Saa, saya akan menjelaskan fic ini sebentar, ya? Anda tentu pernah nonton anime kan? Nah, pasti tahu apa yang disebut 'arc', misalnya arc Impel Down di One Piece, arc Perang Dunia Shinobi di Naruto, atau apalah. Nah, saya juga pake sistem arc dan dengan resmi saya menyatakan arc Our Daily School Lives selesai! Chap 1 sampe 3 ini menyusun arc itu, jadi kedepan jangan kaget kalau ada pertempuran magic disini.. Waha! Selamat menikmati~
Hetalia: Axis Powers © Himaruya Hidekaz
Academy for Dummies © anakeren
Rated T for some fanservice, dirty thoughts, and a little violence.. onhonhonhon…
Character: THE WORLD! XD
Genre: Humor/Friendship
Warning(s): Saya berani sumpah demi gigi Tukul, saya tidak memiliki apapun kecuali pakaian yang saya kenakan, seekor kacamata, dan seperangkat kompy yang saya klaim punya saya. Fic ini teramat gaje, garing, dan jayus. Kalau anda memiliki jantung yang lemah dan senatiasa memiliki kecendrungan untuk bersikap dramatis, silahkan kembali sebelum anda kejang-kejang. Penulis cerita ini memiliki sense dark humor yang sangat parah dan ingin meminta maaf jika ada joke yang menyinggung perasaan anda. Fic ini hanya untuk hiburan semata. Fic ini sangat ancur seperti nilai penulis kemarin, dan tolong jangan sodok saya pake pensil ya…
Enjoy the story and please laugh!
XXX
Ketika America mengenalkan meme, Indonesia bisa dibilang menjadi sangat tertarik. Ia mempelajari berbagai meme dan membuka situs yang dianjurkan oleh America dan dalam waktu singkat, ketertarikannya menyebar di rakyatnya dan mereka membuat situs anjuran America sendiri versi Indonesia. Dan ketika America mulai membaca situs Indonesia, ia tertarik dengan meme original Indonesia. Singkatnya, ketertarikan mereka tentang meme ikut menarik seluruh anggota Gakuen Hetalia.
Awalnya sih bisa dibilang lucu dan menarik, tapi ketika wabahnya menjadi, kedua orang cengengesan ini mulai menyadari salah mereka dan berusaha menyadarkan Gakuen Hetalia. Karena itulah dua 'Yuusha' (hero) telah muncul dan bersumpah untuk menghancurkan duo Maya- coret, duo 'Maou- (demon king) alias Maou 9gag dan Maou 1cak.
Bagi kedua yuusha ini ada taraf terlalu dan lucu. Contoh taraf terlalu, adalah…
Suatu malam di koridor asrama pria, America sedang berjalan sambil makan burger, ia bertemu dengan England yang sedang diri di balkon. Samar-samar tercium bau alkohol, rupanya Iggy sedang mabok-mabokan. America mendekatinya, dan menyadari bahwa ada bintang jatuh. Ia sempat mendengar suara England yang dalam dan mulai 'seme' abis.
"Ah, bintang jatuh…" katanya sambil cegukan dikit.
"Yo, Eng-" baru saja America hendak menyapa, England langsung teriak,
"SUTAN ROECKGANA! LO *HIC* GANTENG BANGET!"
'Serius lo? That Sutan Roeckgana?' pikir America, kabur menyadari betapa maboknya England.
Bagi Indonesia, taraf lucu adalah..
"Phi-Philippines.." kata Brunei sambil menepuk pundak Philippines.
Philippines mengengok, lalu tersenyum, "Ya?"
"A-aku.."
"Tegangan cinta tak dapat dihindari lagi, kala kucoba menyapamu.." Singapore yang berada di tempat kejadian menyanyi.
"FILIPINEEEEE!" Malaysia langsung melanjutkan lagu itu sambil teriak.
"Nggak goyang, barbel melayang!" Singapore teriak, Malaysia menghidupkan musik lalu joget.
"Kalian.. sedang apa?" kata Brunei putus asa melihat dua saudaranya mengganggu acara PDKTnya.
Bagi America lagi, tahap lucu adalah..
"Lo tahu apa, West? Masa kemaren gue masuk ke kamar mandi.. dan itu ternyata kamar mandi cewek! Abis gue ditonjokkin sama Hungary." kata Prussia pada adiknya Germany. Keduanya sedang berjalan di koridor.
"Pantesan muka bruder lebam kemaren.." Germany menghela napas. Baik mereka berdua tidak menyadari America yang berjalan di belakang mereka.
"Iya. Terus masa tadi gue niatnya mau nolong kucing di pohon, eh celana gue robek waktu manjat. Mana tuh kucing kampung sialan sempet cakar pipi gue lagi.." Prussia berkata.
"Hah.." Germany menarik napas berat.
"Terus gue bingung, gue kan ganteng nan awesome, kenapa gue masih kagak punya pacar ya? Heran.." Prussia menggaruk kepalanya yang penuh telor kutu.
"Belum ada yang cocok kali." Germany menjawab datar.
