HIYORIN P.O.V

Sudah 1 bulan berlalu semenjak pembukaan Artis Triple S. Benar-benar awal terjadinya masalah yang benar-benar membebani kami.

Hari ini juga adalah hari spesial kami, begitupun dengan STARISH, QN, dan HEAVENS.

"Hiyorin !" Panggil seseorang dari kejauhan.

Aku melihat ke asal suara dan kulihat Momoka dan Aika berlari ke arahku.

"Apa ?" Tanyaku dengan nada datar.

Aika langsung merangkulku. "Oh ayolah~ jangan memasang muka masam itu di depan wajah fansmu~ nanti kita kehilangan fans dan reputasi kita hancur."

Aku hanya menghela nafas.

Momoka cekikikan. "Sudah lama kita tidak pernah seperti ini ya ? Kita semua sudah berubah semenjak 4 tahun yang lalu."

"Seandainya masih ada Ichigo-kun, Kita benar-benar utuh seperti sebelumnya." Ucap Aika yang mendapatkan wajah murungku.

"Jangan kawathir Yorin. Aku yakin, Ichigo pasti kembali. Pasti." Hibur Momoka.

Aku menatap mereka berdua lalu mengangguk. "Kalian benar, dan sebaiknya kita bergegas ke tempat tujuan kita."

Keduanya mengangguk setuju.

"Aku masih tak menyangka HEAVENS ikut serta dan parahnya anggotanya 7 orang." Ucap Aika yang mendapatkan tatapan tajam dariku.

"Eh ? ada apa Yorin ?" Tanya Momoka.

"Aku benar-benar tidak suka saat kalian menyebutnya…" Jawabku lirih.


Kami semua selesai tampil dan menunggu pengumuman. Dimana setelah tampilnya HEAVENS secara mendadak (yang cukup membuat shok).

"Siapa yang berhak menjadi Artis Pembuka Triple S !?"

Kami semua terdiam di tempat. Ruangan digelapkan. Ada seorang pria berjalan di depan kami dengan membawa selembar kertas yang mungkin berisi nama pemenangnya. Lampus sorot diarahkan ke pria tersebut. Dia pun mulai berbicara di depan para penonton. Terlihat wajahnya terkejut sedikit.

'Kumohon Kami-sama… jangan membuatku kerepotan…'

"Pertama, kita punya pengumuman. HEAVENS, yang menampilkan HEAVENS GATE, tidak dinilai oleh juri, karena tidak masuk secara resmi."

DEG…

Aku jelas-jelas terkejut. STARISH dan QN juga terkejut. Seluruh fans juga banyak yang protes.

'Kami-sama… kumohon jangan sampai ada pertandingan ulang…'

"Diam, tolong diam."

"Ini tidak adil untuk HEAVENS !" Seru salah seorang fans.

Pria pembawa pengumuman tersebut hanya terdiam lalu berteriak. "Saya akan mengumumkan pemenangnya !"

Seluruh fans langsung terdiam lalu pria tersebut melanjutkan.

"Artis pembuka triple s adalah…"

suara drum :v

"QUARTET NIGHT !"

Seluruh fans bersorak sorai. Raut wajah STARISH berubah, QN datar seperti wajah tidak puas akan kemenangannya. Aika menggenggam tanganku , begitupun dengan Momoka. Mereka berusaha untuk menghiburku. Sementara HEAVENS ? wajah dengan senyum puas.

'Apa maksud mereka !? tersenyum seperti tidak ada yang terjadi !'

Reiji dan lainnya langsung maju dan mengambil mic tersebut.

"Minna-san, tolong dengarkan. QUARTET NIGHT akan menolak menjadi Artis Pembuka Triple S."

Dan sekali lagi, fans protes, STARISH terkejut, HEAVENS seperti sangat puas.

"Apa ? tapi…"

Isurugi Gen yang berusaha mengatakan sesuatu dipotong oleh Ranmaru.

"Kau dengarkan ? sorakan para penonton." Ucap Ranmaru.

"Sangat jelas sekali, QUARTET NIGHT, STARISH, HEAVENS, dan TRIANGLE imbang." Tambah Ai.

Wajah Isurugi Gen menjadi terkejut sekaligus pucat.

