Yo...Minna, ketemu lagi sama author yg satu ini.

Baiklah tidak perlu banyak basa-basi lagi, kita langsung saja ke cerita yg GaJe ini.

Disclaimer of Fairy Tail by Hiro Mashima.

Genre: Romance

Rate: T

Type: Multychapter (AU fic).

Pairing: Natsu, Lucy, and Lisanna.

Summary: Natsu Dragneel, seorang pemuda yg di buat bingung oleh pilihan terhadap kedua wanita yg membuat dia jatuh cinta. Akan tetapi tidak semudah itu untuk memilih pilihan tersebut. Sorry for bad summary and Read And Review please.

Info:

#Natsu menggunakan kaos berwarna merah yg berlambangkan naga yg berwarna putih dan dia menggunakan celana Jeans berwarna hitam dan juga menggunakan sepatu warna hitam.

#Lucy menggunakan tank top berwarna kuning dengan garis orange dan menggunakan Hot pans warna biru dan Rambut yg di kuncir ke samping.

#Wendy menggunakan baju berwarna putih dengan lengan warna hitam dan menggunakan rok warna putih dan juga rambut yg di kucir 2 dengan pita warna putih.

Chapter 3: Perjodohan.

"Eh ?"

Lucy dan Natsu saling bertatap muka. Tapi 5 detik setelah itu-

"Oi kenapa kau bisa ada disini ?" omel Lucy.

"Harusnya aku yg bertanya itu" balas Natsu.

"Huftt..." Lucy membuang muka di depan Natsu

Natsu-pun tidak mau kalah, dia juga membuang muka di depan Lucy.

"Tapi tunggu dulu, dimana orang yg menjaga kedai ini ?" tanya Lucy.

"Oh iya ya aku baru sadar" ujar Natsu.

Natsu dan Lucy melihat ke dalam kedai tetapi tak menemukan sang pemilik kedai, namun mereka menemukan sebuah bel yg bergambar peri di atas bel tersebut.

"Hmm...bel yg bagus, tapi untuk apa ?" ujar Lucy penasaran.

"Entahlah, lebih baik ku tekan saja"

"Ja-jangan Natsu"

Akhirnya Natsu menekan bel tersebut dan-

#Ngiung-ngiung...Krieng...

#Cekrik...(Suara Blitz foto)

"Hah ? Kenapa ada blitz foto disini ?" tanya Lucy.

Lalu muncul spanduk bertuliskan SELAMAT, KALIAN BERDUA ADALAH PELANGGAN YG KE 500 HARI INI.

"Heh ? Nani..." kata mereka berdua terkejut.

Lalu muncul sesosok kakek tua dari dalam kedai.

"Hahaha...selamat anak muda, kalian adalah pelangganku yg ke 500 hari ini"

"Dan sebagai hadiahnya, aku akan memberikan es krim gratis dari kedaiku ini" ujar sang kakek.

"Heh ? Hontou ni Jii-chan ?" ujar Natsu.

"Ya, tapi ada syaratnya"

"Baiklah kalau begitu, apa syaratnya Jii-chan ?" tanya Natsu dengan semangat.

"Iya apa Syaratnya Jii-chan ?" sambung Lucy.

"Kalian harus..."

Mata Natsu dan Lucy sudah menunjukan rasa penasaran.

"Sang pria harus mencium sang wanita" perintah sang kakek.

"EH...NANI...?" teriak mereka berdua.

"Mau tidak, lagi pula hanya mencium sang wanita saja" ujar sang kakek sambil tersenyum licik.

"Lagi pula kalian adalah pasangan yg serasi" sambung sang kakek.

"Kami ini bukan pasangan" teriak Lucy.

Natsu dan Lucy saling bertatap muka.

"Bagaimana ini Luce, ka-kau mau ti-tidak ?" tanya Natsu.

"Ng...ano...bagaimana ya" ujar Lucy kikuk.

