" mendadak Xiumin jadi aLAY. Pendengar minggat dari posisi masing-masing meninggalkan Xiumin ga ketinggalan MC BaekSooBaek Show turut serta dalam rombongan.
"Ehhh…ehhh kok pada bubar? Katanya ini acara Xiumin Show. Harusnya kan nungguin saya selaku bintang utama minggat baru kalian minggat." Kata Xiumin yang hanya dianggap angin iseng lewat.
.
.
.
.
.
.
"Penonton, pendengar dan pembaca setia BaekSooBaek Show. Setelah mendengar kisah dari dua pasangan kita tadi, marilah kita renungkan bersama." Kata Baeksoo bijak.
"Semoga dari kisah pasangan Hunhan dan Chenmin ada pelajaran yang dapat kita resapi bersama." Sambung Soobaek
"Penonton, pendengar dan pembaca setia BaekSooBaek Show, sebenarnya kami tidak ingin mengakhiri program ini." – Baeksoo
"Namun, berhubung durasi untuk program ini telah melebihi batas waktu tayang sehingga menimbulkan demo ydisertai aksi anarkis dari program selanjutnya. Maka ijinkanlah kami…."
"Alahhhh! Mau nutup acara aja lama banget!" potong Baekhyun. "Udah biar gw aja yang penutup!" Baekhyun nyabotase kamera.
"Penonton, pendengar dan pembaca setia BaekSooBaek Show karena jam tayang program ini telah habis. Maka program kami akhiri sampe di sini dulu. Sekian dan terima kasih." Tutup Baekhyun
.
.
.
.
.
.
.
.
BDY
(TBC udah mainstream)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Annyeeooongggggg pembaca setia BaekSooBaek Show ^^
Youn comeback with chapter 3 ^^ Sebelumnya maap ya telah membuat kalian lama menunggu.
Gimana chapter 3 ini? Makin absurd dan ga beres ya? Heehhehehehe
Meski makin absurd dan ga beres Youn harap tetep dapat membuat kalian sakit perut ehhhh bukan Youn doain kalian yang jelek tapi maksud Youn sakit perut karena ngakak, ketawa, ngguyu, laughing sambil roll like a buffalo *Plakkk XD
Dan juga karena udah lama ga update jadi chapter 3 ini panjanggggg, itung-itung nebus dosa telah membuat kalian menunggu ^^ Beruntung nih BaekSooBaek mau Youn ajak kerjasama untuk masukin dua kopel di chapter ini.
Karena ada Xiumin Oppa disini. Yukkkk mari kita nyanyiin bareng-bareng…..
"Saengil Chukhahamnida, Saengil Chukhahamnida
Saranghaneun Uri Uminnie…Saengil Chukhahamnida"
YEHETTT! OHORATTT!
#HAPPYXIUMINDAY
#HAPPY25thBDAY
"SEMOGA KEINGINAN UMIN OPPA BISA NGOMONG BANYAK BANGET TERKABUL, UMURNYA PANJANG, SEHAT TERUS, REJEKI LANCAR, MENJADI TELADAN BAGI SEMUA ORANG (KELUARGA, EXO, FANS, MASYARAKAT), MENJADI ORANG YANG LEBIH BAEK LAGI KE DEPANNYA DAN SEMUA YANG BAIK-BAIK! AMINNNN!"
.
.
.
Ga lupa juga Youn said THANKS TO: exindira, RZHH 261220, raetaoris, 12, Luhan dan kalian yang telah bersedia meluangkan waktu ^^
Penutupnya seperti biasa aja ya…..REVIEW JUSEYO! ^^
YEHETTTT! OHORATTTT!
ANNYEONG! PPYONG!
