Qtalita
.
.
Wonkyu
.
.
Kyuhyun duduk gelisah di kursinya, ia merasa gerah dengan pakaian resmi berwarna putih yang ia kenakan, sangat kontras dengan pakaian resmi hitam yang Siwon kenakan, satu dasi kupu-kupu berwarna merah melekat di leher tuxedonya, kakinya bergoyang-goyang bosan, tamu yang kata Siwon akan bertemu dengan mereka belum juga muncul, perut Kyuhyun sudah berbunyi nyaring, ia kelaparan.
"hyung, Kyui lapar"
Siwon tersenyum, mengelus pipi adiknya.
"Tunggu sebentar ne" Bujuknya, Kyuhyun mengangguk lalu melirik Kang Ahjussi yang duduk disamping kanannya, ia tersenyum lebar saat Kang Ahjussi mencubit ujung hidungnya. Mata Siwon sendu, apa Kyuhyun akan tetap tersenyum saat ia tahu jika maksud kedatangan mereka untuk membahas pernikahan Siwon?
"Oppa.." Suara yeoja mengalihkan perhatian Siwon maupun Kyuhyun, mereka kini kompak menatap Tiffany yang datang dengan gaun malam berwarna hitam dengan rambut terurai, dibelakangnya sepasang suami istri paruh baya mengikuti, mereka tersenyum ramah pada Siwon lalu menatap Kyuhyun sedikit aneh, Siwon menyadari itu, Kang Ahjussi pun demikian, namun mereka bertingkah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
"Oppa, apa sudah lama?" Tiffany bergelayut manja pada Siwon yang berdiri memberi salam, Kyuhyun sedikit tidak suka dengan kelakuan yeoja itu,dengan posesif Kyuhyun menarik lengan kanan Siwon yang bebas, lalu memasang wajah merajuknya pada Siwon. Siwon tersenyum, mengelus tangan adiknya.
"Aku tidak apa-apa Tiffany-ssi, hanya kasihan Kyuhyun, ia sampai menahan rasa laparnya" Siwon tersenyum ramah pada Tiffany namun kata-katanya cukup membuat orang tua yeoja itu tersentak sebelum duduk, mereka kembali menatap Kyuhyun yang kini tersenyum senang.
Kang ahjussi yang melihat hal itu berpura-pura berdiri di depan Kyuhyun, menghalangi pandangan intimidasi mereka pada majikan kecilnya. Kang Ahjussi tersenyum saat Nyonya Hwang menatapnya.
"Lebih baik menatap calon menantu anda Tuan dan Nyonya Hwang" Tegasnya. Tuan Hwang berdehem, menyadari jika namja yang dipilih anaknya bukanlah namja biasa yang seketika bertekuk lutut saat mengenal anak mereka yang cantik. Siwon bahkan tidak pernah menatap Tiffany lebih dari 5 detik, ia lebih sering mengalihkan pandangannya atau menatap adiknya.
Siwon mempersilahkan tamunya untuk duduk di meja bundar itu, Kyuhyun di sebelah kanannya, Tiffany di sebelah kirinya lalu kedua orang tua Hwang berada di depannya, Kang Ahjussi lebih memilih duduk di samping Kyuhyun.
"Ah senang sekali bisa bertemu denganmu nak, Tiffany sudah banyak menceritakan tentang dirimu" Nyonya Hwang membuka pembicaraan, ia membuka buku menu dengan tatapan tertuju pada Siwon dan Tiffany bergantian, begitupun Tuan Hwang, ia mengangguk mengiyakan perkataan istrinya. Berbeda dengan Kyuhyun yang cuek dengan sekitarnya dan lebih asik menunjuk berbagai makanan di buku menu dibantu Kang Ahjussi, Kyuhyun tidak memperhatikan lagi saat Siwon menggenggam eram tangan kirinya.
"Suatu kehormatan tersendiri saya bisa bertatap langsung dengan anda, Ah Kyuhyun?" Siwon menatap adiknya yang sudah selesai memilih berbagai menu makan malam untuk mereka. Kyuhyun memasang senyum tiga jarinya.
"Perkenalkan dirimu saeng" Ucap Siwon lembut, berbeda dengan cara bicaranya yang terkesan tegas dan keras di depan orang lain. Kyuhyun memperbaiki tuxedonya sebelum membungkuk sopan.
"Annyeonghaseyo, Choi Kyuhyun imnida" Senyumnya tulus, Siwon membelai kepala adiknya, menyalurkan rasa bangganya memiliki Kyuhyun pada keluarga Hwang.
"Kyuhyun adalah adikku, satu-satunya keluarga yang aku miliki hingga detik ini" Siwon kembali berucap tegas, melirik Tiffany yang memandang Kyuhyun jengah, apalagi saat makanan pembuka terhidang di depan bungsu Choi itu, Kyuhyun dengan lahapnya mencicipi Es krim vanila di depannya tanpa memperhatikan orang lain. Kang Ahjussi membantu Kyuhyun mengenakan serbet dan menyeka lelehan Es krim di pipi dan sudut bibirnya.
Keluarga Hwang menatap Kyuhyun dengan jijik, Nyonya hwang malah tidak sadar menampakkan wajah ingin muntah yang sangat jelas ditangkap oleh Siwon, jemarinya mengepal, ia paling benci dengan orang-orang yang menganggap adiknya aneh.
"Ehm, tenang saja Siwon-ssi, sebentar lagi Tiffany bisa menjadi bagian keluarga Choi, dan kalian tidak akan kesepian lagi" Tuan Hwang mencoba menetralisir suasana, Siwon tersenyum paksa.
