ZWE Present . . .

kyumin

Cho Kyuhyun, Lee Sungmin

Lee Donghae, Cho Hyukjae, Kim Jungmo, Cho Heechul, Cho Hangeng, etc

SARANGHAE YEONGWONHI

CHAPTER 3

drama, romance gagal, dan lain²

kau menyakitiku dengan kejujuran mu Kyunie, andai kau tahan aku dengan satu kata KAJJIMA meski berbohong aku akan bertahan dengan lukaku/ kita usai Ming, mianhae. . 1000 kali ku teriakkan kajjima, tapi kau tak menoleh/


Author POV

"Bagaimana dengan yang tadi Kyu?" namja itu bertanya dengan muka penasaran tingkat tinggi.

" menurut mu bagaimana Hyung? Apa muka ku terlihat sedang ber euphoria karna berhasil sekarang begitu? Ck jangan membuat ku makin malas hari ini Hyung,"

" hahah jeongmal? Kau ditolak begitu?"

"diam kau Siwon – shi "

" baiklah maafkan aku, bagaimana dengan yang tadi? Bukan kah itu trik mu paling jitu? Aku meragukan kekalahanmu Kyuhyun-ah, kau tidak berbohongkan?"

Kyuhyun menyipitkan matanya menatap Siwon dengan pandangan mengintimidasi.

" oh oke, yaa kau gagal, santai saja. . jangan membunuhku dengan tatapan medusa mu Kyu. Jadi bagaimana selanjutnya? Kau menyerah ?"

"apa aku terlihat seperti itu Siwon – shi?'

"ck, kau selalu saja suka membalikan pertanyaan ku. Oke lalu apa selanjutnya?"

Kyuhyun membuang nafasnya, entah mengapa yeoja kali ini agak menyita perhatiannya.

" Kyu . . "

"eungh ?"

" bukan kah itu yeoja mu?"

"sungmin?" kepala Kyuhyun langsung tegak, menoleh ke arah telunjuk Siwon.

" bukan, Vic. . "

" ck, aku sedang bosan dengan tampangnya. .?"

" benarkah? Bukankah kau sudah 3 hari tidak bertemu dengannya? Ini rekor baru mu Kyu. ."

" bosan . ."

" dia menuju kemari Kyu, bersiap sajalah. . . "

" chagy~ah. . . bogoshipo . . "

" nado chagy, kenapa kau kesini eumm?" kyuhyun mengusap lembut rambut pirang Victoria sementara yeoja itu makin menyurukkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun.

" cck . . . " siwon mendecih disambut helaan nafas panjang dari Kyuhyun.

" kau jarang membalas sms chagy, jarang mengangkat telfon ku, aku hanya merindukanmu. . kenapa jarang sekali membalas sms ku eum?"

" aku bayak tugas akhir – akhir ini "

" misi baru lebih tepatnya. ."

"apa maksudmu siwon-ah?" Vic mengakat mukanya dari pelukan Kyuhyun.

"cckk bukan apa – apa jangan dengar kan dia chagy,. . " Kyuhyun kembali memeluk tubuh sintal milik Victoria dan memandang tajam pada Siwon. Sementara namja tampan itu hanya mengangkat bahunya cuek.

" saranghae. . . "

" bagaimana kalau ketempat biasa malam ini?" tawar Kyuhyun dengan mulut menyunggingkan senyum mesum.

" jeongmal? Ne. . "

" nanti malam ku jemput, siap kan diri mu yang canti Vic chagy. Sekarang pulanglah, aku ada jadwal setelah ini, kan Hyung . " Kyuhyun meminta persetujuan Siwon, dan Vic mengikuti pandangan Kyuhyun, menunggu jawaban Siwon,

" mungkin. . ."

Victoria yang tidak puas, hanya mendengus dan mencium bibir Kyuhyun singkat.

" aku pulang chagy. . ."

" ne . . "

" kau menyusahkan ku Siwon – shi. . "

"harusnya kau yang menyusahkan ku, kau tahu tadi yeoja mu, ah bukan calon yeoja mu yang gagal menoleh kemari, dan ku lihat ekspresinya hanya datar Kyu. Menyerah sajalah, bukankah yang tadi sudah cukup seksi?"

