I Don't Need Your Answer
Pair: ChanKai/HunKai/...
Rate: T
Warning: Typo bertebaran juga ceritanya masih aneh dan membosankan/GAJE !
''Sehunn..''
"Hm"
"Apa sekarang aku harus memeluk mu kemudian membelai rambut mu dan mengusap punggung mu? Untuk membuat perasaan mu lebih baik?''
Mendengar hal itu Sehun langsung mengalihkan pandangan nya pada Jongin yang saat ini juga sedang menatapnya. Hening itulah situasi yang terjadi di antara mereka berdua. Yeah walaupun hanya sementara sebelum salah satu di antara mereka tertawa geli membuat pemuda yang satu nya mendengus kesal.
''Tidak ada yang lucu disini. Jadi hentikan tawa mu itu Mr. Oh''
''Yang lucu disini itu dirimu Jong...dan dari mana kau belajar kata-kata menggelikan seperti itu? Apa Chanyeol sudah mulai menggombali mu?
''Aku hanya sedang berusaha menghibur mu Hun. Tapi kelihatan nya kau tidak membutuhkan itu''
''Aku membutuhkan nya. Dan kau melakukan nya dengan baik, aku terhibur sekarang'' Setelah mengatakan itu Sehun tersenyum dengan sangat manis membuat Jongin mau tidak mau ikut tersenyum juga.
''Seharusnya semua orang melihat ekspresi idiot mu sekarang dan pasti mereka akan menyesal karena telah mengidolakan mu''
''Haha... mereka pasti akan tambah memujaku bila mereka melihat senyum tampan ku Jong''
''Ck! Percaya diri sekali dirimu''
''Tentu saja! Ah.. ya kau mau pulang atau ikut ke apartemen ku?''
''Uhm... ke apartemen mu saja Hun, aku sedang malas di rumah''
''Alasan yang bagus, bilang saja kau sedang menghindari Park Chanyeol''
''Ini semua karena dirimu juga yang membuat aku harus pacaran dengan Chanyeol''
''Dari awal memang seperti itu perjanjian nya. Kau urus Park Chanyeol dan aku yang bereskan sisanya''
''Ugh! Kita terdengar seperti komplotan penjahat yang sedang menyusun rencana jahat''
''Apa yang kita lakukan sekarang memang bukan hal baik. Apapun alasan nya kebohongan tetaplah kebohongan yang hanya menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak yang lain nya''
''hahhh... dan kau mau bilang hanya aku lah yang bisa membantu mu saat ini''
Jongin menatap Sehun yang sedang menaik-turunkan kepalanya tanda setuju dengan kata-kata Jongin barusan. Dan jangan lupakan senyum bodoh yang di perlihatkan Sehun untuk teman disamping nya itu. Tak berapa lama bus yang mereka tunggu pun datang, Jongin dan Sehun pun melangkah menaiki nya dan memilih tempat duduk paling belakang. Sehun membuka jendela bus itu lebar-lebar membiarkan angin pagi berhembus menerpa wajahnya. Sesekali dia memejamkan matanya menikmati belain angin lembut di wajahnya. Dia tersenyum, lalu kembali melihat ke luar jendela mencari sesuatu yang menarik mungkin, menghiraukan berbagai macam pemikiran yang terus berputar di kepalanya saat ini. Sedangkan yang dilakukan Kim Jongin hanya mencari posisi yang nyaman kemudian memejamkan matanya menuju alam mimpinya.
Sementara itu di tempat lain, di salah satu ruang kelas lebih tepatnya. Kelas yang tidak bisa di bilang tenang itu, mengingat saat ini memang bukan jam belajar. Jadi tidak ada yang salah jika saai ini murid-murid di kelas ini sangat berisik dengan segala ke absurd-an tingkah pola mereka. Dan disudut ruangan itu terlihat seorang pemuda tampan yang bertelinga lebar sedang sibuk dengan telepon genggamnya. Dan juga terlihat seseorang yang sedang mengintip apa yang sedang dilakukan nya dengan telepon genggam nya itu. Sebelum sang korban menyadarinya lalu menyembunyikan benda itu dan menatap tajam pelaku pengintipan itu. Sontak orang itu mengangkat kedua tangan nya dan tertawa garing berusaha menunjukan penyesalan nya. Yeah walaupun itu hanya pura-pura saja. Kemudian dia duduk di samping pemuda yang masih menatapnya tajam itu.
''Sudahlah aku tidak melihat apa-apa Yeol''
''Bukan 'sudahlah' yang seharusnya kau ucapkan Fan... melainkan 'maaf' huhh!''
''Ok! Maaf. Puas?''
''Yeah itu terdengar lebih baik''
''Tadi sebelum ke kantin aku kelas Sehun''
''Aku tidak bertanya''
''Dia tidak masuk sekolah juga hari ini''
''Lalu masalah pentingnya dimana?''
''Ishh! Perdulilah sedikit pada teman mu Yeol!'' Chanyeol hanya mengangkat bahu nya acuh.
''Aku sudah menghubunginya untuk menanyakan keadaan nya. Dan dia bilang hanya membutuhkan istirahat setelah semalaman menghabiskan waktunya di club malam. Dan asal kau tau dia tidak sendiri pergi ke tempat itu''
''Dia pergi dengan siapa?''
