.
"Hot N Cold"
Naruto © Masashi Kishimoto
Story © Joanna Katharina 37
Title Song by Katy Perry
Warning: AU, Lemon, Naughty Sakura, Gore, Crime, Typos, No Used EyD, etc.
DON'T LIKE DON'T READ, NO FLAME!
. . do not copy-paste/plagiat my story . .
.
Pemuda yang berwajah babyface dengan warna rambutnya merahnya bergandengan tangan dengan wanita tua berkacamata tebal dengan mata emeraldnya. Suasana bandara cukup ramai meskipun ini hari kamis, tetapi tidak menyurutkan para penumpang pesawat yang hilir-mudik berdatangan entah destinasinya antar pulau atau juga antar negara, dan disinilah Sakura beserta kedua-orangtuanya menunggu kedatangan niisan-nya yang tampan dan babyface itu juga nenek yang begitu kental dengan gaya europian-nya, cerewet, enerjik, tetapi berhati mulia.
"Tadaima, Kaasan-Tousan, my cutie sister" ujar Haruno Sasori ceria
"Okaeri" jawab Kizashi, Mebuki, dan Sakura bersamaan
"Kaasan, sudah lama tak bertemu bagaimana kabarmu?" tanya Kizashi pada ibu kandungnya itu
"Sehat luar biasa, Kiza-chan.. haha" jawab nenek tua itu pada anaknya. Sungguh telah lama nama panggilan seperti itu lama tak terdengar olehnya, membuatnya merasa lebih muda 20 tahun ketika mendengarnya
"Ne ne... Kaasan kelihatan awet muda ya, pastinya tinggal di Jerman sangat menyenangkan" tutur Mebuki sambil terkekeh kecil
"Ya begitulah Mebuki, hei.. Mebuki apakah kedai Ichiraku masih eksis?"
"Bukan hanya eksis saja, tetapi sekarang sudah berkembang maju menjadi sebuah restoran berkelas, nanti malam kita makan disana ya Kaasan, Sasori" tambah Kizashi tersenyum penuh arti dengan mata jade-nya yang berbinar-binar
"Well, kau selalu pintar mengambil hatiku, Kiza-chan" balas nenek tua yang enerjik itu terkekeh
"Hiks... aku dicuekin nih" ujar Sakura berpura-pura nangis bombay layaknya anak TK yang tidak dibelikan permen lolipop
"Oh.. cucuku yang cantik, come to grandma" nenek tua itu membujuk mengikuti drama dadakan ala Sakura seraya membuka kedua tangannya, lalu pun Sakura berlari-lari kecil ke pelukan neneknya. Ohh.. sungguh, drama keluarga yang singkat dan mengigit(?)
.
.
"Yeah, Chief Agent A10 disini ada apa?"
"Jangan terlalu formal begitu Sai"
"Oh... kau! kupikir siapa, haha... Ada apa Morio?" tanya Sai kepada bawahannya
"Si bajingan brengsek itu... aku dan Kakuzu sudah tahu keberadaan si keparat itu"
"Bloody hell, nice work man! memangnya dimana si keparat itu?"
"Dia tak jauh darimu"
"Apa maksudmu?"
"Yeah, si bastrad Utakata ada di Konoha"
"Damn, aku harus secepatnya menghancurkan kepala bajingan keparat itu!"
Sai benar-benar naik darah kala mendengar nama itu, nama yang menjijikan. Tak lama i-phone-nya bergetar, satu e-mail dia terima;
From: Kakuzu/AA10
Date: xxxx
Subject: Bastard Target!
To: Chief AA10 (Sai)
Hi Chief, ini info penyamaran Utakata yang kami dapat
Nama: Otsuki Yama
Profesi: Dosen Sastra Inggris, Univ. Konoha
Alamat: Ehime, Distrik Konoha Pusat. Nagoya Street no.37A
Stay alert, chief.
Regards,
xxx
Kakuzu
.
.
Sai mengambil seribu langkah dengan pikiran yang rumit, hm.. Sepertinya dia harus absen dari ranjang panas bersama Ino malam ini. Pikirannya tertuju pada Sasuke, ada tiga hal yang harus melibatkan Sasuke dalam hal ini pertama ia adalah calon suaminya Sakura, kedua Utakata-lah yang memperkosa Sakura sewaktu duduk di tingkat SMA, dan ketiga Sasuke adalah salah-satu mahasiswa tingkat akhir Konoha University yang dia kenal, demi Kami-sama Sasuke harus ikut menghancurkan kepala si keparat Utakata, sial! Ia menyentuh i-phone nya dan menghubungi Sasuke
"Halo, Sasuke?"
"Hn, Sai."
"Kau punya waktu?"
"Hn selalu, memang ada apa Sai?"
"Aku ingin kau ikut menghancurkan kepala seseorang"
"..."
PIP
Setelah mengadakan investigasi secara intens selama 5 jam 11 menit 30 detik, si bajingan keparat Utakata diketemukan juga, bukan si jenius Sai bertangan dingin jika ia tidak bisa menangani hal ini dan tentu kejeniusan Sasuke pun sangat membantu dalam hal ini, bisa saja beberapa tahun yang silam ia membunuh Utakata yang telah membunuh Kakek mereka (Utakata adalah sepupu Sai dari pihak ibu)
Utakata begitu picik dan kotor, hanya karena keirian-hatinya pada Sai, dimana sang kakek menganugerahkan jabatannya sebagai anggota CIA kepada Sai, ia bertambah jahat dan lebih jahat lagi (sewaktu SMA pun ia meemang sudah jahat, buktinya ia memperkosa Haruno Sakura dan ikut menjadi kaki-tangan sindikat narkoba international untuk kalangan pelajar), belum lagi ancaman secara psikologis yang Utakata berikan kepada Kaede Wright, adik kandung perempuan Sai satu-satunya, karena melihat peristiwa pembunuhan brutal Utakata pada sang kakek, hingga Kaede memasuki Rumah Sakit Jiwa di San Francisco dan berakhir bunuh diri.
"Arrrghhhhhhhh...Ahhhhhhh.." teriakan kesakitan yang menjalar ke tubuh seorang pemuda yang menawan berambut cokelat dengan mata emas pucatnya bernama Utakata, akibat sengatan listrik bertegangan tinggi hingga 837 volt.
"Mati kau sialan!"
"Kumohon, hentikan Sai... Akhh"
"..."
"Ini balasannya, karena kau memperkosa calon istriku dulu, dasar manusia kotor!" Sasuke meneteskan timah panas ke arah kejantanan Utakata secara beringas dengan kilatan marah di mata onyx-nya
"Argghhhhh..." teriakan kesakitan itu memenuhi ruangan bawah tanah yang lembab itu.
