Do You Really
Do You Really?
CHAPTER 3: The Party pt. I
Disclaimer: I DO NOT OWN ANY OF THIS THINGS! Noh, puas? Request-an-nya odol grape dan dedicated to odol hebal. Dia bilang nyang First Surprise endingnya nge-gantung. Makanya, di sini mau aku 'clear' semuanya. Tentang 'I DO NOT OWN ANY OF THIS THINGS' itu, sebenernya engga' niat dari dalem ati. Aku pengen punya Kiba en Naru...!!
Skarang bales repiu dulu yok!
AliceGlocyanne: Ya iyalah gue makhluk! Makasi udh nge-ripyu..
pink-violin: Baiklah, hasrat saudara akan saya tumpahkan (emang susu??) di chappie berikutnya..
Mayura: Kamu.. mau jadi sodara-nya Sasuke? Soalnya sodara Sasu lebih banyak dari Saku..
Okeh, on to the story!
Do You Really?
Rin sudah pulang. PR Sasuke sudah terselesaikan. Ia sudah makan siang. Ia sudah makan sushi kreasi ibu Sakura. Ia sudah membereskan meja dikamarnya. Ia sudah mandi. Tapi kenapa ada satu hal yang mengganjal pikiran Sasuke. Sasuke mencoba tidak memikirkan itu tapi tiap kali ia mencoba menghilangkan pikiran itu, pikiran itu semakin menjadi-jadi. Ia tak bisa tidak memikirkannya. Ia menghela nafas-nya. Akhirnya ia memutuskan untuk turun ke bawah, nonton TV.
RSBC (Ratapan Shinobi Bego Channel, ambil dari Tragedi Konoha 1998, ciptaan oondagubrakitachi, Helen-chan dan Ino Glocyanne.. Buatan Helen-chan lo nama channel-nya!), channel 1, sedang menyiarkan berita gajebo.
KLIK!
KoW (Konoha World), channel 2, lagi ada sinetron 'Cinta Shinobi Tak Terbalas'. "Beu! Apaan nih?" pikir Sasuke.
KLIK!
Konohasiar, channel 3, lagi ada iklan Mi Kremes. Sasuke tetep di channel itu, pingin tau apa yang lagi disiarin. Ternyata, ternyata.. Ternyataaaa...!! Kehidupan seekor musang. Sasuke langsung mendelik ke kamar kakaknya yang bersebelahan dengan letak TV.
KLIK!
KohareTV, channel 4, lagi ada sinetron juga, tapi.. wekz! Apaan thu? Sasuke menjulurkan kepalanya lebih kedepan. Ia ingin betuk-betul memastikannya. "Eh, bener itu? Yang bener? Itu-itu-itu... ITU KAN GUE AMA SAKURAAAAA...!!" teriak Sasuke dalam hati. Terlihat disitu ada Sasuke, dan Sakura, yang sedang jalan bareng, abis pulang dari air terjun. Tiba-tiba terdengar suara Sasuke berkata,"Mau ga' 2 taun lagi kita nikah?". Sasuke membelalakkan matanya. "Itu kan kejadian waktu itu?" tanya Sasuke dalam hati. Di dalam dalam hatinya lagi, ia mengutuk orang yang merekam kejadian itu. "Wah, siabe –versi alus-nya sialan- banget nih orang nyang nge-rekam! Anjroooottt…!!"
Seketika itu juga, 2 buah pintu menjeblak terbuka.
JEBLAK! BRUAK! KROMPAYANG!
Ternyata makan 1 korban. Pigura foto dibelakang kamar ortu Sasuke. Sasuke melompat kaget.
"Apaan sih?"
"KAMI UDAH LIAT LOOOOOOHH…!!" teriak mereka bertiga.
"Hah?"
"Gimana nih? Papi belum pesen tenda de es beh!!" teriak Fugaku histeris.
"Heh?"
"Gimana nih? Mami belum pesen katering!!" teriak Mikoto ikut-ikut histeris.