" benarkah? Sungmin maksudmu?" mana dia ?"

Kyuhyun mencari – cari keberadaan yeoja itu diantara banyaknya orang yang berlalu lalang.

" dia sudah pergi. . "

"aissh benarkah? Ck apa dia akan salah paham hyung?"

" kau cukup PD untuk itu, sayangnya tidak. ."

"kau membuat emosiku makin bertambah"

"terserah. . ah benar juga, ku lihat dari kemaren Donghae juga dekat dengan yeoja itu, apa kalian bertaruh untuk mendapatkannya? Kenapa tidak mengajak – ngajak aku eoh?"

PLAAKKK. .

" yaa dongsaeng kurang ajar, apa yang kau lakukan?"

" apa yang kau bilang eoh? Tentu saja Sungmin itu yeojaku, dan kenapa dengan Donghae? Ku patahkan lehernya jika dia berani menyakiti Nunaku. "

" berarkah karma nunamu Kyuniee?"

Siwon menggoda Kyuhyun dengan senyum jokernya. Sementara ekspresi Kyuhyun makin menajam mengingat Donghae yang akhir – akhir ini memang jarang ada untuk mereka berdua, dan setahu Kyuhyun nunanya sedang berada di Paris dari kemaren dengan eommanya. Dan biasanya hanya ada dua kubu yang akan dikunjungi namja ikan itu, kalau tidak nunanya nya yaa dongsaengnya yaitu Kyuhyun, dan benar sedari kemaren tak ada namja itu muncul dihadapannya. Mencurigakan tentu saja.

" hyung . . . " kyuhyun berteriak saat kepala namja yang jadi pemikirannya barusan melewati mereka berdua.

" ah Kyu. . siwon-ah. . "

" apa yang sedang kau lakukan hyung?"

" aku sedang duduk di depanmu Kyu. ." sahut donghae sambil meminum minuman Siwon dengan rakusnya.

" tadinya sebelum ku panggil. ."

"ahh, aku mau ke kelas. "

"bukankan kita sekarang duduk di depan kelas yang akan kita masuki hyung? Kau tadi ke arah sana " tunjuk Kyuhyun.

" ah. . aku ada urusan tadi sebentar Kyu, Siwon – ah ternyata yeoja taksiranmu berteman dengan sungmin ne. ."

Kyuhyun yang mendengar nama sungmin menegakkan kepalanya sekali lagi.

" jeongmal? Kibumie?" Siwon nampak sumringah mengingat yeoja dingin itu.

" ne, kemaren aku bertemu mereka berdua di perpustakaan Negara, aku kebetulan kesana dan bertemu mereka berdua. "

" sejak kapan kau mau ke perpus hyung? Sejak kapan kau hobi membaca?"

" eunggh mungkin sejak kemaren hehe, ah matta aku harus menjemput Hyukie ke bandara, kau mau ikut Kyu. ."

" ck kau saja lah hyung, aku sedang malas bertemu eomma sekarang."

" anak durhaka "

Disinilah Kyuhyun sekarang, di sebuah taman yang mungkin Kyuhyun juga baru pertama kalinya kesini, bukan tampa alas an namja itu pergi ke taman membuang waktunya. Tapi karna yeoja mungil itu, lihatlah badan mungilnya tampak makin kecil saat menenteng tas gitar yang hampir sama besarnya dengan badan mungilnya, Kyuhyun tersenyum ringan saat kaki mungil Sungmin tak sanggup menopang berat dari gitar itu, dia hampir terjatuh kalau saja Kyuhyun tidak menahan berat tubuhnya dari belakang.

" hati – hati . . " tubuh sungmin menegang saat dua lengan kekar tersebut mengunci perutnya dari belakang, dengan reflek Sungmin menyentakkan tas gitarnya ke belakang dan menimbulkan bunyi puuk agak nyaring di ikuti teriakan kesakitan yang lebih nyaring.

