Chapter 3

Tittle : MY ADVENTURE

Genre : Friendship/Family/Adventure Rate : T (semi M)
Mainchar : Naruto U.
Pair : femnaru(nanti)×…
Disclaimer : Naruto dkk punya Masashi Kishimoto. Fanfict ini punya saya

Summary : Bagaimana jadinya jika Uzumaki Naruto, seorang yang lemah tapi karena ingin melindungi sesuatu yang berharga baginya maka ia pun berlatih dengan keras,sehingga ia pun menjadi kuat ? Serta ia adalah Jinchuuriki dari Kyuubi? Dan ter nyata dia adalah seorang perempuan?cerita selanjutnya adalah..

Warning : OOC,fem!naru, AU semi Canon atau sebaliknya(?), ide pasaran, smart and strong!Naru, good!Kyuubi and other standard warnings : typo dan mainstream.

"Naruto berbicara"

"Batin naruto"

"Bijuu berbicara"

"-telepati-"

Sebelumnya

"RUMAH, JANGAN NAIF BOCAH LAGI PULA YANG DISEBUT RUMAH ADAKAH TAMPAT DIMANA KITA UNTUK PULANG DAN MEMBUAT HATI KITA TENANG, SMENTARA DISINI KAU DITERIMA SAJA TIDAK."ucap kyuubi yang lama kelamaan menjadi seperti bisikan.

"Ada. yang memberiku kasih sayang ada,kyu. Meskipun hanya sedikit, tapi masih ada.
Lalu jika aku akan pergi memang akan pergi kemana kyu, mereka pasti akan membawaku kembali bahkan mereka tidak akan segan untuk membunuh ku?" tanya naru naruto.

"Kau bisa pergi kedimensi lain. Aku bisa mengajarimu jurus untuk pergi kedimensi lain. Karena aku diajari jiji jurus untuk melakukan itu, tap~"

"Ya,ya. Aku tak peduli. Lalu kemapa kau berbicara padaku, apa ada yang ingin kau bicarakan dengan ku?" celetuk naruto memotong ucapan kyuubi.

"Hah"kyuubi hanya bisa menghela nafas karena ucapan nya terpotong.
"YA, AKU AKAN MELATIH MU AGAR KAU BISA MENJAGA DIRI MU SENDIRI. TAPI SEBELUM KITA LATIHAN, KAU HARUS MEMBELI BEBERAPA SENJATA UNTUK STANDART SHINOBI. DAN JANGAN LUPA UNTUK MEMBELI KUAS TINTA DAN GULUNGAN KOSONG UNTUK BER LATIH FUINJUTSU. JIKA SELESAI PERGILAH KETEMPAT KAU BIASA UNTUK LATIHAN. SUDAH HANYA ITU YANG INGIN AKU BERITAHUAKU MAU TIDUR!" perintah kyuubi lalu memutuskan telepati

Chapter 3

Disebuah hutan yang memiliki pohon dengan ukuran yang melebihi batas normal serta memiliki aura yang dapat membuat seorang genin gemetar ketakutan, hutan itu disebut shi no mori atau hutan kematian. Terlihat bocah yang berusia 7 tahun bersurai pirang dan berwajah yang manis. Saat ini bocah itu baru saja memasuki kawasan shi no mori.

"Hei, kyu. Nanti, kita akan berlatih apa kyu?" tanya naruto pada kyuubi lewat telepatinya.

"SUDAHLAH, NANTI KAU AKAN TAHU SENDIRI. SEKARANG LEBIH BAIK KAU CEPAT MENUJU AREA TRAINING GROUND 44, TERLEBIH DULU!" balas kyuubi memerintah naruto lewat telepati.

"Iya iya. Dasar bola bulu" balas naruto malas, lalu dia melanjutkan perjalanannya menuju area training ground 44, untuk memulai latihan nya.

Skip

Saat ini naruto baru saja sampai di area training ground 44.

