The Prince and The Babysitter

By Yue heartphilia

Genre: family, romance, humor, etc.

Warning: aneh, kurang jelas, abal, typo dimana-mana, OOC dll.

Don't like don't read.

Happy reading!

-w-w-w-w-w-

"TEMARI!"

"Apa?" Temari membuka setengah matanya. Sepertinya virus Shikamaru sudah mulai merasuki dirinya. Belum sadar dengan apa yang terjadi, ia sudah keburu ditarik oleh Ino dan Sakura menuju koridor tempat banyak mading ditempel.

"Lihat!" Seru Sakura. Temari membuka sedikit matanya.

"Memangnya kenapa?" Temari membaca mading yang bertuliskan bahwa ia dan beebrapa siswa lainnya akan ikut olimpiade sains. Sakura menepok jidatnya.

"Bukan itu Tem.. yang itu…" Sakura menunjuk pada poster besar ukuran 2kali A3 yang berisi fotonya bersama Shikamaru waktu kemarin Shikamaru mengantarnya pulang. Dan kebetulan, foto tersebut diambil pas Shikamaru sedang menggandeng tangannya, karena ia hampir jatuh kemarin sewaktu berjalan menuju mobil Shikamaru. dan dibawah foto itu ada tulisan seperti ini.

'TEMARI SABAKU JADIAN DENGAN SHIKAMARU NARA'

Temari melihat tulisan itu dan cengo sesaat. Siapapun yang membuat tulisan ini pasti tukang gossip professional. Niat sekali bikin seperti ini. Temari menghela nafas. Ia pun berbalik kembali ke kelas.

"Kirain apaan…" Ujar Temari lalu berjalan kembali ke kelas. Ino dan Sakura yang melihat hanya khawatir Temari akan di bully oleh fans Shikamaru. tak lama kemudian datanglah para pangeran yang cukup tercengang melihat poster itu.

"Shik! Lu udah jadian!? Jahat amat lu ga kasih tau kita!" Seru Naruto dengan suara super bombastisnya. Shikamaru yang melihat hanya geleng-geleng dan mencopot poster itu, lalu membuangnya ke tempat sampah.

"Tidak berguna." Ujarnya, lalu kembali berjalan ke kelas tanpa memperdulikan teman-temannya.

SREEEKKK

Shikamaru dan teman-temannya masuk kelas. mendadak sekelas diam.

"SHIKAMARU-SAMA! APA ANDA BENAR-BENAR JADIAN DENGAN TEMARI!?" Seru Shion, fans fanatic Shikamaru. namun Shikamaru tetap tidak menjawab. Ia hanya berjalan ke mejanya(yang kebetulan pas disebelah Temari), duduk, lalu membaringkan kepalanya diatas meja, lalu dalam 3 detik, ia kembali ke dunia mimpi.

"Aduuuhhh~~ Tem, lu kayaknya jodoh deh sama Shikamaru." Ujar Sakura membuat Temari yang sedang minum tersedak.

"UHUK UHUK Apa maksud lu?" balas Temari dengan pandangan sinis. Namun Sakura tetap saja cekikikan.

"Lu sama Shikamaru sama-sama ga ngebantah gossip kalo lu berdua jadian. Apa jangan-jangan beneran nih?" Ejek Sakura menyikut Temari pelan. Temari hanya balik menatap Sakura.

"Entar karma." Balas Temari. Keempat temannya menatapnya bingung.

"M-maksudnya?" tanya Hinata.

"Sepupu gue nih, sebelum jadian sama cowonya dia itu hobi ngejek-ngejek cowonya. Eh, 3 bulan kemudian malah jadian." Jelas Temari. keempat temannya malah tertawa.

"Hahahhaha! Keren! Kalo gitu gue hina-hina Sasuke deh biar gue karma jadian sama dia!" Seru Sakura.

