"Hyung"

"Ya?"

"Apa kau percaya Santa ?"


Super Junior's Sungmin pairings Oneshot/drabbles

Chapter 2

Author : StellaSJ

Pair : TeukMin

Rate : T

Genre : Romance,Friendship, Family

Warning(s): BoyXBoy, OOC, Typo(s)


Hi ! This time to TeukMin ,

Buat yang request HaeMin atau Simin sabar yaaaa soalnya kan perjalanan masih panjang, masih ada HanMin, Kangmin, Yemin,dll :P hehehe

Oh iya maaf banget dulu sebenernya udah sempet update TeukMin tapi karena nggak puas dan menurutku jelek jadi Stella hapus deh. Sekarang baru the real chapter :D

Anyway,happy reading!


Sungmin berguling-guling di atas kasurnya. Bibirnya merekah menunjukkan deretan gigi putih dan rapi. Matanya menatap binar benda yang sekarang di genggamnya erat-erat. Senyumnya tidak bisa lepas dari wajahnya.

"Sungmin-ah? Apa yang sedang kau lakukan?"

Leeteuk melongokkan kepalanya masuk dan mendapati Sungmin senyum-senyum sendiri sambil memandang kagum bando rusa yang ada di tangannya. Mendengar panggilan Leeteuk, Sungmin berhenti dari kegiatannya –yang sepertinya asik- dan menoleh ke sumber suara.

"Mm…tidak apa-apa", jawab Sungmin sambil mengulum senyum

Leeteuk mengelus dagunya, ia mendekat ke Sungmin. "Kau mencurigakan. Kenapa kau terlihat bahagia sekali" , tanpa sadar Leeteuk juga menyunggingkan senyum gara-gara melihat Sungmin bahagia.

Sungmin hanya tersenyum dan masih memancarkan binar-binar di bola mata nya.

Leeteuk mengelus rambut Sungmin lembut. "Apa yang ada di tanganmu itu?"

Sungmin mengangkat tinggi-tinggi bando rusa berwarna merah itu. "Hadiah. Aku baru saja mendapatkan hadiah ,hyung"

0o0o0

Esok hari,

Sungmin berdiri sambil menatap kotak musik yang berbunyi mengalunkan musik natal yang sangat indah. Tiap dentingan membuat hati Sungmin tenang .

Ia terus berdiri dan hanya menatap kotak musik tersebut yang disampingnya tergeletak kertas kecil bertuliskan "Gift for you. 4-days before Christmas"

Senyum merekah di bibir Sungmin.

o0o0o

"Teukie-hyung! Siapa yang menaruh coklat dan marshmallow di kasurku ini? Apa Shindong-hyung lagi?", Sungmin menatap tidak percaya dengan setumpuk coklat dan beberapa bungkus Marshmallow berwarna-warni di atas ranjang-nya.

Hanya terdengar jawaban 'tidak tahu' dari Leeteuk yang memang baru saja lewat depan kamar Sungmin.

Sungmin berpikir keras, apa mungkin Shindong-hyung tadi memakai tempat tidurnya untuk memakan cemilan? Ah itu hal tidak masuk akal sekali.

Mata Sungmin tertuju pada sebuah kartu di bawah tumpukan coklat. Kali ini warnanya emas dan berbentuk kotak dengan taburan bubuk silver yang membuat kartu itu makin berkilau.

"Gift for you. 3-days before Christmas"

Senyum Sungmin makin mengembang.

0o0o0o

Day before Christmas

"Hyung"

"Ya?"

"Apa kau percaya Santa?"

Leeteuk yang baru membaca majalah di sofa memutuskan untuk bangun dan menghadap dongsaeng-nya yang sekarang sedang menyeruput pelan teh hangat yang baru saja dibuatnya.

"Hmm…50:50"

Sungmin menaikkan satu alisnya, "Kenapa hanya setengah-setengah hyung?"

Leeteuk tertawa kecil mendegar reaksi Sungmin yang sepertinya sangat menginginkan jawaban 'ya' dari leeteuk.

"Memangnya kau percaya Sungmin-ah?"

Sungmin memberikan sedikit anggukan kecil sebelum menunduk dan pipinya menunjukkan semburat merah.

Leeteuk terkekeh geli, "Kau benar-benar percaya ada Santa?"

"Santa pasti ada hyung! Dengar hyung, sudah 4 hari ini aku mendapat hadiah-hadiah yang tiba-tiba selalu ada di kamarku. Pertama aku mendapatkan bando rusa, hari berikutnya ada kotak musik lalu tumpukan coklat , dan hari ini aku mendapatkan topi ini", Sungmin dengan girangnya menunjukkan topi berwarna hitam pada Leeteuk.

"Dengar, Sungmin-ah. Apa kau yakin jaman kecil dulu Santa sebenarnya bukan Appa mu sendiri?"

Sungmin mengerucutkan bibirnya, berpikir keras. "Du-dulu kaus kaki yang aku gantung di meja selalu terisi penuh saat pagi di hari natal. A-aku tidak tahu itu..ng..appa ku atau bukan, tapi yang pasti itu pasti Santa!"

Leeteuk terkekeh kembali mendengar jawaban sangat polos dari Sungmin.

"Kau benar-benar percaya itu Santa yang memberikannya?"