"Akan menjadi kacau jika kita menjadi artis pembuka dengan situasi seperti ini." Ucap Camus.

Pria yang sebelumnya datang kembali tapi sayangnya Reiji mendahuluinya. "Biarkan QUARTET NIGHT, STARISH, HEAVENS, dan TRIANGLE bertanding ulang…"

Ruangan yang sebelumnya gelap menjadi terang kembali.

"Lagi ?" Tanya Otoya tidak percaya.

"Bertanding ?" Tambah Syo.

Eiichi hanya mendongkak dengan bangganya. "Bagus. Bagus sekali."

Eiji menatap kakaknya yang sombong itu. "Ini menjadi seperti Nii-san katakan."

Kira hanya mengatakan 'Ya' dengan datarnya.

Nagi cekikikan. "Mereka tidak bisa mengabaikan kita, yang telah menampilkan penampilan bagus kita."

"Tunggu kami, para malaikat." Ucap Van.

"Kita akan memukul mereka." Ucap Yamato yang sepertinya sudah siap menghajar.

'Kau kira ini ring gulat !?'

"Bintang, tunjukkan kami jalan." Ucap Shion sambil memejamkan matanya.

Seluruh fans bersorak sorai dengan kuat. Aku hanya menghela nafas.

"Cobaan apa lagi yang harus kuhadapi…" Ucapku yang membuat Momoka dan Aika sweatdropped.

"Aku Isurugi, kepala panitia di sini. Panitia akan memeriksa hal ini dan mengumumkan rinciannya di kemudian hari." Ucap Isurugi Gen.

Seluruh fans yang setuju akan hal tersebut, kembali bersorak sorai.

"Well… roda takdir baru saja berputar…"


"Haa~ sudah waktunya nee~" Ucap Aika dengan nada khas kucingnya yang sudah lama tidak kudengar.

"Ya, mau apa lagi ? waktunya kembali bekerja." Ucap Momoka yang membuat wajah Aika menjadi cemberut.

"Oh ayolah kalian berdua, sebaiknya kita bergegas."

Kami langsung berangkat menggunakan mobil limosin yang sudah siap ditempat.


Hari pun sudah gelap. TRIANGLE, STARISH, QN, dan HEAVENS berdiri di posisi masing-masing.

HEAVENS tampil dengan pakaian serba biru, QUARTET NIGHT dengan serba hitam, STARISH dengan pakaian serba putih, dan TRIANGLE dengan pakaian berwarna biru pastel yang hampir mendekati warna putih.

Semua berdiri dengan tenang. Ada yang tersenyum dan ada yang wajahnya datar seperti biasa.

"Kita umumkan hasilnya." Ucap Seorang pria. "Setelah berdiskusi dengan para juri, kita memutuskan untuk mengadakan konser dengan QUARTET NIGHT, STARISH, HEAVENS, dan TRIANGLE untuk menentukan artis pembuka Triple S. Konser Penentuan. Konser akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember di Area Nasional. Setiap grup akan menampilkan sebuah lagu. Semua lagu harus lagu baru. Keempat lagu akan dibuat oleh perwakilan dari Shining Nanami Haruka dan Shirase Ichigo sebagai asisten." Jelas Pria tersebut.

"Eh ? apa dia menyebut nama Ichigo ?" Tanyaku tidak percaya.

Air mataku hampir keluar, mataku memanas tiba-tiba, Aku berusaha menahan tangisanku.

"Yorin, wajahmu ! Nanti kita bicarakan ini !" Bisik Aika yang berusaha agar tidak teriak.

Semuanya langsung menatap Haruka.

"Aku yang akan membuat keempat lagu tersebut ?" Tanya Haruka tidak percaya.

"Bukan 'aku', tapi 'kita' yang akan membuat keempat lagu tersebut." Jawab seseorang yang muncul disebelah Haruka.

'I, Ichigo !?'

Ichigo duduk tepat disebelah Haruka sambil menatap kami.

Tiba-tiba Raging dan Saotome tertawa terbahak-bahak (aku berani bersumpah kalau aku mulai merinding mendengarnya). Lalu muncul di belakang Haruka dan Ichigo sambil berkata. "Surprise…"

Tiba-tiba kursi Haruka dan Ichigo naik ke atas. Diatas sana, aku bisa melihat Ichigo dan Haruka yang duduk manis sementara Saotome dan Raging naik sepeda roda 3.