"Lo enak, badan perkasa, siapapun mau! Lah gue, langsing menawan gini mah susah!"
"…."
"Kemaren gue chat sama cewek ini, dan waktu gue nembak, malah dibilang "Asli, lo jijay abis.' gitu katanya! Dan dalem seminggu, gak kurang 12 cewek bilang kayak gitu ke gue di dunia maya! Heran, tsundere semua ya?"
"Mungkin nasib bruder memang jadi forever alone." Germany berkata pelan.
"Ah, masa sih? Gue kan keren gi-" ucapan Prussia terputus ketika Germany berteriak.
"BRUDER! DIE KULICH PISANGZE!" Germany berteriak. Terlambat, Prussia sudah menginjak kulit pisang mulus itu, dan salto kebelakang.
"C-c-c- combo breaker!" Prussia latah, dan ia pun pingsan dengan elit di atas genangan air hujan yang bocor. Celananya basah, tepat di tempat yang kelihatan seperti bekas kencing.
"BRUDERR! UDAH SALAH MASUK TOILET, DITONJOK HUNGARY SAMPAI LEBAM, CELANA ROBEK, DICAKAR KUCING, DITOLAK 12 CEWEK, JATOH KARENA KULIT PISANG DAN CELANA BASAH SEKARANG? KAU SIAPA SIH, BAD LUCK BRIAN?" Germany teriak, campuran sedih dan frustrasi.
"Lukewest, I am… your father.." kata Prussia sebelum pingsan.
"NOOOOOOOOOOOOO!"
America ngacir sambil ketawa, dia sempat berpikir betapa terkenalnya dia kalau ini dia masukkin 9gag.
Bagi Indonesia, tahap terlalu adalah..
"Ada usul tentang bagaimana cara menghukum koruptor?" tanya Vietnam di sidang klub ASEAN.
"Tangannya dipotong?" usul Malaysia.
"Eksekusi?" tanya Singapore.
"Penjara 5 tahun?" kata Indonesia acuh tak acuh.
"Kau.." kata Vietnam sambil memandang Indonesia.
"Eh?" kata Indonesia. Ketika Vietnam berjalan mendekat dan melemparnya keluar jendela.
"GYAAAAA! BUKAN GINI CARA PAKAI MEMENYA!" ia berteriak.
Beberapa saat kemudian, di UKS Gakuen Hetalia..
"Yuusha Komodo, benih yang kita tebar telah keluar dari kekuasaan kita." kata seorang pria berambut pirang serius, memandangi tubuh temannya yang terbujur di kasur UKS, penuh dengan perban.
"Benar, Yuusha Elang. Kita harus segera menghancurkan kedua Maou ciptaan kita sendiri." kata Indone- Yuusha Komodo sambil menatap lagit-langit.
"Tapi, bagaimana caranya?" kata Yuusha Elang bingung.
"Benar juga.." Yuusha Komodo memejamkan matanya dan berfikir. Sebuah ide terbersit di benaknya.
"Benar juga!" teriaknya. Yuusha Elang memandangnya.
"Ada apa? Apa idemu?"
Yuusha Komodo tersenyum dan membisikkan sesuatu di telinga rekannya. Kedua tersenyum lebar dan saling mengacungkan jari teng- ibu jari mereka.
"Besok." bisik mereka berdua. Yuusha Elang meninggalkan UKS sambil tersenyum penuh kemenangan, meninggalkan Yuusha Komodo yang juga tersenyum di kasur UKS.
Keesokan harinya, nya~
"Lo liat gak, pertarungan Troll vs Pak Jaya kemaren?"
"Lucu ya! Terus lo sempet liat Grumpy Cat gak?"
"Tentu lah! Masa' ya, gue mirip banget ama Socially Awkward Penguin. Meskipun gue harep kayak Amin Richman sih.."
"Gak greget lo! Mending jadi Mad Dog!"
"Stay calm and this… is… SPARTA!"
Semuanya berhenti berbicara ketika America berjalan ke depan kelas, begitu juga Indonesia.
"Indonesiabur.. masih ingat saya, kamu mau bikin saya mati. Tidak bisa, Indonesiabur, kamu yang harus mati.. kamu sudah menghancurkan hidup saya. Kamu sudah menghabiskan harta saya. Menghancurkan keluarga saya, mengambil keponakan saya.. sekarang kamu sudah kosong. Silahkan meminta bantuan sudah tidak ada lagi! Keluargamu akan hancur seperti kamu menghancurkan saya. Hartamu akan habis, demi tuhhhaaaaaan! Pasukanmu sudah tidak ada. Ingat, kawan kawan, buktikan ucapan saya. Tidak lama lagi Indonesiabur dan semua pengikutnya dan semua yang masih membela Indonesiabur akan habis sehabis-habisnya… DEMI TUHANNN!"
"AMERICA WIGUNA! KAU PIKIR KAU BISA KALAHKAN AKU EYANG INDONESIABUR?! MIMPI!" Indonesia teriak.