"Yah hyung kenapa seperti tidak percaya begitu padaku? Coba perhatikan hyung, kalau bukan Santa, siapa lagi yang memberiku hadiah yang banyak ini hyung? Appa kan tidak tinggal di dorm ini"

Leeteuk hanya tersenyum dan menatap Sungmin lembut. "Baiklah, sekarang kelinci-ku yang manis sebaiknya tidur saja. Besok adalah hari terakhir Santa memberimu hadiah, kau pasti sangat menantikannya"

Sungmin sangat excited memikirkan Santa akan membawakan hadiah terakhirnya di malam natal ini. Ia segera menuruti perintah hyung-nya itu, menuju ke kamarnya.

"Jangan lupa matikan lampu Ming-ah. Tidur yang nyenyak. Merry Christmas!"

"Merry Christmas juga hyung", Sungmin tersenyum dan melambaikan tangannya pada Leeteuk. Dan Leeteuk melanjutkan membaca majalah kembali.

0o0o0

Sungmin merapatkan selimutnya hingga sebatas hidungnya. Matanya mengerjap-ngerjap dalam kegelapan. Ia mencoba untuk segera tidur tapi tidak bisa, ia sangat berdebar menantikan malam ini.

Besok natal, dan Santa pasti akan datang malam ini. Memikirkannya saja Sungmin sampai tidak bisa tidur.

Ckrek.

"Ming, kau belum tidur?", Leeteuk mengecek keadaan dongsaeng-nya itu.

"Mmm..sebentar lagi hyung", Sungmin menggumam.

Leeteuk hanya tersenyum dan menutup pintu kamar Sungmin sebelum mengucapkan 'cepat tidur'.

Tengah malam, akhirnya Sungmin sudah sangat mengantuk, ia makin merapatkan selimutnya dan pada akhirnya menuju alam mimpi.

Beberapa jam kemudian terdengar suara pintu terbuka, bunyi pijakan kaki pelan memasuki kamar Sungmin.

"Hn?", Sungmin yang menyadari keberadaan seseorang di kamarnya segera bangun. Tapi karena lampu kamarnya dimatikan jadi ia tetap tidak bisa melihat apa-apa.

Tiba-tiba ia merasakan seseorang itu naik ke tempat tidurnya. Sungmin sempat terkaget tapi dia berusaha untuk tidak berteriak.

"Santa? Kau kah itu?"

Orang itu menepuk kepala Sungmin pelan, ia membimbing Sungmin untuk kembali berbaring dengan posisi dia di atasnya.

"Santa?"

"Anak baik harus tidur nyenyak"

Sungmin mengerjap, "Aku tahu kau pasti datang Santa!", ucap sungmin dengan nada gembira

"Ssst..sudah tengah malam, jangan terlalu berisik"

"Santa, kau membawakanku hadiah apa?", tanya Sungmin dengan innocent.

"Kau ingin hadiah apa?"

Sungmin terdiam dan berpikir sejenak. Santa masih berada di posisi atas Sungmin. Deru nafas hangat terasa olehnya.

"Tunggu sebentar…. K-kenapa rasanya aku pernah mendengar suaramu ya?"

"Oh ya? Benarkah?"

Sungmin mengangguk walaupun tetap saja tidak terlihat karena gelap.

"Benar..suaramu sangat…familiar"

"Wow benarkah?"

Sungmin membelai pipi sang Santa, dengan insting,tentunya. Lembut, dan hangat. Jemari Sungmin mulai menelusuri bibir, hidung dan juga dahi. Ia sangat mengenal wajah ini.

"T-Teuki-hyung?"

Sang Santa mengecup pelan dahi Sungmin. "Hmm?"

"Jadi Teukie-hyung adalah Santa?"

Leeteuk tersenyum geli. "Menurutmu?"

"Jadi hyung yang memberikan hadiah-hadiah padaku?"

Leeteuk tidak menjawab. Ia hanya memainkan rambut Sungmin lalu menjatuhkan ciuman ke leher Sungmin.

"H-hyung…."

"Jadi…kau ingin hadiah apa untuk hari terakhir ini Sungmin-ah?"

Wajah Sungmin memerah, Ia tidak menyangka ternyata hyung kesayangannya itulah Santa Klaus yang dari kemarin mengirimkannya hadiah natal. Dadanya berdebar-debar bukan main. Jika saja ia tahu hal ini lebih awal….

Ia melingkarkan tangannya di leher Leeteuk, membawanya ke pelukan erat. "Begini saja hyung. Aku ingin memelukmu sampai pagi"

Leeteuk tersenyum mendengar permintaan Sungmin. Ia mempererat pelukannya dan perlahan hangat dirasakan di seluruh tubuhnya. Leeteuk mengecup pelan bibir Sungmin, membisikkan kata-kata yang membuat Sungmin melayang ke langit ke tujuh.

"Sleep tight bunny, Saranghaeyo"

"Na-nado..jeongmal Saranghae hyung…"

Dan ini adalah malam natal terindah bagi Lee Sungmin


MERRY CHRISTMAS ALL !

HAPPY HOLIDAY :)


Nyaaah, entah kenapa bikin TeukMin kesannya tetep cinta hyung ke dongsaeng nya. Susah banget nge feel Teuk jadi namjachingu nya Minnie, susah T^T

Tapi aku berusaha buat bikin se so sweet mungkin. Mungkin pendapat readers sekalian berbeda-beda. Ada yang tetep bisa melihat mereka sebagai pasangan kekasih, ada mungkin yang ngeliatnya sebagai kakak yang menyayangi adiknya. Terserah pemikiran readers sekalian bagaimana :DD

Yang penting, Bottom!Min ! LOL *maaf jadi OOT*

(saya termasuk penganut say no to Top!Min ) XD

Sekali lagi, Merry Xmas :))) !