Menyebalkan chap 3

Warning : bahasa gak baku,gj,aneh dan berantakan.

Pair : natsu & lucy

Hari ini adalah hari yang paling bahagia bagi lucy heartfilia for a REVENGE! Lucy sudah merencanakan revengenya dengan orang-orang berikut :

Erza : bertugas buat nggebukin orang-orang yang ganggu plan mereka! Selama gak ada jellal...

Juvia : bertugas sebagai pemantau selama revenge operations mereka berjalan.

Levi : eh...bertugas sebagai umpan...kasian...

05.00 AM/CLASS

Nah! Dengan begini semuanya sudah lengkap! Rencanaku akan berhasil! Hehehe...batin lucy sambil bersmile-ria,atau bisa dibilang...bersmirk-ria...muehehehe...

"AHAHAHAHA...HAHAHAAHA!"

"lu-chan! Ssst! Kau ini kenapa,sih?! Jangan tertawa terlalu keras!" ujar levi mengingatkan lucy yang tertawa sendiri. Lucy langsung diam dan blushing mendengarnya.

"hehehe...sory ya..aku semangat sekali,sih..." ke tiga gadis tersebut hanya menggelengkan kepala melihat tingkah lucy.

"oke! Jadi tugas kita tinggal menghancurkan berangnya,mengerti?!" bisik lucy.

"mengerti!" jawab levi,erza dan juvia serempak.

"bagus! Sekarang kita tunggu kedatangannya! Levi, bersiap ya!"

"HAI!"

Sekarang mereka bersembunyi di tempat rahasia yang bahkan tidak diketahui author.

1 jam berlalu...

"lucy! Dia datang! " erza membangunkan lucy yang tertidur karena lama menunggu.

"hah? Mana?mana? semuanya! Bersiap!" lucy memberi aba-aba.

sekarang semua sedang bersiap di tempat masing-masing. Erza menuggu di depan pintu,juvia dan lucy dibawah meja guru dan levi duduk dibangkunya membawa segelas air. Di kelas terlihat ada natsu and the geng. Lucy sudah mengetahui sebagian dari gengnya natsu seperti, gray,gajeel,jellal,rogue dan hibiki. Hanya itu yang dikenalnya. Selebihnya ia hanya tau nama, namun tidak tau yang mana orangnya. Tapi kali ini natsu hanya bersama gray dan gajeel.

"baik,kau sudah siap levi-chan?" tanya lucy pada levi lewat walky talkynya.

"siap lu-chan! " jawab levi dari WTnya.

"oke! Mulai!"

Levi mengangguk dan memulai aksinya. Tugasnya adalah pura-pura tidak sengaja menumpahkan air di baju natsu kemudian lari sekuat tenaga ke kamar mandi cewek.

Levi mulai berjalan kearah natsu and the geng yang sedang asik mengobrol di atas meja. Semakin dekat...dekat...dan...

SPLASH!

Levi berhasil menumpahkan air di baju natsu.

"HOI! APA-APAAN KAU?! DASAR KECIL! " bentak natsu dengan keras. Levi langsung memasang muka ingin menangis dan merasa bersalah. Padahal dalam hati ia bahagia sekali bisa menumpahkan air kebaju natsu walau itu hanya acting.

"ah..ma,maaf natsu senpai! Aku tidak sengaja! Sungguh!" levi memainkan perannya sebaik mungkin.

BRAAK!

Natsu menggebrak meja dengan kesal. Levi sedikit kaget dengan reaksi tersebut, namun berusaha tenang.

"maaf,maaf! Kau pikir maaf bisa menyelesaikan semuanya?! Hah?!" kini gantian gray yang membentak levi.

"yah..tentu saj-hmph!" levi menutup mulutnya rapat-rapat dengan tangannya. Ia keceplosan dan itu membahayakan misi mereka.

"kau bilang apa,hah?! Ulang!" natsu turun dari meja dan itu membuat levi ketakutan.

"ah..em...bye!" levi berlari menuju pintu kelas. "erza! Ayo lari!" kini mereka berdua berlari sekuat tenaga menuju kamar mandi cewek. Satu-satunya tempat paling aman bagi para gadis di sekolah.

"HEI!TUNGGU DULU! Cepat kejar mereka!" natsu and the geng berlari mengejar levi dan erza.

"hah..hah..hah..lu-chan! Sekarang!" seru levi lewat WT sambil berlari.

"AYE SIR! Juvia tolong,ya!" lucy merangkak keluar dari bawah meja guru menuju meja natsu. Sementara juvia menunggu di depan pintu kelas untuk memantau apakah natsu and the geng kembali.