"Mending kalo karmanya jadian. Kalo karmanya lu dikutuk jadi pembokatnya gimana?" Balas Tenten. Sakura memukul tangan Tenten pelan dengan wajah cemberut. Tak lama kemudian bell berbunyi. masuklah Asuma kedalam kelas mereka.

"Selamat pagi anak-anak! buka buku kalian halaman 84! Kerjakan no 1-10!" Serunya lalu menaruh buku, sembari memberikan catatan.

"Oh ya. Shikamaru, apa kau jadian dengan Temari?" tanya Asuma pada Shikamaru. Dafuq~ beritanya sangat meyebar ya, pikir Temari tersenyum kecut. Shikamaru yang ditanya tidak menjawab.

"Hahaha! Kalau kalian benar-benar jadian, kalian pasti merupakan pasangan terpandai di seluruh angkatan!" Seru Asuma lagi. memang, Temari dan Shikamaru itu selalu berebut juara 1. Nilai mereka pun selalu beda tipis. Shikamaru 100, Temari 99. Shikamaru 89, Temari 87. Selalu seperti itu. Namun karena disibukan oleh soal yang mereka kerjakan, pembicaraan itu tidak berlanjut sama sekali.

Hal serupa terjadi sepajang pelajaran. Setiap guru yang masuk pasti membicarakan hubungan Shikamaru dan Temari. beginilah komentarnya,

"Hahaha! Saya yakin kalau Shikamaru dan Temari itu jodoh! Lihat saja model rambutnya! Sangat mirip bukan?" ujar Iruka, guru bahasa Inggris.

"Bayangkan kalau Shikamaru dan Temari menikah! Anak-anak mereka pasti jenius semua!" Kakashi, guru bahasa.

"Kalau dilihat dari genetiknya, mereka berdua memang cocok." Orochimaru, guru biologi.

"Shikamaru yang malas dengan Temari yang rajin. Sungguh serasi." Shizune, wakil kepsek.

"SHIKATEMA~~ ayo kapan traktirannya?" Seru Naruto membuat Shikamaru maupun Temari jengkel.

"URUSAII!" Seru Shikamaru dan Temari berbarengan. Mereka sudah cukup muak dengan komentar para guru, dan mereka tidak butuh komentar tambahan dari teman-teman mereka.

"CIEE! Kompak banget euyyy!" Seru Naruto.

"Shik, Shik.. kalo beneran jadian ngomong aja sihh. Ga usah sok rahasia-rahasiaan." Ujar Sasuke. Shikamaru menunjukan jari itu padanya. Hari ini Shikamaru dan Temari tidak akan terlepas dari ejekan 'ShikaTema'.

-w-w-w-w-

"Huhh…" Akhirnya Temari mendapatkan waktu tenang sejenak. Wc memang bukan tempat yang menarik, namun paling tidak WC sekarang sedang sepi. Paling tidak ia bisa lari sebentar dari kenyataan bahwa ia digosipkan pacaran dengan Shikamaru Nara, pangeran jenius Konoha Gakuen. Setelah dirasa cukup, ia pun keluar dari WC. Namun begitu keluar, di luar sudah banyak gadis-gadis berkumpul.

"Temari Sabaku.." Shion maju sambil menatap Temari sinis. Temari yang ditatap hanya mengangkat sebelah alisnya.

"Apa?"

"Jangan dekat-dekat Shikamaru-sama, atau kau akan tahu akibatnya." Temari menghela nafas. Shikamaru lagi, Shikamaru lagi, pikir Temari.

"Baiklah." Jawab Temari simple, lalu ia pun keluar dari kerumunan para gadis di wc. Namun ia ditahan oleh sebuah tangan, entah tangan siapa.

"Kau kira kami akan percaya kau akan menjauh dari Shikamaru-sama!?" Seru Salah seorang gadis. Temari menatap gadis itu sebal. Ia pun menghentakan tangannya dan langsung pergi ke luar.

"Tem! Kok lama banget di WC?" tanya Tenten begitu Temari kembali.

