Title : EXO KINGDOM
AuthoR : Egiiey/E.G (Lee Jiwoon)
Genre : Romance, Fantasy
Casts : all member EXO + Son Dongwoon BEAST
Rating : kayaknya aman untuk saat ini
Chapter 3
Summary : seorang partner akan menjadi seorang wife . Namun, tanggung jawab mereka sangatlah besar karena kekuatan lebih yang mereka punyai. Dan sebagai pasangannya yang sudah terikat harus melindungi wife mereka dari para wolf dan para penjahat yang berkeliaran.
KRIS x TAO, HUN x HAN, KAI x SOO, BAEK x YEOL, CHEN x MIN.
PLAY
….
….
….
….
….
….
….
….
….
….
Kris hanya menatap diam , tak tau harus berbicara apa lagi kepada namja yang lebih berumur didepannya. Setelah mendengar beberapa saran yang menurutnya sangat tidak masuk akal. Namun, disisi lain dia tidak ingin wife-Nya menjadi Werewolf level A.
"kuharap tuan muda bisa bersabar setelah ini"namja berumur itu perlahan menghampiri Kris dan tersenyum.
"Yah, aku ….aku harus ….tapi….aku benar-benar tidak bisa ,Tuan Lee"kris amat tersiksa.
"cepat atau lambat Tuan muda Tao akan berubah menjadi werewolf , kita masih belum menemukan formula yang ampuh membunuh virus itu "tutur Tuan Lee.
"…."
"saya tau Tuan muda pasti sangat bimbang . menolong Tuan Muda Tao atau anak yang dikandung Tuan Muda Tao, tapi anda untuk saat ini harus menyelamatkan salah satunya"
"baik, aku percaya pada ,Tuan Lee "ucapan ini. Menjadi penutup pembicaraan antara Tuan Muda Kris dan Tuan Lee sang kepala pelayan sekaligus tangan kanan Kris.
Setelah itu, Tuan Lee berjalan meninggalkan Kris yang masih sibuk berfikir.
KRIS P.O.V
….
….
….
….
….
Entah apa yang aku fikirkan sekarang. Aku merasa seperti seorang SEME yang tidak bisa menjaga dan melindungi sang UKE.
Perlahan kuberjalan mendekati benda kotak yang berada di dekat meja . perlahan ku raba benda itu. Benda ini sudah ada lama disini, benda berbentuk kotak ini ada setelah namja manis itu datang. Tao. Yah namja manis itu datang hanya dengan membawa benda kotak ini dan sebuah kalung keris berwarna biru.
Perlahan ku buka benda kotak ini . kupejamkan mata ku . alunan music nan merdu menyejukan hati terdengar dari kotak itu. Kotak Musik. Itulah benda yang ku pegang dan ada hiajan dua boneka kecil yaitu boneka Naga dan Panda sedang berpelukan ditengah-tengahnya. Boneka itu hanya berukuran tidak lebih dari jari kelingking anak kecil.
Aku tersenyum melihat boneka itu. Bagaimana bisa? Naga dan Panda . kupejamkan mata ku sekali lagi. Namun, instingku merasakan bahwa ada orang yang sedari tadi diluar tempat itu.
"Keluarlah ,kai! Buat apa kau disana ?"mataku masih terpejam menikmati alunan music ini.
"aa….mianhe"namja bertubuh tan itu berjalan sangat lambat memasuki tempat ku berada.
"jadi kau tau semuanya sekarang?"ucapku menutup kotak music ini.
"apakah benar Tao…-
"Yah, semua yang kau dengar ,benar adanya"kuberjalan menghampiri namja didepan yang masih dalam keadaan terkejut.
"Kai-a,Gomawo .."ucapku menepuk pundak namja itu dan perlahan meninggalkan tempat itu,tapi sebelum aku melangkah lebih jauh
"Untuk apa?kenapa hyung berterima kasih….."namja itu berbalik menatapku
"aku berterimakasih , kalau bukan kau yang dulu menyelamatkannya ,pasti wife ku mungkin sudah tiada sekarang "jelasku
"Tapi…..tapi aku gagal aku tidak benar-benar menyelamatkan nya buktinya ,dia sampai tergigit "
"Tak apa, yang penting dia masih bersamaku sekarang.."ku langkahkan kakiku menjauh ."kai sekali lagi aku berterimakasih" dan aku melangkahkan kakiku ke kamar .
disana sudah ada wife ku yang tertidur pulas.
