Titisan ?

Desclaimer : Naruto hanya milik masashi kishimoto seorang, saya hanya minjam sebentar *plakk

Rated : T

Pairing : uzumaki naruto & haruno sakura (narusaku)

Slight : sasuhina, naruhina, sasusaku, shikatema, saino, dll

Genre : romance, adventure, friendship, dll, *tentuin sendiri

Warning : abal, gaje, berantakan, typo, dll

Chapter 3 : diabo

Chapter sebelumnya

"ehem naruto, ayo kita pergi"sahut sakura yang membuat naruto terkejut

"sa-sakura-chan"

naruto benar-benar terpukau dengan penampilan sakura sekarang. Sakura menggunakan dress warna yang sesuai dengan warna rambutnya dengan tinggi sekitar 5 cm di atas lutut, rambut yang tetap dibiarkan tergerai panjang, dengan bando yang berhiaskan topi kecil berwarna perak dan jaket kecil yang menghiasi punggungnya

"ka-kawai" jawab naruto dengan mulut yang mengaga

"nan desu ka ?" Tanya sakura

"em, it's so beautiful" jawab naruto sok inggris -,-

"arigato naruto, ayo kita pergi" ajak sakura menghanghampiri naruto

"ayo, silahkan tuan putri" naruto melebih-lebihkan kata-katanya sambil membuka siku tangannya membentuk sudut 45º

"terima kasih pangeran" sakura juga ikut melebih-lebihkan dan memasukan tangannya pada siku tangan naruto

"tadaima" seru naruto di depan pintu

"okaeri naruto-kun" jawab kushina di balik dapur

"kaa-san, sakurra sudah ada, apa tou-san sudah pulang ?"

"belum, mungkin sebentar lagi, duduk dulu ya tunggu tou-sanmu dating dan untuk sakura bisa bantu baa-chan ?"

"tetu saja baa-chan" jawab sakura menghampiri kushina di dapur dan segera menggunakan celemek, sekitar 10 menit berlalu ayah naruto-minato teah dating

"tadaima" seri minato melepaskan sepatunya dan meletakkannya pada rak sepatu

"okaeri tou-san" ternyata yang menjawabnya adalah naruto, minato berjalan ke dapur dan meihat seseorang yang tidak terlalu asing baginya

"eh ada sakura-chan, mau makan malam bersama keluarga jii-san ya ?" Tanya minato sambil mennunjukkan cengiran lima jarinya

"hu'um minato-jiisan, kata naruto kushina-baachan yang mengajak" jawab sakura enteng

"hah ? baa-chan tidak menyuruh naruto-kun untuk mengajakmu makan malam bersama ?" Tanya kushina yang bngung dengan keadaan ini

"benarkah baa-chan ?, tetapi naruto bilang begitu pada saku" jawab sakura yang juga ikut-ikutan bingung

"kalau begitu…." "naruto !" teriak mereka bersamaan, minato yang mendengar hal itu hanya menghela nafas panjang mengingat kepribadiaan dua perempuan yang ada di depannya ini bisa dikatakan mirip

"eh ada apa kaa-san ? sakura-chan ?" kata naruto yang belum mengerti keadaan sama sekali

"kau membohognikku ya naruto" sakura mendeathglae naruto dan mengeluarkan hawa membunuh yang sangat tajam, sedangkan kushina juga melakukan hal yang sama

"eh, membohongimu seperti apa ?" jawab naruto dengan muka tanpa dosa

"kau bilang kalau kaa-san mengajak sakura makan malam bersama, padahalkan tidak ada, kau membawa-bawa nama kaa-san naruto" seru kushina yang sudah masuk dalam devil mode

"eh, etto… etto…." Jawab naruto tergagap dan mengeluarkan keringat dingin

"sudah… sudah hentikan perkealhiaan kalian, lebih baik kita makan malam bersama yang terlanjur ada sakura, yah tidak apa-apakan sekali-kali sakura makan malam bersama kita" akhirnya minato angkat bicara dan mencoba mendingikan hawa ruangan yang sudah naik menjadi 100ºC

"em, baiklah anata, lebih baik kau mandi terlebih dahulu dan aku sudah mempersiapkan air panas untukmu" dan akhirnya kushina kembali kemode biasa *alhamdullillah-,- #dipukul kushina sampai babak belur

"naruto, kau masih berhutang penjelasan sama aku" seru sakura yang menunjukkan jari telunjuknya di depan mata naruto

"habislah aku" inner sakura berteriak histeris melihat sakura yang menunjuknya dengan tatpan yang mematikan

Skip time at garden

Sekarang naruto dan sakura tengah duduk disebuah ayunan di taman beakang rumah naruto sambil melihat bintang yang bertaburan indah

"naruto tolong jelas kan padaku tentang kebohongan tadi" suara sakura memecah keheningan diantara mereka dan sakura tetap menatap langit, naruto yang terkejut akan prtanyaan tersebut langsung memalingkan wajahnya menatap sakura

"eh sakura, etto… etto…" kini naruto kembali tergugup, dia bingung apa yang harus ia bicarakan pada sakura, apakah ia harus berkata jujur atau tidak ?

