Title: Tao?
Cast: EXO
Summary: Tanpa persetujuan para member EXO, Soo Man dan Youngmin memasukkan member baru ke EXO-M, untuk menggantikan sosok Huang Zi Tao yang telah tiada. Bagaimanakah reaksi para member EXO lainnya? Bad Summary. DLDR. KrisTao/TaoRis fic. EXO fic. RnR, please?
-0-
"Argh!"
Kris terbangun dengan keringat di sekujur tubuhnya. Tadi, ia bermimpi tentang Tao, lagi. Dan kali ini, ia memimpikan kejadian yang merenggut nyawa Tao itu. Tanpa Kris sadari, air mata mengalir dari mata elang-nya itu.
"Kris hyung? Hyung kenapa?" tanya Zi Tao yang sudah terbangun sedaritadi. Ia menatap Kris heran
"A-Aniyo… hanya, hanya mimpi buruk," jawab Kris pelan
"Benarkah? Kalau begitu, hyung minum susu saja, biasanya, minum susu dapat menenangkan kita," jelas Zi Tao
'Kenapa ucapannya sama dengan Tao dulu?' batin Kris sambil menatap wajah Zi Tao
"U-Umm, baiklah. Aku akan turuti nasihatmu," kata Kris sambil tersenyum "Oh ya, sudah sarapan?"
"Belum. Tentu saja. Aku menunggu hyung bangun dulu," jawab Zi Tao
"Ah, baiklah. Kalau begitu, ayo kita ke ruang makan." Kris bangkit dari duduknya. Tao mengikuti langkah leader EXO-M itu
"Pagi Kris, Zi Tao," sapa Luhan sambil tersenyum hangat "Sarapan sudah siap."
Zi Tao membalas senyuman hyungnya itu. Ia melangkahkan kakinya menuju ruang makan. Dan langsung kebingungan ketika menentukan dimana ia akan duduk.
"Zi Tao-ah, sini duduk di sini," kata Baekhyun sambil menepuk tempat kosong di sebelahnya. Zi Tao pun tersenyum senang karenanya.
Kris memperhatikan Zi Tao yang duduk di sebelah Baekhyun dan di sebelah Sehun. Yah, anggap saja ia berada di tengah-tengah BaekHun.
Sehun sibuk mengajak ngobrol Zi Tao. Begitu juga dengan Baekhyun dan Xiumin serta Kai yang berada di hadapan Zi Tao. Zi Tao sampai dibuat bingung karenanya.
Kris tau, semua anggota EXO sedang mencoba untuk memberi perhatian pada Zi Tao, dan juga mencoba membuat Zi Tao nyaman berada di EXO. Dan Kris hanya dapat tersenyum kecil ketika melihatnya.
"Kris, kenapa kau tidak ikut mengajak Tao mengobrol?" tanya Luhan yang baru saja bergabung "Jangan sungkan begitu."
"Entahlah, ge. Aku… entahlah. Aku takut, itu saja." balas Kris
"Takut? Takut kenapa? Tidak ada yang perlu ditakuti, Wu Yi Fan," jelas Luhan "Kau masih mencintai Tao, kan? Tidak ada salahnya untuk memperbaiki semuanya di kesempatan kedua ini. Tidak ada kesempatan ketiga, kau tau? Yah. Sebenarnya ada. Tapi yang memberikan kesempatan ketiga pasti merasa lelah dan bosan karena terus memberikan kesempatan pada orang yang sebenarnya tidak pantas diberi kesempatan."
Kris sedikit banyak mengerti ucapan Luhan. Ya, ucapan Luhan memang benar. Kalau ia memang ingin memperbaiki segalanya, saat inilah waktu-nya. Waktu untuk memperbaiki segalanya.
"Zi Tao, ingin roti dengan selai apa, eum?" tanya D.O lembut
"Umm, selai stroberi saja, D.O hyung." kata Zi Tao sambil tersenyum senang
"Selai stroberi? Apakah itu kesukaanmu?" tanya Chen
"Ne! Aku sangat suka selai stroberi, yah, sebenarnya aku suka apapun yang berbau stroberi, hehe." balas Zi Tao
"Benarkah? Wuah. Aku juga suka stroberi," kata Lay yang tiba-tiba duduk di samping Suho "Kau suka binatang apa, Zi Tao?"
