~STEP~
.
LS~Snowie
.
Cast : SiBum
Support Cast : Super Junior + TVXQ
.
Ganre : Hurt/Comfort, Angst (bisa berubah sesuai mood saya)
.
Reat : T
.
Lenght : Chappter
.
Disclaimer : Kibum dan Siwon milik orangtua, keluarga mereka dan tuhan. Saya hanya meminjam nama mereka. Tapi fanfic gaje ini murni milik saya.
.
Warning : GS, TYPO(s), NO BASH!, NO PLAGIAT! DON'T LIKE DON'T READ !
...
FLASBACK ON
Kibum POV
Setelah 1 bulan mengalami masa sulit Ujian nasional di sekolah. Hari ini adalah hari kelulusan kami. Sejak aku menangis dihadapan siwon, hubungan kami makin merenggang begitu juga dengan hubunganku dan sungmin. Aku lebih sering menghabiskan waktu diperpustakaan dari pada harus tetap dikelas melihat sungmin dan siwon bersama. Mengenai hubungan siwon dan sungmin aku tidak tau pasti, tapi yang aku dengar dari anak kelas. Mereka merasa bahwa siwon dan sungmin sedang tidak baik, siwon sudah tidak sesering dulu menempel pada sungmin walaupun sesekali dia tetap membela sungmin saat sungmin ada masalah.
Dan hari ini tiba-tiba namja itu datang.
"Kibummie." Aku menoleh padanya saat suara yang sedari tadi memanggilku sudah sangat dekat.
"..."
SRET
Tiba-tiba dia memelukku. Memelukku sangat erat hingga aku bisa mendengar suara detak jantung yang entah milik siapa.
"Mianhae kibummie. Jhongmal mianhae. Aku bukan sahabat yang baik. Jangan menjauh dariku jangan pergi dariku kibummie."
Air mataku mengalir dengan sendirinya saat mendengar penuturan namja yang aku cintai ini. Entah mengapa tubuhnya bergetar dengan hebat. Apa dia juga menangis?
"Aku tidak bisa apa-apa tanpamu kibummie. Aku mohon. Tetap bersamaku, disampingku kibummie."
Aku menatapnya dalam. Menatap mata itu mencari sesuatu yang dia sembunyikan. "jebal kibummie."
Dan aku terperangkap lagi kali ini benar-benar terperangkap saat mata itu juga menatap dalam mataku. Dan entah siapa yang memulainya, bibir joker itu menempel lembut dibibirku. Terasa dingin sekaligus hangat.
Bolehkan aku mengartikan bahwa perasaan kita sama siwonnie?
Setelah ciuman lembut itu. Siwon memelukku dengan hangat dan membisikan sesuatu bahwa dia akan menemuiku didanau tempat kami biasa bersama. "Aku akan mengatakan semuanya padamu kibummie. Aku menunggumu disana."
.
FLASBACK OFF
.
"Aigo,..lihatlah ini Sungminnie sangat cantik." Jerit ryeowook histeris saat memasuki ruang tunggu pengantin wanita.
"Gomawuo eonni." Sungmin tersenyum manis menerima pujian ryeowook.
"Tuan sok angkuh itu pasti sangat beruntung mendapatkan yeoja secantik kamu." Lanjutnya lagi. Tapi kali ini sungmin tidak memperdulikan sama sekali. Dia sibuk memperhatikan pintu masuk.
"Ada apa sungmin?"
"Mana yesung oppa?"
"Yesung oppa sedang ada di ruang mempelai pria menemui siwon. Kau tau, mereka sangat cemas sejak tadi malam. Bahkan siwon memasang alaram jam 4 pagi agar dia bisa bersiap-siap dengan tenang." Adu ryeowook pada sungmin dan membuat mereka terkikik geli membayangkan wajah cemas siwon dan yesung.
"Apa yang kalian tertawakan?" sebuah suara membuat 2 yeoja cantik ini menoleh bersamaan kearah pintu masuk.