"GAKI, KEMARILAH. ADA YANG INGIN AKU BICARAKAN PADA MU!" perintah kyuubi serius.

"Ha'i" jawap naruto.

Setelah itu naruto segera duduk bersila di bawah pohon, dan mulai memejamkan matanya untuk segera masuk ke mindscapenya.

Mindscape on

Sekarang naruto berdiri di sebuah tempat yang mirip dengan selokan yang airnya sebatas mata naruto terdapat jeruji besi raksasa, yang didalam nya terdapat sesosok rubah raksasa yang mempunyai sembilan ekor, yang mendapat gelar kyuubi no kitsune. Rubah itu sekarang tengah tertidur, tanpa banyak berpikir naruto melangkahkan kaki kecilnya masuk kedalam penjara itu, lalu dia menepuk nepuk pelan hidung kyuubi, untuk membangunkan rubah pemalas itu.

"Kyu, bangun. Apa yang ingin kau bicarakan denga ku, kyu?" ujar naruto masih saja menepuk nepuk hidung kyuubi. Kyuubi yang merasa terganggu akhirnya membuka kelopak matanya, dan ter lihatlah iris vertikal berwarna merah ruby, yang keliatan serem, mungkin.

"Kau sudak tiba gaki. pertama, aku akan memberi tahukan tentang kejadian 7 tahun yang lalu secara singkat, lebih tepatnya saat hari kelahiran mu. Saat itu ibumu atau bisa aku sebut jincyuriki ku ya~"

"Tunggu, ibuku jincyuriki juga?" ucapan kyuubi dipotong oleh pertanyaan naruto karena rasa penasaran yang tinggi.

"JANGAN MEMOTONG UCAPAN KU, GAKI!" sembur kyuubi marah.

"Cepat jawap saja, bola bulu!" ucap naruto cuek.

"CIH, BAIKLAH. IBUMU ADALAH JINCYURIKI KU YANG KE DUA, YANG PERTAMA ADALAH UZUMAKI MITO ISTRI DARI SONDAIME HOKAGE SENJU HASHIRAMA, DAN KAU GAKI ADALAH JINCYURIKI KU YANG KE TIGA" jelas kyuubi.

"hmm, jadi begitu" gumam naruto.

"BAIKLAH, AKAN KU LANJUTKAN CERITAKU, JANGAN POTONG UCAPAN KU LAGI!. SAAT ITU IBUMU SEDANG MELAHIRKAN MU DI SUATU TEMPAT RAHASIA YANG DI JAGA KETAT OLEH PASUKAN ANBU. TEMPAT ITU HANYA DIKETAHUI OLEH IBUMU, HOKAGE, PARA TETUA DESA, DAN PASUKAN ANBU YANG BERTUGAS DI SANA WAKTU ITU. TAPI SAAT KAU SUDAH DILAHIR KAN, TEMPAT ITU BERHASIL DIBOBOL OLEH SESEORANG YANG MEMAKAI TOPENG SPIRAL BERWARNA ORANGE ATAU DIRINYA MENGAKU SEBAGAI UCHIHA MADARA. TAPI AKU RASA DIA ITU BUKAN MADARA, KARENA CAKRANYA BERBEDA DARI CAKRA MILIK MADARA YANG TERAKHIR AKU INGAT. SINGKAT CERITA, AKHIRNYA DIA BERHASIL MEREBUTKU DARI IBUMU, LALU MENGENDALIKAN KU UNTUK MENGHANCURKAN KONOHA. TAPI UNTUNG NYA WAKTU ITU YONDAIME HOKAGE DATANG UNTUK MENGHENTIKANKU, SEBELUM AKU MERATAKAN DESA KONOHA. SETELAH ITU AKU DISEGEL KE DALAM TUBUH MU OLEH IBUMU DAN YONDAIME HOKAGE. TAPI SEBELUM AKU TERSEGEL SEPENUHNYA, AKU MEMBUNUH MEREKA, ATAU LEBIH TEPATNYA ORANG TUA MU. JADI MAAF KAN AKU" jelas kyuubi panjang lebar, dan diakhir kalimat ia menunduk karena menyesal.

