"Are? Tapi kan akan ada olimpiade sains musim gugur!" ujar Murasakibara malas sambil emut-emut jari (Karena Kuroko tak meminjamkannya uang).

"APA?!" sahut kami bersamaan.

"Tapi untungnya aku gak kepilih," ucap Kagami.

"Orang bodoh sepertimu mana bisa ikut," guraumu. Kagami dan yang lainnya hanya tertawa renyah. (Kagami : soalnya kenyataan TT o TT )

"Kabarnya sih… Anime –piiip- ada season 3 nya!" ujar Murasakibara OOT.

"Eh? Kok aku gak tahu ya?" tanyamu pada diri sendiri.

"Taiga, Tetsuya, lebih baik kita kabur daripada ikut campur urusan sesama Otaku," kata Himuro sambil menarik tangan Kagami dan Kuroko. Keduanya mengangguk, lalu pergi.


.

.

My Daily Lives at My New School with Them

By AiKi Aeru

Rate : K+++ ke T+

Disclaimer : Kuroko no Basuke itu hanya milik Fujimaki Tadatoshi-sensei seorang.

Warning : Absurd, OOC, Typos, dll. yang bisa saja terjadi di fic ini.

Couple : Kuroko Tetsuya x Reader

Selamat membaca fic gaje semi-romance ini!

.

.


Bel bunyi jam 7.15, dan Murasakibara ditinggal Himuro yang udah duluan berangkat ke Akita

"Baik, tahun ini ada Olimpiade Sains Nasional, dan yang akan mewakili sekolah kita adalah…(nama lengkap) dan Kuroko Tetsuya dari kelas 1-B, Shikatami Sakumi (OC :v) dan Takagawa Senjou (OC lageee ~(:v)~) dari kelas 1-A," matamu membulat sempurna.

"Kita tanding sama SMA mana Pak?" tanya seorang murid.

"Yosen,"

"Ada yang nyebut nama sekolahku ya?"

Dan pagi itu, umat kelas 1-B menerima peringatan bahwa… Ups, maaf, ini salah tulis. Maksudnya, dan pagi itu, kelas 1-B heboh oleh penampakan titan ungu 2 meter bernama Murasakibara Atsushi.

Bukannya takut sama Murasakibara, murid cewek kelas 1-B kecuali kamu malah mencubit-cubit pipinya Murasakibara. Alhasil, guru kimia yang mengumumkan tadi gak jadi ngajar karena teringat mantan pacarnya yang sekarang menjadi pelatih basket SMA Yosen (WTF).

Karena kamu dan Kuroko dipilih untuk mengikuti olimpiade sains, maka, setelah kalian makan di kantin, langsung menuju ke perpustakaan.

Kamu dan Kuroko membaca buku yang sama. Mau gimana lagi, setiap kelas A dan B dipilih dua orang karena olimpiadenya itu dibagi per tim. Satu tim dua orang.

"Kuroko-kun," bisikmu. Kuroko menoleh.

"Kau suka novel apa?" tanyamu.

"Vampire's 4dventure (baca : Adventure, maksudnya ada 4 seri), Canon, The Next Page, Girl from the Past," jawab Kuroko.

"Ternyata, kita punya selera yang sama. Sang maestro novel, Ishida Miharu, tulisannya lebih mirip seperti film. Maksudku, ya…"

"Seru!" ucapanmu terputus. Kau menoleh.

"Hyuuga-senpai ikut juga ya?"

"Iya! Tapi kami akan melawan SMA Yosen!"

"Sama aja, goblok!"

"I-Izuki-senpai juga?"

"Beruntungnya kau Kuroko! Sekelompok dengan cewek!"
"…"

"Kenapa makin gajelas ya?"

"Ehm.. iya ya. Ayo belajar!" Hyuuga ternyata punya maksud menanamkan Wajib Belajar pada dua kouhai-nya!


Anggap saja sudah hari H, kira-kira hari ke 10-mu di Jepang

"Harus menang!" ujarmu bersemangat. Hari ini adalah hari yang telah kau nanti-nanti.