" Awwwhhh. . . "

" OMMO. . yak apa yang kau lakukan namja mesum, dasar maniak. . mati saja kau. ."

Sungmin dengan tangan mungilnya memukul – mukul namja yang sedari tadi menutup mukanya dengan lengan menghindari pukulan bertubi – tubi milik Sungmin.

" YYak hentikan, nuna kau menyakitiku. . " Kyuhyun dengan sedikit kuat mencengkram kedua tangan itu agar berrhent memukuli tubuhnya.

" Kyuhyun – shi. . "

"ne ini aku sungmin – ah, bukan ahjushi mesum, kau sungguh hebat membela diri. "

" mianhae Kyuhyun – shi aku benar – benar tidak sengaja, aku benar – benar tidak tahu kalau itu kau, lagian kau kenapa memelukku sembarangan eoh? Kau mesum. . " mulut mungil itu mengkerucut lagi.

" ck, siapa juga yang memelukmu nuna, kau hampir jatuh dan aku hanya menyelamatkan mu, itu saja "

"benarkah? Mianhae. . aku tidak tahu Kyuhyun – shi, maafkan aku. . "

"ck sudah lah, aisshh pipiku sangat perih. . "

"ommo, mukamu luka Kyuhyun – shi, aku benar – benar tidak sengaja, benar – benar maafkan aku, biarkan aku mengobati lukamu, "

Sungmin menyeret kyuhyun kesebuah kursi taman, dia berlalu sejenak dan kembali lagi membawa sebuah lap dan es batu. Kyuhyun meringis pelan saat dingin e situ menyentuh lukanya.

" ck tubuhmu mungil kenapa kekuatannya dahsyat sekali?"

" jangan mengejekku, diamlah lukamu masih mengeluarkan darah. " kyuhyun memilih diam dan mengamati wajah dengan kulit mulus yang ada di depannya.

" yeoja yang menakjubkan, kenapa ada bibir semungil dan semerah itu? Seo atau Vic saja sudah memeakai pewarna tidak pernah semenarik ini, ckk aku akan gila bila mengingat bibir milik yeoja ini. Aissshhhhhhh. . Kyuhyun dengan sedikit kasar mengusap rambutnya, mengacak – acaknya. Sementara yeoja yang sedari tadi menatapnya hanya bias cengoh.

" apa masih sakit kyuhyun – shi? Kepalamu juga kena pukulan ku tadi?" sungmin bertanya dengan polosnya.

' mata kelinci itu lagi, ck . . '

" tidak, aku sudah baikan, apa yang akan kau lakukan dengan gitarmu itu Nuna?"

" ah ini?" tunjuk sungmin di ikuti oleh anggukan oleh kyuhyun.

" tidak banyak, aku hanya bias main gitar dan sedikit bernyanyi untuk orang – orang yang mau melihatku, itu saja" kata sungmin tersenyum kecil.

" benarkah? Kau bias bermain gitar? Aku sangat suka pada yeoja yang bermain gitar."

Tubuh sungmin bergetar. .

" Min, aku suka melihat yeoja bermain gitar "

" hei ada apa denganmu, bernyanyilah, aku mau lihat kemampuanmu bermain gitar. . "

Sungmin tersentak, buru – buru dia keluarkan gitar miliknya, dengan lembut mmebawanya ke dekapan dan mengambil posisi, sementara Kyuhyun memandang dengan wajah penasarannya.

Dan hanbondo mar-han jogopjiman
Sasil marya nan geunare i simjangi ttwineun-gol neukkyosso
Choeumbuto nan al su issosso
Hwaksinhal sun obsotjiman imi urin jonghejin unmyong gatasso

Sarangeun negero wa
Noreul ikkeuneun siganeuro
Yongwonhi kkeji anneun
Kkumman gatasso jongmal kkumman gataso

Choeum mannan geunareul giokhe
Nuni busige bitnadon geuron nare nege wajwotdon
Gomawo niga nege wajwoso

Choeumbuto nan al su issosso
Hwaksinhal sun obsotjiman imi urin jonghejin unmyong gatasso

