Warning: Mature scenes inside.


Setelah merasa aroma tubuhnya sudah menandai Baekhyun, Chanyeol menyerukkan moncongnya pada pangkal paha Baekhyun. Di mana bagian terahasianya berada.


.

Chanyeol menatap lelaki mungil yang ada di hadapannya. Sosok mungil yang menujukkan kecantikan sejati dengan rupa bagai campuran malaikat suci dan iblis penggoda. Otak Chanyeol mencoba mengingkari apa yang dirasa. Namun jiwa serigalanya melolong untuk segera menandai lelaki mungil itu.

Tangan si mungil terulur untuk menyentuhnya. Seharusnya saat itu Chanyeol menghindar. Dia tidak begitu suka jika disentuh orang lain. Terlebih dalam bentuk serigalanya. Tetapi ia malah mendekati si mungil itu seakan menawarkan diri. Ketika jari – jari kecil itu menyentuhnya, Chanyeol langsung melupakan segala keberatan yang semula bercokol di otaknya. Naluri mengambil alih untuk menandai lelaki itu dengan segera.

Siapa kau? bisik Chanyeol dengan bodoh. Karena tidak mungkin lelaki itu mendengar.

"Baekhyun," jawab Baekhyun.

Hal itu membuat mata emas Chanyeol terbelalak tidak percaya. Mengetahui bahwa mereka sudah terhubung bahkan sebelum berpasangan.

Baekhyun, ulang Chanyeol, itu seperti nama adik temanku.

"Memang siapa nama temanmu?" tanya Baekhyun penasaran.

Kris.. Chanyeol menyebut nama sahabat kentalnya yang memang memiliki adik bernama Baekhyun.

"Nama kakakku juga Kris," Baekhyun berseru dengan riang. Takjub bahwa ia dan serigala memiliki satu kesamaan, tanpa menyadari Kris yang dimaksud ia dan Chanyeol adalah orang yang sama.

Di sisi lain Chanyeol mengutuki nasibnya. Membayangkan bagaimana reaksi Kris saat ia menandai Baekhyun sebagai pasangannya. Mungkin ia akan membunuhku, pikir Chanyeol dalam ironi dalam.

"Siapa yang akan membunuhmu?" tanya Baekhyun dengan polos. Menanggapi gumaman yang diucapkan Chanyeol dalam hati.

Kenapa kau ada di sini? Bukan kah kau terlalu kecil untuk bergabung dalam Bulan Bergaul? Chanyeol mencoba mengalihkan pembicaraan.

Bibir Baekhyun mencebik mendengar pertanyaan Chanyeol dan langsung menggerutu seperti yang sudah – sudah. "Aku sudah besar. Umurku sudah 13 tahun. Aku sekarang sudah bisa menjadi induk serigala seperti yang lain."

Benarkah? Kau.. terlihat kecil dan belum cukup untuk megikuti ritual.

"Benar! Aku sudah besar!" seru Baekhyun sambal bertolak pinggang yang membuat permukaan tubuhnya yang telanjang terlihat seluruhnya oleh Chanyeol. Mati – matian, Chanyeol mencoba menekan keinginannya untuk segera menubruk tubuh kecil itu dan menandainya.

"Kau tidak percaya?" Baekhyun menambahkan dengan mata memincing tajam. Lalu tiba – tiba ia berjalan ke belakang tubuh Chanyeol.

Kau mau apa? tanya Chanyeol dengan penasaran.

"Aku mau membuktikan kalau aku sudah besar!"

Setelahnya Baekhyun menyentuh bagian belakang tubuh Chanyeol hingga kejantanan pria itu mencuat keluar dan berada di hadapan wajah Baekhyun. Lalu detik kemudian, Baekhyun sudah menangkup kejantanan Chanyeol dengan mulutnya yang hangat. Membuat Chanyeol mengerang keras.

Apa yang kau lakukan? kata Chanyeol di antara geramannya. Mempertanyakan perlakuan Baekhyun padanya degan sisa pengendalian yang akan hancur dengan sedikit desakan.

Aku melakukan apa yang Kyungsoo lakukan tadi, jawab Baekhyun. Tidak seperti sebelumnya, jawaban kali ini bergaung langsung dalam Chanyeol. Karena mulut lelaki mungil itu sibuk menyiksa Chanyeol.