"Sudah kubilang kyu, aku sudah memaaf kan mu. Jadi siapa orang tua ku, kyu?" ucap naruto sambil menatap kyuubi dengan tatapan lembut.

"HN, IBUMU UZUMAKI KUSINA, SEKALIGUS ISTRI DARI YONDAIME HOKAGE NAMIKAZE MINATO AYAH MU" jelas kyuubi menatap balik naruto dengan tatapan lembut sambil tersenyum tulus.

"Jadi mereka adalah orang tuaku."gumam naruto tapi masih bisa terdengar oleh kyuubi.

"SUDAHLAH, INI AKU PUNYA GULUNGAN SEMUA JENIS ELEMEN DAN FUINJUTSU DARI RANK-A SAMPAI RANK-SS, TAPI ELEMEN YANG KAU MILIKI HANYA FUUTON DAN SUITON" ucap kyuubi sambil memberi naruto beberapa gulungan.

"Ha'i, tapi apa itu fuinjutsu?" ucap naruto dengan menerima gulungan yang di berikan kyuubi.

"FUINJUTSU ADALAH JUTSU UNTUK PENYEGELAN, BAHKAN AYAHMU MENGGUNAKAN JUTSU INI UNTUK MENYEGEL KU KEDALAM TUBUH MU. DAN AYAHMU JUGA MENYEGEL SEDIKIT CAKRANYA AGAR NANTI DIA BISA MENEMUI MU JIKA KAU MEMBUTUH KAN BANTUANNYA, TAPI JIKA KAU INGIN SEGERA MENEMUI AYAH MU. KAU HARUS BISA MELEPAS KAN SEGEL FUIN ITU DULU!" jelas kyuubi.

"Kalau begitu bagaimana caranya agar aku bisa melepaskan segel itu?" tanya naruto penasaran.

" KAU HARUS BISA MEMASTERI FUINJUTSU TERLEBIH DAHULU, GAKI!" jawab kyuubi.

"Baiklah mulai sekarang aku akan mempelajari fuinjutsu agar aku bisa segera menemui tou-san ku!" seru naruto semangat 45?

"KAU SEMANGAT SEKALI GAKI. OH YA, JIKA KAU INGIN MEMBUKA SEGEL ITU KAU HARUS BISA MEMENCAPAI LEVEL 5 TERLEBIH DAHULU, JIKA KAU BISA MENCAPAI LEVEL 8 BERARTI KAU SUDAH MEMATERI FUINJUTSU."

"Jadi aku harus bisa sampai level 5 terlebih dahulu. Baiklah aku akan melakukan nya denga semangat!"
Ucap naruto menyemangati dirinya.

"BAGAIMANA KALAU AKU MEMBERIKAN TANTANGAN UNTUK MU, KAU BERANI HM?" tantang kyuubi sambil memasang seringai.

"Tentu saja aku berani. Memang, tantangan apa yang ingin kau berikan padaku, dettabayou?" tanya naruto kesal karena dia merasa diremehkan.
Kyuubi yang mendengar itu hanya bisa memper lebar seringainya.

"KAU HARUS BISA MEMASTERI FUINJUTSU, DALAM KURUN WAKTU DUA TAHUN. MINIMAL KAU BISA MELEPAS KAN SEGEL ITU, BAGAIMAN ?" tantang kyuubi.

"Itu masalah gampang"jawap naruto.

"BAGUS, JIKA KAU BERHASIL AKU AKAN MEMBERIMU HADIAH."

"Kau akan memberiku hadiah apa, kyu?" tanya naruto penasaran.

