Fuyuki:karna fuyu lagi malas jadi kita cepatkan saja

Three queen

Chap 3

Warning: abal,gaje ,aneh, typoan, tidak sesuai dg EYD, dll dah

Disclamer: vocaloid hanya milik penciptanya yaitu yamaha dkk

Gendre: romace,fantasy dan humor (meski radar garing dan ngak terlalu banyak)

Pairing: sama kayak kemaren /plak/

"Aku adalah... orang tampan se-dunia dan yang paling kuat"kata sesorang yang narsis membuat Kaito, Gakupo dan Len menahan mual

"Namaku adalah Megpoid Gumo"kata orang bernama Gumo sambil ber-narsis-ria

"Siapa?" tanya Miku

" Aku "kata Gumo bangga

"yang nanya" kata Miku, Luka dan Rin membuat yang lain sweadrop

"K-kalian ini ngak sopan ya dan cobalah untuk serius" teriak Gumo karena merasa harga dirinya diinjak-injak (fuyu:emang harga gumo-kun berapa?Gumo: apanya?Fuyu:tadi bilang harga dirikan? Emang gumo mau di hargai berapa?Gumo: BAKA itu hanya perumpamaan aja...sudah sana lanjut)

"Serius udah bubar"kata 3 ratu lagi

"A-Ano?"kata seseorang yang ternyata Gakupo namun diabaikan oleh mereka

Terdapat perempatan di kepala Gumo

"Kalian ini benar-benar kurang di ajar ya?" tanya Gumo

"Pernah kok di ajari sama papa dan mama" kata Rin polos

"BUKAN ITU MAKSUDKU...maksudku adalah kalian belum pernah dihajar ya?"kata Gumo lagi

"Ano?" kata Gakupo lagi namun di hiraukan oleh –lagi–

"Kau itu hanya orang bodoh yang banyak bacot"balas Miku dingin

"APA KATAMU?"tanya Gumo dengan marah

"KUBILANG KAU ITU ORANG BODOH YANG HANYA BISA MENGOCEH"Miku ikut terpancing emosinya karena tingkat ke bodohannya Gumo –dilempar golok oleh gumo-

Dan terjadi adu mulut antara Miku dan Gumo yang saling berteriak sehingga menimbulkan suara berisik yang mengganggu sementara dua saudarinya tidak berniat menghentikannya dan Kaito berserta Len hanya cengo di tempat...tiba-tiba sebuah suara menghentikan Miku dan Gumo adu mulut tersebut

" WOI DENGERIN DONG" akhirnya Gakupo mencapai final dari amarahnya " ...Maaf mengganggu perdebatan kalian ...tapi...kita sedang di kepung loh"kata Gakupo

"Eh?"hanya itu yang keluar dari mulut semuanya

"KENAPA BARU BILANG?"teriak Luka,Miku dan Rin

"Dari tadi kan aku di cuekin"kata Gakupo santai

"Baka aniki"kata Kaito sambil menepuk jidatnya sendiri

"Bisa-bisanya dia sesantai itu padahal kita lagi di kepung"kata Len prihatin pada kebodohan kakanya -dilempar sandal-

"Huh sudahlah kita berhenti berdebat di sini Gami saatnya kami untuk pergi"kata Miku

"Nama gue bukan GAMI tapi GUMO, dasar bodoh"kata Gumo esmosi...M-maksudnya emosi

"Kalo gitu saatnya mengakhiri Miku, Rin "kata Luka

"Ok/Hm"balas Rin dan Miku

"Kaito, Len dan Gakupo pergilah"kata Rin pada para pangeran

"Dan meninggalkan kalian? Jangan bercanda"kata Len

"Maksud Rin adalah menjauh dari sini untuk sementara" kata Miku meralat ucapan Rin

"Oh" 3 pangerang hanya ber-oh-ria

Kaito, Len dan Gakupo pun menjauh dari tempat mereka berdiri tadi, Mereka benar-benar sedang terkepung di tempat yang bisa di bilang lumayan besar tersebut –maksudnya tenda untuk para prajurit itu loh-