Baekhyun. Berhenti! Chanyeol yang sudah sampai di ambang batas, memerintah Baekhyun untuk berhenti. Akhirnya Baekhyun berhenti melakukan kegiatan yang tidak tahu apa dan memandang Chanyeol dengan bingung.

"Kenapa?"

Aku sudah sadar kau bukan anak kecil lagi.

Senang dengan pengakuan Chanyeol, Baekhyun menari senang. Mengelilingi Chanyeol sambil berkata, "Benarkan? Aku bukan anak kecil lagi. Aku memang bukan anak kecil."

Sementara Chanyeol hanya memandangi Baekhyun yang masih mengelilinginya.

"Siapa kau? Aku belum tahu siapa namamu?" kata Baekhyun kemudia saat ia sadar bahwa belum mengetahui nama serigala hitam di depannya.

Chanyeol.

"Chanyeol?" ulang Baekhyun, "aku suka nama itu. Sangat cocok untukmu. Serigala hitam besar menakutkan bernama Chanyeol."

Menurutmu aku menyeramkan? Chanyeol menanggapi kata 'menakutkan' yang Baekhyun gunakan untuk mendeskripsikannya.

"Iya! Serigala hitam besar menyeramkan!" tanpa ragu Baekhyun membenarkan.

"Dan aku suka serigala hitam besar yang menakutkan! Kalau aku berpasangan, aku ingin dengan serigala yang seperti kau. Tapi kata Mama aku harus menunggu sampai beberapa tahun lagi untuk mengikuti ritual," Baekhyun menambahkan dengan cebikkan di bibirnya.

Kenapa kau ingin berpasangan dengan serigala seperti itu?

"Karena aku melihatmu. Dan aku menyukainya."

Ketika mendengar itu, Chanyeol sudah tidak peduli lagi dengan segala hal. Umur Baekhyun, reaksi Kris, juga semua hal yang ia jadikan alasan untuk tidak menjadikan Baekhyun sebagai pasangannya saat itu juga. Semuanya terbang meninggalkan Chanyeol dengan nalurinya, juga lelaki-atau serigala kecil- yang mengikat semua naluri miliknya.

Dengan perlahan Chanyeol mendekati Baekhyun, hingga bulu hitam Chanyeol menggesek kulit Baekhyun yang telanjang untuk menandai lelaki mungil itu dengan aroma tubuhnya. Baekhyun terkikik geli karena itu. Tetapi tidak berusaha menjauhkan Chanyeol.

Setelah merasa aroma tubuhnya sudah menandai Baekhyun, Chanyeol menyerukkan moncongnya pada pangkal paha Baekhyun. Di mana bagian terahasianya berada.

Merasa geli dengan perbuatan Chanyeol, Baekhyun berusaha menjauh, yang malah membuatnya jatuh telentang. Menampilkan Baekhyun dengan gaya yang seakan menghidangkan diri pada Chanyeol. Tanpa berpikir panjang, Chanyeol langsung menjelajahi selangkangan dan kejantanan mungil milik Bakhyun dengan lidah.

Membuat lelaki mungil itu mengerang dan menjerit. Merasakan banyak hal saat lidah Chanyeol menjelajahi bagian bawah dirinya. Mulai dari geli hingga perasaan aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Membuat Baekhyun merasakan kenikmatan kecil yang kemudian membesar hingga menjeritkan nama Chanyeol ketika dirinya meledak.

"Chanyeol.." panggil Baekhyun dengan bingung. Tidak tahu apa tujuannya memanggil Chanyeol. Sementara Chanyeol yang mendengar bisikan Baekhyun merespon dengan memberikan jilatan kecil di sepanjang tubuh lelaki mungil itu.

Mata Baehyun terpejam menikmati pemanjaan yang diberikan Chanyeol padanya. Sambil terus membisikan nama pria itu berulang kali.

Baekhyun, maaf, kata Chanyeol. Sebelum kemudian Chanyeol membalik tubuh Baekhyun, memposisikan Baekhyun seperti menungging dan langsung kejantanannya menyeruak masuk merenggut keperjakaan Baekhyun yang semula ada. Baekhyun menjerit saat itu, merasakan benda besar menginvasi tubuhnya.

"Chanyeol, sakit…" Baekhyun merengek pada Chanyeol di antara isaknya. Berharap kenyamanan pada dia yang membuat tubuhnya merasakan kesakitan.

Baekhyun mati rasa, rasanya. Tangan dan kakinya dia tahan kuat - kuat agar bisa menahan badannya tetap pada posisinya yang terasa sakit dan lemas itu apalagi mengingat ada serigala besar di belakang tubuhnya.