Perlahan ku duduk disamping nya . aku hanya mengamati nya. Kulitnya putih pucat , dia bukan terkena demam tapi ini efek yang akan terus menerus ada bahkan akan lebih banyak lagi ,efek dari virus WOLF itu. Perlahan kusentuh jemarinya, kutatap miris kukunya . disini juga, kuku ini sedikit panjang dan tebal hampir seperti kuku Wolf namun masih tidak begitu panjang. Padahal, Tao amat rajin memotong kuku dia tidak suka kuku panjang. Namun ,kini sepertinya Tao harus berjuang karna kuku ini tak akan bisa lagi dipotong dan akan terus memanjang dan menebal mungkin bisa sampai 5cm . dan kini kukunya sudah 1cm panjangnya.
"pasti sakit …."bodoh! apa yang aku katakan. Tentu saja ,semua yang diterima wife mu itu menyakitkan.
Kenapa ? kenapa saat seperti ini dia masih bisa tidur dengan tersenyum
Bahkan menurutku, dia yang sakit tapi aku yang tidak bisa tidur.
"eugggh….ge"ku tersadar Tao sedikit membuka ! sekali lagi,apa yang kau lakukan kau membangunkannya.
"sudah se…selesaikah urusannya ,ge?"terdengar serak suaranya .aku menganggukkan kepalaku "tidurlah kembali,love!"
"eum…"dia sedikit mengeliat dan memeluk pinggangku dan membenamkan wajah imutnya di dadaku. Aku tersenyum,dan membelai rambutnya .
"Good night,love"
Kita tinggalkan yang satu ini…..
….
….
….
….
….
….
Namja tan tadi masih terpaku di tempat Kris tadi berada. Dia hanya diam ,matanya kosong .
"seharusnya hyung tidak berterimakasih padaku"perlahan cairan bening itu keluar dari matanya. Kai, sebutan untuknya. Dia mencengkram erat bajunya .
"jangan berterimakasih pa..daku"ucapnya lagi, entah sudah berapa kali dia bergumam seperti itu.
Sebelum mendengar itu semua, Kai dan pasangannya yaitu Kyungsoo, wife yang baru saja ditemukan. Dia sedikit bercengkrama mengenal kehidupan Kyungsoo sebelumnya. Setelah ,Kyungsoo tertidur pulas. Kai berniat mengambil makanan , biasa dia selalu lapar bila malam .namun, kai melihat Kris dan Tuan Lee ingin dia sapa tapi dia malah mendengar berita buruk yng diterimanya.
"Tao-hyung mianhe…."lirih Kai.
"mianhe..seharusnya jangan ada yang berterimakasih"kai menangis
"aku tidak pantas menerima nya, bahkan seharusnya kalian membenciku "jelasnya
Kai terdiam mengingat masalalu, masa dimana kejadian yang sebenarnya terjadi. Kejadian penyerangan yang membuat Tao harus tergigit dan terkena virus WOLF.
….
….
….
….
….
….
….
….
FLASH BACK ON
Entah mengapa akhir-akhir ini aku ingin sekali keluar tepatnya ingin masuk kedalam hutan itu. Hyung-hyung ku otomatis melarangku ,mencegah dengan berbagai macam cara agar aku tidak memasuki hutan yang jauh lebih dalam. Namun, makin dicegah aku malah makin penasaran akan kesana.
"kai-a …ku mohon jangan kesana … nanti kris-gege akan marah "Cih, entah mengapa aku tidak begitu suka bahkan benci sekali terhadap namja sok keimutan dan sok polos. Tao, wife dari hyung ku . dari awal kedatangannya masuk kedalam keluargaku , aku memang sudah tidak begitu suka apa lagi cara dia memasuki lingkungan keluarga kami. Ditambah kini dia sudah berstatus sah sebagai wife dari Kris, hyungku.
Selama beberapa tahun, walau dia ada di kastil ini. Kami bahkan bersitegang. Bukan karena Tao tidak ingin dekat denganku, tapi sebaliknya aku yang ingin menjauh darinya. Entah , tapi aku tidak suka tipe orang yang seperti itu.
"aku akan pergi sebentar , lagian aku bersama Chen-hyung….dan lagi kau tdak perlu ikut campur"ucapku ketus.