"Yesung oppa" "Siwonnie." Dua nama yang di serukan oleh masing-masing yeoja ini tersenyum tipis sembari mendekat kemereka.
"Kenapa kalian kesini. Terutama kau siwonie. Kamu tidak seharusnya berada disini." Oceh ryeowook.
"Aku sangat penasaran dengan wajah cantik mempelai wanita ini." Senyum manis siwon terkembang saat menatap sungmin.
"Tapi kamu kan bisa melihatku saat dialtar nanti wonnie."
"Tapi aku ingin melihatmu lebih dulu sebelum orang lain. Aku inikan-
"Arraso..arraso.. sekarang kamu sudah lihatkan."
"Ne, kau cantik Min. Sangat cantik." Siwon mengelus pipi sungmin lembut lalu mencium kepala sungmin lama.
"Ehem !" deheman yesung mengakhiri adegan romantis mereka. "apa kalian lupa kami masih ada disini." Lanjut yesung
"Lebih baik kau kembali ke ruang mempelai pria siwon. Kau hanya menggagu sungmin jika disini." Suruh ryeowook dan langsung disambut gerutuan siwon walau dia tetap berjalan keluar ruang itu.
"Dia itu benar-benar." Yesung mengurut batang hidungnya karena sedikit pusing.
"Oppa. Apa pendamping wanitanya sudah datang?" tanya sungmin tiba-tiba dan membuat YeWook seketika terdiam dan saling bertatapan.
"Sepertinya ryeowook yang akan menjadi pendamping mu sungmin." Raut wajah sungmin seketika berubah sendu.
"Maaf sungmin. Kami sudah berusaha menghubungi dan mengirimi dia email. Tapi tidak ada tanggapan hingga semalam."
"..." sungmin tetap diam tanpa memberikan tanggapan apapun.
"Kenapa mempelai wanita murung dihari bahagianya? Tenang saja. Aku sudah datang Minnie." Suara itu.. suara yang selalu sungmin tunggu. Dan membuat bola mata YeWook seakan ingin keluar.
.
FLASBACK ON
.
Kibum berjalan dengan senyum merekah menampilkan killer smilenya. Menyusuru jalan setapak sambil membawa kotak yang diketahui berisi kue tar. Yah..kibum akan menuju danau yang dijanjikan siwon. Kibum ingin merayakan kelulusan mereka dengan makan tar bersama yang dia buat sendiri dan dia juga sudah memantapkan hatinya untuk mengungkapkan perasaannya selama ini pada siwon.
Tapi saat kibum sudah dekat, yeoja itu mendengar suara siwon yang sedang berbicara dengan seseorang. 'Tidak ada orang lain yang kesini kecuali aku, siwon dan...sungmin'. Secara reflek kibum menghentikan langkahnya dan mendengar semua yang diucapkan siwon saat itu.
"hiks..aku sendiri siwon. Aku sendiri! Eomma sudah tidak ada hiks untuk apa lagi aku hidup."
"Anio. Kau masih memilikiku sungmin, kau ingat. Kau tidak sendiri." Siwon berusaha menenangkan sungmin yang menangis histeris dipinggir danau dan tidak menyadari kibum menatap mereka sambil menahan rasa sakitnya.
"Aku hanya anak haram. Sepanjang hidupku yang aku rasakan hanya penyesalan dimata eomma saat dia melihatku. Hiks..ketika dia sudah mendapatkan namja yang mau menerima kami, namja brengsek itu malah mencoba meniduriku. Kau tau..aku merasa hina didepan ummaku sendiri hiks...umma sakit karena aku. UMMA MATI KARENA AKU SIWON Akhhh!."
Jeritan histeris sungmin membuat hati semua orang teriris mendengarnya begitu pula kibum. Air matanya sudah mengalir dengan deras. Tapi air mata itu bercampur antara mendengar penderitaan sungmin dan pemandangan menyakitkan saat siwon memeluk sungmin dengan sangat erat menenangkan yeoja itu.