"Binatang ya? Ah. Panda! Aku sangat suka dengan binatang asal China itu, Lay hyung. Benar-benar lucu," jelas Tao "Dan aku punya banyak sekali boneka-nya di rumah."
"Benarkah? Wah," Lay terlihat kaget. Ia menatap Suho seolah memberi tanda kenapa-selera-anak-ini-benar-benar-sama-dengan-Tao?
Suho hanya mengedikkan bahu ketika mendapat tatapan dari Lay itu. Ia juga tidak tau mengapa orang yang direkrut SM dan langsung dimasukkan ke EXO ini begitu sama dengan Tao. Dari panda, stroberi, sampai tanggal lahir dan sebagainya.
"Zi Tao, apakah kau kenal dengan seseorang yang bernama Huang Zi Tao?" tanya Kris tiba-tiba. Membuat seisi ruangan langsung menoleh kearahnya. Kai menatap Kris seolah mengatakan hyung-kenapa-menanyakannya-sekarang?!.
"Eh? Huang Zi Tao, ya?" Zi Tao terlihat berfikir "Umm, aku tidak pernah mendengar namanya, sebelumnya."
"Eh? Jinjja? Bahkan kau tak tau bahwa-,"
Perkataan Chanyeol langsung terpotong karena tatapan tajam yang dilayangkan oleh Baekhyun. Chanyeol langsung diam karenanya.
"Apa?" tanya Zi Tao sambil menatap penasaran pada Chanyeol
"Bukan apa-apa. Huang Zi Tao itu hanyalah… seseorang," jawab Baekhyun "Sudahlah, ayo kita makan! Aku sudah sangat lapar!"
Semua member mengangguk mendengar penuturan Baekhyun. Mereka pun mulai memakan sarapan masing-masing. Sesekali Sehun menoel-noel pipi Luhan. Sesekali Chen menjahili Xiumin yang sedang makan dengan bersemangat. Sesekali Chanyeol menoel-noel pinggan Baekhyun. Sesekali Kai menggoda D.O dengan bilang masakannya tidak enak atau semacamnya. Suho sesekali menatap Lay diam-diam, Lay sama sekali tidak sadar akan itu. Tapi Zi Tao menyadarinya. Dan ia tertawa pelan karenanya.
"Zi Tao, ada yang lucu?" tanya Baekhyun heran melihat Zi Tao tertawa pelan
"Ahh, ani. Aku hanya tertawa karena melihat Suho hyung dan Lay hyung."
"Eh? Memang mereka kenapa?" tanya Luhan penasaran
'Jangan-jangan Zi Tao menyadari bahwa aku mencuri pandang pada Lay dari tadi? Omo. Kenapa penglihatannya tajam sekali?' batin Suho panik
"Haha, aniyo. Itu rahasia Suho hyung," balas Zi Tao sambil tersenyum jahil "Begitukan, Suho hyung?"
"A-Ahh! Ne! Itu benar sekali!" kata Suho. Ia senang Zi Tao tidak membocorkan apa yang ia lakukan tadi
"Ukh, tidak asyik nihh," Xiumin mempoutkan bibirnya "Ayolah, Zi Tao-ie~ Bisikkan padaku apa yang Suho lakukan tadi, ne?"
Xiumin mengeluarkan jurus puppy-eyes nya. Zi Tao melirik Suho. Dan Suho buru-buru menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Ah, mianhae, Xiumin hyung," kata Zi Tao "Suho hyung tidak memperbolehkan aku membocorkannya."
"Yak! Suho jahat sekalii!"
Kris hanya tertawa pelan melihat pemandangan di depannya ini. Benar-benar lucu. Pemandangan ini benar-benar menggambarkan sebuah kehangatan keluarga. Yah, EXO sudah bisa dibilang keluarga kedua Kris, kan?