Chanyeol berhenti. Membiarkan Baekhyun membiasakan diri dan tidak memaksa lelaki mungil itu untuk menerimanya lagi. Meski naluri Chanyeol memerintahkannya untuk segera mendesakkan diri sepenuhnya. Sebaliknya, ia malah menjilati leher sampai punggung Baekhyun.

Ketika Chanyeol merasa Baekhyun sudah menyesuaikan diri, ia kembali mendesak dan memulai gerakan ritmis untuk memancing gairah lelaki mungil itu. Baekhyun kembali menjerit. Namun bukan lagi jeritan kesakitan seperti sebelumnya.

"Ah.. Chanyeol.." Tubuh Beakhyun terhentak - hentak ke depan oleh perbuatan Chanyeol yang kasar tetapi terkendali itu. Rasa sakit yang Baekhyun rasakan tadinya segera menghilang tergantikan oleh rasa nikmat yang belum pernah ia rasa.

Kepalanya ia dongakkan ke atas, mendesah dan terus meneriakkan nama Chanyeol yang disusul oleh lolongan sang serigala itu.

Dihentakkannya lagi kejantanan serigala itu ke dalam Baehyun dengan keras, berkali - kali.

"Chanyeol?"

Panggilan itu terlontar saaat Baehyun membuka mata, setelah terjangan – jangan orgasme yang membuatnya kelelahan dan membuatnya memejamkan mata, dan melihat sesosok pria menjulang di atas tubuhnya.

Pria bermata emas dengan rambut hitam pekat. Pria yang serupa dengan Chanyeol, sang serigala yang telah mengenalkan Baekhyun pada pengalaman baru. Namun Baekhyun sedikit ragu apakah benar itu Chanyeol-nya.

"Ya, Baekhyun?" jawab pria tu dengan suara serak seksi yang membuat Baekhyun meremang. Membuat dugaan semula Baekhyun tentang pria itu adalah benar.

"Chanyeol," panggil Baekhyun sekali lagi.

"Ya?" Chanyeol menjawab panggilan Baekhyun sambil mencium pundak lelaki mungil itu.

"Chanyeol.. Chanyeol.. Chanyeol.." Baekhyun terus membisikan nama itu saat mereka kembali melakukan persetubuhan. Namun kali ini dengan Chanyeol dalam wujud manusianya.

.

e)(o

.

"Chanyeol, aku harus pulang," kata Baekhyun dalam pelukan Chanyeol yang tengah memainkan untaian rambutnya. Pria itu tidak menjawab, membuat Baekhyun mengambil langkahnya sendiri dengan menjauh dari pelukan Chanyeol.

Tetapi gerakan Baekhyun terhenti saat tangan Chanyeol yang memeluknya semakin erat. "Jangan," bisik Chanyeol, "kau di sini saja bersamaku."

"Aku ingin. Tapi tidak bisa. Aku akan dimarahi Mama jika ketahuan menyelinap," terang Baekhyun.

Lagi – lagi Chanyeol terdiam. Namun kali ini karena ia berpikir bahwa walau Baekhyun pulang dan bersikap seperti anak baik, tetapi siapa pun akan tahu bahwa lelaki mungil itu baru saja menuntaskan ritual bergaulnya.

Terlebih dengan aroma Chanyeol yang menguar dari tubuh Baekhyun.

"Chanyeol," Baekhyun memanggil untuk membuat pria itu memusatkan perhatiannya lagi.

"Ya?

Saat perhatian Chanyeol sudah kembali, kali ini Baekhyun ragu untuk mengucapkan keinginannya. Malah menatap tanah dan memainkan jari - jarinya. "Hum.. Chanyeol. Ini bodoh, tapi.. kalau kau belum memiliki pasangan sampai aku melakukan ritual, apa.. apa kau mau melakukannya denganku?"

Tawa Chanyeol meledak saat itu. Mendengar kepolosan dari pertanyaan Baekhyun padanya. Tetapi Chanyeol menjawab, "Tentu saja." Dan mendapatkan pelukan juga ciuman dari Baekhyun sebelum lelaki mungil itu bertransformasi menjadi serigala hitam dan berlari keluar dari Hutan Kelahiran.

Sementara Chanyeol bangkit dari duduknya dan memikirkan bagaimana reaki Kris saat mendengar dia telah menandai adik kecil pria itu.