"Sshh.. Sial-lannn.. cuih" Utakata meludah ke arah Sasuke
Sasuke sangat geram, ia gelap mata.. aura membunuh tak terhindarkan dari si bungsu Uchiha itu, ia mengambil cangkul yang ujung besinya sudah dilumuri timah panas da dengan segala kemarahan, iblis memperdaya Sasuke, dengan mantap gagang cangkul (gak tahu apa ada di Jepang atau tidak, ya anggep aja ada ya minna-san, hoho #reader: -,-) itu ia masukan ke lubang anus Utakata, and voillla... teriakan paling kencang terdengar menyakitkan
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh..khhh"
Pupil cokelat Utakata membesar, darah merembes dari lubang anusnya sedikit demi sedikit secara intens
Tes
Tes
Tes
Tes... Darah menetes disekitar anus Utakata merembes hingga ke pangkal paha
Sasuke sangat puas dengan karyanya! Tak disangka seorang pemuda yang dikenal baik berubah menjadi malaikat penyiksa manusia kotor seperti Utakata ini, seringaian terpatri di wajah tampan Sasuke dengan tertawa jahat bak lucifer seraya ia berkata;
"Haha... Mampus kau bajingan! Just go to hell, bastard! Tch."
Penyiksaan itu pun berlangsung selama berjam-jam penuh, hingga melayangkan nyawa Utakata dan semua kejadian itu terekam baik dengan video yang memang direncanakan Sasuke untuk diperlihatkan nanti sebelum malam pertamanya bersama Sakura seusai acara pernikahan mereka yang tinggal 3 hari lagi, kepingan video itu hanya satu dan disimpan baik oleh Sasuke tidak ada copy-an sama-sekali, lalu tubuh bagian dalam Utakata seperti jantung, hati, dan ginjal diambil oleh Kakuzu untuk dijual kepada mahasiswa/i kedokteran xxx University untuk eksperimen, well.. Setidaknya organ-orang Utakata ada gunanya juga dan menghasilkan uang yang cukup untuk bersenang-senang bersama dengan dunia malam sialan and hell, i'm gonna fucking baby chick sebanyak yang aku mau. pikir Kakuzu instan
7 Am
Dua gadis bangun dari tidurnya, ya.. semalam Ino menginap dirumah Sakura, alasanya sederhana karena 2 hari lagi Sakura akan menikah dengan Uchiha Sasuke, jadi Sakura meminta Ino menginap, ya hitung-hitung sebagai hari terakhir mereka sebagai wanita lajang (?) Sakura mengatakan Girls fun days before married untuk persiapan, oh... Tenang saja, ada Sasori-niisan dan nenek belum lagi wedding originizer pilihan Uchiha Mikoto, calon ibu mertua Sakura, Sakura tahu selera beliau pasti berkelas dan tanpa mengurangi rasa elegan dalam acara pernikahan nanti Sakura dan keluarganya mengundang nenek-nenek dan kakek-kakek a.k.a Panti Jompo Hanami yang didirikan oleh keluarga Haruno dan juga Sakura turut mengundang beberapa remaja putra-putri keterbelakangan mental yang cacat, yang baru setahun belakangan ini ia dirikan sendiri.
4 Pm at Recht Scheuert Salon & Spa, Konoha City
Just like in heaven, oh... Dua wanita cantik yang sexy bitchy dan naughty ini sedang berada di sebuah kolam hangat (onsen), dengan ditemani wewangian aromaterapi yang membuat keduanya rileks, belum lagi sajian hangat secangkir matcha latte (teh hijau khas jepang+susu skim) oh... Rasanya begitu nyaman, tenang, dan memanjakan tubuh, ternyata sesekali perlu juga pergi salon & spa (?)
Wewangian bunga-bungaan begitu memanjakan Sakura dan Ino, Sakura menyesap matcha latte-nya nikmat dan begitu dihayati, "ehmmmm... enakkk" Sakura memuji kenikmatan secangkir matcha latte-nya
"Forhead"
"Hm?"
"Kelihatannya kau sangat menikmatinya?"
"Tentu, aku suka tempat ini, teh-nya enak"
"Hell, bukan itu maksudku"
"Eh? What?"
"Hhhhh... Bagaimana hubunganmu dengan Sasuke?"
"Oh... itu, hubungan kami baik-baik saja"
"Baiklah, kuharap kau bahagia dengannya nanti. Well, kau boleh berkencan dengan 1000 pria brengsek sekalipun, tetapi untuk menikah... Menikahlah dengan satu pria, yang pantas untukmu, seperti hidup sekali menikah juga sekali, haha.. sepertinya aku teralu banyak bicara"
"Well, menurutku intermezzo-mu ada benarnya juga. For sure, Sasuke adalah lelaki yang baik, how lucky am i got hot man like him, Yeah baby... Dia adalah belahan jiwaku, trust me.. bitch!"
Sakura dan Ino bercerita banyak tentang persahabatan mereka, dari awal mereka berkenalan hingga menjadi sahabat dalam suka dan duka, cerita-cerita konyol masa-masa SMP, cerita SMA yang menyedihkan karena peristiwa pemerkosaan yang dialami Sakura oleh kakak kelasnya yang biadab itu, hingga mereka berdua pindah ke sekolah La Salle Paris High School di Tokyo dan tinggal diasrama hingga mereka sama-sama diterima sebagai mahasiswa Harvard University di USA
Flashback ON
Namun kehidupan keras dan bebas di USA mengubah gaya hidup kedua wanita ini. Sakura yang mengalami masa lalu yang kurang baik, mengalami low self esteem (Dalam ilmu psikologis: kepercayaan diri rendah bisa terjadi akibat trauma/faktor lingkungan/keluarga) hingga ia menganggap dirinya sudah hancur karena virginity-nya yang diambil secara paksa, kemudian ia jatuh dalam minuman keras dan berkencan dengan beberapa pria entah kenalan di Bar atau teman kampus dan berakhir diatas ranjang.
Lain hal lagi dengan Yamanaka Ino, yang pernah dikhianati oleh kekasihnya, padahal mereka sudah berpacaran cukup lama dari SMP hingga kuliah bersama-sama di USA, tetapi kekasihnya mengkhianatinya dari belakang dan pergi meninggalkannya, Ino begitu frustasi, betapa tidak... karena sejak mereka berdua kuliah bersama-sama di USA, mereka hampir setiap malam berhubungan seks layaknya candu, tetapi apa yang Ino dapat hanya sebuah kekecewaan dari mantan kekasihnya yang bajingan itu, yang hilang entah kemana, hampir saja kedua wanita itu terjerat obat-obatan terlarang untunglah ada Sai. Saat Sakura dan Ino sedang melepaskan beban pikiran merak dan mencari hiburan di Bar, mereka tak sengaja berkenalan dengan Sai
Sai yang menyamar untuk membantu kepolisian Massachusetts pusat untuk menangkap beberapa orang yang merupakan sindikat pengedar Narkoba jaringan internasional. Misi berhasil, Sai berkenalan dua wanita cantik dan seksi itu, hingga akhirnya Sai dan Ino mendeklarasikan hubungan mereka menjadi sepasang kekasih secara resmi, dan sejak saat itu hanya Sai saja yang mampir ke ranjang panasnya, tidak ada yang lain hanya pria berkulit pucat dan menawan itu
Flashback OFF
Disela-sela asiknya bernostalgia tentang masa lalu mereka, dari hal menyenangkan hingga hal yang menyedihkan, si cantik Sakura membuka suara seraya ia mengambil kepingan lemon cookies yang bertengger manis di toples mini, di pinggir onsen.