"Tidak sungmin. Kau tidak hina, kau berharga untukku sungmin. Aku mohon hentikan semua ini."
"Aku tidak punya apa-apa lagi yang membuatku untuk terus hidup. Hiks.."
"Kau bodoh ! Kau masih punya aku sungmin. Aku akan terus bersamamu. Aku menyayangimu."
'Andwe' Siwon tidakkah kau sadar kata-katamu menyakiti orang yang selama ini selalu mengharapkanmu mengatakan itu untuknya. Kau menyakitinya.
"Aku akan terus bersamamu. Tinggallah bersamaku, aku akan merubah margamu. Mulai sekarang margamu menjadi Choi. Aku menyayangimu Choi Sungmin." Siwon menatap dalam mata sungmin dan mereka saling bertatapan dan perlahan maju makin mendekat.
BRAK !
'Andwe'. Suara benda jatuh mengagetkan siwon dan sungmin. Secara sempontan mereka melihat dari asal suara dan keduanya sontak terkejut saat melihat seseorang yang sangat mereka kenal sedang berjalan mundur perlahan dengan wajah syok berlinang air mata.
"Kibummie. A-aku bisa jelaskan." Siwon perlahan melepaskan pelukannya pada sungmin dan berjalan menghampiri kibum.
'Andwe'
"Kibum. Aku dan sungmin adalah-
"ANDWEEE!" kibum menjerit dan berlari sekencang-kencangnya. Dia tidak sanggup mendengar kenyataan menyakitkan dari mulut siwon sendiri.
"KIBUM!" siwon ikut berlari mengejar kibum yang sudah lumayan jauh didepannya.
Kibum berlari tidak tentu arah yang dia inginkan hanya pergi sejauh mungkini dari mereka berdua. Teriakan siwon yang terus memanggil namanya dan minta dia untuk berhenti tidak dipedulikan.
'Jangan menjauh dariku jangan pergi dariku kibummie... Kau masih punya aku sungmin. Aku akan terus bersamamu... Aku tidak bisa apa-apa tanpamu kibummie. Aku mohon. Tetap bersamaku disampingku kibummie... Aku akan terus bersamamu. Tinggallah bersamaku, aku akan merubah margamu'
Semua yang dikatakan siwon untuknya dan untuk sungmin berputar dikepalanya dan menusuk dengan sangat menyakitkan. Kata itu berbeda tapi memiliki arti yang sama dan mungkin saja kata itu lebih special untuk sungmin.
'Aku akan mengatakan semuanya padamu kibummie. Aku menunggumu disana... . Mulai sekarang margamu menjadi Choi. Aku menyayangimu Choi Sungmin.'
"AHKKKKK!"
"KIBUMMIE !"
.
BRUK !
"Kau brengsek Choi Siwon. Apa yang kau lakukan dengan kibum kami hah!" keributan terjadi saat Kim Kangin menghantam wajah siwon dengan pukulan melampiaskan kekesalannya.
"Ajhussi hentikan."
"Yeobo sudahlah hiks..kibummie tidak akan senang melihat mu seperti ini pada siwon." Yesung dan nyonya Kim berusaha menenangkan tuan Kim yang sedang emosi didepan ruang IGD rumah sakit.
Kim Kibum, terperosok kejurang dan jatuh kesungai yang ada di tengah hutan. Siwon yang melihat itu turun ke sungai dan membawa kibum yang sudah berlumuran darah kerumah sakit. Saat diintrogasi siwon mengatakan yang menyebabkan kibum seperti ini. Dan tentu saja memancing emosi semua orang yang mendengar terutama tuan Kim yang sangat memanjakan putri cantiknya.
"Anakku sudah seperti orang gila karena terlalu mencintaimu Siwon. Apa kau terlalu buta dan tidak bisa melihat perasaan kibum." Ucap lirih kangin yang sudah terduduk lemas dikursi tunggu didampingi istrinya.
Sedangkan siwon dipapah Yesung untuk sedikit menjauh dari orang tua kibum dan beberapa warga desa.