.

e)(o

.

"Baekhyun, Baekhyun," panggil Heechul sambil menggoncang – goncang tubuh Baekhyun agar lelaki mungil itu terbangun. Baekhyun tersentak karena itu dan langsung terbangun untuk menyadari bahwa Heechul dan Kyungsoo tengah mengamatinya.

"Mama.." kata Baekhyun.

"Kau tidak apa – apa, Sayang?" Heechul bertanya dengan ragu, juga khawatir. Sementara Kyungsoo terus menatap adiknya dengan ekspresi sedih.

Baekhyun merasa bahwa mereka itu berlaku aneh. Tetapi ia menjawab pertanyaan Heechul, "Aku tidak apa – apa, Mama." Dan bangkit dari tempat tidur untuk menyangga tubuhnya. Hingga Baekhyun akan terjatuh andaikan Kyungsoo tidak menyangga tubuhnya.

"Terima kasih," kata Baekhyun pada Kyungsoo. Lagi – lagi terjadi momen sunyi yang tidak mengenakan. "Mama, Kyungsoo, ada apa?"

Baik Heechul atau pun Kyungsoo hanya saling pandang dengan tatapan cemas. Saat itu Baekhyun yakin bahwa telah terjadi sesuatu. Baru saja Baekhyun akan mendesak mereka, sesosok pria berperawakan tinggi-besar masuk. Wajah Baekhyun berubah cerah saat melihat siapa pria itu. Chanyeol, dengan rambut hitam dan mata emas yang sama.

"Chanyeol!" seru Baekhyun riang.

Namun hal itu tidak berlangsung lama saat menyadari wajah Chanyeol penuh dengan luka cakaran dan gigitan yang sebelumnya tidak ada. Meski begitu Chanyeol masih bersikap seperti biasa. Seolah wajahnya yang rupawan tidak carut – marut dan berjalan menghampiri Baekhyun.

"Kau baik – baik saja, Baekhyun?" tanya Chanyeol seraya mengadahkan wajah Baekhyun dengan jarinya. Memerhatikan raut lelaki itu.

"Aku baik – baik saja," jawab Baekhyun untuk kedua kalinya dalam satu jam belakangan. Namun kali ini Baekhyun menjawab tanpa diselingi rasa heran dan tersenyum puas menatap Chanyeol.

Kemudian senyum itu terhapus saat Baekhyun mendengar Heechul dan Kyungsoo mengatakan, "Selamat pagi, Alpha kami."

Mata Baekhyun membelalak dan spontan berucap, "Kau Alpha kami, Chanyeol?"

"Bukan. Aku Alpha-mu." Seulas senyum Chanyeol lontarkan saat mengatakan itu.

Baekhyun tidak membalas senyuman itu. Alih – alih menatap Chanyeol dengan pandangan yang menyuarakkan perasaannya yang campur aduk. Mulai takjub hingga takut. Bukan takut oleh kedudukannya atau terintimidasi oleh itu. Tetapi karena hal lain yang cukup meresahkan.

"Ada apa, Manis?" tanya Chanyeol melihat sikap aneh Baekhyun.

Awalnya Baekhyun tidak ingin mengatakan ini. Namun ia terlalu penasaran untuk tidak melakukannya. "Chanyeol, apa kau sudah mendapatkan pasangan?"

"Sudah."

Saat itu Baekhyun ingin menangis serta meraung. Tetapi Bakhyun menahan diri. Ia tidak ingin dianggap kekanak – kanakan oleh Chanyeol.

"Cantik kah?" tanya Baekhyun sekali lagi.

"Sangat cantik."

"Pergi sana!"

"Baekhyun!" Heechul berseru karena tidak menyangka bahwa anaknya akan bersikap tidak sopan seperti itu.

"Tidak apa – apa," kata Chanyeol, "aku akan pergi sekarang. Bersiap – siaplah aku menunggumu di bawah."

Baekhyun hanya mencebik tanpa merespon perkataan Chanyeol.

"Baekhyun.. kenapa sikapmu seperti itu, Sayang?" tanya Hechul ketika Chanyeol sudah pergi meninggalkan mereka.

"Ini salah Mama!" jawab Bakhyun, "kalau saja Mama dan Papa tidak melarangku ikut ritual, pasti aku masih bisa berpasangan dengan Chanyeol. Dan Chanyeol tidak perlu berpasangan dengan lelaki bodoh jelek itu!"