"aku….aku akan ikut ! setidaknya aku bisa mengawasi kalian "Tao berucap dengan gugup.
"SUDAH KU BILANG JANGAN MENGGANGGUKU !"bentak ku.
"SUDAH CUKUP KAI-AH! Apa salahnya Tao ikut ? dia tidak pernah menyusahkan kita "Ok kini hyung-hyungku mulai membelanya.
"ta…tapi chen-hyung"
"Biarkan Tao ikut … dia pasti bosan terkurung terus di dalam kastil ini dia juga perlu melihat dunia luar "suara menggelegar itu datang kami pun menengok ternyata, Chanyeol sang pengendali Api.
"Chan-ge ikut juga ,Ne"Tanya ragu-ragu ,Tao menghampiri chanyeol. Dan chanyeol langsung membelai rambut pirang Tao. Cih, dasar.
"Aku akan disini saja, aku masih lelah . pergi lah bersama mereka ! Chen jaga Tao ini , kita dititipkan pesan untuk terus menjaga wife ketua "ucap namja berbadan jangkung itu.
"Ne, kajja ikut Tao "chen mengajak dengan senyuman . berbeda dengan ku.
"Tapi….
"apa lagi Tao ? ada yang perlu dikhawatirkan ?"ucap Chen.
"Kris-ge , melarang kita untuk pergi jauh dari pagar pembatas . hutan itu sudah terlampau jauh dari pagar pembatas . kita bisa dapat masalah "kulihat Tao sedikit tertunduk.
"Yah, yah, yah , dasar penakut ! sudah Chen-ge kita pergi tidak perlu menunggu seorang…. BOCAH !"sinis ku.
….
….
….
….
….
….
….
….
Ketika ditengah hutan , aku dan chen melihat sekeliling dengan biasa, berbeda dengan namja PENAKUT yang berada di belakang kami .
"chen-hyung kita berpisah aku akan berburu ke barat dan kau ke timur " dan setelah menunggu anggukan dari Chen kami pun berpisah . sebenarnya kami hanya iseng-iseng tanpa berburupun kami bisa makan enak .
Setelah aku mencapai tempat yang ku lihat banyak rusa liar ku bidik dengan senapan ku .
"Kai-ah , andwe…!"ku tersentak , cih namja ini malah mengikutiku.
"kenapa kau mengikutiku , huh?"
"mianhe ….tapi firasat ku tentangmu buruk, aku tak mau kau kenapa-napa nantinya "
"cepat pergi dari sini !"kuarah kan senapanku ke…
hadapan Tao
"aku…a…aku akan diam…aku tak bermaksud mengganggumu, biarkan aku ada disini mengawasimu ,aku,….aku….aku akan diam "lirih nya
Haaahhh…..
Kuhembuskan nafas kasarku . kenapa wife hyungnya ini benar-benar sangat menyebalkan.
Setellah itu , ku lihat dia duduk manis, aku sempat terkejut apa yang dia bawa. Sebuah Samurai. Dari mana dia ….aahh mungkin karena dia bisa wushu dan beladiri.
Aku tersenyum. Entah ada ide untuk menjebaknya.
Aku bersiul . bersiul sangat keras.
"Kai-ah…andwe…andwe….!jangan bersiul, wolf akan datang kumohon jangan bersiul ..!"pintanya.
Makin di larang , makin ku bersiul amat keras . kulihat dia sedikit bergetar. Kusuka, kusuka saat di seperti ini. Ketakutan.
AUUUUUUUUUUUUUUUUU….!
Ku tersentak ternyata cepat sekali respon dari wolf itu. Bahaya. Pasti mereka akan datang.
"Tao…..good bye~~"ucapku dan melesat dengan kekuatan telephore ku.
Setelah itu aku menghampiri Chen yang berburu di Timur. Aku tidak memikirkan Tao sekarang.
Buggh ..BRAAAKKK….
"Chen-hyung…! Pekikku. Melihat Chen yang sedang melawan beberapa serigala buas.
Kyaaat
WUUUZZZZ
ZTT….ZZTT…
DUAAKK…..
"chen-hyung guenchanayo?"ku bantu Chen yang sudah terluka dikakinya.
Menurutku semakin wolf itu dibunuh mereka akan semakin banyak. Cloning? Benar mereka membelah diri dan menjadi banyak.
"Kai AWASS….!"Teriak Chen. Ku menengok ke belakang
DUAAAKK….