"Hell, bukankah kisah kita begitu menarik-" Sakura mengunyah lemon cookiesnya nikmat
"-... aku jadi mengingat perkataan seseorang entah siapa aku lupa, hihi.. dia bilang, orang baik pastinya jodohnya juga baik. Kalau dipikir-pikir, berarti aku orang baik that's why i got cold man but hot.. hahaha" ujar Sakura dan tertawa lepas
"Haha... eh?" Ino pun ikut tertawa, sesaat ia menyaring kata-kata Sakura
"What do you mean babe, between Hot N Cold? Seriously, i'm so fucking confused now" ujarnya kembali pada sahabat nakalnya, Sakura.
"Baik-baik, akan kujelaskan Ino-baby, maksudku tadi aku mendapatkan cold man but hot itu begini, my man Sasuke itu laki-laki yang dingin, dia selalu membatasi hasratku untuk menyentuhnya. Well, i knew his reason and i accept that! Tetapi walaupun dia seperti itu, sungguh.. Aku tahu dia lelaki yang hot, lelaki yang begitu menggairahkan diatas ranjang.. tidak kau melihat betapa bidang dadanya dan bibirnya yang kissable and yummy, God.. i'm so crazy in love" jelas Sakura dengan wajahnya gemas dan tangannya membelai rambut merah mudanya ala-ala iklan shampoo commercial, oh.. demi apapun saat Sakura membelai rambut merah mudah panjangnya, membuat pelayan pengantar minuman terpesona sesat...yes, she's so pretty and sexy
"Haha.. you're right, baby... well, enough for it. Sepertinya kita harus kembali ke rumah-mu, Sasori-nii mengirim pesan padaku agar kita kembali kerumah secepatnya, malam ini keluarga Sasuke datang kerumahmu, Sasori-nii bilang aktifkan ponselmu, that's it."
"Wakatta." Sakura menjawab cepat, mendengar nama Sasuke ia tersenyum manis dan pikirannya tak terlepas dari wajah tampan berhati malaikat itu. Ia pun naik ke tepi kolam dan meraih i-phone miliknya dan meng-aktifkannya, baru saja ia menyalakan i-phone miliknya, 1 pesan ia terima dari Sasuke,calon suaminya.
To: Sakura
From: Sasuke
Text: Sakura... keluargaku akan makan malam dirumahmu, aku mohon jangan mengenakan pakaian teralu seksi ya, karena bukan hanya aku dan orangtuaku, niisan dan istrinya saja yang datang tetapi kakekku dan jiisanku juga ikut datang. Hn, jaga dirimu baik-baik.
...
Rumah Sakura terlihat ramai sekali, hidangan ala Jepang bercampur eropa mengisi meja makan yang terkesan mewah dan luas. Pelayan-pelayan hilir mudik menyajikan semua yang diperlukan. Haruno Sakura terlihat curi-curi pandang kepada calon suaminya itu, sedangkan Sasuke terdiam sebagian dirinya masih teringat akan peristiwa pembunuhan yang baru saja ia lakukan kemarin, ah.. tak terasa besok dirinya bukan pemuda single lagi, besok dan untuk hari-hari kedepan ada seorang wanita yang harus ia jaga dan nafkahi lahir dan juga batin.
"Kudengar Sakura lulus dengan nilai summa cum laude ya.. hehe" Ujar Izumi ceria sambil terkekeh pelan
"Iya, hehe.. tetapi bagaimana Izumi-nee bisa tahu ya?" Sakura tertawa pelan dan tanyanya heran.
"Ah, aku tahu dari seseorang yang disebelahku ini" jawab Izumi kalem
"Haha.. ternyata anakku sudah dewasa" Mikoto akhirnya angkat bicara
"Hm, bagus donk memang sudah sepantasnya dia married, Kaasan" ujar Itachi mengedipkan mata sebelahnya mencoba mengikuti alur pembicaraan yang menyenangkan ini
"Well, Sasuke pemuda yang tampan ya... Oh, aku tak sabar jadinya menunggu dimana aku bisa menimang cucu" tutur nenek tua yang enerjik itu sambil memberi kode kepada Sasori dan ada penekanan 'menimang cucu' dalam kata-katanya seolah-olah menyindir Sasori secara tidak langsung yang masih setia menjomblo -,- yang lainnya hanya tersenyum ada juga yang terkekeh pelan.
Sasori hanya terdiam saja, ia tahu kalau neneknya menyindir namun ia tak mau ambil pusing, karena pendidikan lebih penting dari segalanya, cita-citanya menjadi seorang dosen filsafat dan sekaligus ahli kebudayaan sejarah eropa membuatnya melupakan pentingnya kehadiran yang disebut wanita dalam hidupnya. Sasori tidak mau tahu tentang wanita, dia enggan, pengalamannya yang buruk sewaktu SMA dikhianati kekasihnya yang selingkuh dengan sahabatnya sendiri itu sudah lebih dari cukup. Cukup sudah dan katakan tidak pada wanita, titik.
"O iya, bagaiman dengan nak Sasori. Apa saja kegiatanmu selama berada di Jerman?" tanya Fugaku dengan gagahnya
"Hm... Aku hanya kuliah seperti biasa dan sesekali aku diminta menjadi asisten dosen disana, hanya itu.. oh ya, kadang aku ikut membantu temanku, dia punya cafe kecil disana, dia sering memintaku untuk menjadi kasir.. haha, ya hanya itu saja paman"
"Oh.. begitu ya. Cukup menyenangkan juga ya kedengarannya" balas Fugaku
"Memang kau kuliah dimana, jurusan apa yang kau ambil?" sela Madara, ayahnya Fugaku, kakeknya Sasuke.
"Aku kuliah di Heidelberg University, aku mengambil S2 Filsafat dan Kebudayaan Eropa" ujar Sasori tersenyum dan memakan Kartoffel Gratin (makanan favorit author nih, hehe.. ada kentang panggang make keju yang melted gitu enak banget deh, maknyoss.. #reader: gag nanya thor -.-)
"Wow, jadi Mebuki-san, anakmu kuliah diluar negeri semua ya,hehe.. hm, aku bangga dengan Sakura, dia memang menantu idaman selain cantik, dia juga berprestasi ya" ujar Mikoto bangga dan senyuman anggun terukir diwajah cantik wanita paruh baya itu, kecantiaknnya tak luntur bak Audrey Hepburn. Pujian Mikoto tadi membuat Sakura tersenyum dengan rona merah dipipinya menambah kesan cantik dan anggun, ia terlihat anggun dengan gaun minimalis yang dipilihkan Ino dengan make-up natural yang menambah kesan lovely^^ sedangkan sang pangeran, Uchiha Sasuke menundukkan wajahnya, who knows what did he was thinking... Yang pasti Sasuke bangga sekali dengan wanitanya, Haruno Sakuranya yang satu hari lagi menjadi Nyonya Uchiha Sakura.