"Hoh?"
"Gimana nih? Gue belom beli cincin!!" teriak Itachi ikut-ikut histeris. Tapi nyang ini tambah. Frustasi.
"Hih?" Hih? Kaya' kuda…
"MAU APA TENDA DE ES BEH, KATERING EN CINCIN-NYA??" teriak mereka bertiga.
"Huh?"
"DARITADI HAH, HIH, HUH, HEH, HOH!! Mana ekskresi-nya?! Eh salah, mana ekspresi-nyaaaaa…?? Eh, maksudnya, MAU APAAAA…??" teriak mereka histeris + frustasi + kalap.
"Uhm… tenda de es beh, terserah papih deh," kata Sasuke. Fugaku langsung mencet-mencet nomer di telepon.
"Katering-nya ya terserah emak, eh salah, mamih ajaaah…" kata Sasuke, mulai pasrah. Mikoto langsung mencet-mencet tombol di hape-nya.
"Cincin-nya, kalo' bisa perak, ya. Tokonya sih, terseraaaah…"
"Toko-nya terserah… OKEH! Itachi mau beli dulu!"
"Heh? Skarang?"
"Iye! Skarang! Kan pesta-nya besok, ya kan mih, pih?" tanya Itachi menengok ke arah papi-mami-nya dengan senyum jail. Yang di pandang cuma ngangguk-ngangguk kaya' ayam lagi matok batu sambil terus ngomong di telpon/hape-nya.
"Pesta? Pesta apa?" tanya Sasuke.
"Ya 'PESTA PERTUNANGAN LO AMA SAKURA' lah! Lo kira apa? Pesta sunatan lo?" kata Itachi.
"APUAAAAAAAHHHH…??"
Dunia gonjang-ganjing. Matahari menyembunyikan diri, takut. Semua orang bersuka-ria, matahari ilang, tapi diurungkan karena takut kena ledakan suara ultrasonik Sasuke.
3 menit…
Dunia kembali normal..
"Pesta pertunangan? Ape lo bilang?! Gue ama Sakura kan belom setuju!"
"Halah, bilang aja dalem ati mau!" kata Mikoto.
"Diem lu!" kata Sasuke.
"NAK! KUKUTUK KAMU!!" teriak Mikoto.
JGEEEEERRRR…!!
Dan terjadilah sesuatu yang Maha Dahsyat. Sasuke berubah namanya menjadi Sasu Kundang! Dia berubah menjadi…………. AYAM! Anak ayam tepatnya. Skali lagi, AYAM! Anak ayam tepatnya. Skali lagi, AYAM! Anak ayam tepatnya. Skali lagi, AAAAH…!! Apaan sih! Ngelantur aja sukanya. Engga kok, Sasu engga brubah jadi anak ayam, becandaaa…!! Mari kita ulang dari awal. Eh, engga awal-awal banget siiiih…
3 menit…
Dunia kembali nomal..
"Pesta pertunangan? Ape lo bilang?! Gue ama Sakura kan belom setuju!"
"Halah, bilang aja dalem ati mau!" kata Mikoto.
"Eh.."
"Perasaan ini lagi! Perasaan apa sih ini?Okeh, gue tau ini rasa stroberi, maksud gue, rasa plin-plan. Tapi plin-plan terhadap apa? Plin-plan menerima bahwa kakak gu Itachi, si mulut-tong-bocor, ato plin-plan entar abis mandi mo milih celana dalem warna biru ato item? Bukan! Bukan itu!"
"Sasuke?"
Sasuke diem. Ga' bergerak. Tatapan matanya kosong.
"Sasuuuuukeee… main yooooookkk..!!" kata Fugaku. Still, dia diem.
"Sini! Aku aja!" kata Konohamaru. Lah, dia dateng dari mana??
Konohamaru lalu mendekat ke Sasuke. Ia lalu mengemut jari telunjuknya dan yang engga disangka-sangka… KONOHAMARU MASUKIN ITU JARI KE DALEM KUPING SASUKE!! Mau reply? Ga' ada!