"okay...apa yang ada disini...hm.." lucy mulai mengobrak-ngabrik tas natsu dan menemukan 5 bungkus permen karet, 2 botol cat semprot,pisau cuter,dompet,buku pelajaran,alat tuis dan sebuah note book.

"hm...boleh juga..."lucy mengutak-atik note book natsu. "ng...kosong? huh! Percuma!" lucy membuang note book natsu dan beralih ke benda lainnya.

"ngh..pisau cuter? Cat? Permen ,ha?" lucy mengambil sebungkus permen karet natsu (malah diambil...-_-). "aah! Tidak ada yang bisa kulakukaa-! Ng?" lucy menatap buku tugas netsu lekat-lekat.

"ehehehehe...sepertinya ini bisa dihancurkan..." lucy membuka buku tugas matematika natsu.

"ng...tugas hari ini...aha! eeh?! Hah...salah semua?! Dia belajar gak,sih?!" omel lucy. "masa bodoh! Sekarang ku apakan tugasnya,ya...?"

Krk krk!

Walky talky lucy berbunyi,tanda dari juvia. "ya? Ada apa?" tanya lucy sambil menghapus tugas natsu.

"gawat! Natsu and the geng menuju kesini!" jawab juvia panik.

"hah?! Tunggu! Aku hampir selesai!" lucy memasukkan semua barang natsu dan menggambar sesuatu di buku tugas natsu. "nah,tugasku sudah selesai!"

Braak!

Juvia mendobrak pintu kelas dan menyeret lucy ke bangku mereka. Lucy dan juvia duduk di belakang kiri natsu dekat jendela. Mereka berdua pura-pura membaca bukul saat natsu dkk kembali duduk.

"hei...aku berhasil..."bisik lucy.

"apa yang kau lakukan..?" tanya juvia ikut berbisik.

"aku menggambari buku tugasnya..."

"benarkah..?"

"ya...kau mau permen karet..?"

"darimana kau mendapatkannya...?"

"Dari tas natsu..."

"kau mencurinya?!" juvia sedikit membesarkan suaranya.

"ssshhh! Jangan berisik! Anggap saja ini bayaran di kolam renang..."

"ow..." juvia menganggukkan kepalanya.

KRIIIIING KRRIIING

Bel masuk kelas berbunyi, Revenge oparation mereka telah berhasil. Lucy,erza,juvia dan levi puas dengan kerjaan mereka.

GREEK!

"selamat pagi! Kumpulkan PR! Pelajaran selesai! Terima kasih!" kata gildarts sensei.

Lucy p.o.v

A,APA?! Kumpulkan PR pelajaran selesai? Oh...aku mengerti kenapa tugas natsu salah semua...apa gurunya selalu seperti ini? Hmpmh! Masa bodoh!

"hey,lucy kumpulkan PRmu!" ujar erza sambil membawa buku PR anak-anak.

"oh, ini..." kemudian erza membawa buku-buku itu ke meja gildartsa sensei. MUAHAHAHA! RASAKAN PINKY!

Gildarts sensei mulai mengecek buku anak-anak satu persatu dan sekarang ia mengecek buku natsu...KYAAHAHAHA!

"tuan dragneel! Bisa kau jelaskan bukumu ini?!" kata gildarts sensei mengangkat buku natsu tinggi-tinggi. Natsu maju dan tampak kebingungan dengan tingkah gildarts sensei.

Gildarts sensei memberikan buku itu kepada natsu. Si pinky sialan itu terlihat kaget! Khekekeke...

"sensei! Saya bersumpah saya mengerjakan tugas ini!" natsu tampak panik.

"lalu apa,ini?! Gambar babi?! Hell* kitty?! Lalu Aku adalah anak gembala?! Dunia begitu indah?! Aku sayang mama dan papa?!" gildarts sensei membacakan isi buku natsu keras-keras. Semua anak tertawa mendengarnya.

"HAHAAHA! Aku adalah anak gembala!"

"DIAM!" bentakan gildarts sensei membuat semua murid bungkam.

"kalau begitu hukumannya sepulang sekolah nanti, bersihkan lapangan!" bentak gildarts sensei menunjuk sapu kelas(ngek?).

"tapi-"

"kau berani melawan,hah?!"

"ti,tidak sensei..."

"kembali ketempatmu!"

"baik..." natsu kembali ketempat semula. Terlihat para gadis cekikikan setelah di sms erza ke HP mereka tentang lucy mencoret-coret buku natsu.

"baiklah! Sampai jumpa besok!" pamit gildarts sensei. Setelah kepergian gildarts sensei,aries sensei masuk ke kelas.