"kenapa kau tergagap naruto ? bukankah tak pernah menyimpan sebuah rahasia kepadaku dan sekarang tolong katakana yang sebenarnya" jawab sakura dengan nada dingin, naruto tahu bahwa kalau sakura sudah mulai berbicara seperti itu maka ia sedang menahan amarah

"etto sakura-chan, sebenarnya…. Sebenarnya…." naruto menggantungkan kata-katanya dan itu membuat sakura mengernyitkan alisnya

"sebenarnya apa naruto ? cepat katakana!" desak sakura

"aku ingin bertanya padamu" kini naruto telah berhasil mengendalikan kegugupannya

"ada hubungan apa kau dengan pria tadi ?" Tanya naruto sedikit terpaksa

"hah ? siapa naruto, aku banyak bertemu lelaki hari ini, ada neji, sai, kiba, kakashi-sen-" omongan sakura dipotong naruto

"lelaki yang kau temui tadi waktu kita membeli permen kapas dan sepertinya kau terlihat sangat dekat padanya" sela naruto sambil memandang lurus rumput yang ada di bawah kakinya

"oh dia itu uchiha sasuke, dia itu cinta pertamaku waktu sekolah dasar dulu, em aku lupa meceritakan hal ini padamu ya ? gomen naruto" sesal sakura dan menundukkan wajahnya

"ah taka apa, berrrrrrr mala mini dingin sekali, kau mau menginap dirumahku sakura-chan ? ada satu kamar kosong di sebelah kamarku" tawar naruto pada sakura yang masih menundukkan wajahnya, seketika wajah sakura terangkat

"tetapi aku belum bilang ke kaa-san bahwa aku akan menginap" jawab sakura dengan mata yang berair yang meandakan bahwa ia sudah mulai mengantuk

"kalau begitu sms saja kaa-sanmu, bukankah besok libur ? kita akan berjalan bersama-sama besok, mau ya sakura-chan?" pinta naruto dengan jurus puppy eyesnya, sakura hanya menghela nafas dan akhirnya berkata

"baiklah, tunggu sebentar aku sms kaa-san dulu" sakura mengetik beberapa kata pada layar hpnya dan 'pip' sms telah dikirimkan

"ayo masuk naruto, malam ini dingin sekali dan aku juga mulai mengantuk" kata sakura sambil bangkit dari duduknya yang megikuti naruto yang sudah tegak terlebih dahulu

"ayo sakura-chan" ajak naruto, dan akhirnya malam ini sakura menginap di rumah naruto

Unknown place

"persiapan semuanya sudah selesai hime, apalagi yang harus kami lakukan " Tanya orang dibalik jubah hitamnya

"em tidak ada, baiklah lusa merupakan hari yang kutunggu selama ini, hahaha tunggu saja kau" suara orang itu meggelegar di ruangan tersebut

"hahaha kau memang cerdik hime" puji pria itu lagi pada sang majikan

"tentu saja, kalau tidak mana mugkin aku menjadi seorang diabo" sombong orang tersebut

"selanjutnya apa yang kau lakukan hime ?" Tanya pria itu sedikit memundirkan langkahnya karena sang majika turun dari singgasana kebesarannya

"kan ku cari tahu siapa desu sekarang dan akan membunugnya, hahahahah" tawa orang tersebut kembali pecah disaat ia mngingat rencana yang akan ia rencanakan, sedangkan pria tersebut hanya tersenyum licik

Wah akhirnya fic ketiga update juga, gimana minna hasilnya ? apakah bagus atau kurang memmuaskan ? baiklah untuk itu saya mohon reviewnya ya, arigato minna ^_^

balasan review :

yang chapter 1:

reika chan : arigatto, hehehe kalau soal pair nanti ada kok SS nya dan seklai lagi atas pemberian semangatnya

Jinchuriky kyubby : ini udah lanjut ceritanya ^^

Neco Kagamine Twins : wah, gimana dengan chapter yang ini kurang menarik ya ? arigatto