.
.
.
Nano-Nano 3: Saksi
KHR Amano Akira
Story Aoi the Cielo
Genre: Comedy, Slice of life
WARNING! BL! BoyxBoy! Typo(s), OOC! Semi-Canon! Dll
.
.
.
Kaki mungil itu terus mengayuh cepat. Melewati jalan yang ramai, menyelip diantara beberapa orang. Sungguh, untuk pertama kalinya Sawada Tsunayoshi merasa beruntung dengan tubuhnya yang cenderung kecil. Napas remaja empat belas tahun itu memburu, jantung berdegup kencang meningkatkan adrenalin. Sesuatu yang tidak pernah ia sangka ... baru saja tunggal Sawada saksikan.
Astaga ... astaga ... ASTAGA!
Demi apapun itu di dunia ini! Tsuna ingin sekali menyangkal apa yang baru saja kupingnya dengar dan netranya lihat! Dan, sekali lagi, haruskah ia bersyukur? Sosok itu tidak menyadari keberadaannya, lebih dari semua itu, sifat dame yang kerap Tutor Sadisnya lafaskan dengan penuh rasa suka cita, kini tidak terjadi sama sekali!
AHA!
Tsuna benar-benar tidak tahu kenapa banyak kebaikan terjadi setelah ia merasa dikejar oleh anjing gila. Oke, ini menakutkan, tetapi Tsuna memang merasa senang dengan keberuntungannya yang sedikit lebih banyak ketimbang biasanya.
Dengan mudah calon Boss kesepuluh Vongolla itu menyelinap diantara orang-orang. Melewati pasar yang ramai, berlari terus menuju rumahnya yang aman nan nyaman. Buruk. Sungguh, ini benar-benar buruk. Tsuna yakin ia tidak menggunakan peluru Dying Will kan? Kenapa sifat dame-nya mendadak sirna tidak berbekas? Kaki jenjangnya melangkah dengan pasti. Berlari sekuat tenaga membawa tubuh mungil menuju rumah berlantai dua. Tidak ada kecelakaan, tidak ada kecerobohan. Semuanya mulus, semulus kulit wajah kinclong ketika semut memanjat bisa terpeleset.
Brak!
Pintu ditutup kasar. Gemetar, tangan kecil mengunci pintu begitu saja. Napas tunggal Sawada memburu, punggung disandarkan ke lapisan kayu pintu. Oh, dapat Tsuna rasakan jantungnya berdegup kencang sekali ... bahkan ia bisa mendengar dekupan di kupingnya!
Uso ...
Calon Boss kesepuluh menunduk. Menatap kedua kaki yang masih berlapis sepatu. Ia menelan liur paksa. Mencoba meredam rasa lelah yang masih membuat napasnya terengah. Ia ... teringat saat berada pada bagian belakang sekolah yang sepi.
Tadi Tsuna hanya iseng. Selesai membersihkan kelas karena tugas piket, ia bermaksud untuk main ke belakang sekolah. Ingin menebak apakah ada salah satu guardiannya atau tidak. Biasanya, selalu ada saja salah satu diantara mereka ke area yang tenang dan teduh itu. Dan, bingo! Memang ada. Tetapi si brunette tidak pernah menyangka bahwa sosok itulah yang berada di sana.
Sepasang hazel melihat salah satu guardiannya tertangkap basah tengah tidur. Remaja SMP yang merupakan sosok terkuat yang selalu ditakuti, tengah duduk bersandar di salah satu pohon. Tenang, dengan ke dua mata terpejam.
Hibari Kyoya terlihat tampan sekali ... dengan kulit seputih pualam dan helai gelap yang begitu kontras. Bak awan putih yang meneduhkan di musim panas, Hibari Kyoya yang seperti itu begitu terlihat ... lembut. Perasaan hangat meraba, sesuatu yang aneh terasa memeluk hatinya. Tsuna tidak mengerti, tetapi melihat Hibari Kyoya yang tidur dengan tenang ... hal ini memberikan gelitikan aneh di perutnya.