"Tadi dicegat tuh sama anak-anak cewe."

"WUOOHH! Lu dilabrak?"

"Technically yes, intinya mereka suruh gue jauh-jauh dari Shikamaru. toh ngapain juga gue deket-deket Shikamaru.."

"Well.. you're the babysitter, remember?" Temari rasanya ingin melupakan kenyataan bahwa nanti malam ia akan menjaga Yuuto a.k.a keponakan tercinta Shikamaru lagi. yang berarti ia akan bertemu Shikamaru lagi. yang artinya, tidak mungkin ia menjauhi Shikamaru, kecuali Ia mendapat pekerjaan yang lebih baik dari semua itu.

"Mau jauh-jauh dari orang aja susah bangeet.." ujar Temari menaruh kepalanya diatas meja. Tenten menepuk kepala Temari pelan.

"Yang sabar kakak.." Balas Tenten.

-o-o-o-o-

"Baiklah, kalian akan dibuat menjadi grup-grup untuk melakukan tugas ini!" Seru Kurenai.

"…Sasuke dengan Sakura, Shikamaru dengan Temari, Hinata dengan Naruto, Tenten dnegan Neji, dan Sai dengan Ino. Ingat! Tugas dikumpul pada akhir pelajaran! Mulai kerjakan sekarang!" Temari kembali menghela nafas. Padahal ia hanya ingin tidak bertemu lagi dengan Shikamaru. namun sepertinya kenyataan berkata lain.

Kurenai kali ini memberi mereka tugas membuat lukisan, dan objek gambarnya adalah pasangan mereka. Jadi mereka masing-maisng menggambar pasangan kerja mereka.

30 menit kemudian.

"Baiklah, tunjukan gambar kalian pada pasangan kalian!" Seru Kurenai.

Sakura menggambar ayam berwarna biru, Sasuke menggambar sejenis awan? Gulali? Berwarna pink dengan mata hijau. Mirip sekali gambar penampakan.

Neji menggambar panda berwarna coklat, Tenten menggambar Sadako.

Sai menggambar sesosok gadis cantik yang mirip Ino, namun Ino menggambar sejenis zombie.

Temari menggambar sosok seperti nanas, sedangkan Shikamaru menggambar muka singa ditengah kincir angin yang berbulu.

Hinata menggambar sosok yang mirip durian, Naruto menggambar sadako berponi dengan mata lavender dan rambut biru.

"Baiklah, gambarnya dikumpul!" Seru Kurenai. Hari ini jam nya hanya 1 sesi. Beberapa saat kemudian bel pergantian pelajaran berbunyi.

"Baiklah! Selamat siang!" Seru Kurenai lalu keluar dari kelas.

Jam-jam pelajaran berlalu cepat. Tak terasa sekarang sudah jam 3 sore dan sudah saatnya pulang. Mengingat ia aka nada pekerjaan jam 5an, ia pun segera menjemput Gaara dan Kankuro, lalu langsung pulang.

"Nee-chan! Shikamaru Nara itu siapa? yang kemaren naik mobil bukan?" tanya Kankuro begitu mereka sampai di rumah.

"Ehh.. memangnya kenapa?"

"Nee-chan jadian sama Shikamaru-nii?" tanya Gaara dan Kankuro. Oh GOD! Masa anak SD saja sampai tahu!? Secepat itukah berita yang tergolong hoax itu menyebar?

"Sudahlah.. itu hanya gossip. Sudah, kalian mandi sana." Ujar Temari lalu mulai memasak makan malam untuk kedua adiknya, setelah itu ia beres-beres, mandi, dan langsung berangkat kerja.

"Kalian baik-baik ya." Ujar Temari lalu mengunci pintu rumah. Ia pun segera pergi ke kediaman Nara.

30 menit kemudian.

"Ayame! Perkenalkan, ini babysitter Yuuto, Temari." Ujar Yoshino. Temari menjabat tangan seorang wanita muda berambut coklat itu.