"Aku tidak sepertimu! Banyak yang dendam padamu, Indonesiabur! Ya kan, Canada Bing Slamet?!" America menunjuk Canada, yang tahu-tahu diseret dalam pertempuran murid-guru tersebut.
"A-apa?" Canada bingung. France menariknya pergi dari TKP, melihat America Wiguna dan Eyang Indonesiabur mulai lepas kendali.
"SCREW 9GAG DAN 1CAK, INI LEBIH SERU!"
"AYO, AMERICA WIGUNA! DEMI TUHANNN KAU BISA KALAHKAN INDONESIABUR!"
"CANADA BING SLAMET! KAU BISA KALAHKAN INDONESIABUR YANG MENIPUMU!"
"AYO EYANG INDONESIABUR! TUNJUKKAN BETAPA KUATNYA KAU HINGGA ISTRIMU SEMBILAN!"
"Soeboer Plan, berhasil!"
Kedua Yuusha berkedok America Wiguna dan Eyang Indonesiabur tersenyum penuh kemenangan. Mereka berhasil menyadarkan Gakuen Hetalia dari serangan Maou 9gag dan 1cak. Tanpa menghiraukan pertanyaan author yang berbunyi, "Bukannya Eyang Soeboer, Arya Wigunang dan Adi Bink Slamet itu meme juga ya?" mereka tersenyum kemenangan atas kekalahan Maou 9gag dan Maou 1cak, meskipun malemnya mereka berdua masih buka kedua situs tersebut.
Tanpa mereka sadari, seluruh Gakuen Hetalia mulai terjangkit virus Soeboer karya mereka berdua lebih parah dari virus 9gag dan 1cak. Tapi ujung-ujungnya masih suka meme sih. Dasar Yuusha gadungan.
XXX
"Kau mau bikin rubrik apa?" tanya Germany sambil menatap Italy yang sedang makan pasta.
"Rubrik nasihat cinta! Aku yang akan ngurus!" Italy berkata riang.
"Kau tak ingat kegagalanmu, hah? Seluruh jomblo ngenes Gakuen Hetalia nyaris seppuku tahu!" Germany berteriak.
"Vee~"
"Menurutku, usul Italy-kun masuk akal. Aku setuju." Japan yang dari tadi membaca manga bersampul America dan England menganggukkan kepalanya.
"Kau juga?!" tanya Germany, meskipun lebih mirip bentakan. Japan mengangguk.
"Ini suara terbanyak, Germany-san." Japan berkata.
"Japan! Makasih banyak, vee!" Italy bersorak.
"Tapi ada satu syarat!" mata hitam Japan berkilat. Kedua rekannya sweatdrop.
"Iya, deh, aku setuju!" Italy yang merasa mengerti maksud Japan setuju.
"Oke, Germany-san! Besok adalah debut rubrik Dokter Cinta Italy!" Japan berteriak dengan semangat.
"Vee!"
Keesokan harinya, nyan~
Germany menggelengkan kepalanya, baru satu jam sejak Italy dan Japan mengumumkan rubrik tersebut lewat radio sekolah, muncul banyak surat ke Dokter Cinta. Dikarenakan terbatasnya halaman, dari kurang lebih 68 surat yang masuk hanya 5 surat yang terpilih. Tapi entah kenapa kedua orang itu justru memilih surat paling absurd.
"Apa ini…" desah Germany melihat koran hari itu, terutama rubrik baru yang langsung tenar itu.
RUBRIK DOKTER CINTA ITALY!
Kirimkan semua masalah percintaan anda ke Ruang Klub Surat Kabar dan dapatkan jawaban dari Italy, runner-up playboy setelah France!
"Serahkan padaku, vee!"
Pertanyaan pertama, dari Commie-Koru!
Halo, da. Aku ingin sekali menjadi satu dengan semuanya, da. Tapi setelah aku putuskan, mungkin aku harus mencoba satu-persatu. Pilihan pertamaku jatuh pada cowok Asia ini, da. Aku orang Eropa. Tapi dia takut sama aku, da. Lagipula, kedua sodara perempuanku suka sama aku, da. Aku stress. Tolong suruh adikku berhenti menjebol pintu asramaku ya, da?
Saran Dokter Cinta: Vee, cukup pelik ya! Kalau aku sih, untuk menjebak hati orang Asia sebagai orang Eropa, aku tinggal memeluk mereka saja, vee! Nanti mereka minta pertanggungjawaban kepadamu! Kalau dia takut sama kamu, coba nyamar jadi sesuatu yang ia suka, vee. Mengenai saudara perempuanmu.. aku tidak bisa bayangkan kalau Romano suka sama aku, jadi berusahalah sendiri vee! Kedengarannya menakutkan sekali adikmu, aku takut! DOITSUUUUUUU!
Pertanyaan kedua, dari Oil Prince!
