Untuk mencintainya itu bukanlah mudah namun bukanlah hal sulit tapi untuk menjadi diriku apa adanya di depannya lah begitu sulit apalagi mendengar diriku di samakan dengan orang yang pernah ia cintai sebelumnya…
Back to Time!
Naruto Have Masashi Kishimotoe
AU, typo
Rated T
"Apa yang sedang kau pikirkan?" kata seseorang laki-laki di belakangku.
"Ah… aku hanya sedikit memikirka-" Aku memutar badanku dan berkata namun dipotong.
"Kalau kau memikirkan kata-kata yang mulia tentang mediang istrinya tadi aku bisa menjelaskanna padamu" Katanya. Bagaimana dia tau apa yang aku pikirkan dan tau masalah ini? Jangan-jangan…
"Ehh… bagaimana kau tau? Kau menguping!" Kataku menuntut.
"Aku pengawal ingat itu dewa" Dia tersenyum meremehkanku.
"Tapi kau tau itu harusnya PRIVASI" Kataku di akhirkata di berikan penekanan.
"A..ap..apa katamu tadi? Pri…pri apa tadi?" Katanya.
'Aku lupa disini tidak mengerti kata seperti tadi'
"Privasi tuan pendekar, itu serpeti hal yang bersifat pribadi" Kataku menjelaskan kebingungannya.
"Ohhh…. Apa kah itu kata-kata yang ada dari lagit?" Katanya.
JDUAK
'Aku bisa gila! Kaa-san bantu anakmu ini!' Batinku menjerit.
"Lupakan saja, aku ingin tau tapi apakah aku boleh?" Aku melanjutkan topic tadi.
"Tenang saja 1 negeri ini tau akan hal itu" Katanya santai.
DEG
'Aku bingung kenapa hal ini tersebar, tidak seperti yang aku dengar bahkan ku lihat di tv tv, biasanya hal yang seperti ini tertutupi' Batinku
"Ahhh… Lalu" Kataku melanjutkan.
"Berawal dari…" Katanya menlanjutkan.
Flashback
"Aku tidak peduli kalau Hinata bukan kalangan bangsawan! Dengarkan aku, aku akan mendengarkan kalian apapun yang kalian minta namun untuk yang ini kalian tidak dapat mencegahku, dia adalah wanita yang paling cocok untuk duduk di kursi ibu suri!" Kata Naruto tegas.
"YANG MULIA! Kalau kau sampai menikahi dukun itu kami akan melakukan hal diluar batas kami!" Kata salah satu menteri.
"Kau berani meneriaki ku! Kau fikir kau siapa?!" Tanya Naruto tajam.
"Aku tau kau ingin aku menikahi putrimu itu tapi degarkan aku! Aku lebih baik menikah dengan orang yang kau sebut dukun dari pada menikahi ular kerajaan!" Lanjutnya.
Flasback end
"Wah perjuangan yang luar biasa, lalu kenapa isrti mendiang yang mulia itu dukun? Dan siapa dia si ular itu" Tanyaku.
"Dia bukan dukun Hinata tapi dia dan bersama seperti istriku itu adalah tabib terbaik" Kataya.
Ah kalian belum kuberi tau ya, yang dari tadi berbincang ini ada pang-lima terbaik negeri ini sekaligus sahabat dan pengawal pribadi Naruto, Sasuke Uchiha.
"Lalu dari mana kata dukun itu?" Kataku masih belum paham.
"Karna dia dan istiku melakukan pembedahan pada manusia" Katanya sendu.
"Eh..? apa maksudmu itu operasi?" Kataku.
'Apa yang salah dengan hal itu disana di tempatku itu menjadi trendmark' Batinku.
"Operasi?" Katanya mem beo.
"Ya operasi, aku sering melihat itu dan itu hal yang biasa" Kataku memberi taunya.
"A..pa? di langit ada hal yang seperti itu?" Katanya sedikit terkejut.
"Hum, itu pengobatan terbaik" Kataku santai.
"Tapi tidak disini, itu adalah hal yang tabu" Katanya memelan.
"Kurasa kau benar, eh tadi aku bertanya siapa si ular itu" Kataku penasaran dengan ular itu.