Sudah lama sekali sejak kehangatan itu terakhir dirasakan oleh Kris. Semenjak kepergian Tao, sudah tidak ada lagi keceriaan yang tergambar. Yang ada hanya beberapa sapaan dan tawa kecil. Tidak seperti ini. Zi Tao telah membawa kehangatan yang begitu berarti pada EXO.
"Hyung, jangan melamun,"
Kris merasa bahwa dirinya tiba-tiba saja di senggol dari samping. Kris langsung melihat Zi Tao yang sepertinya sudah bertukar tempat duduk dengan Luhan.
"Ehh? Apa katamu? Aku tidak melamun," kata Kris "Lalu, kenapa kau tiba-tiba duduk di sebelahku?"
"Memang kenapa? Tidak boleh ya?" Zi Tao menampakkan wajah sedihnya. Luhan terkekeh karena Tao hanya berpura-pura sedih saja
"E-Ehh? Ti-Tidak kok. Boleh-boleh saja," balas Kris "Sudahlah, habiskan sarapanmu, Zi Tao,"
"Memang hyung tidak lihat kalau sedaritadi sarapanku sudah habis?" balas Zi Tao "Harusnya hyung yang menghabiskan sarapanmu. Lihat, bahkan hyung baru memakannya sebanyak satu gigitan!"
"Aku… hanya sedang tidak nafsu makan," Kris menghela nafas "Kalau kau mau, habiskan saja."
"Benar ya? Jangan menyesal kalau nanti tiba-tiba makan hyung sudah habis!"
Kris hanya menganggukan kepalanya. Lalu, dengan bersemangat Zi Tao mengambil roti milik Kris dari piring sang empunya. Zi Tao terlihat memakannya dengan lahap.
"Ya ampun. Zi Tao. Apa kau sebegitu laparnya?" tanya D.O
"Aku memang selalu lapar, D.O hyung," balas Zi Tao "Tapi tenang saja, aku tidak akan pernah gemuk, sebanyak apapun aku makan."
"Tuh kan! Orang yang membuatku iri lagi!" kata Xiumin sambil menggembungkan pipinya kesal "Zi Tao, mari bertukar tubuh!"
"Shireo!"
Kris hanya menatap pertengkaran diantara dua orang ini tanpa berbicara. Matanya menatap tajam kearah Zi Tao. Ia terlihat memperhatikan Zi Tao dengan begitu teliti.
Rambut hitam legam-nya, bibir plump-nya, pipinya yang terlihat menggemaskan, mata pandanya, semuanya mengingatkan Kris dengan sosok Tao. Sosok Tao yang dulu sangat sering ia peluk, sosok Tao yang dulu sangat sering ia tatap. Semua yang ada di diri Tao seakan ada juga di diri Zi Tao. Sangat sedikit perbedaan antara Tao dan Zi Tao. Bahkan, mungkin orang-orang akan menganggap Tao dan Zi Tao itu kembar, jika saja mereka selalu bersama sejak kecil. Tapi ini? Zi Tao bahkan sama sekali tidak tau menahu tentang Tao.
Kris bingung. Ia memang pernah membaca kalau semua orang memiliki duplikat akan dirinya sendiri. Namun Kris melihatnya hanya sebagai mitos belaka. Tapi ini?
Tiba-tiba pintu dorm EXO-K terbuka lebar. Terlihat sosok kedua manager EXO berdiri di sana.
"Zi Tao, aku perlu berbicara denganmu," kata manager EXO-M "Ayo, ikut aku ke gedung SM."
"Eh? Gedung SM?" Zi Tao terlihat kaget "Umm, baiklah. Aku ganti baju dulu."
"Eh? Memang kau sudah mandi?" tanya Luhan
"Tentu saja sudah, hyung. Aku selalu terbiasa mandi pagi-pagi," balas Zi Tao
Luhan hanya menganggukan kepalanya mengerti. Ia sedikit malu juga, dongsaengnya yang baru bergabung dengan EXO itu saja sudah mandi daritadi pagi. Sedangkan ia? Belum sama sekali.