Selamat pagi, saya adalah pemuda asal Asia Tenggara. Saya suka sama cewek ini, sayangnya dia gak peka, dan lagi dia kira saya suka sama adik lelakinya yang dekat sama saya. Saya sebenernya cukup dekat sama si cewek, waktu kecil kita nyaris nikah, tapi sekarang dia udah lupa. Lagian, agama kita beda, dan untungnya si adik lelaki ini agamanya sama ama saya- lah, kok begini. Saya harus gimana ya, dok? Apa saya harus nyabet wilayah kakak lelaki saya yang juga negara kepulauan seperti gebetan saya? Saya rela kok, dok.
Saran Dokter Cinta: Selamat pagi juga! Vee, jadi gebeetanmu berasal dari ras yang sama dengan Japan ya? Kalau begitu, coba kasih dia mas kawin berupa foto-fotomu dengan si adik lelaki, dia pasti ngeship kalian, seperti Japan ngeship aku dan Germany. Kalau gitu, coba sadarkan dia dengan ciuman! Romantis sekali kan? Aku punya usul, gimana kalau kalian menjalani forbidden love? Itu yang paling romantis dari semua keromantisan! Vee, coba saja sabet vital region kakakmu, mungkin dia nangis.
Pertanyaan ketiga, dari Flying-Fujo!
Italy yang imut, aku minta saran nih! Ini bukan masalah cintaku sih, ini masalah temanku semasa kecil. Dia kan forever alone, dan aku bermaksud berbaik hati menjodohkannya dengan orang lain. Tapi masalahnya, siapa? NB: Dia kayaknya homo, kalau gitu yang cowok yah!
Saran Dokter Cinta: Kenapa teman masa kecilmu mirip Prussia ya, kejombloannya.. Baiklah, kalau ini memang Prussia dan yang ngirim adalah teman semasa kecil, berarti ini.. Hungary! Saranku sih, suruh Prussia jadi perjaka sampai mati, vee!
Pertanyaan keempat, dari AWESOme
Dokter Cinta! Masalahku sangat pelik! Aku jomblo dan nggak ada yang mau jadi pacarku, mereka bilang, aku jijay! Aku harus bagaimana?
NB: Aku mencoba jatuh cinta pada karakter anime dan cukup berhasil… itu bagus gak sih?
Saran Dokter Cinta: Terlalu menyedihkan, minum bayg*n sana, vee.
Saran NB: Tambahkan dosis bayg*n yang hendak diminum.
Pertanyaan kelima dan terakhir, dari Pirate Gentleman!
Be-bego! Ini bukan masalah gue, i-ini masalah temen gue! J-jadi gini, gu- temen gue suka sama cowok ini dan DIA INI BEGO BANGET! Gu- temen gue harus gimana? Gu- temen gue cinta mati sama si bego ini.
Saran Asisten Dokter Cinta: Selamat siang, maaf, saya yang menjawab. Menurut saya, anda sangat tsundere dan terus terang mengingatkan saya dengan seseorang. Saran saya, lebih baik kalian 'doing things' dan kirimkan videonya ke ruang Yaoi Research Club. Sampai jumpa, ditunggu videonya.
Sepertinya, kita sudah kehabisan halaman, dan sampai jumpa lain waktu!
Ingat, kalau butuh nasihat cinta, Dokter Cinta dapat dipercaya! Kirimkan surat berisi kegundahan anda ke Ruang Klub Surat Kabar!
Germany menghela nafas, dan meletakkan kepalanya di meja. Dia sedang menyesali nasib, ketika ia disadarkan oleh sebuah tepukan halus di punggungnya. Ia mendongak dan melihat Prussia sedang tersenyum cerah. Di tangannya ada dua gelas kosong dan samar-samar di belakang ada segalon penuh bir.
"Yo West! Kalau lagi down, mending minum ama kakak gantengmu ini!" katanya cerah.
"Se-sejak kapan?" Germany kaget melihat kakaknya tau-tau muncul di sini.
"Nggak penting! Nih, minum!" Prussia menyodorkan gelas yang penuh oleh bir.
"Ah, makasih." Germany hendak meminum bir tersebut, ketika menyadari ada cairan coklat kehitaman di dalemnya.
"Bruder, ini.. apa?" tanya Germany bingung.
"Kulihat kau down, jadi… mau mati bareng?" tanya Prussia getir sambil mengangkat botol bayg*n yang sudah nyaris habis.
"GYAAAAAAAAA!"
XXX
Di perpustakaan Gakuen Hetalia, terlihat England sedang berdiri di suatu lorong yang dipenuhi rak-rak tinggi berisi buku. Ia membaca setiap judul buku dan sedikit menunduk untuk melihat buku dari rak di bawahnya.
"Kamasutra, bukan.. Alice in Semaputland, bukan.. Herry Puter-Puter and the Half-Jelek Prince, bukan.. 51 Shades of Hitam Muda.. Ah! Ini dia!" England berkata puas dan mengambil sebuah buku dari rak. Ia berjalan ke sebuah meja dan duduk di kursi.
"Tak ada yang lebih baik selain melewatkan waktu istirahat dengan membaca buku dongeng.." gumamnya.
Dia membuka sampul buku yang berwarna hijau tua dan sambil melewatkan beberapa halaman pengantar penulis yang tidak penting (baginya) dan mulai membaca..