Sarangeun negero wa
Noreul ikkeuneun siganeuro
Yongwonhi kkeji anneun
Kkumman gatasso jongmal kkumman gataso

Nal bomyo utneun no iroke joheun nal
We nunmuri nalkka ne nuneneun

Yongwonhi kkeji aneul
Kkumigil bare neul byonchi ankireul
Sarangi momuneun got
Uri hamkke hal siganeuro
Yongwonhi byonchi aneul
Kkumman gatasso negen kkumman gataso

Choeum mannan geunareul giokhe
Nuni busige bitnadon geuron nare niga wajwoso
Gomawo jongmal

ONEW in Your ayes

Kyuhyun terpana, dia tak menyangka bibir mungil itu bias membawakan lagu dengan sempurnanya, seakan penjiwaannya sangat dalam. Kyuhyun bukan lagi melancarkan obsesinya, mungkin kini lebih tepatnya kini dia kagum dengan Sungmin, seorang yeoja yang mungkin belum ada dalam daftar mantan Kyuhyun yang bias menyanyi dengan baik, bergitar dengan sempurna, dan membuat seorang Cho Kyuhyun terpana.

"kau sangat hebat. . " kyuhyun bertepuk tangan dengan beberapa puluh pasang mata yang ikut menyaksikan konser mini sederhana ala sungmin.

" hehe. . terimakasih. ." sungmin membungkukkan tubuhnya, sementara orang – orang berlalu setelah memberikan beberapa lembar uang pada topi pink yang sungmin telungkupkan, kyuhyun menelwatkan itu.

" kau mengamen?" Tanya kyuhyun mengamati sungmin yang megumpulkan lembaran uangnya dan menyimpannya di tas.

" aku hidup dengan ini " sungmin tersenyum singkat.

DEG

' kau menunjukkan lagi sikap yang membuatku makin aneh Lee Sungmin. '

" apa kau tidak lelah? Kenapa harus mengamen, kenapa tidak mencari pekerjaan lain Lee Sungmin?" buru kyuhyun

" kau ingat? Aku masih anak kuliah, kerja dimana yang membutuhkan yeoja yang hanya punya waktu searoh hari Kyuhyun – shi "

" kenapa harus dengan mengamen?"

" hanya ini yang ku bias, setidaknya untuk saat ini "

Kyuhyun memandang sendu pada yeoja yang tampak ringkih saat ini,

" ah malam ini sangat lengang, mungkin aku akan datang lagi besok, aku harus pulang Kyuhyun shi, maksudku pindah taman. . "

Sungmin mulai melangkah dan mulai risih saat kaki panjang namja itu kur mengekor di belakangnya.

" aku ikut, oh iya siapa yang mengajarimu bermain gitar? Kau menguasai gitar itu ku rasa " katanya sambil mengiringi langkah Sungmin. Sungmin berhenti dan membuat Kyuhyun otomatis ikut berhenti.

" tunanganku Kyuhyun – shi, dia sangat hebat bermain gitar " sungmin menyunggingkan senyum bangganya sambil kembali berjalan, dan tak sadar saat kaki – kaki panjang milik Kyuhyun tak lagi mengikutinya. Kyuhyun terdiam, serasa sebuah tamparan keras yang membuat rahangnya kaku. Dia mendadak lumpuh, hatinya seakan dicubit menerima kenyataan yeoja obsesinya sudah bertunangan, Heell ! apa ini ?

T B C


balasan Review non login

PaboGirl : hehe yaa begitulah FF abal - abal yang menurut saia ga layak baca, hahah . .

mereka pisah? entah lah,orang ceritanya masih ngambang yaa. . hehe gomawo udah baca. . ntar pasti jelas kok kalo udah END

Guest : ini udah lanjut chingu . . Entahlah, apakah Kyuhyun mandul ato kagak? kita tanya uri Kyunie aja ne review lagi ne hehe . .

lanjutannya, meski ga rame review, buat pemula seperti saia ini udah cukup bikin saia lonjak - lonjak gaje kok, hehe. .

cah mari kita berteman, di twitter atau di Line, Okke . . sun sayang jewels

review juseyo