"Baiklah saatnya kita untuk mengakhirinya" kata Luka serius

Miku, Rin dan Luka memejamkan matanya lalu mengambil nafas dalam-dalam dan membuangnya lalu saat mereka membuka membunuh keluar dari mata setiap ratu

"Wow, Lihat matanya langsung berubah"kata Gakupo sambil menunjuk tiga ratu

"Entahlah Gaku-nii, Aku merasa akan terjadi sesuatu yang buruk jika kita mendekat" kata Len sambil melihat Kaito malah terdiam dengan wajah dan Gakupo yang merasa aneh karena Kaito hanya diam menoleh ke arahnya dan mendapati Kaito sedang memandang Miku yang menurutnya semakin cantik

"Mo~ sedang dalam keadaan mendesak kau malah menung melihat Miku-san"kata Len sambil menyenggol bahu Kaito

"Itu benar kaito, Fokus dong" Gakupo ikut nibrung ke dalam pembicaraan

"S-Siapa?"kata Kaito sambil blushing

Perhatian mereka tersita melihat para ratu mulai menyerang kagum melihat mereka yang mengalahkan satu persatu prajurit musuh yang melihat Miku sedikit linggah mengambil kesempatan mulai mendekati Miku. Melihat itu kaito berlari dan

Bruk

"Apa yang kau lakukan sialan?" kata Gumo yang terjatuh

"Gaku-nii, Len, Bagaimana kalo dia kita ikat saja?"kata Kaito di penuhi dark aura

Len dan Gakupo berjalan mendekati Gumo dan berbisik

"Sebaiknya jangan ganggu Miku-san"kata Gakupo berbisik pada Gumo

"Kenapa?"kata Gumo yang penasaran

"Karena Kaito-nii menyukainya, Jadi kalo kau mencoba melukainya, kau yang akan di cincang Kaito-nii"kata Len ikut berbisik sambil mengikat Gumo yang gak sadar dirinya diikat –bodoh-

"Yep, Kau tunggu disini sampai kami membereskan mereka ya"kata Gakupo sambil berdiri diikuti len berjalan mmeninggalkan Gumo yang binggung. Ketika mereka sudah sampai di tempat Kaito, Gumo baru menyadari dia sedang diikat

"Sejak kapan mereka mengikatku?"kata Gumo –telat banget-

Kita tinggalkan Gumo dengan ke-baka-anya itu dan beralih ke tiga ratu yang bertempur

"Luka-nee, Kau baik-baik saja?" tanya Rin pada Luka yang mulai kelelahan

"Aku baik-baik saja, Kalo kau Miku?"tanya Luka pada Miku

"Aku baik-baik saja"kata Miku terus menyerang para prajurit. Tanpa di sadari seorang prajurit menyerang Miku yang sedang lingah

"AWAS MIKU"kata seseorang sambil mendorong Miku dan menyerang prajurit tadi

"Kaito"kata Miku menyadari sosok tersebut
"Bukan hanya dia yang membantu kalian kok"kata seseorang yang dikenal bernama Gakupo sambil menyerang prajurit di tempat Luka

"Len juga ikut bantu"kata Len sambil menolong Rin

"K-Kalian bukannya kusuruh untuk menjauh"kata Miku

"Dan membiarkan kalian terluka? Tidak terima kasih" kata Kaito

"T-Ta-Tapi"kata Miku terbata-bata

"Tidak ada tapi-tapian dan biarkan kami membantu kalian"kata Kaito final

"Seterahlah"kata miku mengalah

Mereka terus melawan banyak prajurit hingga yang tersisa hanya Gumo yang Ratu dan Pangeran kelelahan melawan prajurit-prajurit itu pun berhasil mengalahkan mereka menghadap Gumo yang yang merasa terancam mulai takut

"A-a-apa? K-ke-kenapa K-kalian ke-kemari?" tanya Gumo merasa takut

"Kau akan ku bawa untuk diadili, Jadi diam dan jangan membuat tingkah yang mencurigakan"kata Miku dingin dan berjalan menjauh

"Bawa dia Luka, Rin"lanjutnya sambil berjalan ke istana diikuti Kaito di belakngnya