"KITA LIHAT SAJA NANTI, LEBIH BAIK KAU KELUAR LALU SEGERA MEMULAI LATIHAN MU."
kata kyuubi dengan nada lembut, lalu kembali keposisi tiduran nya dan akhirnya memejamkan matanya.

Tapi beberapa saat berlalu dia membuka matanya kembali karena merasakan naruto masih ada di depannya.

"ADA APA" kata kyuubi sambil menatap naruto dengan pandangan yang ditatap hanya menunduk kan kepala nya.

"Kyu,"panggil naruto masih tetap menunduk.

"HM" sahut kyuubi.

"Bo-bolehkah aku memanggil mu nii-chan?" ucap naruto lirih,tapi masih bisa didengar kyuubi.

"MEMANG KENAPA."

"aku hanya ingin mempunyai keluarga, dan kau slalu ada untuk ku"

"TENTU SAJA, NARU-CHAN" jawab kyuubi lembut , sambil mengangkat sebelah tangan nya, lalu mengelus kepala naruto lembut.

"Arigatau, kyu-nii."ucap naruto sambil tersenyum bahagia kearah kyuubi.

"SUDAH KELUAR SANA, AKU MAU TIDUR" ucap kyuubi lembut.

"Ha'i"jawap naruto semangat.

Mindscape off

di dunia nyata, saat naruto membuka mata, ditangannya sudah ada beberapa gulungan. langsung saja dia berdiri dan berjalan ke tengah lapangan.

"Apa yang harus aku lakukan kyu-nii?" tanya naruto pada kyuubi lewat telepati.

"BUATLAH 61 KAGE BUNSIN!"

"Kenapa dan untuk apa kage bunsin kyu-nii?"

"KARENA SEMUA YANG DILAKUKAN OLEH BUNSHIN AKAN KEMBALI PADA TUBUH YANG ASLI SAAT BUNSHIN ITU UNTUK PERTANYAAN KEDUA: 1 AKAN AKU KENDALIKAN,10 BUNSIN UNTUK BER LATI FUUTON,10 UNTUK SUITON, 10 UNTUK KONTROL CAKRA, 20 UNTUK FUINJUTSU, DAN SISANYA LATIHAN FISIK."

Tanpa bertanya lagi naruto langsuna membuat beberapa handseal.

"Kage bunshin no jutsu"

POOF

POOF

POOF

POOF

POOF

POOF

POOF

POOF

Lalu muncullah 61 replikat naruto, tapi hanya satu yang terlihat berbeda dari yang lainnya, dia mempunyai rambut berwarna orange, mata berwarna merah rubi dan memiliki iris mata vertikal.

"Dengarkar kan aku baik baik, 10 orang akan berlatih fuuton, 10 berlatih suiton, 10 berlatih kontrol cakra, 20 berlatih fuinjutsu, dan sisanya latihan fisik. Sekarang kerjakan.!" perintah naruto sambil membagikan gulungannya. Setelah itu para bunsin segera membentuk kelompok lalu pergi untuk berlatih.

Sekarang hanya ada naruto dan bunsinnya yang berbeda.

"sekarang apa yang harus aku lakukan kyu-nii" tanya naruto sambil menatap bunsinnya. Bunsin itu hanya menyeringai saat mendengar pertanyaan naruto.

"Pust up 500×, sit up 500×, back up 250×, dan mengelilingi area ini sebanyak 50×" jawap kyuubi dengan suara seperti naruto.

"Bu-bukannya itu terlalu banyak?" tanya naruto tergagap.

"Kau mau tambah, bai~"

"Baiklah aku akan melakukan perintahmu" ucap naruto cepat sebelum kyuubi sempat menyelesaikan perkataannya.

"Kalau cepat lakukan" ucap kyuubi sambil menyeringai.

"Ha'i, dasar nii-chan sadis" umpat naruto.

"Terima kasih, atas pujiannya. Sekarang cepat lakukan."