"Oh! Temari, Ayame ini anak perempuanku. Dia ibunya Yuuto." Temari mengangguk sambil membalas menjabat tangan Ayame. Jujur saja, Temari kaget. Kakaknya cantik dan bersemangat kok adiknya(Shikamaru) malah loyo dan malas.

"Gangnam!" Seru Yuuto sambil memperhatikan TV. Yuuto sedang mencoba mengikuti gaya tari 'Oppa Gangnam Style'.

"Hahaha~ Baiklah, Temari aku titip Yuuto ya." Ujar Ayame. Temari mengangguk. Tak lama kemudian, tinggalah Temari dan Yuuto dan para pelayan di rumah. Shikamaru tidak terlihat dimanapun.

"Oppa gangm stye!" Seru Yuuto lagi. akhirnya video itu habis dan diganti dengan iklan. Yuuto menatap Temari.

"Yuuto mau mamam? Atau mimi?" tanya Temari sambil menggendong Yuuto.

"Mamam!" Temari hanya tertawa melihat kelakuan Yuuto. Ia pun menggendong Yuuto dan membawanya ke dapur sekalian mempersiapkan makanan Yuuto. Dan entah lucky atau unlucky, ia bertemu Shikamaru yang sepertinya baru habis mandi. Rambutnya digerai, dan handuk masih tergantung di pundaknya. Jujur saja jantung Temari tiba-tiba berdebar kencang melihat Shikamaru yang seperti itu.

"Hai." Sapa Shikamaru. Temari menundukan wajahnya menyembunyikan semburat merah yang memerahkan pipinya.

"Hai." Balas Temari. This is the most AWKWARD moment in my life! Seru Temari dalam hati. Tapi daripada memfokuskan pada dirinya dan Shikamaru yang digosipkan, ia lebih berfokus pada makanan Yuuto.

"Oppaa!" Seru Yuuto merasa diacuhkan. Temari pun mendudukan Yuuto di meja makannya.

"Hai hai.. Aaaa…" Temari pun menyuapi Yuuto. Satu per satu sendok sampai akhirnya makanan Yuuto habis.

"Good boy!" Seru Temari pada Yuuto. Sekarang Temari sedang menyuapi Yuuto meminum kuah sup. Tiba-tiba lagu gangnam style dari handphone Shikamaru berbunyi dan sontak Yuuto bersemangat sampai-sampai menumpahkan kuah sup tadi ke baju Temari.

"Emm.. Shikamaru, bisa kau jaga Yuuto sebentar?" tanya Temari menatap bajunya yang basah. Mana ia lupa membawa baju ganti lagi. Yuuto pun digendong Shikamaru. Temari pun segera menuju kamar mandi terdekat, namun malah tersesat.

"Hoi wanita merepotkan, kamar mandi disini.." Ujar Shikamaru. sebelum masuk kamar mandi, Shikamaru memberi Temari baju.

"Pakai ini saja sementara. Kupinjamkan." Ujar Shikamaru. tanpa ba bi bu, Temari pun langsung ke kamar mandi dan mengganti bajunya dengan baju Shikamaru. yang tentu saja kegedean. Setelah selesai, ia keluar dari kamar mandi, dan kembali menjaga Yuuto. Waktu pun berlalu dan jam menunjukan pukul 11 malam dan Ayame dan Yoshino baru saja pulang.

"Yuuto sudah tidur?" tanya Ayame.

"Sudah. Sudah dari 2 jam yang lalu." Jawab Temari.

"Ini bayarannya. Terima kasih Temari." Ujar Yoshino. Temari pun menerima amplop tersebut, lalu langsung pamit.

"Temari, kau diantar Shikamaru saja ya. ini sudah sangat malam." Ujar Ayame. Temari awalnya ingin menolak namun ia berpikir sejenak. Sudah jam 11 malam mana ada bus lagi.

"Ayo mendokusai.." Seru Shikamaru. Temari pun mengekor di belakang.