Manager EXO-K duduk di tempat Zi Tao tadi. Matanya menelusuri setiap wajah anak asuhannya.
"Hhh, kalian harus mempersiapkan diri untuk showcase minggu depan," jelas manager EXO-K
"Eh? Minggu depan?" Baekhyun terlihat kaget "Kenapa baru diberitahu sekarang? Persiapan untuk showcase kan harus benar-benar matang! Lagipula, dalam rangka apa kita mengadakan showcase?"
"Tentu saja untuk memperkenalkan Zi Tao sebagai anggota baru EXO," jelas manager K "Youngmin sajangnim yang memutuskan akan mengadakan showcase minggu depan. Aku sudah berusaha agar dia menunda showcase-nya sampai bulan depan, tapi ia tetap saja tidak mau."
"Ah. Kenapa begitu tiba-tiba?" keluh D.O "Youngmin sajangnim, benar-benar!"
Percakapan mereka terhenti dengan pintu kamar Kris dan Zi Tao yang terbuka. Zi Tao terlihat berdiri di sana, sambil mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru-putih dan jeans dark blue.
"Aku pergi dulu, hyungdeul, manager," kata Zi Tao sambil tersenyum "Pay pay!"
Zi Tao pun mengikuti langkah manager EXO-M yang sudah berjalan terlebih dahulu. Setelah pintu dorm menutup, terjadi keheningan panjang. Sebelum akhirnya Kai mengeluarkan suara.
"Apakah, apakah para fans sudah tau akan kehadiran Zi Tao hyung?" tanya Kai
"Itulah yang kufikirkan. Para fans belum tau. Aku jadi bingung," jelas manager EXO-K
"Kalau fans belum tau, bagaimana cara kita menjelaskannya nanti?" tanya Suho "Aku takut… mereka terlihat kaget dan menyangka bahwa kita berbohong tentang kematian Tao."
"Mereka tidak akan menuduh kita seperti itu," kata Kris "Mereka sendiri kan melihat, bagaimana tubuh, emm, tubuh Tao yang di-dimakamkan."
Kris merasa bahwa sangat sulit mengucapkan kalimat terakhir itu. Ia seperti harus menelan pil yang sangat pahit rasanya.
"Ya, kurasa benar kata Kris. Para fans tidak akan menuduh seperti itu," kata manager K "Tapi yang aku takutkan… entahlah. Aku hanya takut Zi Tao mengetahui tentang Tao."
"Memang kenapa kalau Zi Tao mengetahui tentang Tao?"
Manager K terlihat menghela nafas. Ia terlihat seperti akan mengeluarkan sesuatu yang begitu berat.
"Setelah kutelusuri, ternyata Zi Tao pernah mengalami kecelakaan berat di saat ia berusia 10 tahun. Dan ia mengalami gegar otak parah. Bahkan ia sempat lupa namanya sendiri dan siapa orangtuanya. Dan kurasa, dalam bagian yang ia lupakan, terdapat nama Huang Zi Tao disana,"
-0-
Perkataan manager K membuat semua member EXO terdiam. Benarkah? Benarkah kalau dalam memori masa lalu Zi Tao yang terlupakan terdapat nama Huang ZI Tao? Apakah Tao termasuk dalam memori yang Zi Tao lupakan?
"Kenapa hyung bisa beranggapan seperti itu?" Chanyeol mengeluarkan suaranya "Apa, apakah ada bukti?"
"Entahlah. Tapi, saat aku memperlihatkan foto Tao pada kedua orangtua Zi Tao, keduanya terlihat sangat kaget. Dan ibu Zi Tao terlihat ingin menangis. Aku sendiri bingung,"
"Hhh… kenapa kedatangan Zi Tao membawa begitu banyak pertanyaan?" Xiumin menghela nafas
Semua member EXO terdiam. Terlihat sibuk dengan fikiran masing-masing.
-Zi Tao Side-
Zi Tao dan manager M terlihat telah sampai di depan SM building. Manager M mengajak Zi Tao untuk masuk kedalam ruangan Youngmin.