"Ayo ikut kami"kata Rin dengan senyumnya

"Jangan bertingkah ya, Kalo berani bertingkah-"kata Luka menjeda kata-katanya sambil tersenyum

"Kau akan MATI" kata Luka dan Rin dengan menekan kata 'mati'

Gakupo dan Len yang melihatnya hanya sweadrop melihat perubahan sikap Luka dan Rin tadi. Lalu mereka berjalan mengikuti Miku dan Kaito yang entah sejak kapan berjalan beriringan

"Mereka semakin dekat saja ya?"kata Gakupo pada mereka (Luka,Rin dan Len)

"Iya"kata Luka,Rin dan Len bersamaan. Sementara Gumo hanya binggung dengan apa yang mereka maksudkan –lola-

"Oh iya, Apa kalian akan menyiksaku di sana?"tanya Gumo pada Luka dan Rin yang membawanya

"Itu tergantung Miku, Karena dia yang memegang kendali" Kata Luka menjelaskan

"Oh iya, Ada yang ingin ku tanyakan"kata Len

"Apa?" balas Rin

"Kalian tiga saudara tapi rambut berbeda dan apa marga kalian sama?"tanya Len diikuti anggukan setuju gakupo

"Kalian sendiri juga begitukan?"balas Luka cuek

"Yah, Kami satu ayah beda ibu dan kami memakai marga ibu masing-masing"kata Gakupo menjelaskan

"Oh~, kalo kami sih, sama satu ayah beda ibu, Tapi marga kami satu yaitu hatsune, Marganya ayah"kata Rin sambil tersenyum

"Kenapa kalian memakai marga ibu kalian?"tanya Luka pada dua pangeran di sampingnya

"Itu rahasia, Jadi jangan di tanya lagi"kata Gakupo dingin

Melihat perubahan sikap mereka membut Luka,Rin dan gumo –yang diikat- binggung namun perhatian mereka teralih ke Miku

"Sebentar lagi kita akan sampai"kata Miku yang ada di depan mereka

Mereka terus berjalan melewatu mereka di depan gerbang mereka di sambut denga rakyat dengan meriah dan mereka mengucapkan terima kasih karena membatu mereka menyelamatkan anak kecil tersebut. Seorang anak kecil berlari membawa bunga dan menghampiri Miku. Dipikiran Kaito,Gakupo dan Len , Miku hanya akan diam namun mereka salah Miku malah tersenyum dan menerima bunga tersebut

"Terima kasih"kata Miku sambil tersenyum yang membuat kaito bersemu merah

"SELAMAT DATANG DAN SEKAMAT ATAS KEMENANGANNYA RATU"teriak semua rakyat dan pelayan mereka

"Terima kasih"kata Luka dan Rin sambil membawa Gumo untuk diadili

"Kita sampai"kata Miku lalu berbalik menghadap Gumo yang pucat

"Selamat datang di istana kami"kata Miku sambil terseyum iblis

"TIDAAAAAAAK" teriakan Gumo terdengar sampai langit ke tujuh –alay-

TBC

Fuyuki:wah Fuyu capek –celingak-celinguk- yang lain mana ya?

Rin:mereka pergi katanya "kami mau maka dulu ya" jadi aku ditinggal sendiri dengan kamu deh

Fuyu:oh~, baiklah kita balas reviews aja, untuk diana032 : ucapkan terimakasih pada rama,kalo masalah marga mereka itu udah ada di atas tapi masih ada rahasia kenapa mereka ngak kasih tau,udah di bales kok banana,kalo kamu bunuh aku,ficnya gimana? Diusahakan, makasih sama saranya, dan- /miyuki:udah balasanya baka/fuyu:hai kaa-san/miyuki:aku bukan kaa-sanmu

Rin:selanjutnya dari ressica31 : haha kaito akan banyak mendapat perlakuan dingin dari miku kok, makasih reviewnya

Fuyu:dari Hideko Izanami :karena kamu reviewnya dua aku gabunguin aja ya? Makasih untuk saranya,pairing utamanya miku x kaito ,maaf ya dan makasih, soal penulisan nama yuuma, author salah sama namanya yang betul itu yuuma bukan yumma maaf ya dan makasih udah kasih tau –sujud-sujud-