Spontan Sasuke kaget dan lompat ditempat.
"Weks! Paan thu? Kok ada basah-basah di telinga gue?"
Ia lalu mengorek kupingnya dan menemukan sesuatu yang sulit ia percaya. Air liur Konohamaru.
"AER LIUR SAPPPEE NEEHHH…??" teriak Sasuke histeris.
"Konohamaru.." jawab ortu-nya sambil nunjuk ke Konohamaru.
"Anjrot! Siabe lu!" kata Sasuke.
Abis puas dihujam perkataan semacam siabe dan sebagainya, dan dikata-dikatai dengan nama-nama penghuni Miami Zoo (Miami Zoo dong! Jangan Ragunan mulu! Nyang lebih keren dikit napah? Kapan-kapan Brooklyn Zoo deh..), Konohamaru meloncat pulang.
"Jadi?" tanya Mikoto.
"Jadi?"
JEBLAK!
Pintu menjeblak terbuka, memperlihatkan sesosok orang dengan rambut panjang berkibar. Tatapannya lurus. Badannya tegap. Sayangnya, dia bawa-bawa kantong kresek.
"Aniki, lo ngapain??"
"Nih! Cincin request-an elo! Perak noh! Mahal tauk!" sembur Itachi.
"Hmm.. makasih ya," kata Sasuke. Ia lalu langsung berlari menuju kamarnya di lantai atas.
"Masa' cuma makasih doang?! Paling banter kasi gue sesajen kek!" kata-teriak Itachi (kata-teriak??).
"Nak, inget! Kamu tuh tuyul, bukan makhluk gaib yang pantes dikasi sesajen.." jelas Fugaku.
"Tuyul kan juga boleh dikasi sesajen??"
"Lha, kamu kan tuyul gondrong. Mana ada tuyul gondrong? Mereka pikir kamu tuh bukan tuyul makanya engga dikasi jatah sesajen.."
"Harusnya mereka ngasi dong! Kan aku yang paling istimewa!"
"Yang paling istimewa itu, Itachi, adalah tuyul yang kemana-mana engga pake clana."
Itachi langsung membelalakkan matanya, kaget.
Di kamar Sasuke, ia langsung merebahkan badannya di kasir dan mengambil hape-nya. Ia segera meng-sms Sakura.
Kediaman Haruno..
Sakura sedang menyelesaikan PR Bahasa Inggris-nya ketika tiba-tiba hape-nya berbunyi.
TRRRRRTT…TRRRTTT…!! TRRRTT…TRRRRTT…!!
Sakura langsung mengambilnya. Ada sms masuk. Dari Sasuke. Ia langsung memencet tombol "View".
From: Sasuke
Sakura, kmu udh lyat di TV 'lom??
"TV? Liat apaan??" batin Sakura. Ia langsung menjawab, memencet tombol "Reply".
TIRIRIRIRIRIRIT…!! TIRIRIRIRIRIRIT…!! TIRIRIRIRIRIRIT…!!
From: Sakura
Belom tuh.. Mang napa?
Sasuke langsung membalas dengan singkat. Dalem ati ia bersyukur Sakura engga liat.
TRRRRRTT…TRRRTTT…!! TRRRTT…TRRRRTT…!!
From: Sasuke
Engga..
Sakura bingung. Apaaa juga nyang bisa diliat jam segitu? Isinya sinetron semua! Nyang paling seru buat Sakura tonton mah cuma "Petualangan Aya si Buaya: Mencari Jati & Identitas Diri". Itu juga entar malem.
Lagi asik-asik bingung (bingung kok asik?) tiba-tiba ada suara gradak-gruduk dari luar. Sakura reflek menyembunyikan diri. Takut ternyata itu adalah monster yang telah memakan ayah-ibunya.
JEBLAK!