Zaman dahulu kala, di suatu negeri yang jauh, hiduplah seorang janda yang tinggal bersama anak lelakinya. Sang janda mempunyai seorang anak lelaki yang meskipun tampan dan gagah, berpenampilan dekil karena bajunya sudah usang. Karena itu, ia dinamakan Maling Kusang.
Mereka tinggal di sebuah desa bernama Wakatobi. Di desa tersebut, Maling Kusang dibenci karena ia sangat nakal dan suka mencuri. Suatu hari, ibunya yang hidup miskin bersamanya, didatangi oleh seorang wanita bernama Queen of Hearts. Queen of Hearts sangat marah karena handphonenya dicuri oleh Maling Kusang.
Sampai disini, England berhenti membaca. Alis tebalnya mengernyit dan ia mengecek sampul buku tersebut. Sampul polos berwarna hijau tua dan tulisan berwarna emas, 'THIEF KUSANG'S BIZARRE ADVENTURE'
"Tunggu bentar.. Kusang? Bukannya Kundang ya?" England teringat ketika Indonesia mendongeng di kelas sastra mengenai Maling Kundang yang durhaka pada ibunya.
"Terus Wakatobi kan di Sulawesi Tenggara, bukan Sumatra Barat! Ceritanya ngaco! Queen of Hearts dari dongeng mana lagi… dan mana ada HP di zaman dahulu kala?!" England berkata pelan, meskipun ia menjadi tertarik terhadap cerita tersebut.
Ibu Maling Kusang berjanji akan menghukum dan mengusir Maling Kusang dari rumah. Rapunzel cukup puas dan kembali ke rumahnya. Ibu Maling Kusang sangat marah dan sedih mendengar perilaku putranya. Begitu Maling Kusang pulang, ibunya segera memanggilnya.
"Maling Kusang.. kesini kamu." kata Ibu.
"Aku capek, bu." kata Maling Kusang.
"Capek? Capek karena mencuri, kan?! Kau mencuri HP Queen of Hearts!" teriak Ibunya marah.
"HP Queen of Hearts itu Nokia 3310! Mana mungkin aku mau!" Maling Kusang membantah.
"Jangan coba-coba bohong, anak muda! Sekarang, kamu keluar dari sini!" Ibunya berteriak dan mendorong Maling Kusang keliar rumah dan mengunci pintu ketika ia terjatuh di tanah. Maling Kusang menggedor-gedor pintu selama beberapa saat, kemudian menyerah dan memutuskan untuk berkelana ke dunia luar.
Setelah berkelana tanpa perbekalan selama 2 minggu, Ia sampai di sebuah hutan. Di hutan itu, ada sebuah rumah kecil. Ia mengetuk pintu itu dan memohon kepada pemiliknya, seorang nenek tua dan gadis kecil berkerudung merah, untuk diperbolehkan menginap semalam. Kedua penghuni tersebut mengizinkan Maling Kusang untuk menginap dengan satu syarat yang akan mereka beri tahu keesokan harinya.
Ketika Maling Kusang hendak berangkat, sang Nenek memanggilnya dan memohonnya untuk membebaskan seorang putri cantik jelita yang dikurung oleh seorang penyihir jahat.
Maling Kusang mengiyakan, ia dibekali sepasang baju bangsawan, sebuah Nokia 3310, dan satu foto Justin Bibir. Setelah Maling Kusang mengucapkan terima kasih, ia segera berjalan makin jauh ke dalam hutan. Ia membuka peta yang diberi Kerudung Merah, dan melihat tulisan Kerudung Merah yang rapi.
"Jalan lurus sampai bertemu Pohon Besar berbuah apel emas, lalu belok ke kanan. Ketika bertemu dengan danau berair jernih, belok ke kiri. Jalan terus mengikuti jalan yang berkelak-kelok hingga sampai ke pondok yang terasa familiar. Sampai berada di depan pondok tersebut, jangan lihat paragraf berikutnya"
Maling Kusang berjalan sesuai perintah yang tertulis. Ia baru sampai ke pondok yang terasa familiar dua hari setelahnya karena sangat jauh. Ia segera membaca paragraf berikutnya.
'Selamat! Anda baru saja kena troll oleh Kerudung Merah yang kece! Pondok yang familiar itu adalah pondok yang anda pakai untuk menginap! Sekarang, berjalanlah terus ke barat sampai keluar dari hutan ini, lalu masuki hutan gelap setelah hutan ini. Jangan lihat paragraf selanjutnya."
Sambil menahan amarah, Maling Kusang kembali berjalan dengan langkah gontai melewati hutan. Sehari kemudian, sampailah ia ke Hutan Gelap. Ia memasuki hutan tersebut dan baru 20 menit, ia sudah tersesat. Ia membaca paragraf berikutnya.