Normal p.o.v

04.00 PM/CLASS

"akhirnya...pelajaran selesai!" levi merenganggkan otot-ototnya. "yah...hoam..aku ngantuk sekali.."erza mulai menguap.

"dan rencana kita berhasil!" kata juvia.

"dan akhirnya dia dihukum! Kyahaha!" sorak lucy,juvia dan levi melompat-lompat.

"nah, ayo kita pulang!" ujar erza.

05.15 PM/NATSU PLACE

"cih! Sial!"

"hei sudahlah...kami disini membantu.." ujar gray memunguti daun-daun yanng berserakan.

"siapa yang berani mencoret tugasku?! Aaargh!" natsu semakin menjadi-jadi.

"jangan-jangan gadis pirang yang kau ceritakan itu?" jelall sibuk menyapu.

TRING! Otak natsu mulai bekerja. Tik..tik..tik...tong!

" dasar blondie sialan! Awas saja kau! Rasakan pembalasan dendamku nanti!" setelah itu natsu mulai mengumpat-umpat lucy. Gray dan jellal haya menangkap kata-kata blondie sialan,blondie kampret,iblis betina,kucing berpita kurang ajar dan jeruk busuk. Oke, yang jeruk busuk itu gray dan jellal benar-benar tak mengerti.

"hei itu dia!" tunjuk gray pada segerombolan gadis. Yaitu lucy,levi,erza dan juvia. Natsu menyipitkan matanya dan melihat lucy.

Lucy yang merasa di perhatikan,berjalan ke arah natsu dkk. "hey,pinky! Bagaimana hukumannya?! Enak,ya nyapu daun satu lapangan! Hahaha!" juvia dan levi ikut tertawa. Erza hanya diam karena disitu ada jellal.

"tutup mulutmu! Kau yang nyoret bukuku,kan?!" natsu naik darah.

"kalo iya emang kenapa,hah?!" jawab lucy berkacak pinggang.

Kini mereka berdua bertatap-tatapan. Keduanya menampakkan amarah mereka. Sama-sama melotot dan mengeluarkan death glare mereka.

"jeruk busuk!/strawberry!" umpat mereka kompak.

"kyaaa!" natsu menarik rambut lucy.

"aargh!" lucy membalasnya dengan menendang perut natsu.

"gggrrrr!" mereka berdua menggeram.

"AWAS KAU!"

BAK!BUK!BAK!BUK!

Mereka berdua berantem. Levi terlihat panik,juvia dan gray sibuk menyoraki mereka,jellal hanya diam memerhatikan natsu dan lucy, sedangkan erza diam memerhatikan jellal.

"lu-chan! Hentikan!" teriak levi. Namun tidak didengar lucy karena sibuk menendang-nendang natsu.

"AYO LAWAN DIAAAAA!" sorak gray dan juvia kompak. "eh?" mereka saling menatap. Setelah itu mereka mulai mendekat satu sama lain dan...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"HEH! LUCY PASTI MENANG!"

"ENAK,SAJA! PEMENANGNYA ADALAH NATSU!"

"KAU BUTA YA?! LIHAT! LUCY YANG MENANG! PANTAT API ITU PASTI KALAH!"

"DAN KAU TULI YA?! NATSU YANG MENANG! BUKAN SI BLONDIE KAMPRET ITU!"

Levi menganga melihat adegan tersebut. Sekarang dia panik kuadrat akan teman-temannya.

"erza bantu lucy! Erza!" levi menggoncang-goncang erza yang sibuk dengan imajinasinya.

Pluk!

Kacamata erza terjatuh dan dipungut oleh jellal. "kacamatamu jatuh,nih" jellal memberikan kacamata itu ke erza. "makasih..."erza menerima dengan blushing. Levi kembali menganga.

Apa yang harus kulakukaaaann?! Batin levi mengacak-acak rambutnya.

"ERZA!" teriakan levi membuyarkan lamunan erza. "hah?! Lucy?juvia? " erza kembali sadar dan melihat lucy yang sedang beradu fisik dengan natsu,juga juvia yang beradu mulut dengan gray.

"eh..um...BEEERHEENNTIIIIIIIIIIIIII!" teriakan erza membuat semuanya terdiam dan memandangi erza. Kecuali levi yang tutup telinga.

"semuanya berhenti! Lucy! Turun dari natsu! juvia! Berhenti menyoraki mereka! Kau seharusnya menghentikan mereka!" bentak erza penuh amarah. Perlahan aura kematiannya mulai muncul dan itu membuat mereka semua, kecuali jellal merinding.

"a,aye..."jawab mereka kompak. Kemudian erza berjalan menuju natsu dan menarik kerah bajunya.