"Ah, Zi Tao, kau sudah datang," Youngmin terlihat tersenyum hangat kearah Zi Tao "Silakan duduk."
Zi Tao pun menganggukan kepalanya dan duduk di tempat yang dipersilahkan. Zi Tao menatap Youngmin penasaran.
"Sajangnim, ada apa memanggilku kesini?" tanya Zi Tao
"Begini, minggu depan, kau akan melakukan penampilan pertamamu bersama EXO," jelas Youngmin sajangnim "Jadi, kurasa kau perlu berlatih koreografi yang beberapa hari lalu diajarkan dan lagu yang beberapa hari lalu diajarkan juga. Apakah kau bisa?"
"Hmm, kuharap bisa, sajangnim," balas Zi Tao "Kenapa sangat mendadak?"
"Haha, aku hanya mau semuanya terjadi lebih cepat," balas Youngmin sajangnim "Oh ya. Untuk posisi-mu di EXO-M, kau akan menjadi rapper dan sub-vocalist, bagaimana?"
"Eh? Rapper? Daebak! Aku memang sangat suka rapping," kata Zi Tao sambil tersenyum senang
"Benarkah? Baguslah kalau begitu," Youngmin tersenyum "Tao, bagaimana pendapatmu tentang teman-teman se-grupmu?"
"E-Eh? Uhh, umm…,"
"Apakah kau menyukai salah satu dari mereka?"
"Eh?" Tao terlihat kaget ketika topik yang paling dihindarinya disebut "Aku, itu, eumm…,"
"Ahaha. Aku sudah tau. Mereka sangat baik, kan? Pantas saja kau pasti menyukai salah satu dari mereka," kata Youngmin "Kalau aku boleh tau, siapa orangnya?"
"Uhh, baiklah. Aku akan memberitahu sajangnim, tapi jangan memberitahu member lain, ne?"
"Ne, aku janji,"
"Umm…,"
"Ne?"
"Baiklah. Orangnya, orangnya itu…," Tao menghentikan bicaranya sesaat "Suho hyung."
-0-
"Kurasa sebentar lagi Zi Tao akan pulang," kata manager K "Mungkin kita bisa menanyai-nya tentang ini."
"Jangan, hyung," kata Suho "Hyung kan tau kalau seseorang yang lupa ingatan akan tersakiti ketika mengingat ingatannya lagi. Rasanya pasti sangat menyakitkan."
"Ah, ya, benar juga. Kenapa aku tidak memikirkannya tadi?"
"Tapi, bagaimana caranya kita mengetahui kebenaran kalau kita tidak bisa bertanya pada Zi Tao?" tanya Baekhyun "Sedangkan, orangtua Zi Tao kelihatannya tidak bisa ditanyai. Mereka kelihatannya menutup rapat mulut mereka."
"Kita bisa menanyakannya pada sahabat kecil Zi Tao. Namanya Jung Eyoung. Dia sudah mengenal Zi Tao sejak Zi Tao lahir," kata manager K "Kukira kita bisa bertanya padanya."
"Memang, Jung Eyoung itu tinggal dimana?"
Manager K menghela nafas, "Kini ia tinggal di Jepang. Entahlah, aku sendiri bingung bagaimana cara untuk menanyakan hal ini."
Semua member EXO terdiam. Ketika mereka menemukan ide bagus, tiba-tiba saja ada alasan yang membuat ide itu tidak bisa dilakukan. Benar-benar menyebalkan. Semuanya jadi bingung sendiri. Mereka sangat penasaran dengan hubungan antara Zi Tao dan Tao. Marga mereka sama, kesukaan mereka hampir sama, banyak sekali hal yang sama antara Zi Tao dan Tao. Namun, reaksi orangtua Zi Tao saat melihat foto Tao-lah yang paling membuat semua orang penasaran.
Sebenarnya Tao itu siapa Zi Tao? Apakah mereka pernah saling mengenal sebelumnya? Tapi kenapa Zi Tao bilang tidak pernah melihat Tao ataupun mendengar namanya? Apakah dia berbohong? Ah. Terlalu banyak pertanyaan dalam otak member EXO+Manager saat ini.