"Dimana, dimana, dimana, ku harus berjalan kemana? Berjalan terus ke timur, maka hutan akan berakhir. Ada sebuah desa disana dan ada bangunan putih megah di alun-alun. Masuki bangunan tersebut. Jangan lihat paragraf selanjutnya. "
3 hari kemudian, Maling Kusang sampai ke desa tersebut dan berjalan terus ke alun-alun. Ia melihat bangunan tersebut dan mengernyitkan dahinya.
"Klinik.. Tong Seng?" katanya pada dirinya sendiri. Ia membuka kertas pemberian Kerudung Merah.
"Dulu, saya suka banget ngetroll. Sekarang, saya makin suka ngetroll. Terima kasih, Klinik Tong Seng! Sekarang, hadap ke barat, lihat sebuah kastil batu yang megah? Di sanalah sang putri tertawan. Semoga berhasil!"
Maling Kusang menghela nafas, lalu berjalan ke arah kastil itu. Ia harus melewati Kolor Forest sebelum sampai ke kastil tersebut. Kolor Forest adalah sebuah hutan berwarna-warni dengan daun-daun di pohon yang menyerupai kolor. Di sana ada banyak jebakan ala kolor. Ada badai kolor, kolor hisap, kolor longsor, serta yang paling menakutkan… siluman banci yang hanya memakai kolor, lebih ganas daripada yang dari Lawang Park Forest.
Tapi Maling Kusang yang pemberani mengalahkan mereka semua. Setalah menempuh perjalanan panjang yang berbahaya, ia akhirnya sampai di kastil tersebut. Ia membuka pintu kastil dan melangkah ke dalam.
Kastil tersebut sangat indah dan megah. Tetapi, sebelum Maling Kusang sempat terkagum-terkagum, sang pemilik kastil, The Beast, muncul dalam sosoknya yang besar dan menakutkan. Tapi Maling Kusang tidak takut, ia tahu kalau ia melakukan sesuatu sesuai yang Nenek katakan, monster tersebut bisa berubah ke wujud aslinya.
"Apa yang kau lakukan di kastilku?" tanya The Beast dengan suara besarnya yang kasar.
"Aku akan menyelamatkan Putri Snow White! Minggir kau, monster!" dengan gagah, Maling Kusang berkata.
"Tidak akan! Rasakan ini! Kamehamechong!" teriak The Beast, dari tangannya keluar laser.
"Rasakan ini!" Maling Kusang melempar foto Justin Bibir ke depan muka The Beast, otomatis ia menjadi histeris.
"Rasakan Badai Kolor!" jeritnya, seraya berusaha membakar foto tersebut ke perapian.
"Hyat!" Maling Kusang menghindar dengan menaiki elang yang tiba-tiba muncul. The Beast tidak mau kalah, ia segera naik sebuah naga.
"Balas aku kalau bisa, Maling Kusang!" The Beast meremehkan.
"Moe Moe Kyun: Combo Elang Indo****!" Maling Kusang membalas, naga dengan graphic memprihatikan yang dinaiki The Beast hancur, sementara Elangnya kehabisan tenaga dan menghilang. Serangan itu mengenai The Beast sedikit.
"Beraninya!" The Beast berkata dengan geram. Ia berlari mendekati Maling Kusang yang hanya berdiam diri di tempat ia berpijak. Ia sudah bersiap melakukan apa yang diajarkan oleh Nenek. Ketika The Beast mendekat, Maling Kusang sudah siap mempraktekkan pelajaran tersebut.
"INI SENJATAMU KAAN?!" teriak Maling Kusang lantang sambil menghentak-hentakkan tanah.
Ajaib! Tiba-tiba saja tubuh The Beast mengecil dan muncul sosok seorang perempuan. Maling Kusang terkesiap melihat wujudnya.
"Queen of Hearts?" katanya tidak percaya. Itu adalah wanita yang membuatnya diusir dan bertemu dengan siluman banci kolor!
"Ya!" katanya dengan licik.
"Kenapa kau menyandera sang putri?" tanya Maling Kusang heran.
"Kau tidak perlu tahu.. yang jelas aku akam membebaskannya jika HP Nokia 3310 punyaku dikembalikan, pencuri nakal!"
Baru saja Maling Kusang hendak membantah. tetapi, ia langsung ingat dengan apa yang dibawanya. Ia menyerahkannya, dengan sebuah ide terbersit di benaknya.
"Aku akan memberikannya padamu, tapi kau harus benar-benar berjanji kalau kau akan menyerahkan sang putri!" kata Maling Kusang sambil berjalan di pinggir ruangan, memagumi furnitur-furnitur indah.
"Aku berjanji, jika au tidak menepatinya aku akan terbakar." kata Queen of Hearts bersungguh-sungguh, "Kembalikan HPku!"
"Sebelum itu, aku ingin bertanya, ketika kita bertarung, kenapa ruangan ini tidak hancur?" tanya Maling Kusang.
"Ruangan ini diperkuat dengan sihir, tak mungkin hancur." katanya.
"Oh.." Maling Kusang mendekati lukisan besar di dekat tangga, ia berbalik menghadap Queen of Hearts.
"Mana HPku?"tanya Queen of Hearts dongkol.