Saotome mulai mengayuh sepedanya. "Miss Nanami and Mr. Shirase…"

Begitupun dengan Raging. "Kalian berdua adalah komposer terbaik semenjak TRIANGLE lahir…"

Aku merasa tersinggung setelah Raging menyebut kata 'TRIANGLE'.

"Kita berharap pada kalian…"

"Aku serahkan kepada kalian !"

Raging dan Saotome bersepeda mengelilingi Haruka dan Ichigo. Haruka tampak kebingungan sementara Ichigo tersenyum seperti biasanya.

NORMAL P.O.V

Raging dan Saotome langsung menghilang dengan tornado(?) yang mereka buat sendiri.

"Semuanya akan menjadi lagu Nanami dan Shirase-san ?" Tanya Tokiya.

"Aku sangat menantikannya." Ucap Ai.

"Ini menjadi sangat baik." Ucap Eiichi dengan tawa khasnya di awal kalimat.

"Aku harap takkan merepotkan seperti sebelumnya." Ucap Hiyorin sambil menatap kebawah.

Aika dan Momoka hanya sweatdropped.

"Berarti, sudah diputuskan kita akan tampil di konser lagi. STARISH, HEAVENS, dan TRIANGLE, aku sangat menantikannya." Ucap Reiji sambil menantap ketiga grup tersebut secara bergantian. "Mohon bantuannya~" Tambah Reiji dengan pose andalannya.

"Kita juga, Rei-chan." Ucap Otoya.

"Kita belum bisa dekat dengan penampilan kalian saat konser pembuka." Ucap Ren sambil melanjutkan perkataan Otoya yang berdiri tepat disebelahnya.

"Kita menerima itu." Ucap Masato.

"Tapi, kita bekerja sangat keras." Tambah Syo.

"Itu benar, kita akan terus bekerja dengan keras." Ucap Natsuki sambil mengangguk dengan senyuman khasnya.

"Dan menjadi yang pertama di konser." Ucap Cecil dengan percaya diri.

"Apa ? jangan bercanda." Ucap Ranmaru.

"Ya, ya. Percaya diri yang menakjubkan." Ucap Camus sambil menatap dingin STARISH.

"Apa kau lupa kita juga sudah berkembang ?" Tanya Ai.

Ketiga kalimat itu sangat menyinggung STARISH.

"Ya, tidak apa-apa 'kan ? kita akan bertarung dengan adil." Ucap Reiji yang mencairkan suasana.

"Ya, tolong kerja samanya." Ucap Tokiya.

Tiba-tiba terdengar tawa dari Eiichi. "Bukankah sangat indah pertemanan antara senior dan juniornya ? bagus sekali."

"Maaf saja ya, tapi kita yang akan menang." Ucap Van.

"Kita akan membuat kalian menyesal dengan kesempatan kita ikut konser pembuka." Ucap Nagi dengan sombongnya.

"Apa ?" Tanya Ranmaru sambil menatap tajam mereka.

"Kau ingin berkelahi ?" Tanya Yamato kembali dengan tatapan tidak mau kalah dengan Ranmaru.

"Ya baiklah. Berkelahi dengan musik kalian." Ucap Reiji yang berusaha melerai mereka berdua. "Mengerti ?" Tambah Reiji sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Mendokusei…" Ucap Hiyorin.

"Lagi pula, walaupun kami wanita, kami juga tidak ingin kalah dari kalian." Ucap Momoka sambil tersenyum lembut.

"Pfft… wanita tidak perlu bekerja terlalu keras, kalian hanya perlu menonton kami saja." Ucap Eiichi yang mendapatkan tatapan yang penuh dengan hawa membunuh dari Hiyorin.

"Oi ! jangan seenaknya saja ! Akan kami buktikan kalau kami juga bisa !" Seru Aika sambil menyilang kedua tangannya.

Seluruhnya bersemangat dan tidak ada yang mau kalah.

'Kami-sama, apa roda takdir baru saja diputar kembali ?' Tanya Hiyorin sambil menatap langit.

Yap, roda takdir baru saja berputar…


Gomen, Hoshiko baru saja edit ceritanya