IMPOSITION
Cast :
Park Chanyeol.
Byun Baekhyun.
Jung Daehyun.
Choi Joonhong
Genre : ANGST, SAD, SMUT, YAOI.
R-M 17+
Note : maaf kan saya terlalu lama hiastus, semoga part ini tidak mengecewakan reader tercinta.
.
.
.
''beberapa minggu kedepan aku akan mengambil libur, bagaimana kita pergi liburan keluar negri mungkin?'' tanya Chanyeol memberi ide menatap Baekhyun yang sedang membantunya memasangkan dasi, Baekhyun menatap Chanyeol sebentar dan kembali membetulkan pakaian yang Chanyeol pakai.
''itu terserah kau saja tuan Park'' ujar Baekhyun acuh tak acuh.
''bersiaplah, malam ini kita akan terbang ke Jepang'' ujar Chanyeol dan mencium bibir mungil Baekhyun sebentar.
Setelah kepergian Chanyeol, Baekhyun mulai memberaskan baju dan kebutuhan nya untuk dinegara Jepang nanti.
.
.
.
''Wu Yi Fan''
''Park Chanyeol, tolong beri aku waktu satu minggu lagi, ku mohon'' ujar Wu yifan, namja tampan blasteran China-Canada itu memohon kepada namja tampan yang bernama Park Chanyeol.
''ck! Sudah tidak ada waktu lagi, sesuai perjanjian kita, say goodbye for your office'' Chanyeol menyeringai tajam.
''Ta..ta..tapi ku mohon Park Chanyeol'' dengan rela dan membuang rasa gengsinya, Kris bersujud, ya hanya untuk bersujud dikaki seorang namja tampan berhati iblis itu. Park Chanyeol
''tanda tangan sekarang atau penjara?'' tanya Chanyeol ramah tapi tajam, dan berakhir dengan penuh dendam yang membara Kris nama panggilannya, ia menanda tangani surat perjanjian antara dirinya dengan Park Chanyeol.
''senang berbinis dengan mu Mr Wu'' bisik Chanyeol dan meninggal kan Kris dengan wajah memerah menahan malu di ruangan elit itu.
''BRENGSEK KAU PARK SIALAN'' maki Kris penuh amarah, segera tangannya merogo ponsel nya yang ada disaku kemejanya, menekan beberapa tombol dan mendekatkan ponsel itu di telinganya.
''Choi Joonhong, bunuh dia sekarang!'' ucap Kris tajam dan memutuskan sambungan telfon tersebut.
.
.
.
''Chan..euhhhh'' desah Baekhyun berusaha menahan Chanyeol yang menciumnya dengan jilatan lembut dari lidahnya.
''euhh, Chan..yeol..i..ini di pesawat..ahhh'' Baekhyun meremas pundak Chanyeol saat Chanyeol dengan sengaja meremas penis Baekhyun yang masih tertutup celana, hey! Kau benar-benar sudah idiot Mr Park!
Chanyeol menghentikan aksinya dan menatap Baekhyun dengan pandangan yang mematikan, Baekhyun bisa melihat dari pancaran mata Chanyeol, bahwa namja bermarga Park itu benar-benar sudah sangat bernafsu untuk menerkamnya.
''ku mohon'' ujar Baekhyun pelan sembari melirik ke sekitarnya.
''aku sangat merindukanmu'' bisik Chanyeol penuh nafsu sembari menjilat cuping telinga Baekhyun, ya Tuhan, betapa Chanyeol ingin segera menyetubuhi namja cantik nan mungil ini.
''kau bisa menahannya sebentar kan'' ujar Baekhyun setenang mungkin, bagaimana Baekhyun bisa tenang, jarak wajah Chanyeol sangat dekat, apalagi dengan postur wajah sexy tampan seperti itu membuat dia salah tingkah saja.
''baiklah'' ujar Chanyeol. Dan kembali duduk seperti seharusnya.
Baekhyun bisa bernafas lega tanpa Chanyeol yang melakukan hal yang tidak senonoh padanya.
''sayang'' bisik Chanyeol.
''hn'' balas Baekhyun tanpa menatap Chanyeol sedikitpun.
''kau tau, sudah 2 bulan kita tidak melakukan this and that''
''lalu?''
''hn..kau tidak keberatan?'' tanya Chanyeol menggantung sambil menatap Baekhyun penuh harap, oh ayolah semua RIVAL Chanyeol pasti akan menertawakannya jika melihat Chanyeol yang sedang memasang wajah yang sangat memohon, layaknya semua pengusaha yang berhasil ia kalahkan dan berlutut seperti pengemis dikaki seorang Park Chanyeol!