"Nih." Maling Kusang melempar HP tersebut ke Queen of Hearts, yang letaknya kira-kira 7 meter darinya.
"Jangan dielmpar! Kalau jatuh bisa mele-" terlambat, HP tersebut sudah menyentuh tanah dan meledak. Queen of Hearts terkena ledakan.
Sementara itu, Maling Kusang sudah berlari menyusuri lorong lantai dua. Ketika ia melemparkan HP tersebut, ia langsung berlari menaiki tangga secepat mungkin dan untungnya selamat dari ledakan.
Dia menjelajahi kastil tersebut dan membuka setiap pintu. Ia sampai di pintu terakhir di lantai teratas menara. Ia membuka pintu tersebut dan menemukan Putri Snow White yang sedang meringkuk di kasur.
Maling Kusang mendekati sang putri. Sang putri yang merasakan kehadiran seseorang mendongak dan ketika melihat wajah satu sama lain. Secara tidak lazim dan tidak masuk akal, mereka jatuh cinta.
Maling Kusang membawa sang putri ke kerajaannya dan mereka menikah. Mereka hidup bahagia selama-lamanya.
"Ceritanya absurd, kagak mirip Maling Kundang sama sekali.." kata England.
Selama-lamanya, sampai negara api menyerang.
Kagak lah.
Sampai sang putri menanyakan tentang keluarga dan tempat asal Maling Kusang. Maling Kusang yang dendam pada ibunya dan desanya, memutuskan untuk diam saja. Sayangnya dang putri tidak menyerah, ia meminta agen khususnya, Cinderella, untuk mendapatkan informasi mengenai Maling Kusang.
Cinderella berkelana untuk mendapatkan informasi, terus dan terus, sampai sampai ke Desa Wakatobi. Di sana ia menemukan informasi dan reputasi Maling. Cinderella segera pulang dan menyampaikan hal tersebut kepada majikannya.
Snow White meminta Maling Kusang mengantarnya kesana. Maling pada mulanya menolak, tapi akhirnya ia setuju. Mereka mengarungi samudra dan akhirnya sampai ke Wakatobi.
Begitu Maling dan Snow White mendarat, para warga yang melihat langsung gempar. Mereka tidak menyangka Maling Kusang akan pulang dengan istri yang cantik dalam keadaan bergelimang harta dan termasuk anggot kerajaan.
Para warga segera mendatangi ibu Maling Kusang dan membawanya ke hadapan Maling Kundang dan istrinya yang sedang berjalan-jaln di alun-alun desa.
"Maling.. Maling.. kamu sudah kaya ya, sekarang.. " kata ibunya bangga.
"Siapakah anda, nenek tua?" tanya Snow White sopan.
"Aku Ibu Maling Kusang. Apakah kamu istrinya? Kamu sangat cantik.."
"Terima kasih.. Maling, ayo, beri salam pada ibumu." kata Snow White.
"Ibu? Ibu apa? Aku tak punya ibu yang tua dan jelek seperti ini, seperti yang kubilang, aku hidup sendiri!" kata Maling kesal.
"DASAR ANAK TAK TAHU DIUNTUNG! AKU KUTUK KAU JADI BATU!" Ibunya berkata murka.
"Maaf, bu! Aku cuma bercanda! Lagi pula, kau kan dulu mengusirku, baru ketika aku kaya kau mengakuiku.." Maling Kusang bersujud di depan ibunya, memohon ampunan. Tapi terlambat sudah, nasi sudah menjadi dubur.
Maling Kusang tidak bisa menggerakkan badannya, ia sekarang telah menjadi batu yang berwujud seseorang yang sedong bersujud.
PESAN MORAL: Berobatlah ke Klinik Tong Seng jika badan anda menjadi batu. Begini testimoni salah seorang pelanggan kami:
"Sebelum memakai Tong Seng, badan saya batu. Tapi setelah memakai Tong Seng, saya malah menjadi batu nisan. Terima kasih Ting Fang!" Pak MK dari Wakatobi.
"Sama aja endingnya." England berkata dengan muka ketika seseorang sedang bertemu Excalibur dari Soul Eater.
"Ah! Gue lupa, gue kan harus nyiapin peralatan praktek IPA!" England segera berdiri dan keluar ke perpustakaan. Ia meninggalkan buku tersebut di meja.
"England baca apa ya, serius amat.." Indonesia yang dari tadi mencoba baca Kamasutra di sudut mendekati buku yang baru saja ditinggalkan England. Begitu ia melihat judulnya, mukanya memucat.
"Crap, ini kan buku berisi Chuunibyou gue!"
TBC
Beh, pendek ye? Cuma 3 cerita doang.. Yah, bodo lah! Sori kalau gak lucu, author lagi garing (meskipun tiap ceritanya emang garing) Buat Hagane Giita-Pyoon-san, ini pesanannya.. maaf kalau jelek!