"Ba-baiklah kalau begitu" jawab Lucy "Sebenarnya aku tak keberatan di cium oleh Natsu, karena wajahnya yg Kyaaaa..." ujar Lucy dalam hati.

"Ba-Baiklah Luce, a-aku mulai" bibir Natsu mulai mendekat ke arah pipi Lucy. Lucy-pun hanya memejamkan mata karena dia sangat malu di cium oleh Natsu, dan beberapa senti lagi bibir Natsu akan sampai di pipi Lucy dan- CUP.

#Cekrik...

"Eh...Nani ?" kata Natsu terkejut.

"Hehe...ini bagus sebagai koleksi foto-ku" kata Sang kakek melihat hasil cetakan foto Natsu sedang mencium pipi Lucy.

"Baiklah, kalian sudah menyelesaikan tantangannya kalian berhak mendapatkan hadiahnya"

"Tunggu sebentar ya anak muda" kata sang kakek sambil mengambil sebuah Cone Es-krim dari laci.

Natsu dan Lucy hanya diam, mereka terlihat shok karena kejadian yg menimpa mereka berdua. Lalu kemudian Natsu berusaha memecah keheningan tersebut.

"Ng...ano Luce !"

"Apa Natsu ?" tanya Lucy dengan muka yg masih memerah.

"Ma-maaf soal yg tadi" jawab Natsu yg masih terlihat shok

"Ti-tidak apa-apa Natsu, dan maaf soal kejadian di sekolah" balas Lucy.

"Tidak apa-apa kok aku sudah memaafkanmu, hmm...Luce !" panggil Natsu.

"Kenapa Natsu ?"

"Kau maukah mampir ke apartemenku ?" tanya Natsu.

"Bagaimana ya" Lucy berpikir sejenak.

"Baiklah kalau begitu Natsu, lagi pula orang tua-ku sedang tidak ada di rumah" jawab Lucy.

"Yosh...Baiklah kalau begitu" ujar Natsu yg tiba-tiba jadi begitu semangat.

"Eh ?" Lucy terkejut.

"Nah anak muda, kalian mau rasa apa ?" tanya sang kakek.

"Aku Vanilla Jii-chan" jawab Lucy.

"Aku rasa Coklat dua" jawab Natsu.

"Baiklah kalau begitu"

Sang kakek membuka tempat penyimpanan es-krim (N/A. Apa ya namanya lupa lagi saya) dan mengambil es-krim rasa vanilla dan menyusunnya menjadi dua tumpukan dan itu-pun sama dengan es-krim rasa coklat.

"Nah ini es-krim kalian" kata Sang kakek sambil memberi es-krim tersebut pada Natsu dan Lucy.

"Arigatou Jii-chan" kata mereka berdua.

Akhirnya mereka berdua meninggalkan kedai tersebut.

"Lain kali mampir kesini lagi ya" ujar sang kakek.

"Baiklah Jii-chan" balas Natsu sambil menunjukkan Grinsnya.

"Hmmm...dasar anak muda"

Lalu sang kakek masuk ke dalam kedai dan melihat sekumpulan foto pasangan muda yg sedang berciuman dan juga ada yg sedang berpelukan dan juga ada penampakan foto Gray yg sedang di peluk mesra oleh Juvia dan Reaksi muka Gray yg terlihat jelas dalam foto tersebut #kalian tahukan.

"Nah sudah selesai" kata Sang kakek setelah memajang foto Natsu dan Lucy di mading yg penuh dengan foto korban dari ke jahilan sang kakek dan kake tua itupun langsung tertawa puas.

Kita kembali ke Natsu dan Lucy.

"Ne Natsu ! Apakah kau akan memakan dua Es-krim sekaligus ?" tanya Lucy.

"Tidak" jawab Natsu.

"Lalu itu untuk siapa ?" tanya Lucy.

"Oh ini, ini untuk sepupuku" jawab Natsu.

"Eh ? Sepupu ?" Lucy sedikit membayangkan wajah Sepupu Natsu.