"Benar begitu Kyuhyun?" Tuang hwang melanjutkan dengan mencoba membuka komunikasi dengan Kyuhyun, Kyuhyun yang sadar namanya disebut langsung menengadah, Kang Ahjussi dengan tangkas membersihkan mulut Kyuhyun dengan serbet.
Kyuhyun memandangi Siwon, Tiffany, lalu keluarga Hwang bergantian. Ia tertawa kecil.
"Noona punya jari yang bagus, pasti tidak bisa memasak, Siwon hyung tidak suka fast food, dan... ah" Kyuhyun tersenyum sambil menjulurkan tangan kirinya ke arah Tiffany, melewati Siwon, tangannya terjulur menyentuh ujung poni Tiffany, mengambil sesuatu dari sana.
"Siwon hyung tidak suka yeoja yang berganti-ganti warna rambut" Kyuhyun menyerahkan sehelai rambut hitam pendek di poni Tiffany yang berwarna coklat ke tangan Siwon. Masih dengan senyuman ia melanjutkan menyuap es krimnya.
"Ah, rambut itu terlalu pendek untuk rambut noona, eum apa noona bersama namja lain sebelum datang ke tempat ini?" Kyuhyun melanjutkan perkataannya lalu terkekeh di akhir kalimatnya. Siwon memandangi Tiffany yang memucat, lalu beralih pada keluarga Hwang yang masih memperhatikan Kyuhyun tidak percaya. Sementara namja itu malah asik dengan dunianya sendiri, meminta Kang Ahjussi menyeka pinggiran bibirnya, lalu menyuap lagi, menyeka lagi hingga es krim di mangkuknya tandas.
Siwon membuang sehelai rambut itu di depan Tiffany lalu menyeka tangannya menggunakan Tissue seakan benda berhelai itu adalah sesuatu yang sangat menjijikkan. Ia tersenyum skeptis, sangat tipis.
"Bisa anda jelaskan sesuatu nona Hwang?"
"Ak.." Ucapan Tiffany terpotong saat sajian utama datang, kyuhyun bersorak kecil menyaksikan betapa banyak makanan di depannya, Kang ahjussi sampai-sampai memperingatkan Kyuhyun agar tenang. Siwon menghela nafas panjang.
"Silahkan dinikmati" Ucapnya tersenyum pada keluarga hwang, meskipun ditanggapi dengan sedikit waspada. Keluarga Hwang merasa jika posisi mereka terancam, dan itu semua karena anak keterbelakangan di hadapan mereka itu. nyonya Hwang mendengus, apalagi saat Siwon dengan santainya memotong daging panggang untuk Kyuhyun dan tidak menuangkan setidaknya minuman untuk Tiffany.
Tuan Hwang menatap Kang ahjussi dan Kyuhyun bergantian, lalu beralih pada Siwon dan Tiffany, kasihan sekali anaknya yang seakan makan sendiri, Siwon sama sekali tidak memperhatikannya. Melirik saja sepertinya enggan.
"Masih mau tambah saeng?" Siwon menyeka kecap di bibir Kyuhyun menggunakan jempol lalu menjilatnya, Kyuhyun menggeleng sambil menepuk-nepuk perutnya yang terasa penuh.
"Sudah kenyang hyung, Eoh Noona sudah kenyang?" Kyuhyun melirik Tiffany yang lebih banyak diam dan tidak menghabiskan makanan di piringnya, yeoja itu tidak menjawab, ia malah meletakkan garpu dengan sedikit keras, Siwon tersentak begitupun keluarga Hwang dan Kang Ahjussi.
"Ada masalah noona hwang?" Siwon berusaha tenang, meskipun ia tidak suka Tiffany berlaku sekasar itu pada adiknya. Kyuhyun memegang tangan kanan Siwon lalu menggeleng, melarang kakaknya untuk keluar batas.
"Ah, sepertinya Tiffany hanya kelelahan" Nyonya Hwang melirik Tiffany yang menunduk sambil menutup mulutnya, yeoja itu sepertinya memang sedang tidak enak badan, buktinya ia bahkan tidak mendengar perkataan orang tuanya.
"Apa Tiffany noona sedang hamil hyung?"
"MWO?" Semua suara menggema dan kompak menatap Kyuhyun, Kyuhyun mengangkat bahunya.
"Kim Seongsaenim seperti Noona, selalu menutup mulutnya seperti itu, katanya karena Kim Seongsaenim ingin muntah"
Setelah mengatakan itu Kyuhyun meminta Kang Ahjussi mengantarnya ke kamar mandi, Kyuhyun berdiri sambil memegangi perut bawahnya.
"ugh, Kyui ingin pipis" Ujarnya, Kang Ahjussi membungkuk, meminta pamit untuk mengantar Kyuhyun, yang tidak ia perhatikan adalah, seringai tipis yang muncul di bibir Kyuhyun, sangat tipis sehingga sulit melihatnya.
'Strike! Mati Kau Tiffany Hwang'
TBC
Kira-kira apa rencana Kyui ya? Ckckckckck
Kedepannya kita bakal ketemu sm Kyui yg bandel n sedikit licik, kkkkk
Oia, gimana kabar semuanya? Mungkin saat ff ini readers baca, qai udah pergi kali yaa kkkkk
Semoga suka, dan maaf klu mungkin postingnya lama, jgn protes ke qai yaa tp protes ke org yg qai titipin hahaahahaha..
LOVE
QAI^^