Inspirasi saya adalah, cerita pertama dari Hagane Giita-Pyoon-san dan konsep Yuusha-Maou dateng dari Maoyuu Maou Yuusha dan Hataraku Maou-sama. Ucapan Arya Wiguna saya dapet dari FB temen saya (thanks berat, bray!) Cerita kedua dapet ketika saya baca majalah. Cerita ketiga itu terinspirasi dari skrip drama yang saya dapet. Saya hiperbola-in sih, tapi Maling Kusang and Snow White's love story, pencurian HP bener-bener terjadi. Coba tebak.. saya jadi Maling Kusang.. harus ngecrossdress deh..
Negara gue ternyata punya chuunibyou..
Buat yang penasaran sama apaan sih chuunibyou itu, gini nih artinya.. Chuunibyou itu artinya eight grader syndrome atau sindrom anak kelas delapan atau kelas 2 SMP. Fenomana ini lazim di Jepang dan diyakini normal buat anak-anak yang sedang transisi ke masa dewasa. Ada 3 tipe secara garis besar. Ada tipe DQN (dokyun) artinya dia sengaja jadi antisosial biar dianggap keren (aslinya kagak), ada juga tipe subculture. Yang kena ini biasanya suka sama subkultur yang peminatnya gak banyak sengaja biar dianggap keren atau beda, padahal belum tentu suka. Ada juga tipe jaou-shingan atau evil eye, jadi yang kena pure-pura punya kekuatan magic atau supernatural, padahal kagak (twist: semua anime dengan karakter utamanya umur 14 tahun sebenernya sedang mengalami chuunibyou Jaou-shingan). Kalau ada yang mau anime dengan sindrom anak kelas delapan, bisa coba Chuunibyou demo Koi ga Shitai! isinya chuunibyou tipe jaou-shingan. Nah, kalau Indonesia juga punyanya jaou-shingan, tapi kali ini dia mengaliaskan dirinya sebagai Maling Kusang. Jadi cerita ketiga itu full imajinasi Indonesia. Kenapa buku bersis chuunibyounya ada di perpus, biar waktu yang jawab, kawan..
Saya pengen hiatus lebih lama, tapi nulis fic lebih enak, so fuck this. Saya selese hiatus! Cepet banget yeh?
Naa, sekarang kita balas review yah?
N and S and F-san: Boleh dong! Jangan tanya saya, saya masih amatir.. ok, terima kasih udah kasih tahu saya! Semoga chapter ini gak ada lagi yah (nggak terlalu yakin juga, ini kan saya, si typo master) Thanks sudi ketawa! Jampi-jampi yang saya ucapkan cuma "true story, true story nih buat gue".. Ganbatte! Yosh, diapdet! Kembali ketawa yah!
Hagane Giita-Pyoon-san: THANKS UDAH NGAKAK! Ahahaha, benarkah? Itu teru setori semua loh.. Boleh lah! Saya amat terbuka dengan request! Siph! Ini udah, bagus gak? Haha, semangat! Saya juga mau UN.. yah, yang penting sekarang udah selese! Agy, agy *apaan sih, manja*! Oke, sudah! Ngakak lagi ya!
aster-bunny-bee-san: Prussia bejat.. nyolong rambutan.. tak ada yang tahu *ikutan histeris*! Kalau Indo disini cewek.. itu akan jadi sebuah kejutan.. *Patrick mode:on* No prob, kok! Salam kenal too!
Namanya juga businessman, harus selalu siap dengan keadaan genting! Saya juga suka usulnya, huh, dasar Finland *disiksa Hanatamago* mereka bingung, kenapa mangga mereka gk mau berbuah karena pake rhizoma jadinya ngomongin cara pencangkokkan mangga biar berbuah deh. No, no, saya yang arigatou sekali dengan review ini. Kembali lagi!
No. Looking.-san: Halo, halo! THANK YOU! Untungnya, cambukan iblis UN udah selese.. saya juga masih mau berenang di Ancol *menjerit* Saya tersanjing- eh, tersanjung.. saya juga tebak-tebakan.. Temen anda layak dapet nobel dengan jawaban itu.. Ok, terima kasih masukannya! Saya prihatin sekali.. kalau saya disuruh makan sampah, kejamnya! Saya juga pernah ama temen-temen, gila, pengen saya tonjokkin satu-satu.. Terima kasih pujiannya, anda terlalu baik buat orang tak berbakat kayak saya.. Pengalaman anda awesome banget.. gimana caranya anda selamat? Apakah utusan Dewi Tisu dateng juga? Siap! Kembali lagi dan tetap ngakak!
Wortel Hitam-san: Halo! Boleh dong, Wortel-san (boleh?)! SAYA PUNYA SILENT LEADER, EMAKK! Saya tersanjung.. salam kenal *wink ala banci, tolong jangan takut* Thanks! saya senyum-senyum baca ini.. pokoknya terima kasih! Saya udah waswas bagian itu, takut-takut dilaser Kak Seto.. Itu rahasia Gundem, lebih baik kita tak pernah tahu *mode serius* Thanks ats favnya! Kembali lagi untuk tertawa kesetanan ya!
Saya kira itu aja, dan sampai jumpa lain waktu!