Dan obrolan pun berlanjut hingga membahas persiapan pernikahan yang dua hari lagi yang akan di selengarakan di Uchiha Imperial Hotel, Konoha, Jepang. Tamu udnangan kira-kira ada 1370 orang kurang lebihnya termasuk tamu undangan yang di undang secara khusus dari Panti Jompo oleh Keluarga Haruno dan Pemuda-pemudi penyadang cacat dan keterbelakangan mental juga diundang oleh Sakura dan diberi tempat secara eksklusif untuk bisa menikmati acara (makanan prasmanannya dipisah dari tamu undangan khusus teman, keluarga, dan kolega bisnis). Sakura hanya mau mereka juga merasakan kebahagian hari jadinya dengan Sasuke itulah alasannya dan ini juga atas saran Sasuke. Well, Sasuke dan Sakura memang cocok sama-sama memilki wajah yang rupawan, jenius, dan punya rasa sosial yang tinggi kepada mereka yang kekurangan ^^ Obrolan mereka selesai dan makan malam pun selesai, maka tinggalah Sasuke seorang diri di rumah Sakura, sementara orangtuanya, Itachi, Izumi, kakek Madara, dan pamannya Izuna sudah pulang.
.
.
.
Sekarang disinilah mereka berduan. Sasuke dan Sakura berada di dalam kamar Sakura, mereka saling berpandangan dengan wajah bahagia terpatri diwajah mereka masing-masing
"Sakura..." Sasuke memanggilnya dengan suara baritone-nya yang kedengaran seksi bagi siapapu yang mendengarnya saat ini
"Ya" Sakura masih berbaring diranjangnya
"Mendekatlah" titah Sasuke memandang wajah Sakura lembut
Sakura bangun dari ranjangnya dan menghampiri Sasuke yang berdiri di dekat jendela kamar Sakura
"Kau sedang melihat bintang?" tebak Sakura yang melihat Sasuke menatap langit malam kala itu
"Sakura... apa kau menyukai malam ini"
"Ya, aku selalu menyukainya, apapun, malam ini tau malam besok asal ada kau semua akan menyenangkan, Sasuke-kun"
"Hn, kau lihat bintang disana?" Sasuke menunjukkan salah-satu bintang yang bersinar paling terang di langit kelam
"Hu'um, aku melihatnya.. itu bintang yang paling terang dan kelihatan indah sekali, aku suka"
"Sakura...- " Sasuke berkata seraya mendekap hangat wanitanya
"Jangan mundur, biarkan seperti ini" Sasuke terus memeluk wanitanya penuh kasih, ada sesuatu yag hangat menyentuh relung hatinya
Namun tiba-tiba wanitanya menitikan air mata
"Sasuke-kun, maaf aku tidak sempurna terutama-"
"Pstttt... jangan teruskan lagi-" Sasuke melepaskan pelukannya dang jari telunjuknya ia tempelkan kebibir ranum wanitanya
"Dengan kau bernafas dan tersenyum itu sudah cukup bagiku, kau selalu sempurna dimataku." Ujar Sasuke pelan dan penuh makan ditiap kata yang ia ucpkan
"Arigatou, Sasuke-kun"
Waktu sudah menunjukkan 10 pm, akhirnya Sasuke pamit pulang dan Sakura menggantikan gaunnya dengan piyama dan segera tidur.
.
.
.
.
.
10 Pm
Jika Sakura malam ini sudah berbaring cantik di ranjangnya sendiri, lain hal dengan dua wanita yang masih tetap asik mengobrol di taman belakang. Dihadapan mereka ada kolam renang berukuran sedang, dua wanita ini mengobrol sambil meminum segelas cokelat panas
"Ne Shion, bagaimana menurutmu si Sasuke itu?"
"Biasa saja, memangnya kenapa?"
"Kau yakin tidak menyukainya?"
"Ah kau ini, jangan asal bicara saja.. Hhhhh."
My Endless Love Sai is calling. Whew, dengan senang hati Ino langsung mengangkat telpon dari kekasihnya, Sai.
"Sayang?" terdengar suara khas Sai lembut dan begitu nyaman didengar telinga
"..."
"Ino, maafkan aku. Tadi ponselku lupa di-charge, seharian ini aku sibuk, maaf ya sayang... aku lupa memberikan kabar, hhhh..hh.. maka dari it-" belum sempat Sai menjelaskan Ino sudah mematikan i-phone miliknya. Ya, beginilah perempuan suka tarik-ulur. Kadang segala sesuatu yang kecil dibesar-besarkan, sungguh.. bagi Sai lebih baik mengerjakan soal fisika 1-100 daripada harus memahami pikiran wanita yang begitu rumit dan susah ditebak, apalagi model semacam Ino ini, inilah yang kadang Sai harus ekstra sabar, Ino... mood-nya suka swing kesana-kemari, Sai menghela nafas panjang dan mengetik beberapa pesan untuk kekasih pirangnya, wanita cantiknya, yang begitu ia cintai jiwa dan raga.
i-phone 6s Ino berbunyi ketika ia check pupilnya membulat sempurna
To: Ino
From: Sai
Text: Well, i always thinking of you 24/7*
Okay, aku tunggu kau di Hilton Hotel nanti malam jam 8, please be on time babe.
Ino mengerti maksud pesan singkat Sai itu. Well, Sai knows what Ino wants.
.
.
Aku tidak terlalu yakin jika kau menginginkan hal ini
Tetapi ketika pertama kali kita bertemu
Aku benar-benar gugup sekali, sungguh aku tak mampu berbicara
Dan disaat itulah, aku seperti yakin menemukan seseorang
Aku seperti menemukan kepingan yang selama ini kucari dalam hidupku
Jadi selama hidupku aku hanya ingin mencintaimu
Kau terlihat cantik dalam balutan gaun putih
Dan sampai akhir hidupku, aku memegang janjiku ini
...
Seandainya jika waktu kita telah habis
Cintaku padamu tak'kan pernah berakhir
Dan dengan cincin ini kukatakan pada dunia
Kau adalah segalanya bagiku
Kau sangat berharga dalam hidupku
-Beautiful in white by Westlife
.
.