Senyuman kecil mengembang. Oh, Tsuna tahu bahwa senpai di sekolahnya itu sudah pasti tidak mau diganggu atau pun terusik. Masih sayang nyawa, Tsuna berbalik. Memilih untuk pergi dan meninggalkan Hibari sendirian. Well, tanpa peringatan pun, semua orang tahu bahwa Hibari yang terbangun dari tidurnya condong menyebabkan ... bencana.
"Tsuna ..."
Tsuna merinding. Wajahnya memucat sempurna saat namanya terdengar dengan jelas. Hibari kyoya... jelas, tadi... ta-tadi... HIBARI-SAN MEMANGGILKU KAN!? Horror tingkat dewa, kepala cokelat menoleh kaku, memperhatikan sosok yang masih ... memejamkan mata.
Huh?
Tsuna mengerjap beberapa kali. Irisnya memperhatikan pemuda yang masih berada di tempatnya itu. Nyatanya tidak. Hibari masih tertidur lelap. Membuat Tsuna bingung bukan kepalang dengan apa yang didengarnya tadi. Apakah ... Hibari Kyoya mengingaukan namanya? Kenapa? Apakah karena sang Boss ada di sekitarnya?
"Suki..."
AAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Demi apapun itu! Tsuna benar-benar ingin mengubur dirinya sendiri hidup-hidup! Kata-kata yang lolos dari bibir Hibari sukses seperti peluru. BANG! Menembak tepat di hati si brunette. Membuat wajah manis itu dalam hitungan detik semerah kepiting rebus. Oh, sialan! Siapapun yang melihat wajah Sawada Tsunayoshi, mereka pasti akan mengira pemuda ini sakit.
HIBARI-SAN NEMBAK?!
Tsuna menjerit di dalam hati. Kegeeran sendiri kala namanya tersebut diiringi kata 'suki'. Oh, siapa yang tidak akan kegeeran coba!? Seorang Hibari Kyoya ... seorang Hibari Kyoya ...
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Boss para guardian berjongkok, menutup wajahnya dengan ke dua tangan kala keinginan menjerit mulai tidak tertahankan.
Astaga ... euforia yang berada di dada terasa meledak-ledak. Membuat tunggal Sawada ingin sekali melompat senang. Sungguh, apa yang dialaminya hari ini, terasa seperti mimpi. Teralalu indah untuk menjadi kenyataan. Dan Tsuna tahu ... mungkin, dirinya sendiri lah yang malam ini tidak bisa tidur nyenyak? Bayang-bayang Hibari Kyoya akan semakin menghantui dan calon Boss ini harus siap ... besok pagi, ia akan berurusan dengan objek yang menjadi mimpi buruknya.
Oh, semoga Tsuna kuat mental dan fisik menghadapinya. Menjadi saksi bahwa seorang Hibari Kyoya bisa mengigau itu ... benar-benar berdampak buruk untuk kesehatan jantungnya.
.
.
.
END
a/n:
LUHAAAAA AOI BAACCKKKK
oke, ini fic terakhir dari nano-nano yang 1827 xD
Maaf lamaaa! Ada beberapa hal, jadi ngedit ini cukup lama... semoga gk ada typo terlewatkan...
Kazuki Chiharu Siaapp! Ini udah update!
Nyahaha, mama polos polos gimana~ gtu, tapi unyu juga kan?/heh
yu-qis: AHAHAH MAKASIIHHH
#HUGBACK
awawawa ini udah update! semoga suka juga sama yg ini yaaaa
Panda Dayo: AAAAAA MAKASIH KOREKSINYA! ;A;
Poor reborn... Dia alfa kok xD
yah... emang nasip dah, Alfa jadi baby sitter/loh xD
.
Okaayy! Special thanks untuk Kazuki Chiharu, Haraguroi Yukirin, FunestiNoctu121, Ariefyana Fuji Lestari, Panda Sayo, Yu-qis, hikarusherizawa yang udah follow dan fav fic ini~
Ne, kalau ada masukan/saran/pujian/hype dll apapun selain flame, silahkan tinggalkan jejak~ terima kasih sudah membaca fic ini! xD