Aku terpental jauh dan menambrak pohon hingga tumbang.
Uuh…
Darah ku pun keluar di sela bibir-ku.
Uggh…tangan kananku." Ternyata tangan kanan ku cukup parah karena membentur tadi. Ada 5 wolf langsung menerjang ku dan
BRAAAKKK
BUUUAAAKK….
"KAI-AH GUENCHANAYO?"Chen tengah berteriak padaku , mengkhawatirkan keadaanku. Namun , samar-samar ku lihat di depanku.
Samurai..?
Samurai siapa ?
BEEZZZZ…
BEEEZZZ
KRAAKKK…..
"Kai-ah guenchanayo ?" aku hanya menganggukkan kepala , uhuuk …. Kenapa darah ini tidak bisa berhenti.
Kulihat Tao tengah khawatir . Bagaimana bisa dia bisa menemukanku secepat ini.
"Aku…aku melihat mu menghilang tadi….ternyata kau tengah menyelamatkan Chen-ge"ku mendengarkan penjelasan Tao ini , sedikit menaikan alisku. Ku kira dia akan sangat marah karena sengaja ku tinggalkan , tapi ….. yang dia tau bukan aku meninggalkan nya karena menolong Chen-hyung
"uhukk…..arrrr.."ku bangkit , sepertinya pertarungan kali ini hanya bisa menggunakan tangan kiri.
"Tao menjauh dariku , cepat lah tolong Chen-hyung"
"ba…baik…tapi …kau ?"
"Cepatlah !"
AUUUUUUUUUUUUU….!
Semakin banyak ternyata .
WUUUUZZZZ…
BUAARR….
WUUUZZZZZ….
DUAAAKKKK…
BRAAAKKKK…
Ku ayunkan semariku , mearahkan kekuatanku . namun, tidak mudah yang kukira . kekuatanku tak ada yang kenanya .
"Chen-ge…. Mintalah pertolongan!"perintah Tao.
"Baik…"setelah itu ku lihat Chen memejamkan mata dan
KYAAAAAT….
BZZZ….BEZZZZ
JDEEEERRRRR…..
Sebuah petir dan halilintar terlihat dilangit . itu tanda bahwa kami memerlukan bantuan.
"KAI….!"
BRAAAKKK….
Aarrrggghhhh…. Untuk kedua kalinya ku tidak berkonsentrasi.
"aku disini…"Tiba-tiba Tao sudah membantuku lagi melawan banyaknya serigala-serigala lapar.
"Apakah aku terlambat ? ternyata sudah mulai yah pestanya" ada namja cukup tampan yang sedang menunggangi serigalanya pakaiannya cukup formal semperti pakaian pangeran . tapi ini bukan ,pangeran. Dan bukan yang kami kharapkan.
"Cih, kami masih memulai" sindir Chen.
Ku lihat namja itu mendekat-semakin mendekat – dan bertambah dekat.
Kalau di lihat dia seperti kami . namun bukan…
"serigalaku benar-benar bermain kali ini…" ucap namja itu sambil mencium salah satu serigala didekatnya.
Dan disini lah kami bertiga, aku, Tao, dan Chen-hyung. Dalam situasi yang menegangkan. Entah , sepertinya tidak ada bantuan disini.
PROKK..PROOK….PROOKKK
"lihat lah siapa yang memancing kami !"dia terlihat santai dengan bertepuk tangan.
"JANGAN MENGGANGGU KAMI…!"Bentak Tao. Bodoh! Kenapa dia memancingnya.
"TAO …DIAM!"Bentak ku.
"Chen-hyung lebih baik kau pergi ke kastil cepat! Minta lah bantuan !"
"Tidak! Aku tidak bisa meninggalkan Tao disini"bahkan yang dikhawatirkan Chen-hyung hanya Tao.
"Cepatlah!"sinisku. Chen diam sesaat dan mengangukkan iitu dia menghilang.
"Dari mana kita harus memulai ?" senyuman Tajam dari namja werewolf itu.
…
…
…
Te Be Ce
(penyakitan)
Mianhe kalau ceritanya sedikit gak seru .
Tapi bagaimanapun juga ini asli dari fikiran gue , khayalan gue
Yah maklum tukang khayal.
Tapi aku akan update secepatnya (•̀_•́)ง
Thank you for readers setia maupun yang baru.
Back?
Review
OK
(membungkuk 90°)