Sebuah band Jepang yang cukup terkenal 'Hyouhaku Band' bergenre musik mix klasik, pop, slow rock dan jazz menyanyikan lagu yang telah dipopulerkan oleh band Westlife asal Amerika itu dengan lagunya "Beautiful in white" lagu yang biasanya dinyanyikan dalam sebuah pernikahan
Para tamu undangan pun berdatangan, semua kelihatan bahagia, senyuman, tawa, candaan, dan semua hal yang menyenangkan tersaji di dalam ballroom mewah, Uchiha Imperium Hotel. Hotel tersebut adalah hotel nomor satu paling termewah di Konoha City. Ya... Katakanlah sebelas duabelas dengan Hilton Hotel milik sosialita Paris Hilton, mereka bersaing, bersaing secara sehat tentunya. Kembali lagi dengan suasana perayaan pernikahan Sasuke dan Sakura yang terkesan mewah dan elegan, sungguh pernikahan yang diimpikan oleh semua gadis-gadis di Jepang, ah.. bisa saja di seluruh dunia ini
Sakura nampak cantik dengan balutan gaun putih, make up nya yang luar biasa cantik natural, tatanan rambutnya yang digerai dan digelung-gelung, sepatu high heels berhiaskan berlian swarovski yang didesain langsung oleh perancang sepatu terkenal asal Perancis, Christian Louboutin harga yang dibanderol seharga US$ 78, 5 harga yang fantastis hanya untuk sebuah sepatu. Oh... Jangan lupakan cincin pernikahan yang luar biasa luxurious yang dirancang secara khusus oleh desainer asal Inggris Anais Rose cincin yang bertahtakan the blue moon diamond of Africa-Havannah, pernahkah kalian melihat kalung berlian yang digunakan Rose dalam film romantis Titancic, nah seperti itulah keindahan berlian yang disematkan Anais Rose dalam cincin pernikahan itu. Well, betapa luar biasa mewah, bukan. Pernikahan Sasuke dan Sakura bak pernikahan selebritis sekelas hollywood. Well, apapun yang tuxedo dan sepatu yang dikenakan Sasuke tidak jauh-jauh dari perancang asal Italia, Louis Vuitton. (you know lah... Gimana mahalnya apalagi yang original #readers:huft.. author gaje nih -,-)
Acara paling sakral pun dimulai. Dalam ruangan tersebut ada seorang Pendeta Shinto, beberapa pemuka agama Shinto, keluarga besar Uchiha, keluarga besar Haruno, teman-teman, kolega bisnis, tamu undangan khusus dari panti jompo, tamu undangan khusus pemuda/i dari panti rehabilitas yang disponsori oleh dr. Haruno Sakura, Sp.s, Rad. Pemuda/i yang mengalami semi-mental disorder, dan papparazi (infotaiment media massa). Ya, pernikahan ini diliput secara live secara bersamaan ditayangkan di dua channel stasiun televisi nasional Jepang.
Disana, di atas altar sepasang mempelai berdiri saling berhadapan dan di depan mereka ada Pendeta Shinto. Sakura tampak mantap menatap mata kelam Sasuke, belahan jiwanya. Sasuke nampak agak sedikit gugup, jujur dia tidak pernah pacaran, dan belum pernah ia bertatapan mata se-intens ini dengan wanita manapun, jantungnya berdebar-debar kencang, oh... Kami-sama...
~DEG
~DEG
~DEG
~DEG
~DEG
Pendeta Shinto itu teah berkomat-kamit, mengatakan pemberkatan, mengatakan hal-hal yang sakral, seluruh tamu undangan, keluarga, dan bahkan Kami-sama yang menciptakan alam semesta raya ikut menyaksikan ritual sakral pernikahan Sasuke dan Sakura, Oh... inikah, pernikahan yang diidam-idamkan semua orang di dunia, ikatan janji suci, janji yang disaksikan oleh manusia dan Tuhan, ya.. disaksikan oleh Kami-sama. Demi apapun, seorang Uchiha Sasuke memantapkan hatinya dan membuka suaranya
"Ya, saya bersedia. Dihadapan jemaat dan Kami-sama, saya Uchiha Sasuke berjanji akan selalu setia mendampingi Haruno Sakura yang telah menjadi Uchiha Sakura sebagai istri saya. Saya akan setia mendampingi dikala sehat, sakit, kaya, miskin, suka, dan duka. Saya berjanji akan membahagiakan Uchiha Sakura, istri saya dan menghabiskan sisa hidup saya bersamanya." Sasuke pun meraih tangan wanita cantik itu, yang telah sah menjadi istrinya dan menggenggam mesra tangannya
Sementara Uchiha Mikoto berada disamping Sasuke dengan wajah yang begitu haru-biru membahagiakan, ditangannya ada kotak yang berisikan cincin tangan mereka. Terlihatlah Sakura yang begitu cantik, seksi, dan elegan secara bersamaan dalam balutan gaun putih yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang begitu indah bagaikan gitar spanyol (?), ia pun mengikrarkan janjinya;
"Ya, saya bersedia. Dihadapan Kami-sama dan jemaat, saya Haruno Sakura yang telah menjadi Uchiha Sakura, istri dari Uchiha Sasuke, berjanji akan selalu mencintainya, setia mendampinginya, dalam suka dan duka, sakit dan sehat, sedih dan senang, miskin dan kaya, dan saya berjanji seumur hidup saya akan selalu mencintainya dan menghabiskan sisa hidup bersamanya, selamanya sayang akan mencintai suami saya, Uchiha Sasuke."
Selesai pengikraran janji sakral pernikahan. Mikoto menyerahkan cincin itu dan Sasuke menyematkan cincin yang bertahtakan berlian swarovski ke jari manis tangan Sakura dan begitu pun Sakura menyematkan cincin kepada suaminya yang tampan dan berhati malaikat itu.
Sasuke mencium bibir pendamping hidupnya, begitu dalam dan intens selama 30 detik semua orang dalam ballroom menyaksikan hal itu. Ino mengabadikan moment indah itu, whew.. this is the real Sasuke, pikir Sakura... Oh, Kami-sama... Sasuke benar-benar... ah, dia benar memegang teguh prinsipnya, sepintas seperti rol film, lelaki itu mengatakan akan mencium dirinya ketika sudah sah menjadi bagian dalam hidupnya, menjadi istrinya. Oh, Kami-sama.. Sasuke adalah lelaki berhati malaikat yang bermandikan cahaya suci dan wangi-wangian bau khas nirwana (?), Sakura... you are so lucky very much^^
.
.
Seusai ritual suci tadi, sekarang resepsi pernikahan pun dimulai. Hyouhaku Band dan Utada Uchiwamenghibur semua orang yang hadir di pesta pernikahan itu.
Satu-persatu orang mendatangi kedua mempelai itu memberikan salam dan selamat kepada SasuSaku yang telah sah menjadi suami-istri. Siapa sangka perjodohan yang dikira konyol dan terkesan kuno menurut Sakura berbuah manis, bahkan author saja membayangkan pernikahan SasuSaku sejajar dengan pernikahan yang ada di dongeng-dongeng(?) lebih malah(?) #reader: duh, Joan kebanyakan nonton film disney neh -,- bruh...
"Mazel tov, Sakura"*
"Toda*, Professor Isaac Ellioran Cohen, Professor Yisraela Ziona Freud. Terima kasih sudah datang jauh-jauh dari Massachusetts kemari"
"Never mind-" Professor laki-laki berhidung besar berkopiah hitam itu memandang Sasuke
"Hm.. Selamat ya, kenalkan saya Prof. Isaac Cohen, saya dosen pembimbing Sakura dulu, di Harvard University. Well, saya sangat menyayangi dia.. Perempuan asia yang berbakat dibidang neurologis dan DNA. Ya, saya pikir istri anda ini bisa dapat nobel loh.. haha.." sambungnya lagi kepada Sasuke, yang tercengang akan postur tubuh pria berhidung besar dan sangat mancung itu,
"Anyway, Sakura... bisakah musim panas nanti kamu menggantikan saya di Harvard. Saya pikir saya mau mengadakan penelitian tentang pain-killer terhadap bipolar disorder, seperti yang pernah kita bahas dulu di kelas. Seandainya ini berhasil, kemungkinan saya akn merekomendasi kamu untuk mengambil gelar Ph. D langsung tanpa kuliah magister lagi. Saya sudah tua saya mau ada yang menggantikan saya di Harvard University, saya pikir kamulah yang tepang. Nona jenius asal Jepang, haha.. bagaimana?"