Pintu kamar Sakura menjeblak terbuka. Memperlihatkan ibu-nya, diikuti ayahnya dibelakang.
"SAKURAAAAA….!!" teriak ibunya.
"I-iya, bu?" tanya Sakura.
"Kamu tunangan ama Sasukeeeehh??" tanya ayahnya.
"Hah?"
"KAMI UDAH LIAT DI TIPI LOOOOOHHH…!!" teriak ortu-nya ga' kalah histeris kaya' ortu Sasuke.
"Liat apa?"
"Sasuke ngajak kamu nikah kan??" tanya ayahnya dengan senyum jail.
"Heh?"
"Alah, jangan pura-pura deh! Ada di tipi kok!"
Ada keheningan yang mencekam, bak di kamar mandi… ya buat mandi!
"ANJROOOOOTTT…!! Jadi itu yang mau dibilang Sasuke??"
"Wah, Sasuke lagi! Aku harus telpon Fugaku!"
"Ibu juga MUSTI, KUDU, MUST, WAJIB, HARUS, MESTI, HAVE TO, MUST TO nelpon Mikoto!" kata ibunya asal nyamber dapet gledek.
Ortu lagi sibuk cuap-cuap, Sakura langsung nyamber hape.
TIRIRIRIRIRIRIT…!! TIRIRIRIRIRIRIT…!! TIRIRIRIRIRIRIT…!!
From: Sakura
Jadi itu yg mo kmu ksi tw?? Aq jga kgt..!! Spa sey yg ngerkm??
Sasuke, yang juga emosi, langsung ngebales.
TRRRRRTT…TRRRTTT…!! TRRRTT…TRRRRTT…!!
From: Sasuke
Iyeeehh… kmu nonton ndiri apa dkasi tw? Pasti dksi tw deh. Secara kmu kan ngga 'in' ama gosip-gosipan..
Seketika itu juga terdengar gradak-gruduk lagi. Sakura udah biasa.
JEBLAK!
Angin tornado berhembus.
"Sakura!"
"Ya?"
"Kamu..kamu.."
"Apa?"
"Kamu..kamu.."
"Apa?!"
"Kamu..
"APA?!"
"Kamu.. abis daro toilet belom disiram ya?"
GUBRAK!
"Ga nyambung gitu loh!"
"Eh, maksud ibu.. kamu.. kamu.. dijodohin ama Sasuke! Maksudnya, entar malem mau ada pesta pertunangan kamu ama Sasuke! Di rumah Sasuke!" teriak ibunya histeris.
Sakura masih mencoba mencerna kata-kata beruntun ibunya itu.
25 menit kemudian..
"HAAAAH?? AKU?? MALEM INI?!"
"Iya! Slamat ya.." kata ayahnya.
"Engga bisa! Kan aku ama Sasu belom setuju!"
"Wah, ngomongnya sama kaya' Sasu loh, tadi Mikoto bilang.."
"Pokoknya, ayah mau nelpon sodara dulu.. Suruh dateng," kata ayahnya. Singkat, padat, jelas, berbobot (brapa kg, bu??).
"Heh? Ayaaaahhh…!! Jangan, yaaaahhh!!" kata Sakura memohon-mohon sambil diseret-seret ayahnya. Ya wong Sakura meluk kaki ayahnya.
"Ga' bisa! Kan ini acara keluarga!" kata ayahnya udah mencet tombol.
"Tapi, yah.."
"Ah! Kai! Kau harus ke rumahku malam nanti! Jadi gini ya.. Sakura itu…"
Sakura akhirnya pasrah, ninggalin ayahnya sendirian nge-gosip ama adeknya.
--
a/n: GaJeBoooo!! Eh, ternyata sodara-sodaranya pada di chappie 4 semua! Ternyata juga, tamatnya masih lama… Abis yang nge-ripyu biat jadi sodara-nya masih sedikit, jadi belom bisa ke kumpul semua. Entar kalo' udah ada sekitar 6 lebih, baru.. CHAPTER 4!!