"(nama)-san semangat sekali," komentar Kuroko.

"Tentu saja! Aku sudah tahu lawan kita selanjutnya kalau misalnya menang melawan Yosen!" ucapmu.

"Siapa?" tanya Kuroko.

"Touou!"

"Kalo menang lagi?"

"Shutoku,"

"Menang lagi?"

"Nakamiya Minami,"

"Terus?"

"Entahlah soal finalnya. Denger-denger sih, Rakuzan,"

"Oke! Ayo berjuang!"


Yosen…

"Ano, Mura-kun," ujarmu pada sosok ungu raksasa didepanmu.

"Are? (nama)-chin dan Kuro-chin? Ayo, kuantar," ucap Murasakibara dan mengantarmu dan Kuroko ke ruang tempat olimpiade di selenggarakan.

Skip saja bagian ini. Ujung-ujungnya pasti tau.

"Penyisihan berakhir. Yang akan masuk adalah SMA Seirin," ucap seorang guru berkepala licin.

Bubar dan pulang, itulah isi pikiranmu.

"Apa benar Seirin kelas 1 dan 2 memenangkan penyisihan?" sayangnya, pemikiranmu harus diubah. Karena, siapa lagi kalau bukan wartawan?

"G-gomen, bukannya kami sombong atau apa, tapi kepalaku sedang lelah karena yang tadi, lain kali?" ucapmu.

Wartawan minggir.


Meanwhile, di rumah seorang Akashi Seijurou…

Akashi yang sedang menonton tv, lagi ngemil Maiubo (!), langsung tersedak.

"Yang bener aja! (nama) kan sangat buruk dalam fisika! Kecuali…" ia melihat lagi. "Tetsuya…"


Anggap saja sudah final, author terlalu malas… ini hari ke 20-mu

"Lawan kalian selanjutnya Rakuzan, ya?" tanya Hyuuga.

"Iya," jawab Sakumi.

"Kalau begitu, kalian harus membawa bubuk harapan para senpai kalian!" ujar Izuki.

"Bubuk harapan?" tanyamu heran.

"Yah, itu hanya sebuah lelucon garing dari Izuki," ujar Hyuuga.

"Jadi, mau diajari gak nih?" tanya Izuki.

"MAAUUU!—"

"Sssttt!"

"(nama)-san, Shikatami-san, Takagawa-kun, ini perpustakaan," ujar Kuroko datar namun nge-jleb.

"Jadi, begini, cara menentukannya…"


Final…

"Yosh! Ayo berjuang! Kelompok A! Kelompok B!" ujarmu semangat.

Sejujurnya, melawan temanmu sendiri dalam bidang fisika itu sulit. Kenapa? Karena temanmu itu Akashi Seijuurou. Orang yang super ahli dalam bidang fisika.

Pertandingan telah dimulai.

SEKARANG!

"Besaran yang termasuk besaran pokok adalah…" tanya seorang juri.

"Kuat arus!" kamu menoleh. Ah, Akashi yang jawab.

"5 poin untuk Rakuzan!"

"Sial! Aku belum sempat menjawab! Padahal soalnya mudah sekali…" gumammu pelan.

Kamu makin takut. Takut kalau misalnya Rakuzan menang. Kenapa?


Flashback

"(nama), ayo bertaruh," sapa Akashi di depan pintu.

"Ada apa, Akasei?" tanyamu.

"Kalau Rakuzan menang, Seirin harus latihan tanding dengan kami, di tanding itu, kalau kami menang, kau ke Rakuzan, kalau kalian menang, aku akan memberimu kira-kira 100,000 Yen. Kalau Seirin menang, kau bisa berbuat bebas semaumu," jelas Akashi.

Entah kau lagi kesambet apa, yang biasanya menentang perintah Akashi langsung nurut.

Akashi menyeringai kecil. "Aku akan menang, (nama)-chan," ia lalu berusaha menciummu pas di bibir. Untungnya, kau sudah belajar misdirection dari Kuroko, jadi, kau langsung ngilang dan Akashi dilihat oleh orang-orang sedang mencium angin.