''Pacarmu''
''Oh.. apa? Pa-maksud mu Jongin?'' Yifan menganggukan kepalanya memberi jawaban atas pertanyaan Chanyeol.
''Ishh! Anak itu'' chanyeol pun kemudian mengambil telepon genggamnya lalu mengetik sesuatu disana. Dia mengetuk-ngetukan jarinya di meja menunggu balasan setelah mengirim pesan nya itu. Tak berapa lama dia pun mendapat balasan itu, lalu membaca nya.
''Yifan, nanti pulang sekolah temani aku pergi ke tempat Sehun''
''Untuk apa?''
''Tentu saja untuk menemui mereka''
''Baiklah''
TING-TONG
Mendengar suara bel itu jongin hanya menolehkan kepalanya sebentar pada pintu yang tak jauh di belakangnya itu lalu kembali fokus pada game yang sedang dimainkan nya.
TNG-TONG
Bel itu pun kembali berbunyi mengganggu konsentrasi pemuda tan itu.
''Sehun ada tamu bukakan pintunya!'' Teriak Jongin ''Kenapa bukan kau saja yang membukanya?'' Jawab Sehun yang keluar dari kamarnya dan menuju pintu depan, ''Itu kan tamu mu jadi kau lah yang harus menyambutnya'' Balas Jongin sekenanya. Sehun segera membuka pintunya dan tersenyum melihat siapa yang datang tak lupa mempersilahkan tamunya itu masuk. Setelah memberi sapaan 'annyeong' mereka pun masuk kedalam mengikuti Sehun. Salah satu dari mereka melihat seisi ruangan itu dan matanya berhenti pada satu objek. Dengan langkah cepat dia menghampiri pemuda yang sedang duduk di atas sofa dan sibuk memainkan game dengan Smartphone nya itu. Lalu dia memukulkan tas miliknya pada kepala orang itu, terdengar dia mengaduh sakit di susul dengan suara 'game over' dari smartphone yang kini tergeletak manis di atas sofa.
"Kenapa kau suka sekali menjadikan kepala ku sebagai sasaran mu Park Chanyeol?" Teriak Jongin kesal. "Karena kau itu menyebalkan" Sehun dan Yifan hanya cekikikan di belakang mereka dan tidak perduli dengan tatapan tajam dari Jongin ataupun Chanyeol.
''Lebih baik kita tinggalkan sepasang kekasih ini Hun, biarkan mereka melepas rindu''
''Kau benar hyung... baiklah kita ke kamar ku saja hyung, kajja'' Yifan pun mengikuti Sehun menuju kamarnya setelah dia memberikan kode pada Chanyeol. Chanyeol kembali mengalihkan pandangan nya pada Jongin. 'Apa?' itulah satu kata yang keluar dari bibir Jongin untuk menjawab tatapan tajam Chanyeol.
''Kau tau berapa kali aku menghubungi mu semalam? Dan betapa bodohnya diriku membuang waktu ku hanya untuk menunggu mu di depan sekolah tadi pagi? Jangankan datang untuk menjawab atau membalas pesan ku pun tidak. Dan apa? Kau malah menghabiskan waktu mu dengan Oh Sehun'' Chanyeol sedikit emosi saat mengatakan hal itu.
''Jangan bilang kau cemburu Yeol'' Jongin terkekeh setelahnya, dia menatap Chanyeol dalam. Ekspresi Chanyeol yang masih sama, Jongin tau pemuda di depan nya ini sedang emosi dan semua karena dirinya. Jongin menarik nafasnya panjang lalu menghembuskan nya pelan, dia pun berdiri dan menghampiri Chanyeol. Setelah sampai tepat di depan nya dengan gerakan perlahan Jongin memeluk Chanyeol tangan kanan nya membelai rambut Chanyeol lembut dan tangan kiri nya mengusap punggung Chanyeol pelan.
Ok kita lihat reaksi Chanyeol atas perlakuan kecil dari Jongin. Tentu saja dia kaget karena Jongin tiba-tiba memeluknya, ini di luar dugaan nya. Dan sekarang Chanyeol ingin sekali mendorong Jongin untuk melepas pelukan itu, karena Chanyeol sama sekali tidak ingin Jongin mendengar suara detak jantungnya yang seolah sedang menggedor-gedor rongga dadanya meminta untuk keluar. Tapi dilain sisi dia sangat menikmati perasaan asing itu, dimana dia merasa banyak kupu-kupu yang menggelitik perutnya dan juga sudut bibirnya yang terangkat dengan sendirinya. Yeah dia tersenyum, ingin sekali dia membalas pelukan itu tapi egonya masih menguasai akal sehatnya sehingga dia hanya tersenyum dalam diam menikmati moment ini.
~tbc yah~
-Duh maaf kalau cerita gaje dan membingungkan maklum jja coz yang nulis juga gaje sangat XD dan untuk informasi, saya ini konsisten kok.. dari awal udah bilang ChanKai so ff ini pairnya tetep ChanKai #piss udah yah segitu jja, kalo berkenan silahkan tinggalkan review kalo gak juga rapopo dan makasih buat semuanya^^ dan gak lupa juga mau ngucapin HAPPY BIRTHDAY buat happy virus kita di tanggal 27 kemarin sukses untuk segalanya sukses juga buat EXO ^^