"Natsu-nii !"

Tiba-tiba Lucy di kejutkan oleh suara perempuan yg memanggil nama Natsu.

"Natsu-nii, kenapa kau lama sekali"

"Haaa...Gomen-Gomen, tadi aku ada sedikit masalah di sana"

"Mou...Natsu-nii" Wendy tiba-tiba terkejut melihat keberadaan Lucy di belakang Natsu.

"Natsu-nii ! Itu pacarmu ya ? Ternyata kau hebat juga Natsu-nii baru datang di kota ini sudah dapat pacar" goda Wendy.

"Hiee...We-Wendy kau salah paham, di-dia hanya teman baruku di sekolah" jawab Natsu.

Wendy tertawa kecil "Apa kau yakin Natsu-nii ?"

"Ne..Natsu!" panggil Lucy dengan muka yg agak cemberut.

"Oh ya Luce, Gomen"

"Perkenalkan dia sepupuku namanya Wendy Marvell" ujar Natsu memperkenalkan Wendy.

"Salam kenal"

"Kenalkan namaku Lucy Heartfilia, salam kenal juga" jawab Lucy.

Akhirnya mereka berdua sudah berkenalan dan mereka berjalan bersama-sama menuju apartemen Natsu. Di perjalanan tidak jarang pula Wendy membicarakan masalah-masalah ke Lucy dan Wendy-pun menjawabnya dengan senang hati. Natsu-pun hanya cuek melihat teman dan sepupunya berbincang tentang sesuatu yg laki-laki tidak tahu, dia hanya melirik ke arah pohon sakura yg sedang mekar berjejer rapi di pinggir jalan yg mereka lewati.

"Hmm...Luce ! Apa kau yakin mau ke apartemenku ? Aku khawatir jika orang tuamu sudah pulang ke rumah sekarang"

"Halah Natsu, kenapa kau begitu kikuk seperti itu ? Lagi pula kaukan yg mengajakku ke apartemenmu" jawab Lucy.

"Ta-tapi, aku juga tidak sadar mengucapkan kata itu Luce"

"Sudahlah Natsu tenang saja, lagi pula jika mereka sudah pulang aku akan menjelaskannya pada mereka"

"Ha'i"

Wendy yg mendengar percakapan Natsu dan Lucy hanya terdiam sambil melihat gedung-gedung di sekitarnya.

Skip Time.

Akhirnya mereka bertiga telah sampai di gedung apartemen tempat Natsu dan Wendy tinggal dan mereka memasuki gedung tersebut. Saat di depan pintu apartemen Natsu, Natsu merogoh kantong celananya dan mengambil kunci apartemen.

#Ceklek...

"Okaeri Natsu !"

"Eh...?" Natsu terkejut.

Seorang pria tua yg berambut merah dan mengenakan jas yg rapi sedang duduk di sofa sambil menunjukan grinsnya.

"Tou-san ! Kenapa kau bisa ada disini ? Bukankah kau sedang ?"

"Sebenarnya aku lupa kalau aku pulang dengan cepat dan oh ya aku mau memperkenalkan kau kepada-

"Natsu ada apa ?" Lucy tiba-tiba terdiam melihat seseorang yg berada di apartmen temannya ini.

"Ti-tidak mungkin" Lucy Shock.

"Luce bukankah, orang tuamu ?"

"Halo Natsu-kun" sapa pria yg berambut pirang dengan kumis model setengah #Kalau tidak salah.

"Lucy sayang" sapa wanita yg berada di samping pria itu.

"tou-san, kaa-san bukankah kalian sedang ?"

"Sebenarnya kami berdua sedang menuju ke acara pertemuan di luar kota dan secara tidak sengaja acara itu batal" ujar Layla.

"Yah mau apalagi, kami kembali ke Magnolia dan secara tidak sengaja kami bertemu dengan teman lama ayahmu yaitu paman Igneel"

"Dan kami pergi ke apartemennya untuk bereunian dengan paman Igneel" lanjut Layla.