"Bukankah sudah aku bilang. Jangan pernah bertindak bodoh dalam menyikapi masalah ini siwon." Yesung duduk disamping siwon yang sedang diobati oleh sungmin. "Masalah keluarga kita bahkan belum selesai dan kau menambah masalah baru. Seharusnya sejak awal aku tidak menuruti keinginanmu sungmin untuk menyembunyikan semuanya dari orang-orang. Kita seperti orang bodoh sekarang, kalian sadar?."
Ucapan yesung benar-benar menghantam kepala mereka. Dan Yesung benar, jika sejak awal tidak ada yang disembunyikan maka tidak akan berakhir seperti ini.
"Siwon." Siwon tersentak saat sebuah suara yang dia hormati memanggilnya dan sang pemilik suara tersebut sudah berada dihadapannya sekarang.
"Ne ajhussi."
"Kata dokter...kibum mengalami benturan keras di kepalanya dan memar disekitar dada yang menyebabkan kibum akan sulit untuk bangun dari koma." Kangin menunduk menahan tangisnya saat mengatakan itu pada siwon.
"Ajhussi aku minta maaf. Hiks."
SRETT
Kangin tiba-tiba berlutut dihadapan siwon sambil menggenggam tangan siwon erat.
"Ajhussi-
"Tinggalkan kibum. Aku mohon pergilah dari hidup kibum. Anak itu sudah terlalu menderita selama ini. Aku mohon siwon."
"Tapi ajhussi."
"Pergilah. Bagaimanapun perasaanmu pada kibum saat ini aku tetap ini kau pergi. Jangan pernah bertemu kibum lagi. Biarkan dia mencoba hidup tanpamu siwon. Biarkan dia bahagia."
Kangin tidak membiarkan siwon membantah. Keputusannya sudah bulat. Jika siwon tidak ingin pergi maka..
"Jika kau tidak ingin pergi, maka kami yang akan membawa kibum pergi. Aku memohon."
Siwon diam. Dia tidak tau harus mengatakan apa. Dia tidak ingin kehilangan kibum dan dia tidak bisa membayangkan hidupnya tanpa kibum. Tapi Kangin memang benar, selama ini kibum hanya merasakan sakit saat bersamanya. 'Apakah kau akan bahagia tanpa aku bummie-ah?'
"Bagaimana siwon?" tanya kangin yang sekarang sudah berdiri lagi didepan siwon
"...baiklah ajhussi. Aku akan pergi." Ucapan siwon itu membuat kaget yesung dan sungmin yang sejak tadi berada disana dan mendengar semuanya.
"Tapi bolehkan aku melihat kibum untuk yang terakhir kalinya?"
"tentu"
.
Siwon POV
Lihatlah wajah itu, bahkan saat tidur dia tetap sangat cantik. Dan dia adalah gadis yang selama ini ada untukku, selalu menemaniku dan menjadi pelangi disetiap hariku. Dia memberikan semua yang dia punya untukku tapi yang aku berikan hanya rasa sakit untuknya. Dia adalah bidadari yang hidup dalam hatiku.
"Bagaimana aku hidup tanpamu kibummie. Aku tidak akan melihat senyum dan wajah indah ini lagi. Aku tidak akan mendengar suara merdu yang selalu memanggil namaku dengan lucu lagi. Aku tidak akan merasakan kehangatan pelukanmu lagi. Apa aku bisa tanpa semua itu." Aku bergumam semua kegundahanku didepan kibum yang tetap tertidur.
"Bagaimana jika aku terpuruk lagi dan tidak ada kamu menemaniku kibummie? Aku mohon sadarlah dan dengarkan apa yang ingin aku katakan. Walau hanya satu kali sebelum aku pergi." Aku menunggu dan berharap dia akan sadar untukku.