Dengan itu naruto akhirnya melakukan penyiksaan yang diberikan kyuubi pada dirinya.

Skip

Tanpa terasa naruto sudah melakukan semua siksaan yang kyuubi berikan pada nya, hingga siang hari. Sekarang naruto sedang duduk beristirahat bersama kyuubi di bawah pohon.

"sekarang kau lepaskan semua bunsin mu, naru-chan.!" perntah kyuubi pada naruto yang duduk di sampingnya. Naruto yang mendengar itu langsung berdiri, dan membuat beberapa handseal.

KA'I

Dan seketika badan naruto langsung terjatuh pingsan, tapi dengan sigap kyuubi menangkap tubuh naruto lalu membaringkan tubuh itu secara perlahan.
'sepertinya aku terlalu berlebihan' batin Kyuubi saat melihat naruto pingsan karena kelelahan akhirnya ia kembali ke tubuh naruto.

Setelah benerapa jam akhirnya naruto memembuka kelopak matanya.

"AKHIRNYA KAU BANGUN JUGA, NARU-CHAN" seru suara berat yang tiba tiba didalam pikirannya naruto.

"Mamang aku kenapa, kyu-nii?"

"TADI KAU PINGSAN SETELAH MELEPAS SEMUA BUNSIN MU, MUNGKIN KARENA KAU BELUM TEBIASA OLEH EFEK DARI MELEPAS BUNSIN SECARA SEREMPAK. BAGAIMANA MENURUT MU HASIL LATIHAN TADI?"

"Tubuhku jadi lebih ringan dan aku juga mendapat Ingatan baru yang tidak aku lakukan."

"SAKARANG KAU PULANGLAH, AKU YAKIN KAU SUDAH KELELAHAN."

"Ide bagus, aku juga sudah lapar"

Sebelum pulang naruto mengambil gulungan kosong yang ia bawa tadi lalu menuliskan sebuah kanji fuin, setelah selesai naruto menaruh semua gulungan yang diberikan kyuubi tadi diatas gulungan fuin yang naruto buat, setelah itu naruto membuat satu handseal dengan satu tangan.

"FUIN" gumam naruto lalu,

Poof

Muncul kepulan asap di sekitar gulungan tadi, setelah asap menghilang gulungan yang diberika kyuubi sudah menghilang/masuk kedalam gulungan fuin yang naruto buat. Lalu naruto mengambil gulungan itu dan akhirnya berjalan menggalkan area training gruond 44 untuk pulang.

Sekarang naruto berjalan disekitar desa konoha, saat akan melewati danau yang ada di dekat komplek uchiha ia mendapati seorang bocah bersurai reven membentuk pantat bebek, yang seumuran dengan nya. Bocah reven itu sekarang sedang berdiri di pingir danau sambik menatap air danau dengan tatapan datar.

Naruto yang tau siapa bocah itu langsung menekan cakra nya hingga titik yang dia bisa dan bersembunyi dibalik pohon, untuk mengintip yang dilakukan oleh bocah reven itu.

Saentara bocah reven yang di intip, sekarang tengah membuat beberapa handseal lalu menghirup udara sebanyak banyak nya setelah itu neniupkannya kearah danau sambil senyebutkan nama jutsunya.

"Katon : Gokakyu no jutsu"

Dari mulut bocah itu keluar api barbentuk bola yang ukurannya lumayan besar, bola itu meluncur kearah danau dan akhirnya meledak.

Blaarrr

Naruto yang melihat bahwa bocah itu sudah selesai segera keluar dari persembunyiannya.

"Itu tadi lumayan juga, sasuke!" seru naruto memberi pendapat, sambil berjalan ke tempat sasuke.
Ya benar, bocah bersurai reven yang baru saja mengeluarkan jutsu tadi adalah uchiha terakhir aka uchiha sasuke.

sasuke yang mengetahui ada orang di belakangnya langsung membalikkan tubuhnya untuk melihat siapa yang berbicara tadi, sambil memasang kuda kuda bertarung.