"Dan Lucy, sebenarnya ayah ingin kau-" tiba-tiba perkataan Jude di hentikan oleh Igneel.

"Biar aku saja Jude, kami sebenarnya ingin memberitahukan sesuatu kepada kalian-"

"Sebenarnya kami ingin menjodohkan kalian berdua" lanjut Igneel.

3

2

1

Connecting Please

Complete.

"EH...NANI...?" TERIAK MEREKA BERDUA.

Tiba-tiba Wendy muncul di antara mereka dan dia merasa hanya mengganggu momen tersebut dan segera pergi ke dapur untuk menaruh belanjaan mereka tadi.

"I-ini hanya mimpikan ? Aku di jodohkan dengan-" tanya Natsu.

"Ti-tidak mungkin, a-aku di jodohkan dengan-" ujar Lucy.

"ORANG INI" ujar mereka berdua sambil menunjuk satu sama lain.

"TIDAK MUNGKIN" teriak mereka Gaje-Gajean.

#Kak-kak-kak...(Suara burung gagak)

Bersambung.

Gomennasai minna, aku telat update lagi.

Sepertinya Natsu disini agak OOC yah, hehehe kalau begitu Gomen.

Nah aku mau membalas review dari para reader, ya:

-Audrey Naylon

Karena kalau Lucy bisa masak, itu sudah MAINSTREAM. Punya Naylon-san gak kalah bagus adegannya kok.

Thank You for the review.

-Ren

Tenang sudah di munculin kok adegannya. Thank you for the review.

-TakimotoAiko

Sudah di buat kok adegannya. Thank You for the review.

-Paper

Sudah di update kok. Thank you for the review.

-sykisan

Sebenernya saya juga gak kuat kok ngeliat adegan NaLinya #plakk…(lu yg bikin). Sorry kalau agak lama updatenya. Salam kenal juga dan Thank You for the review.

-ShiroKuro

Arigatou gozaimasu. Thank You for the review.

-Erine28

Arigatou gozaimasu.

Dah yg penting sama, sama-sama depan Na #plak….

Thank you for the review.

-Guest

Thank You for the review.

-natsuki DDS

Lagian sih nama depannya mirip nana-san dan DDS itu apa ?

Memang sudah takdir, dimana-mana pasti Gildart jadi guru. Dimana typosnya ?

Thank you for the review.

-kazuhiro-kun

Sorry agak telat updatenya, thank you for the review.

-Yami no Face

Thank you for the review.

-Najla Lisha

Iye-iye tenang aja pasti NaLu #galak amat mba. Sabar saja dimana-mana pasti ada cobaan NaLi gak di fic maupun di komiknya, sama kaya chapter kemarin.

Thank You for the review.

-runZrundhee

Tenang sudah di lanjut kok. Arigatou gozaimasu.

Akhirnya selesai juga, dan pemenang dari vote kemarin adalah…

-NaLi

#bak-buk-dug-pranggg…''di pukulin reader yg vote NaLu"

Sorry-sorry salah ngomong, ehemm….pemenangnya adalah…

-NaLu.

Maaf untuk yg ngevote NaLi, kalian kalah jumlah dengan penggemar NaLu disini #termasuk authornya.

Baiklah sudah jelaskan di akhir cerita siapa yg jadi pasangan, eitss…..tapi tidak semudah itu Lucy bisa jadian dengan Natsu #meskipun mereka di jodohkan. Lihat saja apa yg akan menghalangi mereka di chapter yg akan datang.

Dan sepertinya kalian harus menunggu agak lama Karena author mulai di serang dengan praktek-praktek untuk kelas 9, yah mau apalagi itu semua tidak bisa di hindarkan karena kalau tidak ikut praktek tersebut #jebrett… nilainya kosong dan tidak lulus sekolah dengan nilai baik T-T.

Baiklah, sampai jumpa lagi.

RnR please.