Tapi nihil. Dia tetap tertidur tanpa memberi respon apapun. "Apa kau sangat kecewa padaku hingga tidak mau melihatku lagi dan memilih untuk tetap tidur bummie? Aku akan pergi... tapi setidaknya sebelum aku pergi aku ingin mengatakan... hanya kau yang aku inginkan untuk ada disisiku dan hanya kau yang aku cintai. Aku mencintaimu, sangat mencintaimu."
CUP~
Kucium lembut bibir merah itu lagi. Menyalurkan semua perasaan yang mungkin baru aku sadari bahwa itu cinta. bibir itu tetap lembut walau terasa sedikit asin karena bercampur dengan air mataku yang turun tidak bisa aku tahan lagi. "Aku akan pergi kibummie. Semoga kau bisa bahagia. Aku akan selalu mencintaimu."
SIWON POV END
Satu bulan setelah siwon pergi kibum dibawa berobat kejepang karena tidak kunjung sadar dan keadaanya sering keritis. Keluarga Kim pergi tanpa berpamitan pada siapapun termasuk pada Yesung. Dan saat itulah siwon benar-benar kehilangan kibum.
.
FLASBACK OFF
.
TENG TENG TENG TENG
Lonceng gereja berbunyi dengan indah. Semua tamu undangan datang dengan senyum yang cerah untuk menjadi saksi penyatuan kedua insan dihadapan tuhan.
"Aku sudah tidak sabar melihat sungmin. Apa dia cantik." Tanya seseorang yang berdiri disamping siwon.
"Tentu saja dia cantik. Dia kan A-
"mempelai wanita memasuki ruangan." Ucapan siwon terhenti saat pintu terbuka dengan masuknya sungmin dan yesung serta seorang pengiring wanita didepan mereka yang awalnya Siwon kira ryeowook. Tapi saat pengiring wanita itu menegakan wajahnya dan benar-benar berjalan masuk semua orang terkejut melihat wajah cantik seorang Kim Kibum.
"Kibum" siwon tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya melihat sosok yang selama ini dia cari dan dia tunggu sekarang sedang berjalan menuju kearahnya sambil tersenyum cantik dengan membawa karangan bunga yang sayangnya dia datang sebagai pengiring mempelai wanita.
Apa yang harapkan Choi. Kau ingin dia datang sebagai pengantinmu. Sadarlah dan terima kenyataan dihadapanmu sekarang.
"Ehm!" deheman kecil yesung menyadarkannya bahwa sungmin sudah berada didekatnya.
"Tolong jaga dan cintai adik kesayangan kami." Ujar yesung sambil menyerahkan tangan sungmin untuk disambut dengan penuh cinta.
"Hadirin silahkan duduk. Kita akan memulainya sekarang." Para undanganpun duduk. Siwon sempat melirik sebentar melihat kibum yang duduk dipihak keluarga pria.
"Sebelum saya memulai. Ada baiknya jika ada yang keberatan dengan pernikahan ini segera katakan." Semua undangan diam dan siwon fokus menatap pastor walaupun kepalanya dipenuhi pertanyaan tentang kibum.
"Kita mulai...Cho Kyuhyun, bersediakah anda mencintai, menyayangi, membimbing dan melindungi mempelai anda dalam keadaan senang atau susah, kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kalian."
"Ne, saya bersedia." Jawab sang mempelai pria mantap.
"Choi Sungmin, bersediakah anda mencintai, menyayangi, mendampingi dan melayani mempelai anda dalam keadaan senang atau susah, kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kalian."
"Ne, saya bersedi." Jawab sungmin dengan linangan air mata bahagia.
"Baiklah, dengan ini kalian resmi menjadi suami istri."
.
Pernikahan langsung dilanjutkan dengan resepsi dihalaman gereja. Tarian, nyanyian dan canda tawa menghiasi pesta Cho Kyuhyun dan Cho Sungmin.
Tapi dalam pesta pernikahan kali ini bukan hanya 2 mempelai yang menjadi pusat perhatian tapi juga seorang yeoja dewasa nan cantik yang sedari awal pesta tidak henti-hentinya didekati oleh orang-orang yang hanya ingin sekedar menanyakan kabar. Dan itu membuat siwon yang sangat ingin mendekat hanya bisa melihatnya dari jauh.