"Hn" balas sasuke. Lalu menurunkan kuda kudanya, setelah meliha naruto yang berjalan ke arahnya.

"Ternyata kau latihan cukup keras ya, sasuke.
Berlatihlah lebih keras lagi agar bisa membawa aniki mu pulang." ucap naruto lembut sambil menduduk kan pantatnya. Sasuke yang tidak ingin mengingat kakaknya untuk saat ini langsung mengalihkan pembicaraan.

"Hn, kau dari mana?" tanya sasuke datar

"Dari latiha di training grounb 44, kenapa? Kau mencari ku" celetuk naruto sambil menatap sasuke.
Sasuke yang mendengar itu langsung menoleh ke arah lain untuk menyembunyikan semburat merah tipis yang nuncul di kedua pipi putih nya, karena jawaban yang naruto berikan tepat pada sasaran.

'Dari mana dia tau kalau aku tadi mencarinya, apa dia seorang peramal?' sasuke membatin ngawur?

"Bagaimana kalau besok kita latihan bersama, lagi?"tanya sasuke.

Sementara naruto yang mendengar itu tidak langsung menjawab, tapi malah bertanya kepada kyuubi.

"Bagaimana kyu-nii? Apa boleh?" tanya naruto pada kyuubi untuk meminta persetujuan, lewat telepati.

"TERSERAH KAU SAJA NARU. AKU MAU TIDUR, JANGAN GANGGU AKU" jawap kyuubi cuek.

"Baiklah, dasar kyu-nii pemalas" balas naruto, langsung memutuskan telepatinya.

"Oke, aku tunggu kau besok jam 7 pagi, ditraining ground 44, bagaimana kau mau ?" jawap naruto sambil bertanya pada sasuke.

"Bukan ide buruk" jawab sasuke.

"Baiklah, sekarans aku pulang dulu untuk beristirahat, sebaiknya kau juga suke!" ucap naruto.

"Hn"jawap sasuke.

Naruto yang sudah mendapat jawaban dari sasuke lalu berdiri dari duduknya dan melngkahkan kakinya untuk neninggalkan danau. Sementara sasuke hanya menatap punggung naruto yang mulai mengecil dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

Skip

Saat ini naruto dan sasuke sudah berada di area training ground 44 untuk berlatih. Tetapi tiba tiba naruto membuat beberapa handseal.

"KAGE BUNSIN NO JUTSU"

POOF

POOF

POOF

POOF

Lalu muncul kepulan asap yang lumayan luas, setelah asap menipis barulah terlihat 100 bunsin naruto.

"Kalian bentuklah tim untuk berlatih fuuton, suiton, control cakra, fisik, dan fuinjutsu. Sekarang kerjakan!" perintah naruto pada para bunsin yang dia ciptakan tadi.

"Ha'i, bos" jawab para bunsin serampak. lalu para bunsin pergi dari hadapan naruto secara berkelompok.

Sasuke yang melihat naruto bisa membuat 100 kage bunsin dengan mudah tanpa kelelahan sedikitpun, hanya terbengong tidak percaya.

"Kau kenapa, sasuke?" tanya naruto yang melihat sasuke yang terbengong dari tadi.

Seakan tersadar dari kebengong'an nya, sasuke langsung memasang wajah datar khas uchihanya kembali.

"Hn" jawap sasuke.

"Oh, ya. Aku punya sesuatu untuk mu!" kata naruto seraya mengambil sebuah gulungan dari saku, lalu memberikannya pada sasuke.

"Apa ini?" tanya sasuke, sambil menerima gulungan yang di berikan naruto.

"Itu adalah gulungan ninjutsu elemen katon , dari rank c sampai rank a."

"Terima kasih" balas sasuke sambil tersenyum lembut kearah naruto.