Sakura kelihatan berpikir. Sasuke tercengang dalam hatinya berkata "Whoa sejenius itukah istriku ini, bahkan professor-professor sekelas Harvard hingga menawarkan hal gila ini... Sunggu aku bangga, tetapi..."
"Well, sebelumnya saya berterima kasih Prof. Freud, jika saya masih single saya pasti jawab iya, tetapi kini ada Sasuke, suami saya. Alangkah baiknya saya berdiskusi dengannya, bagaimana?"
"Okay, never mind. E-mail, saya nanti ya. Well, lafal pengucapan bahasa Ibrani-mu semakin baik saja, haha.. oke, Lehit'raot* Sakura... Sasuke..."sang professor sekelas Harvard University undur diri dari hadapan kedua mempelai dan menikmati acara pesta pernikahan yang dihibur oleh band kawaakan jazz itu
Tak disangka-sangka, Uzumaki Karin datang bersama Shion. Singkat cerita, Shion berkenalan dengan Haruno Sasori, kakak laki-lakinya Sakura sedangkan Karin mendapatkan kenalan bernama Kaguya Kimimaro. Well, sebagai informasi, Kimimaro adalah teman baik Sakura di La Salle Paris High School, Tokyo. Mereka bertiga; Sakura, Ino, dan Kimimaro selalu berada di kelas yang sama. Sakuralah yang meminta Kimimaro untuk berkenalan dengan Karin, karena Sakura tahu bahwa Karin menyukai Sasuke, Sakura berharap Karin bisa lebih dari sekedar berteman dengan Kimimaro, ya... kebetulan Kimimaro sedang single dan sedang mencari pasangan hidup. So, apa salahnya merekomendasi Karin kepadanya. Toh, Karin terlihat gadis baik-baik dan terpelajar, meskipun Sakura belum terlalu mengenal jauh, tetapi jangan lupakan Sakura jug ahli dalam Psikologi, kuarng lebihnya Sakura bisa membaca karakter Karin, yang memang terlihat unfriendly but for sure... Karin is good woman.
Acara salam-menyalam telah usai, kini mereka tengah asik menikmati hidangan prasmanan yang tersedia mulai makanan Jepang, Jerman, Perancis, American food, dan bahkan makanan Indonesia seperti ayam bumbu Bali dan rendang daging sapi ala Sumatera Barat tersedia disana, ya mengingat Itachi & Izumi sekarang tinggal di Bali, Indonesia. Semua menikmati sajian berselera, hingga sebagian ibu-ibu sosialita yang ada bertanya-tanya kepada Mikoto dan Mebuki, dari mana mereka mendapat food link yang lekker* seperti ini.
Disana terlihat Sakura sedang menyuapi suaminya, kue Klapertaart ke mulut Sasuke. Anyway, mereka terlihat bahagia, rasanya dunia ini seperti milik mereka berdua. Tiba-tiba Sasuke berdiri dari berlari kecil ke arah panggung dan mengambil micro;
"Aku Uchiha Sasuke ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk istriku, Uchiha Sakura dengan lagu berjudul 'With You' dari Chris Brown. Sakura... this is for you, my wife" Sasuke mengambil gitar akustik yang tergeletak di meja panggung kecil itu dan memainkan gitar itu dengan suara baritone-nya yang seksi dan mimik mukanya yang begitu terlihat ekspresif sekarang. Sakura begitu bahagia dan menikmati alunan lagu yang dihadiahkan Sasuke khusus untuknya.
Hey! Little mama. Ooh, you're a stunner
Hot little figure. Yes, you're a winner
And I'm so glad to be yours. You're a class all your own
And oh... Little cutie. When you talk to me
I swear the whole world stops
You're my sweetheart
And I'm so glad that you're mine
You are one of a kind and...
You mean to me
What I mean to you and
Together baby,
There is nothing we won't do.
'Cause if I got you,
I don't need money,
I don't need cars,
Girl, you're my all.
And...
Oh!
I'm into you,
And girl,
No one else would do.
'Cause with every kiss and every hug
You make me fall in love-
(With You by Chris Brown. From Sasuke to Sakura)
Tepuk-tangan pun terdengar begitu riuh di ballroom kuas dan mewah itu. Sasuke begitu piawai bermain gitar sambil bernyanyi, well.. dia kelihatan hot dan seksi. Suaranya begitu seksi seperti Bruno Mars dan performanya begitu seksi bahkan lebih seksi dari Justin Timberlake, hingga...
"Damn, you look so amazing." Sai berteriak kencang, sifat ke-Amerikaan-nya terbebas begitu saja, ia memberikan pujian sambil tertawa senang. Oh... Ayolah, Sai ini bukan acara live band seperti di New York atau di LA.
"Arigatou, Sai!" teriak Sasuke dari panggung kecil yang elegan itu
.
...
Kau tahu, cinta itu gila, tidak waras! Jika kau menemukan dirimu mencintai seseorang tanpa alasan konkrit
Dan jantungmu berdegup kencang ketika kau melihatnya
Itu artinya kau mencintainya
...
.
Honeymoon in Maldives Island.
Maldives (Maladewa) memiliki populasi penduduk sekitar kurang lebih tiga juta jiwa. Maladewa terdiri dari ratusan pulau-pulau kecil yang begitu indah, beberapa pula yang sangat kecil tak berpenghuni, dibiarkan begitu saja. Namun seiring berjalannya waktu, ada satu pulau yang sangat kecil dijadikan sebuah cottage khusus untuk melakukan refreshing para wisatawan asing maupun lokal.
Seseorang menyulapnya menjadikannya lebih dari sekedar indah, ia menamai pulau itu The Ero Small Island, disana hanya ada satu cottage saja yang bisa dihuni oleh dua orang saja. Memang pengelolah ini sengaja membuatnya untuk berbulan madu bagi pasangan yang baru menikah. Well, untuk bisa menikmati tempat romantis ini tidak murah alias sangat mahal,ya setaralah dengan fasilitas yang ada, belum lagi air-air disekitar pulau yang terlihat seperti danau kecil(?) akan terasa hangat pada malam hari. Well, Sasuke nampaknya ia mengeluarkan biaya yang cukup menguras kantong setara dengan membeli mobil sport peugeout LX2100
.
.
.
.
"Sakura..." Sasuke memangil istrinya, Sakura dengan suara beratnya yang begitu seksi itu
"Ya" jawabnya melirik ke arah suaminya yang tampan itu
"Kau suka tempat ini?"
"Yeah, it's really beautiful baby. Thanks"
"..."