"Dia yang menyebarkan pembedahan itu kepada semua orang dan mengataka isriku dan istri yang mulia itu dukun dan dia itu adalah shion" Katanya bergetar.
"Maaf apakah istrimu? Itu-" Kataku terpotong.
"Dia dibunuh karna politik negeri ini" Katanya.
DEG….
"Ketika kau datang aku berharap kau dapat menakap mereka yang bersalah itu" Katanya menatapku penuh keyakinan.
"Kenapa?" Tanyaku balik.
"Karna kau dewa" Katanya penuh penekana sambil menatap langit.
'Aku tau aku bukanlah dewa tapi aku meresa ingin membantu kalian' Batinku.
….
"Jadi kau dewa itu?" Katanya seorang wanita yang sangat kukenali suaranya.
SRET
"AKHHH…" Teriaknya.
Aku menarik rambutnya dan aku mengunakan jurus Aikidoku untuk mengunci pergelangan tangannya.
"Hei kalau kau tau aku dewa jaga ucapan mu!" Kataku tajam.
"Lepaskan sakit!" Katanya teriak.
"Ini tidak sesakit apa yang pernah kau lakukan" Kataku bergetar.
Flashback
"Siapa nama mereka?" Tanyaku.
"Hyuga Hinata dan Haruno Sakura" Katanya sendu.
"A..paa?!" Kataku terkejut mendengarnya.
SET
"Kau yakin itu namanya?" Tanyaku memastikannya.
"Tentu saja, mereka berdua itu sahabat" Katanya meyakinkan ku.
'Ini tidak dapat dibiarkan' Batinku marah.
Aku bejalan berbalik dan menjauh Sasuke.
"Kau kenapa? Hei kau mau kemana!" Katanya memanggilku namun tidak kuhiraukan.
'Apa? Hyuga Hinata dan Haruno Sakura? Kalau begitu apa aku ini renkarnasi mereka? Atau aku ini apa? Kenapa ini membuatku sangat sakit!' Batinku.
Aku berlari menuju istana untuk mencari wanita itu! Entah kenapa aku ingin menghajarnya!
"Kalau begitu aku akan menghancurkan mereka! Mungkin dulu aku lemah tapi karna aku terlahir kembali aku akan menjadi kuat!"Kataku meyakinkan diriku sendiri.
Flashback end
"Apa maksudmu! Aku tidak mengerti!" Katanya dengan nada ketakutan.
"Kau akan mengerti apa bila kuberitau satu hal! Aku akan mengembalikan apa yang harusnya di tempatnya, ular! Yang itu berarti kau tidak akan menjadi ibu ratu" Kataku.
Entah kenapa aku sedikit puas melihatnya dengan ekspresi ketakutan dan gemetarnya.
"Dan Kurasa kenapa aku disini bukan hanya menjadi dewa hujan saja tapi aku akan menghukum kalian!" Kataku.
'aku tau aku bukanlah dewa kami-sama tapi aku tidak suka dengan ketidak adilan, kalaupun aku harus mati di perjalanan waktuku ini aku tidak masalah yang pasti sebelum aku mati aku akan menyelesaikan kesalahpahaman ini!' Batinku.
"Kau akan menyesalinya" Kataku tegas.
"Dalam hidupku aku tidaklah pernah menyesal karna aku selalu yakin dengan jalanku! Dan aku tidak pernah menarik kata-kataku!" Lanjutku dan melepaskannya.
"AKhhh.."
"Ingat itu" Kataku tajam dan meninggalkan dia terduduk.
TBC
Hai… hai….
Dan disini aku bakal bikin Hinata yang brave hehe jadi jangan kaget yaaa….
Maaf di chap sebelumnya aku tidak mengucapkan terima kasih karna kalian telah me-reviewku, chap ini sebagai permintaan maafku, kalo typo.. gomenasai…
Akhir kata terimakasih kepada.
Triavivi354/ana/Guest/izzaNaruHina/SM7/Narunata/Gia/AXEL/Byakugan no Hime/ Hyuuzu Avery/Hitamputih904/Kaachanmu/Maura Raira/ Hitamputih904.
