Disclaimer : Bapaknya tenipuri siapa hayo??
Okey!! Chapter 3!! To the scene of crime!!
Makasi bwt yang ngereview... kalo ada... (lu keren bgt deh!!) yang mau baca juga makasi!!
Kemudian... tak bosan2 gw ingetin... ati2 sama tulisan yang disingkat singkat ato yang salah ngetik!! Kenapa?? Itu model baru dari bahasa kita tauuuk!! (dipatuk burung garuda)
Aniway! Enjoy reading!!
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
CHAPTER III : IS THAT TRUE??
Location : Disemak-semak dekat pu'un sakura..
"Kontek kontek! Kucing satu kepada kucing dua? Target sudah ditemukan! Mohon perintah selanjutnya! Ganti!"
"Siap, disini kucing dua! Terima kasih atas laporannya! Untuk sementara tolong diawasi dulu, apa bila ada perubahan, mohon laporannya ya, Kenya! Ganti!"
"Eh, Chitose, jgn sebut nama gw dong! Gw ini 'kucing satu' tau! Ulang lagi!"
"Oke, kentut satu silakan ganti!"
"Kucing satu!!"
"Gw bilang gantiiii!!"
Buak!! Segera setelah suara keras, Chitose and Kenya tersungkur, dibelakang mereka, para uke, Shiraishi and Zaizen, berdiri sambil memegang raket.
"Chitose... Gw kan udah bilang... ini jangan dipake bercandaan... Enak ga Entaku shoot gw?" kata Shiraishi sambil dilatar belakangi langit yg tiba-tiba jadi mendung menyeramkan.
"Ma, mantep banget honey.." jawab Chitose gokil.
"Mau lagi?"
"Eh.. enggak!"
"Kalo gitu diem!" ancam Shiraishi nyeremin
"Oke.." Chitose pun ngiyem. Sementara itu, Kenya pun bernasib lumayan sama..
"Kenya-senpai, ga boleh ya.. ga bole nakal, kita disini bukan buat maen-maen, oke?" Walo ngomong sambil tersenyum manis, aura Zaizen serem banget, bikin Kenya jadi terkencing-kencing.
"Ba.. baik.." jawab Kenya ketakutan.
"Pinter.."
(Gile.. uke dimana-mana serem ya! Jadi inget TezuFuji and SanaYuki.. XDD). Sementara itu, sang 'target' (jadi ikutan Kenya nih..XD), Koharu and Gin, terliat lagi beduaan dibawah pu'un sakura penembakan. Ekspresi Gin keliatan sulit dijelasin, sementara si Koharu keliatan sante-sante aja. Pake acara ngupil lage..
"Ko.. koharu! Jangan ngupil dong! Nanti kalo kotor gimana?!" protes GinĀ
"Hah?? Kotor?!" Shiraishi dkk jadi serem ngedengernya..
"Alah... santai aja lagi! Soal ginian sih, gw dah pengalaman banget kok!" jawab Koharu mencurigakan
"Pengalaman?? OMG!!" Shiraishi dkk ampe melotot, pikiran mereka dah yg nggak-nggak aja..
"Ya, ya udah.. kalo gitu, tolong ya... cuma kamu satu-satunya..." kata Gin makin lama makin lirih. Trus, Gin ama si Koharu makin lama makin deket, si Gin menunduk dan keliatan mau mencium pipi Koharu sambil berbisik. Gin mbisikinnya lirih banget, sampai-sampai Shiraishi dkk mesti ngorek-ngorek kuping dulu biar bisa kedengeran. Setelah menajamkan telinga sekuat tenaga, akhirnya Shiraishi dkk bisa mendengar sebaris kalimat yang bisa membuat mata mereka meloncat keluar.
"... Aku suka kamu..."
"WWWWWWWHHHHHHHHHHHHHHHAAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT!!"
Seseorang berteriakan sangat keras, sampai Chitose memutuskan harus segera memeriksakan kupingnya ke THT begitu pulang. Sementara itu, Shiraishi, Zaizen and Kenya mencari-cari dari mana datangnya suara, ternyata yang berteriak itu adalah..
"Lah? Itukan si Yuuji?!" seru Kenya sambil menunjuk ke semak-semak tak jauh dari tempat mereka sembunyi.
"Eh, bener! Ngapain senpai Yuuji di sini? Bukannya tadi ngilang sambil nangis?" tanya Zaizen.
Yuujinya sendiri keliatannya ga bisa merespon apa-apa, keadaannya mengkhawatirkan banget, matanya melotot gak fokus dan mulutnya mengeluarkan busa (Epilepsi kah?), bikin Shiraishi dkk khawatir..
"Eh, kayaknya ada yang keluar dari mulut Yuuji senpai deh..." kata Zaizen khawatir.
"Eh?" sahut Shiraishi sambil mengamati muka Yuuji, "Ya ampun itu kan... Roh-nya?! Gyaaaaa! Chitose cepetan bawa si Yuuji ke UKS!!"
"Heh? Biarin aj..."
"Cepetaaaan!!"
"Iya iya..."jawab Chitose pasrah. Akhirnya dy jadi keliatan konyol bgt, merayap-rayap disemak-semak sambil membopong Yuuji, yg keliatannya juga lagi di posisi g enak, dibopong dgn muka menghadap pantat Chitose (Bisa bayangin? Saya aja enggak XD).
"Ayo cepetan, sebelum Shihan en Koharu sadar kalo kita ngintip mereka!" perintah Shiraishi sambil bisik-bisik. (kok bisik-bisiknya baru sekarang?)
Dan mereka pun segera bergegas merayap-rayap menuju UKS. (Maksudnya di semak-semak aj merayap-rayapnya, kalo dah jauh dari ShihanKoharu ya jalan biasa, 'mang mereka suster ngesot??). Sementara itu, Dibawah pu'un sakura...
"Kok rasanya tadi ada yg teriak ya? Truz, kok gw juga ngerasa denger suara-suara orang bisik-bisik.." kata Gin sambil kebingungan mencari-cari asal suara, "Jangan-jangan bener kata temen sekelas gw, disini ada hantunya.."
"Hmmmmm..." Koharu masang tampang serius sambil mikir, Rasanya tadi kok kayaknya gw denger suaranya Yuu-kun deh...
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
OK! Jadi ini lah masalahnya!! Benarkah... benarkah Gin jadian sama Koharu?? (Kalo jadian judul fanfic gw ga kayak gini dong...)
Ya udah lah!! Pilz lanjutin baca ke chapter selanjutnya!! OK??
Thanks for reading and review pliss!!