"Sama sama. baiklah, saatnya latihan!" seru naruto semangat. sambil mengepalkan tangannya ke atas. Sasuke yang melihat semangat naruto untuk latihan, hanya tersenyum tipis.

Setelah itu mereka berlatih bersama, hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan sore hari.

"Ne sasuke, bagaimana kalau kita sekarang pulang. Sudah sore, aku juga sudah lapar!"ucap naruto.

"Hn, aku juga"balas sasuke datar.

"Bagaimana kalau kau makan di apartement ku?" tanyanya pada sasuke.

"Hn" balas sasuke.

Akhirnya naruto dan sasuke pergi dari area training ground 44 untuk ke apartemend naruto.

Skip

Sekarang naruto dan sasuke berada di ruang makan, apartemen naruto. setelah makan naruto segara membereskan semua piring yang kotor lalu membawanya kedapur untuk di cuci, Sambil memikirkan sesuatu.

Setalah selesai mencuci piring, naruto segera mencari keberadaan sasuke untuk menanyakan sasuatu, yang dia pikirkan tadi. sementara yang di cari saat ini ada di balkon apartemen, sedang bersantai sambil meminum teh hijau buatan naruto.

Saat menemukan orang yang di carinya, naruto langsung duduk di samping orang itu.

"Ne sasuke, bagaimana kalau kita tinggal bersama?" tanya naruto pada sasuke to the poin.

"Hn, kenapa? Tanya balik sasuke.

"Bukannya kita lebih baik jika tinggal bersama, kita juga bisa saling melindungi, berlatih bersama setiap hari, dan aku juga bisa memasakkan mu makanan kesukaan mu setiap hari." jawab naruto memberi alasan, yang menurutnya bagus.

"Hn, baiklah. Tapi…." ucap sasuke menggantung perkataannya.

"Tapi" beo naruto.

"Tapi kita tinggal di kediaman uchiha!" seru sasuke.

"Baiklah besok aku akan meminta ijin ke jiji terlebih dahulu!" ucap naruto semangat Tak lama kemudi terdengar suara pintu di ketuk oleh seseorang.

Tok Tok Tok

"Sebentar" teriak naruto sabil melangkah ke pintu depan, setelah sampai naruto langsung membuka pinti.

"Oh, anbu-san. Ada apa?" tanya naruto pada anbu yang ada di depan pintu apartemennya.

"Kau dan uchiha sasuke disuruh menghadap hokage sama,sekarang!" jawap anbu itu dengan nada datar nan dingin.

"Hm, baiklah" jawab naruto.

Poof

Setelah mendapat jawaban anbu tadi langsung pergi dari apartemen naruto dengan via sunshine. Naruto yang melihat anbu tadi sudah pergi langsung menutup pintunya dan segara pergi ke tempat sasuke.

"Ne sasuke, kita disuruh untuk menghadap jiji" ucap naruto setelah sampai didekat sasuke.

"Hn, ayo pergi." jawap sasuke sambil berdiri.

Setelah itu mereka pergi kekantor hokage.

Skip

Di gedung hokage, saat ini sang hokage sedang membaca buku bersampul orange berjudul icha icha paradise sambil memasang seringai mesum dan jangan lupakan darah yang mengalir dari hidungnya.

"Kau memang yang terbaik satsu-chan" gumam hokage itu sambil tersenyum mesum. Tapi aktivitasnya itu terhenti karena ada yang mengetuk pintu ruangannya.

Tok .
Tok .
Tok

Sandaime hokage yang mendengar itu langsung menaruh bukunya di laci dengan kecepatan yang melebihi hiraisin. Tapi dia lupa untuk membersihkan darah yang mengalir dari hidung nya.

"Masuk" ucap sandaime dengan suara yang berwibawa.

Para anbu yang barjaga disana hanya bisa sweatdrop berjamaah sambil menggelangkan kepalanya, saat malihat kelakuan hokage yang mareka jaga.