Didepan pintu ruangan, kamu bertekad, 'AKU HARUS MENANG! Ogah pindah ke Rakuzan, yang ada, aku jadi budaknya Akasei-kun,'

Flashback off


'Aku tak mau dipermalukan lagi! Imageku hancur! Inilah kenapa aku tak suka kalau (nama) menguasai misdirection! Lagian, aku emang nyatanya mencium angin!' batin Akashi OOC sambil membuat 4 siku-siku di pipinya.

"Aka-chin marah…" gumam Murasakibara yang menonton olimpiade sains tersebut. "Menurut Muro-chin, siapa yang akan menang? Seirin atau Rakuzan?" tanyanya.

"Rakuzan. Coba kau lihat gadis itu," ujar Himuro sambil menunjukmu.

"Ada apa dengan cinta?—eh salah—maksudku, ada apa dengan (nama)-chin?" tanya Murasakibara lagi.

"Kau kenal dia Atsushi?" Murasakibara mengangguk. "Sejak tadi dia gemetaran mulu. Kayaknya, dia punya janji dengan mantan kaptenmu itu,"

"Kayaknya seeeeh. Tapi, kalau (nama)-chin punya janji dengan Aka-chin, artinya kan ia juga mengenal Aka-chin," ujar Murasakibara yang kayaknya lagi kesambet sesuatu. Sungguh, ini bukan Murasakibara banget!

10 menit kemudian…

"Rakuzan menjadi pemenang tahun ini!" Akashi menyeringai tajam ke arahmu. Kamu langsung makan kertas (!?).

'(nama)-san kayaknya rada-rada stressss,' batin Kuroko, Sakumi, dan Senjou bersamaan. Mereka sweatdrop melihatmu yang kelihatannya sangat menikmati memakan kertas.

"Sesuai janji, (nama)," ujar Akashi padamu. Kamu hanya mengambil kertas, menggulungnya, dan melemparkannya pada Akashi.

"Hei! Beraninya kau pada Sei-chan!" sahut sebuah suara.

"GYAA! BANCI TAMAN LAWANG!" Kuroko, Sakumi, dan Senjou langsung jawdrop berjamaah.

"Reo, kau menakutinya. Lagian, aku juga heran kenapa kau memanjangkan bulu matamu," ujar Akashi polos. The trio jawdrop + sweatdrop.

"Hiks, Sei-chan jahaaat…" ternyata, orang itu adalah Mibuchi Reo. Sekarang ia pundung di pojokan.


AKHIRNYA! (gyahahaha Author lebay)..

BTW, terimakasih udah fave!

Kuroko : apa Midorima-kun akan muncul di chapter selanjutnya?

Akashi : tidak bisa! Shintarou harus nunggu 1000 tahun lagi baru boleh muncul! (OOC)

Midorima : hiks… Akashi tumben jahat!

Murasakibara : Aka-chin kan emang celalu begitu!

Author, Kise, Momoi : (sweatdrop berjamaah)

Momoi : Dai-chan mana ya? Kok gak muncul di pojok ini?

Kise : Aominecchi lagi beli … !

Author : Dasar Aho. Emang pas dengan sebutannya!

Aomine : (muncul tiba-tiba)

Akashi : satu… dua… tiga…

All (minus Aomine) : panjang umurnya, panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia, serta muuuuliiiaaaa, serta muuuliiiaaaaa!

Aomine : ada apaan?! Ulang tahunku kan masih lama!

Kuroko : dasar Aho.

Author : oke, maaf ya lama update!

Nigou : whoof! (mana Kagami?)

Kagami : manggil?

Author : lengkap deh! Untuk para readers, maaf lama updatenya!

Kuroko : Review Anda selalu dinanti!

Akashi : tinggalkan jejak, atau kugunting kau!

Author : (tendang Akashi)

Akashi : (nyasar ke Pluto)

All (minus Akashi) : RnR?

Nigou : Whoooooooooooof! (READ AND REVIEW PLEASE!)