"Kau tidak menghampirinya?" tanya yesung yang mengagetkan siwon.
"Banyak sekali orang disekitarnya." Jawab siwon yang membuat KyuMin dan YeWook simpati.
"Kibum nunna." Secara sepontan Kyuhyun memanggil nama kibum dan melambaikan tangannya agar kibum bergabung dengan mereka.
"Kyuhyun-Sungmin chukkae ne." Setibanya didekat mereka kibum langsung memeluk sungmin dan kyuhyun erat.
"Gomawuo kibummie. Dan gomawuo sudah datang."
"Tidak mungkin aku tidak datang diacara pernikahan sahabat dan adik sepupu nakalku." Kibum tersenyum cerah. 'Dia tetap ceria.'
"Ne..ne.. nunna kami harus berkeliling lagi. Kami tinggal dulu ne." Ujar kyuhyun yang segera menarik sungmin.
"Yeobo, aku lapar. Ayo cari makan." Ryeowookpun menarik yesung sambil mengelus-elus perut bulatnya dan meninggalkan siwon dan kibum.
"..." tidak ada yang membukan pembicaraan terlebih dulu. Mereka sibuk mencari kata yang pas untuk memulai.
"Lama tidak bertemu kibum."
"Ne. Lama tidak bertemu."
"..." diam kembali
"Apa kabarmu. Sedang sibuk apa?" Shit! Siwon merutuki kata-katanya yang benar-benar tidak bermutu.
"Kabarku baik. Sekarang aku berkerja sebagai perawat di rumah sakit Jepang. Bagaimana denganmu?"
"Aku sedang mengurus perusahaanku dan Kyuhyun yang sedang naik. Jadi selama ini kau di Jepang." Siwon menjawab pertanyaan kibum dan sedikit bergumam diakhirnya.
"Ne. Sejak kejadian itu, aku dibawa ke Jepang dan melakukan pengobatan dan terapi disana. Setelahnya kami menetap dijepang." Jelas kibum sambil memandang langit. Kebiasaan kibum yang tidak pernah berubah dimata siwon.
"Tentang kejadian 5 tahun yang lalu itu. Aku minta maaf kibummie. Itu semua kesalahanku."
"Wonnie-ya. Tidak ada yang harus disalahkan. Itu hanya sebuah kesalah pahaman." Mata itu saling bertatapan. Hati mereka menghangat saat mendengar nama mereka kembali dipanggil dengan sangat manis.
"Kau disini kibummie. Aku mencarimu kemana-mana" sebuah suara memutuskan kontak mata kibum dan siwon. Dan kontan saja siwon lansung menatap seseorang yang tiba-tiba berdiri samping kibum sambil merangkul bahunya.
"Chwang, perkenalkan ini Choi Siwon." Ujar kibum. "Dan Wonnie perkenalkan ini-
"Shim Changmin. Tunangan Kibummie."
"MWO!"
.
.
TBC/END
.
A/N : Alhamdulillah... chap 3 udah update dengan kecepatan yang aku miliki. Snowie minta maaf ternyata diluar rencana. Di chap 3 tidak bisa TAMAT, udah diusahain tapi tetap nggak bisa. Snowie harap reader maklum, dari pada saya paksain tamat dengan akhir gantung dan selanjutnya saya ditagih sekuel. Sama aja bohong.
CHAP 3 & 4 : Udah bisa nebakkan. Apa hubungan Sungmin dan Siwon sekarang. Sungmin nggak jahat kok. Snowie bener-bener nyesel buat sungmin dituduh yang macem-macem disini. #BOWkeSUNGMIN. Karena chap 1&2 kibum selalu tersakiti, untuk chap 4 snowie buat siwon lagi yang menderita dengan adanya Changmin. Saya usahakan sebaik mungkin.
snowie tunggu ripiu kalian untuk kelanjutan ini ff.
Gamsahamnida... salam Pegaxue.