Saat pintu terbuka terlihatlah dua bocah laki laki yang kira kira berumur tuju tahun,dua bocah itu mempunyai rambut berwarna pirang dan reven.

"Oh, kalian' gumam sandaime setelah melihat siapa yang datang.

"Ada apa jiji, mamanggil kami?" tanya naruto.

"Apa kalian ingin menjadi ninja?" bukannya menjawap sandaime salah balik bertanya pada pada naruto.

Sementara yang ditanya hanya mengangguk mantap. Melihat itu, sandaime langsung memberi dua tas yang cukup besar, pada mereka berdua.

"Apa ini, jiji?" tanya naruto, sementara sasuke hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan naruto.

"Itu adalah perlatan sekolah, karena besok kalian akan masuk keakademi ninja. Apa kalian mau?" tanya sandaime.

"Ha'i, kami mau. Benatkan, sasuke?" ucap naruto semangat. Sasuke yang mendengar itu hanya mengangguk.

"Baiklah, jika begitu. Kalian boleh pulang sekarang!" perntah sandaime.

Sementara kedua bocah tadi masih diam ditempat, sandaime yang melihat itu hanya menatap kedua bocah itu penasaran.

"Ada apa?" tanya sandaime penasaran.

"Apa aku boleh bertanya, jiji?" ucap naruto.

"Tanya apa, naru-chan?" ucap sandaime lembut.

"Apa aku boleh tinggal bersama sasuke, di komplek uchiha?" tanya naruto pada sandaime sambil mnundukkan kepalanya, takut. Karena jijinya tidak memperboleh kan.

Sandaime yang menderngar itu langsung mengalihkan pandangan nya kearah sasuke untuk meminta kepastian. Sementara sasuke yang ditatap oleh sandaime hanya mengagukkan kepalanya, membenarka pertanyaan mendapat jawaban dari sasuke, sandaime berpikir sebentar.

"Baiklah" ujar sandaime.

"Benarkah" tanya naruto sambil menatap sandaime untuk memastikan bahwa pendengarannya tidak salah.

"Asal kau bahagia, jiji akan selalu mendukung mu, naru-chan!" seru sandaime sambil tersenyum lembut kearah naruto. Naruto yang mendengar itu tentu saja senang.

"Arigatau , jiji. Kalau begitu kami pamit, pulang. Jaa-ne" uacap naruto semangat.

"Ya, hati hati dijalan!" ucap sandaime.

"Ha'i" balas naruto. Setelah itu naruto dan sasuke keluar dari ruang hokage, lalu berjalan ke arah kemplek uchiha untuk ke rumah sasuke.

Sekarang naruto dan sasuke berada di rumah sasuke.

"Ne sasuke, aku tidur dimana?" tanya naruto pada sasuke.

"Kau bisa pakai kamar aniki, kamarnya ada di samping kiri kamarku." jawab sasuke lalu berjalan kearah kamar nya.

"Ne, suke" panggil naruto.

Merasa namanya dipangil sasuke berhenti berjalan lalu menengok kearah naruto yang sedang tersenyum kearahnya.

"Oyasuminasai" ucap naruto sambil tersenyum lembut.

"Oyasuminasai" balas sasuke sambil tersenyum lembut, lalu malanjutkan jalannya kekamarnya.

Naruto yang melihat sasuke sudah pergi, segera menuju kekamar yang disebut oleh sasuke tadi.

.

.

Tbc

Maaf lama updatenya, biasa karena kehabisan pulsa maklumlah ady pakai HP.

Untuk Crossover : entahlah. Liat aja nanti.

Maaf kalau banyak typo nya, dan terimakasih/ arigatau sudah nyadarin ady. Kalau tidak ady kagak mungkin nyadar.

Dan Maaf kalau jelek…
Maklum masih belajar buat fanfic, jadi mohon kritik dan sarannya.

.

. JAA NE