Sakura mengganti pakaiannya, ia mengenakan lingerie seksi berwarna merah maroon. Well, Sasuke sedang menyalakan televisi dan meletakan kepingan kaset video ke DvD player, lalu ia menyalakan dan menekan tombol pause. Sakura yang telah siap untuk malam panjangnya, melihat kearah suaminya yang kini hanya memakai kaus tipis dan celana pendek ala pantai berwarna biru laut
"Kemarilah, ada yang ingin kutunjukkan padamu." titah Sasuke pada istrinya
"Well, kau mau menonton apa rupanya? Haiss, jangan bilang kau mau menonton video porno ya.. ehm ehm? Oh, baby... Jadi, harus menonton video sex dulu ya sebagai pemanasan" Sakura tersenyum genit ke arah suaminya dan ia menjilat telinga suaminya
"Tidak! Aku hanya ingin menunjukkan video tentang seseorang yang harusnya memang menerima semuanya, akibat perbuatannya yang telah menyakiti istriku ini-" Sasuke pun mendekap sayang istrinya dan mencium pucuk kepala wanita cantik itu
"Kau harus melihatnya Sakura, aku melakukannya..."
Belum sempat kata-kata tersebut diselesaikan oleh Sasuke, Sakura meraih remote control dan menekan tombol play
Video yang berdurasi 4 jam penuh terpampang jelas. Utakata yang bertahun-tahun silam yang pernah memperkosa Sakura sewaktu kelas 1 SMA disiksa oleh Sasuke dan Sai. Sakura tak tahan, air matanya merembes di wajahnya, ia mengigit bibirnya hingga setetes darah keluar dari celah bibir ranumnya. Lukanya yang bertahun-tahun ia simpan jauh di sudut hatinya terbuka kembali, seperti bau busuk yang terbongkar keluar. Sakura berteriak kencang, kencang sekali.. ia memeluk Sasuke begitu erat. Sasuke membiarkan wanitanya berteriak. Sasuke pun mematikan kaset video itu
"Maaf. Aku melakukan ini, hanya ingin membalaskan dendammu dan amarahku padanya. Kupikir ini lebih baik, karena dengan begitu tidak ada lagi yang mengganjal dihatimu, aku ingin semua lukamu keluar dan biar angin membawanya pergi. Sakura... aku disini, aku akan mengantikan lukamu dengan cintaku. Aku ingin kau terlahir kembali tanpa bayang-bayang masa lalu. Mulai sekarang jadilah Sakuraku. Nyonya Uchiha Sakura yang kuat, indah, dan begitu bernilai tiada tara dimataku"
"Arigato anata... Kau benar sayang. Dialah alasan aku menjadi wanita liar, aku merasa aku tidak berharga, tidak berguna, karena aku seperti sampah dibuatnya, dengan seeanknya dia menyentuhku, aku tak tahu mengapa dia berbuat jahat kepadaku-"
"Pst... jangan katakan apa-apalagi. Cukup sampa disini"
"Ha'i"
Sasuke pun menuntun istrinya dan membawa kepingan kaset video itu dan membakarnya diluar, mereka sekarang berada di danau kecil yang airnya hangat itu
"Sakura... izinkan aku menyentuhmu menghapus jejak-jejak para lelaki yang tak bertanggung-jawab-"
Sakura langsung melumat bibir suaminya, ia menghempaskannya ke air hangat itu, rembulan dan bintang-bintang menyaksikan kemesraaan mereka berdua. Tempat yang begitu private ini, sangat nyaman untuk dinikmati oleh pasangan muda seperti Sasuke dan sakura
Tak mau kalah, tangan kiri Sasuke memegang kepala Sakura sedangkan tangan kanannya menjalar memelintir puting susu payudara istrinya itu. Kejantanan Sasuke telah menegang, keras penisnya terasa begitu keras. Tangan Sakura menjelajah ke celana pendek Sasuke, Sakura memegang kejantanan Sasuke yang besar itu, untuk ukuran Asia penis Sasuke begitu besar, oh... sakura tak membayangkan berapa ronde, berapa jam akan ia habiskan untuk menikmati seks yang luar biasa dengan suaminya ini.
Dengan tidak sabarannya. Sasuke si tamvan yang biasanya begitu innocent kini berubah menjadi liar dan panas. Lelaki muda yang berusia 22 tahun ini, membuka lingerie Sakura, menghempaskannya kesembarang arah. Kemudian ia membuka pengait bra, makan tereksposlah payudara Sakura yang begitu putih seputih porselen dan begitu kenyal dan jug padat. Sasuke pun membuka celana dalam putih milik Sakura, ia melihat sebentar. Hm... ternyata vaginanya begitu bersih berwarna merah dan agak sedikit gelap, tidak ada bulu-bulu rambut kecil sama sekali
Sasuke begitu penasaran, lalu ia menggunakan jari tengahnya menyodok klitoris wanita itu
"Ahhh..ahh..ahhh.. Sasukehhhhhhh..." desahnya seksi, suara Sakura begitu sensual ditelinga Sasuke.
Sasuke menambah tekanan dan memasukan 2 jari lagi, cairan kental berwarna putih membasahi jari-jari Sasuke. Sasuke merasa celananya sesak, rupanya ia juga terangsang hebat akibat kicauan tak karuan dari istrinya itu, tubuh putih mulus dan berlekuk indah semakin merangsang Sasuke, nafasnya tersengal memburu... Penisnya seolah-olah berteriak, mengamuk dibawah sana mencari-cari liang surga yang nikmat itu
Sasuke berdiri sejenak, membuka kausnya, membuka celana pendeknya, dan terakhir membuka celana dalamnya. Ia memandang ngeri ke arah penisnya.. "Ho'oh... besar juga punyaku" Sasuke membatin. Sadar, ia berseringai melihat Sakura yang tersenyum penuh arti ke arahnya
"Sakura... let' have fun, honey"
"Yes, let's do it babe... I'm so thirsty on you, fuck me like hell yah"
Sasuke membuka kedua kaki Sakura lebar-lebar tangannya bertumpuh pada pasir-pasir putih, sementara Sakura meraih punggung Sasuke. Oh... nampaknya malam panjang ini terasa geli-geli enak (?) bagi Sakura yang tersenyum penuh arti kala melihat ukuran big dick Sasuke yang begitu menggemaskan... Feel me in... feel me in... Sasuke... Killling me inside, Ooouahhhh.. Sakura mulai berfantasi ria. Otak mesumnya bekerja keras seperti dikejar-kejar deadline (?)
Oh my goodness... Kejantanan besar Sasuke menghantam keras masuk kedalam vagina Sakura
"Ahhh... Shhh... ehmmmm... Ouhhh" desahan kasar terlolos dari bibir sensual Sasuke
"Hell, fuck me... Arrrghh... yeah.. fuck... fuck... Oushhhh.. ehmmm.. fuck!" Sakura pun meracau kenikmatan, penis Sasuke yang besar itu memenuhi liang kewanitaannya. Malam panjang yang hebat, meskipun bukan yang pertama tapi harus Sakura akui Sasuke begitu lihai dan penisnya itu loh... ehmzzz, luar biasa nikmat, so yummy so sexy so hottie...
Sasuke memaju-mundurkan kejantananya diliang kewanitaan Sakura. Instingnya menuntunnya untuk mengangkat sebelah kaki Sakura kepundaknya dan ia melanjutkan aksi panasnya. Ouch! Kejantanan Sasuke begitu dalam memasuki vagina Sakura hingga menyentuh mulut rahimnya. For Marry Sue this the hottiest sex ever, damn it!