Tiba-tiba, pintu dorm terbuka. Para member EXO langsung melihat kearah pintu, menantikan Zi Tao masuk. Tapi, yang masuk malah hanya manager EXO-M. Tidak ada Zi Tao saat manager M itu menutup pintu-nya.
"Hyung, Zi Tao mana?" tanya Luhan heran
"Tadi saat mau masuk, ada seorang namja yang menyapa Zi Tao. Dan Zi Tao kelihatannya mengenal orang itu. Lalu, Zi Tao memintaku untuk meninggalkannya dengan namja itu sendiri. Jadi, ya sudah. Aku tinggalkan dia," jelas manager M "Memang kenapa?"
Semua member EXO saling berpandangan. Mereka seperti menemukan pencerahan untuk masalah mereka.
"Mungkin namja itu bisa membantu kita untuk mengetahui apa hubungan Tao dengan Zi Tao!"
"Ya! Hyung, dimana hyung meninggalkan mereka berdua?"
"Di lobby bawah, tadi saat kutinggalkan, mereka langsung duduk di sofa," jelas manager M "Memang kenapa, sih?"
"A-Aniyo! Hei, ayo cepat kebawah!"
Para member EXO berjalan menuju pintu, namun mereka ditahan oleh manager K.
"Tunggu," kata manager K "Jangan kalian semua yang pergi. Lebih baik Baekhyun, Luhan, Kris dan Sehun saja."
"Eh? Waeyo?" terdengar seruan protes dari para member yang tidak disebutkan namanya
"Kalau kalian semua pergi, memang tidak menarik perhatian, eoh? Kita harus membuat perhatian sesedikit mungkin," jelas manager K "Jadi, tidak ada protes lagi. Selain Baekhyun, Luhan, Kris, dan Sehun, semuanya menunggu di sini."
Terdengar desahan kecewa. Para member yang tidak disebutkan namanya pun akhirnya dengan terpaksa duduk di sofa ruang tengah.
"Baiklah. Kalian boleh pergi sekarang, cepatlah!" kata manager K pada BaekHanKrisHun. Mereka pun menganggukan kepalanya
"Ayo!"
-0-
"Kau benar-benar tidak ingat?"
"Aish! Aku benar-benar tidak ingat apapun. Memang kenapa sih?" terlihat sesosok berambut hitam menampakkan wajah kesalnya "Siapa sih, Huang Zi Tao itu? Aku tidak tau sama sekali! Aku bahkan tidak pernah mendengar namanya!"
Sosok namja yang diajak berbicara oleh sosok berambut hitam itu hanya menghela nafasnya. Sosok namja berambut coklat itu menatap namja berambut hitam kecewa.
"Kau benar-benar tidak mengingatnya?" tanya namja berambut coklat itu sekali lagi
"Sekali lagi kau bertanya seperti itu, aku akan pergi!"
'Hhh, kenapa sulit sekali? Apakah efek dari kecelakaan itu begitu kentara? Kalau iya… ahh… kenapa rumit sekali?' batin namja berambut coklat 'Padahal, Huang Zi Tao itu merupakan bagian dari masa lalu-mu, Edi.'
-TBC-
Hayoo, siapa namja rambut coklat itu? Wk. Oh ya, di review kemarin, banyak banget yang mau Kris tersiksa. Author juga mau, sih *evilaugh* Tapi di chap ini Kris belum kesiksa .-.v
Thanks To: aoishi, Anyta, Yui the devil, springyeol, kia, Minerva Huang, Huang Chao Lin BolaPingpong, officialambtypo, Dionee Huang, Choujiro21, Guest, Time to argha, Guest, Chonurullau40, aniyoong, ttuijangKrisJY, PrinceTae, Shin Min Hwa, blackwhite28, Brigitta Bukan Brigittiw, IyaSiBum, paprikapumkin, StepName, nandamahjatia97, BabySuLayDo, Kim MinHyun, myjongie.
Mianhae ga bisa bales review kalian .-.v
Last, mind to review?