"Hush! Baekhyun!" hardik Heechul.

Kyungsoo yang semula diam pun mulai menggoda adiknya. "Memangnya kau belum tahu siapa pasangan Alpha kita?"

"Aku tahu! Dia pasti lelaki jelek yang mempunyai wujud serigala sama jeleknya dengan bulu yang hampir botak." Baehyun mengatakan itu karena tidak sanggup membayangkan dia akan melihat Chanyeol berpasangan dengan lelaki cantik di sepanjang hidupnya.

Awalnya Heechul ingin menegur Baekhyun atas kata – katanya yang tidak pantas. Tetapi akhirnya ia ikut tertawa bersama Kyungsoo yang menganggap lucu kecemburuan adiknya. Heechul sendiri tidak meyangka bahwa Baekhyun kecilnya akan menunjukkan kecemburuan yang sebegitu besar pada Alpha mereka, tanpa tahu siapa pasangan Alpa tersebut.

"Lelaki jelek dan serigala botak itu kau sendiri, Bayi Kecil!" balas Kyungsoo.

"Aku tidak jelek dan buluku tidak botak! Kyungsoo yang jelek dan botak! Buktinya serigala abu – abu semalam tidak berpaangan denganmu!"

Mata Heechul membelalak mendengar pernyatan Baekhyun. Dengan tegas ia berkata pada Kyungsoo yang baru ingin melarikan diri, "Kyungsoo. Tetap di tempatmu! Mama ingin bicara mengenai ini! Lalu Baekhyun," suaranya berubah lembut ketika itu, "yang Kyungsoo maksud, kaulah pasangan Alpha kita."

.

e)(0

.

"Chanyeol! Chanyeol!" panggil Baekhyun pada pria yang tengah berdiri di tengah kerumunan sambil berlari kearah Chanyeol.

"Ada apa, Sayang?" Chanyeol merespon panggilan Baekhyun dan ketika Baekhyun berdiri di hadapanya, Chanyeol mengangkat dia ke dalam gendongannya agar mereka saling bertatapan.

Pipi Baekhyun memerah melihat wajah Chanyeol yang begitu tampan. Membuat dia tidak percaya dengan perkatan Heechul tadi. Karena bagaimana mungkin ia berpasangan dengan pria menarik sekaligus kuat ini? "Chanyeol... benarkah kau pasanganku?"

"Ya. Aku pasanganmu," jawab Chanyeol.

"Serigala milikku?"

"Ya."

"Orang yang akan memberiku bayi – bayi serigala?"

"Ya."

"Kita akan bersama sepanjang keabadian?"

"Ya."

"Kau milikku?"

"Ya, dan apakah kau milikku?"

"Tentu saja. Aku milikkmu, serigala hitamku."

.

.

The End

.

.

HAAAAI. Maiden Moon Chanbaek versi 1 selesai ya~

Aku repost cerita ini untuk menambahkan ++ scenesnya dan sumpah, aku nyerah bikin scenes itu. Lemah aku lemah wkwk. Maaf ya kalau ++ scenesnya tidak memuaskan.

Big Thanks to: beescrescent75, neniFanadicky, Mommy Sugar, anggicy, PrincessRine, judika100791, Lussia Archery, khakikira, justme94, hyera832, whitecotton4, pengabdichanbaek, timsehunnie, Hyurien92, ChoKyuKev, greenlight1208, Hyesun Shin, milkybaek, BoChankisseu, yehethun, Jung HaRa, dan byuncheeseu yang udah nyempetin review, ngasi semangat dan nunggu cerita ini muehehe. Dan buat pertanyaan Hyurien92 yang engga bisa aku jawab karena aku pun bingung dan salah engga meriksa 'adegan' itu lagi hehehe.

Dan untuk semua orang yang udah baca dan favorite-in ini cerita juga makasi ya~ Semoga kalian semua suka.

SPECIAL THANKS TO CBX, CHANBAEK, JUNMYEON, dan YIXING yang UDAH LIGHT UP MY MOOD TONIGHT. Walaupun Chanbaek fotonya jauhan itu pun udah bikin seneng dan that 'Baekhyun' suara Chanyeol di akhir vid hehe. YIXINGGGGGG I MISS YOU. Walaupun sad juga kalau CBX lagi lagi engga menang T.T gapapa ya, kita usaha lagi~

See you di versi 2 malam jum'at depan ya~

Salam Chanbaek Is Real!