03

"Cie yang berangkat bareng kak Mingyu" itu suara teman sebangkunya, Soonyoung.

"Udah pacaran emang?" tanya salah satu teman Wonwoo yang tempat duduknya tepat berada di depannya, namanya Seungkwan.

"Belum sih, tapi aminin aja" balas Wonwoo saat mendengar pertanyaan yang dilontarkan Seungkwan.

"Jangan jauh jauh ke pacaran dulu, deketnya dulu aja. Emang sejak kapan kalian deket? Sampe ke sekolah bareng?" ini suara Dino, yang duduknya berada tepat di sebelah Seungkwan. Nama asli dia itu sebenernya Chan, tapi karena dia iri kepada ketiga temannya punya dua kata sedangkan dia cuma satu kata, akhirnya dia memutuskan mengubah nama panggilannya menjadi Dino. Karena semasa kecilnya dia suka dinosaurus.

Jadi mereka berempat itu udah temenan dari mereka kelas tujuh sampe sekarang kelas sepuluh. Bayangin dong empat tahun bareng, sekelas bareng, kemana bareng. Sifat mereka juga ga beda jauh. Sama gilanya, sama sintingnya terus sama sama ngga tau malu.

"Yeuh jangan salah!" seru Wonwoo ngegas.

"Gue udah dapet id line nya kemari malem, terus gue chat kak Mingyunya. Terus tadi pagi dia dateng ke rumah. Mantep ga tuh?" jelas Wonwoo dengan semangat. Ngomongnya sih Mingyu dateng ke rumah, padahal mah disuruh dateng ke rumahnya sama Ibunya.

"Dusta sekali kamu nak" ucap Seungkwan.

"Ga percaya? Nih liat" dan Wonwoo segera menunjukan bukti chattingan dia bersama Mingyu kemarin malam. Hanya sekilas. Wonwoo juga punya privasi.

"Lah calon adek?"

"Apanya yang calon kakak?"

"Itu kenapa calon calonan?"

Itulah sebagian pertanyaan yang dilontarkan ketiga sahabatnya kepada Wonwoo yang membuat Wonwoo melongo.

"Hah? Apaan?" beo Wonwoo.

"Itu tadi"

"Tadi yang mana?" tanya Wonwoo keheranan.

"Itu pokoknya tadi ada yang calon adek calon kakak kaya gitu" ucap Soonyoung.

Wonwoo terdiam dulu, berpikir apa maksud ketiga temannya itu. Lalu akhirnya dia ingat sesuatu. Dia kan kemarin malam memperkenalkan dirinya sebagai calon adiknya Mingyu saat mereka sedang chattingan.

Hai kak, ini Wonwoo. Calon adeknya kaka hehehe

Hehehe ya won ─peppe

Jadilah Wonwoo mengusap tengkuknya dengan canggung.

"Ngeliat bagian yang itunya ya?" gumammnya pelan.

"Ngomong apa?!" tanya Dino sedikit berteriak. Wonwoo sendiri hanya menggeleng sebagai jawaban.

"Jelasin coba" pinta Seungkwan kepada Wonwoo yang disetujui dua orang lainnya.

Mau tidak mau, Wonwoo akhirnya menceritakan semuanya. Tentang pernikahan Ibunya dengan Ayahnya Mingyu, tentang Ibunya yang tadi pagi memanggil Mingyu agar datang ke rumahnya untuk berangkat bersama, tentang Mingyu yang tadi sempat membuat Wonwoo baper.

"Pokoknya gitu. Kita bakalan jadi kakak adik" ucap Wonwoo mengakhiri ceritanya.

Hm —dn

Yang sabar ya wonuku —sk

Ahahahaha adik kakak zone —sy

Kok soonyoung gobloq ya:) —ww

Setelah perbincangan seru mereka, akhirnya bel masuk bunyi. Mau tidak mau, mereka duduk di bangku masing-masing untuk belajar seperti pembelajaran pada umumnya.

Karena tidak ada yang bisa diceritakan, jadi pembelajar di skip aja.

Lalu setelah itu bel istirahat berbunyi. Wonwoo dan ketiga sahabatnya itu pergi menuju kantin dan duduk disalah satu meja yang biasa mereka tempati. Hari ini kebetulan Soonyoung dan Dino yang kebagian tugas memesan makanan. Jadi setelah mereka berdua kembali dari memesan pesanan mereka berempat, keempat orang itu akhirnya melanjutkan obrolan mereka yang tertunda tadi.

"Permisi de" keempat orang yang tengah mengobrol itu pun langsung menolehkan kepala mereka kearah suara itu berasal.

Ada Seungcheol disana, bersama Jisoo dan Mingyu yang berdiri dibelakangnya.

"Kenapa kak?" tanya Soonyoung mewakili yang lainnya.

"Kita bertiga boleh duduk disini ga? Tempat lain penuh soalnya" ucap seseorang yang mereka yakini bernama Jisoo.

"Boleh kak!" ujar keempat orang tersebut dengan semangat.

"Makasih de" balas Jisoo. Dan ketiga cogan itu langsung mendudukkan diri mereka di meja tersebut. Dan kebetulan, Mingyu mendudukkan dirinya diseberang Wonwoo. Membuat Wonwoo bisa bermodus ria memandangi Mingyu dari tempat duduknya.

"Kenalin kak,, saya Seungkwan" dengan tidak tau malu, Seungkwan memperkenalkan dirinya kepada ketiga senior tampannya.

"Saya Soonyoung kak, Kwon Soonyoung" ujar Soonyoung.

"Saya Dino kak!" dan ketiga orang didepannya itu memandanginya heran.

"Nama aslinya beneran Dino?" tanya Mingyu.

"Dia itu iri sama kita kak!" seru Seungkwan.

"Iya kak. Masa cuma karena kita bertiga punya dua kata sedangkan dia cuma satu kata dia jadi nyuruh kita manggil Dino" lanjut Soonyoung.

"Emang nama asli Dino apa?" tanya Jisoo.

"Nama asli saya Lee Chan sih, tapi karena saya suka dinosaurus, ya udah saya nyuruh mereka manggil saya Dino. Hehe" jelas Dino yang membuat ketiga orang senior tampannya tertawa.

Ganteng anj ─ww

Nikmat tuhan mana yang engkau dustakan ─ww

Tapi mereka semua receh ya btw ─ww

Gpp lah yang penting ganteng ─ww

"Kalau kamu?" tanya Seungcheol sambil menunjuk Wonwoo.

"Saya kak?" tanya Wonwoo.

"Bukan, tembok. Ya kamu lah"

Wowoo nyengir dan akhirnya memperkenalkan dirinya. "Nama saya Jeon Wonwoo kak"

Seungcheol yang mendengarnya megangguk.

"Manis ya" dan semua orang yang ada di meja itu langsung menolehkan kepala mereka untuk melihat sang pembicara yang tidak lain dan tidak bukan adalah Choi Seungcheol.

Hah? ─dn,sk,sy,ww

Lah anjir mau main tikung aja ini?! ─mg

Nyuri start ini mah namanya ─js

"Jusnya"

Lha kaget atuh aku teh ─ww

Jago ya bikin kaget sekampung ─dn,sk,sy

Kerdus mah jago ─js

Hehe ─sc


View banyak tapi yang ngeriview dikit itu rasanya tuh, ah sudahlah

─030717