''dasar ajjussi mesum! Kau selalu saja melanggar janjimu! Ada saja alasan yang kau ucapkan, Oh Tuhan'' ujar Baekhyun memutar bola matanya malas.
''ayolah Baek'' bisik Chanyeol mulai mendekati wajahnya di ceruk leher putih nan jenjang milik Baekhyun.
''ya..ya..ya terserah anda Tuan Park, aku kan milikmu, tolong tahan dulu ini masih ditempat umum'' bisik Baekhyun, Chanyeol menjauhkan wajahnya dan menatap Baekhyun penuh dengan seringaian setan, dan Baekhyun bisa membayangkan dia tidak akan bisa berjalan dengan normal besok harinya.
.
.
.
'Wellcome To Japan'
Chanyeol menarik koper, tak sedikit orang yang sangat memuji ketampanan, oh bayangkanlah, dengan tinggi semampainya, tubuh sixpack yang dibalut dengan kemeja berwarna hitam serta kaca mata hitam yang bertengger di hidung bangirnya, membuat kaum wanita yang berpas pasan dengannya akan mengeluarkan darah segar dari hidung mereka masing-masing serta kekurangan oksigen mungkin, berlebihan mungkin tapi inilah fakta!
''kau lelah sayang?'' tanya Chanyeol memeluk pinggang Baekhyun, Baekhyun tersenyum sembari menggeleng, semenjak ia hamil Chanyeol semakin mencintai dan memberi perhatian yang full kepadanya, membuat Baekhyun merasa nyaman dan hangat.
langkah kaki sepasang kekasih itu berjalan menuju mobil yang sudah menunggu mereka di luar Japan Airport, dengan senang hati Chanyeol mem buka kan pintu untuk Baekhyun dengan disusul dirinya.
.
.
.
malam ini Negri Sakura memang sudah memasuki musim dingin menyambut tahun baru, dingin nya bukan main, hawa yang bisa menembus kulit sampai ke tulang, yang membuat semua warga Jepang memakai pakaian yang berkali lipat tebalnya, untuk menghangatkan tubuh mereka masing-masing begitu juga dengan kedua pasang sijoli ini, siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol dan Byun Baekhyun, dimana sang namja manis mendesah hebat dibawah namja tinggi berparas tampan bermarga Park ini.
''ah...eumhh...Chanyeollieee...'' mendesah sekeras yang ia bisa saat Chanyeol terus menubruk lubang kenikmatannya dengan penis panjang milik Chanyeol, ah sulit diungkapkan dengan kata-kata.
''Yeolliee...eumhhhhh''
Chanyeol memberi hisapan nafsu disekitar leher Baekhyun, walaupun leher itu sudah tertato banyak kissmark tapi Chanyeol tetap kurang puas.
.
.
.
Baekhyun membuka pelan matanya dan menggeliat pelan, ia merasa sakit serta pegal menggentayangi tubuh sexynya, semalam adalah aktivitas terhebat dan terlama yang ia lakukan bersama Chanyeol, tanpa obat perangsang dan pengaman atau alat sex lainnya.
''sudah bangun sayang?'' sapa Chanyeol tersenyum tipis.
''kau sudah rapi? Mau kemana?'' tanya Baekhyun lemas.
''aku ada pertemuan dengan clien ku sayang, kau tidurlah dulu, sarapan sudah ada dimeja makan'' ujar Chanyeol lembut dan melumat pelan bibir manis Baekhyun dan tak lupa mencium perut Baekhyun.
''kau bilang kau libur, tapi kenapa disini kau masih berkerja eoh?'' ujar Baekhyun sedikit kesal, entah kenapa ia masih ingin bersama namja tampan ini.
'' hanya hari ini sayang'' Chanyeol tersenyum meyakinkan membuat Baekhyun dengan terpaksa membiarkan Chanyeol pergi.
''hati-hati'' ujar Baekhyun.
Setelah Chanyeol pergi bertemu dengan Clien nya, Baekhyun mulai duduk dan berjalan pelan menuju kamar mandi, oh ayolah badannya sudah sangat lengket, ia ingin menyegarkan tubuhnya agar terlihat lebih fresh.
Tapi belum sempat Baekhyun membuka pintu kamar mandi ia merasa ada seseorang dikamar ini selain dirinya, Baekhyun memutar badannya.
''hey manis''
''si..siapa kau...mau..apa?''
''SAY GOOD BYE NOW!''
TBC