"Shhhhh... hmpphhhhh... Sakurrrrrr.. ahhhh..ah.. ah.. ah... yeahhh" racau Sasuke yang menikmati sensasi liar yang begitu panas ini. Keringat halus membanjiri pelipisnya dan juga tubuh atletisnya
"Yeah.. uuhhh.. ahhhh.. fuck me baby.. fuck.. yeah... lebih cepat sayang... yes, fuck.. fuck me! Ohhh ah..." Racau Sakura nikmat
Mereka berganti posisi. Sekarang Sasukelah yang berada dibawah. Sakura memegang kejantanan Sasuke dan memasukannya ke lubang vaginanya dan Sakura bergerak naik-turun, menggenjot penis Sasuke yang very big itu "Kau kelihatan begitu hot, sayang." Desisnya pelan ke telinga Sasuke
Cairan sperma Sasukekeluar menyembur vagina wanitanya yang tengah mengagahinya diatas tubunhnya. Sasuke tersenyum tulus ke arah istrinya. Mereka melakukan seks liar hinga beronde-ronde sampai menjelang jam empat pagi.
Sasuke dan Sakura menikmati honeymoon mereka selama seminggu penuh. Well, sepertinya ketika mereka sampai di Jepang, mereka bukan hanya berdua lagi tetapi bertiga. Hell, who knows :D
.
.
THE END
.
.
A/N:
Thanks for all the reviewers, favoriters, and followers. ;*
24/7 itu duapuluh empat jam penuh selama seminggu, jadi disitu Sai ngejelasain bahwa perhatiannya ke Ino itu ibaratnya setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari deh pokoknya, cinta mati soalnya sai ma Ino. Ya, dia kan lupa ngasih kabar gara-gara asik sama Sasuke nyiksa Utakata ampe lupa ngasih kabar gitu ke Ino. Well, kadang ada sih Joan juga gitu kok, sama kya Ino ambekan tp dikit loh ya gag parah #reader: idihh si Joan malah curcol -,-
Nah tadi kan ada bahasa-bahasa asing, yang gak sering dipake oleh banyak orang, nah itu bahasa Ibrani, yeph.. lebih lanjut google it aja dear ^^ nah itu...
Mazel Tov: biasanya buat Jewish people itu artinya ungkapan selamat, biasanya diucapkan pas lagi nikahan, ulang tahun, dan acara-acara membahagiakan lainnya
Toda: terima-kasih^^
Lehit'raot: sampai ketemu lagi ya (kata ini bisa digunakan seperti kata Sayounara atau juga yang biasanya baru bilang lehit'raot 10 menit ynag lalu eh jumpa lagi deh.. ya, as a simple as that lah) *well, if you same with me which had Jewish genetic/blood and know about Hebrews, please check the Hebrews words bellow true or false and then PM me if i've wrong, danke schon!*
Lekker: enak/sedap... ya ini mah biasanya orang Sulawesi Utara (Manado) yang suka banget ngomong gini, kata ini diambil dari serapan bahasa Belanda loh.. coba google deh^^
Hmm, eh.. maaf banget ya di ending cerita gak ada moment SaiIno-nya gomenasai *bungkuk hormat* ya, habisnya ide-nya kesedot buat SasuSaku sih(?)
Okay, minna-san... sekali lagi Joanna berterima-kasih, Joan mohon maaf jika beberapa scene atau ada kalimat yang menyakiti atau menyinggung perasaan para readers semua. Yuph, have a nice day yooo... see ya in another fanfiction story^^
Tanggapan Reviews:
Bicha Bhicuchan uchiha: Ya, begitulah Sakura. Doi emang nakal tp dia baik hati dan tidak sombong, ehehe...^^ anyway, thanksya udah mau reviewed.
knisasa: Beuh, bang Sasu mah kuat imannya pan Uchiha Clan getoo.. wkwkwk :D thanks ya Sasa buat reviewed kamu, dear^^
daisaki20: Yoshhhh, udah update lg neh chapt terakhir. Bang Sasu mang tamvan tapi bang Shino juga gag kalah tamvan (?) #abaikan aja yak authornya lagi keselek makan kolak pisang td.. muehehe.. #malahcurhat
Zehakazama: Halo Ifa-San salam kenal juga ya, panggil aku Joan aja gpp kok. Waw, thanks banget loh udah folfav, ya maafin ya klo chapt 3 ini gag sesuai ekspetasi moga-moga Ifa-San suka ya^^, once again thanks a lot Ifa-San :D
dnrkaixo: Series? Oh no, maafkan aku yang dulu (?) eh? Maksudnya maaf banget, coz Joan gag bisa buat ficlet series, maklum masih awam but thankyou so much udah review
SasukeDarkEvil: aih bener gak gue tulis PenName lo neh, lex? Ihh, malez banget sih, ALEX JELEK MAH GILIRAN GUE BBM/LINE/CHAT #capslockjebol gag dibales -,- awas aja tar dateng kerumah, kita kase deng tuh noni biar dapa khotbah :v #kokjdgajeginiJoan,huft... udah nih kita so ada upload C3 baca sana ;) dankje for like
: Duh, maaph bnget ya beibh Cuma bisa mpe chapt 3 aja klo nambah lagi gag yakin ceritanya kya gimana, sori lg kering ide akunya maaph ya say, thanks for reviews^^
BlackHead394: Yoi, disini Joan bikin bang Sasu baik banget, tulus banget menerima kekurangan en kelebihan neng Saku bisa dikatakan 'cinta sejati' gitu deh^^ hehe.. makasih ya udah review
Jamurlumutan462:Ouch, jangan sampe donk dede Sarada liat mama Saku kya begitu *sensor* bisa cilaka 12 entar.. wkwkwk, anyway thanks for review
Aikaa-chan: Nah, udah aku edit tuh chapt.2 ditambahin dikit lah scene festival band kampus si Sasuke, monggo klo mau baca ulang. Thanks ya buat review-nya
de-chan: Oh, gitu ya. Sorry loh de-chan, soalnya ff aku aku setting moderate reviews jd klo gag log in harus aku accept dlu baru deh nongol di layar, hehe... Eitss, jangan salah SaiIno juga OTP aku juga lo setelah SasuSaku dan ItaZumi, liat aja deh chapt 3 ini kan masih ada porsi SaiIno kan mereka pair B harus dapet peran juga dounks^^ yuph, thanks for reviews.
MissCookies Kawaiii: Iya Cuma ampe chapt 3 aja kok, duh.. klo epilouge tar aja deh, aku pikirin ulang lagi, boleh yah^^, thanks ya buat reviews.
Bloombublebee: Yuph, ini Joan udah finish bikin Hot N Cold-nya, thanks dear buat reviews-nya
Kaguya: thanks for reviews
Rizuki Yoshida: Souka! Okehlah kalo begitu. Makasih yak.
neychan: arigatou neychan^^ untuk review-nya :3
.
Best regards,
xxx
Joan :)