"kau! Kukira dengan mencoret buku tugasmu itu cukup untuk membayar hutangmu padaku di kolam renang...!" desis erza penuh death glare. Natsu tidak bisa berkata apa-apa saking takutnya.

"okay! Ayo kita pulang!" erza membanting natsu dan menoleh pada ketiga temannya yang sedang berpelukan saking takutnya. "?"

"oi lucy...kau se,se,se...pupunya e,erzakan..?"bibir juvia bergetar.

"i,iya...ke,kennnapa,pa..?"lucy masih memeluk juvia dan levi.

"lu,lu-chan...e,er,erza...menger,ri,rikan...sekali y-ya..." levi hampir kencing dicelana.

"KALIAN MAU PULANG ATAU TIDAK?!" bentak erza.

"AYE SIR!" lucy,juvia dan levi segera berlari mengikuti erza meniggalkan tiga pria yang masih tercengang melihat tingkah erza.

"dia...benar-benar ratu iblis..."desis gray.

DRAP!DRAP!DRAP!

Erza datang membawa pipa besi.

"kau bilang apa boneka salju?!" giliran gray yang menjadi sasaran erza.

"(glek) hahaha...ti,tidak erza..sueer.." gray menunjukkan tanda perdamaian kepada erza.

"bagus! Jangan lupa pakai celanamu..." erza membanting gray lalu pergi.

"WUAH! DIMANA CELANAKU?!" gray sibuk mencari celananya.

07.00 PM/LUCY HOUSE

"Aduh...sakiit sekali.."keluh lucy. Malam ini levi dan juvia menginap di rumah lucy. Sekalian merawat lucy yang luka-luka akibat berantem dengan natsu tadi. Bagian-bagian tubuh lucy yang luka :

Tangan kanan : kegores.

Tangan kiri : lecet dan berdarah akibat cakaran natsu.

Pipi kanan : kegores.

Lutut kanan : berdarah akibat terhantam batu.

"lu-chan,sih...pakai adegan berantem segala!" ujar levi membalut luka lucy.

"tapi tak apa...natsunya kan juga babak belur...hehehe.." juvia tersenyum.

07.00 PM/NATSU HOUSE

"aaah! Sakiit! Pelan sedikit dong!" natsu kesakitan di perban oleh rogue.

"crewet! Sudah, tahan saja!" jawab loke kesal. Bagian-bagian tubuh natsu yang luka:

Wajah : dicakar lucy pakai dua tangan,satu muka luka semua.

Lengan : kegores dan lecet.

Kaki kiri : berdarah dan lecet.

Kaki kanan : berdarah,lecet,kegores.

"ugh...ternyata dia kuat juga..."keluh natsu.

"bukan dia yang kuat...tapi kau yang lemah!" ungkap gray diikuti tawa loke dan gajeel.

"gihee...salamander dikalahkan seorang gadis..."

"diam kau!" natsu blushing.

Hahaha...sepertinya mereka benar-benar babak belur malam ini...^w^

TBC

Yaah..! mika is back! Sory ya...update lama! Strees mikirin ular tangga! Juvia disini belum tertarik sama gray...bayangin aja juvia edolas ketemu gray earthland! Hohoho! Jadi? Bagaimana? Apakah minna puas dengan chap 3? Semoga ya...nah ini balasan reviewnya...tapi Cuma chap 2 doang...

Azalya dragneel : terima kasih aza-chan! Hehehe...iya..benih-benih cintanya akan tumbuh kok! Nih lagi disiram! Hehehe...

Nnatsuki : yah...saran nana-chan mendekati!

Yuzuru. Kanade 1412 : gomen...gomen...kira-chan...sengaja dibikin kayak erza di OVA 2...nih, udah mika-chan kasih spasi lebih...

Yumeka Himuro : nggak kok yumeka-chan...masa natsu ngebunuh lucy? Gak happy ending dong fanficnya! Kan tujuannya mo di satuin sama lucy!

Hehehe...jellal itu baiknya Cuma didepan guru-guru doang...jadi kalo di depan cewek-cewek langsung berubah jadi garang! Tapi sekarang udah mulai tertarik ama erza lho...

Shiina Elleyseukki : nih,dah lanjut fanficnya shiina-san!

Monkey D nico : walah...kejam banget nico-san? Ntar kalo mati,mika gak mau nanggung soalnya...repot...*di gebukin natsu*

Hana Hii-chan : sebelumnya mika juga mau jatuhin pot kekepala natsu...tapi kata temen mika nanti repot kalo natsunya lupa ingatan...^_^"

Arigatou hii-chan tetap tunggu chap selanjutnya ya!

Naah! Tunggu chappie selanjutnya yaaa! Jaa ne! Remember! Review okay!

Salam maniez

Mika-chan