"Jadi apa kau akan menyetujui tawaran Akatsuki?" tanya Shikamaru.

"Entahlah." Jawab Temari singkat. Ia usdah terlalu ngantuk untuk menjawab pertanyaan yang sampai sekarang menjadi beban pikirannya. Dirasakannya matanya memberat. Dan akhirnya ia pun tertidur dalam perjalanan.

"Hoi.." Temari menbuka matanya yang tinggal 5 watt.. jam menunjukan pukul 23.40 dan sekarang hujan deras. Mereka sudah sampai di rumah Temari.

"Shikamaru, apa kau yakin akan pulang dengan cuaca seperti ini?" tanya Temari. hujan sangat lebat sampai-sampai jalanan terlihat berkabut.

"Sepertinya tidak. Mungkin aku akan tidur di mobil.." Ujar Shikamaru simple. Apa Shikamaru tidak tahu tidur di mobil bisa bikin orang mati?

"Bagaimana kalau kau berteduh dirumah ku? Kau bisa tidur di kamar tamu." Tawar Temari. karena kondisi yang tak memungkinkan, maka Shikamaru pun menerima tawaran Temari.

"Tadaima.." Seru Temari memasuki rumah berlari karena tidak ingin terkena hujan. Walaupun berlari, tetap saja, ia sudah setengah basah. Begitupun Shikamaru.

"Okaeri Temari! Ohh! Kau bawa teman?" Temari menoleh kedepan melihat siapa yang menyapanya.

"T…. Tayuya?"

TBC

Minnaa! Hontou ni gomenasai! Maaf banget cerita ini lama update. Aslinya waktu libur lebaran, dari agustus itu udah mau bikin.. namun karena AFA Indo, entah kenapa ga bisa konsen. Belum lagi ide yang suka berubah.. ini adalah tulisan ke 5 setelah 4x tulis-hapus. Cerita ini aja saya agak engga yakin..

Bales Review

Guest: Hehehe.. tenang, itu di chapter depan akan di jabarkan! Makasih udah review!

Mauree-Azure: makasih udah review. XD

Hello Kitty cute: Tenang, pasti diterima! Arigatou for review!

Cherry kuchiki: sudah update~ makasih udah review!

MinCha-chan: akan diceritakan di ch depan! XD

Endah 'pinkupanpu: Untung saja.. XD sudah update~ makasih udah review!

CharLene Choi: Charlene chaan~ udah update nii.. makasih ya udah review! XD

Byzan: hehehe begitulaah~ makasih ya udah review!

Emma ShiKaTeMa: Sepertinya begitu.. –w- makasih udah review ya!

Nara Kazuki: sudah dilanjutkan! Maaf banget kalo ga sesuai dengan keinginan! Makasih udah review!

Mayraa: Pastinya dong! Wkwkw makasih udah review!

Kardellasike: hehehe~ makasih ya udah review!

Sabau Yuri: maaf ya ga bisa update kilat.. m-_-m

Suna Princess: Udah update! Makasih banget udah review! XD

Kagome Sabaku: pasti dong! Selain pake bikini, pake dress putih pasti keren ya.. trus foronya couple~ hehehe makasih ya sarannya! XD

3: Makasih udah review!

Simba-chan: sudah lanjut! Makasih udah review!

Kithara: udah update nii.. tapi maap ya ga update kilat..

Mahou Akai Itou: Sudah update! Makasih udah review!

EvilInocent: Sip! Makasih atas kritik dan sarannya!

EnglishCrumbel: Sudah update! Makasih udah review!

EmangGokil: udah lanjut niih! Makasih ya udah review!

Takana Nara: sudah update! Makasih ya udah review!

KriwilKriwil: sudah update! Makasih udah review!

Gimana pendapatnya Minna? Kalo banyak yang bilang jelek/ga nyambung, nanti khusus chapter ini mungkin saya rombak.. atau ganti ceritanya..?

Review?

Yue Heartphilia