Persona: Lost and Found
Chapter 3:
Forbidden
Disclaimer: P3 and P4 dimiliki oleh atlus… dan saya bercita-cita memiliki atlus( gak ada yang nanya!)
A.N: READY FOR CHAPTER 3? LETS GO!
Place: shirogane's mansion: front gate
Date: 5th September 2012
Naoto masih memeluk kakaknya yang sudah lama menghilang. Minato hanya bisa tersenyum melihat adiknya yang ditinggalkannya selama 12 tahun. Tiba-tiba naoto teringat sesuatu.
"minato nii-chan?"
"ya?"
"bukannya kakak sudah meninggal?" Tanya naoto.
Minato melepaskan pelukan naoto, lalu menatap naoto dengan wajah sedih.
"kenapa nii-chan?" Tanya naoto.
Minato hanya melihat naoto yang berwajah sangat mirip dengannya. Kecuali dengan tubuh yang lebih pendek dan naoto adalah seorang wanita(walau udah sering dikira cowok).
"naoto… ada sesuatu yang harus kuberitahu…." Ucap minato dengan nada serius.
"apa itu? Bagaimana kalau kau masuk dulu ke rumah? Kita bicarakan itu di rumah…" ucap naoto dengan tersenyum.
Minato hanya diam menatap shirogane mansion.
"aku juga akan memberitahu jii-chan. Ayo masuk!"
naoto menarik lengan minato. Sekeika itu juga melepaskan tangan naoto.
"tidak… disana terlalu banyak 'dinding yang mendengar'" ujar minato dengan wajah serius.
"… baiklah. Lalu kita akan bicara dimana nii-chan?" Tanya naoto.
"bagaimana kalau di junes? Di situlah tempatmu berkumpul dengan teman-temanmu kan? Dan 'seseorang yang kau sukai'?" canda minato dengan senyum lebar di wajahnya.
"a-apa masuk nii-chan! A-aku nggak suka siapa-siapa kok!" ucap naoto dengan wajah merah.
"hmm? Coba kutebak namanya… hmm… kanji tatsumi kan?"
Naoto hanya diam saja menutupi wajahnya yang tambah merah dengan topi yang dipakaikannya. Sedangkan minato mencubit pipi adiknya yang sudah merah(A:kasian oiii… adiklu tuh…M:biar pembalasan karena nampar gua! *evil smile*)
"haha kau memang lucu naoto… kau masih belum bisa menyembunyikan perasaan sukamu dari dulu." Ujar minato sambil mencubit pipi naoto dengan gemas.
"nii-chan baka!" teriak naoto sambil memukul perut minato dengan wajah merah. Minato hanya tertawa saja walau menerima pukulan telak diperut.
"hahaha… baiklah aku bertemu denganmu nanti sepulang sekolah." Ucap miato sambil berjalan menjauhi shirogane mansion.
Naoto mengangkat kepalanya dan melihat kakaknya pergi. Lalu dia berlari dan memeluk kakaknya dari belakang. Minato yang kaget dengan 'serangan dadakan' naoto hanya tersenyum
"jaa ne, nii-chan." Ucap nato sambil melepaskan pelukannya. Minato lalu berjalan dan mengangkat tangan kanannya seakan memberi tahukan 'sampai nanti'.
Place: shirogane's mansion-control room/shoji's room
Date: 5th September 2012.
Shoji(yang belum tahu shoji silahkan melihat chapter 2 ya!) melihat cucunya dari kamera pengintai. Beliau kaget melihat salah satu cucunya masih hidup. Lalu beliau (karena orang lebih tua maka author memakai kata beliau) menyalakan laptop yang terbuka di meja kerjanya. Beliau membuka file biography minato arisato dan melihat sebuah tulisan kecil di bawahnya.
'by kirijou group'
Melihat tulisan itu beliau kaget dan berpikir.
"kirijou… sudah kuduga sesuatu aneh di group itu… yah tidak seaneh nanjou group(yang tahu mendapat ciuman author! *digebukin readers* bercanda-_-.. kalau nggak tahu silahkan Tanya teman anda, 50:50, dan ask audience *woii ini bukan who wants to be a millioner!* maaaf… but seriously ask megami tensei wikia! Tataa!) sih… mungkin harus kucari tahu dengan cara 'itu'.
Lalu beliau mengetik sesuatu dan muncul sebuah situs(atau apalah) yang diketahui sebagai database kirijou group. Lalu muncul sebuah tulisan:
Please confirm your id and password
ID:
PASSWORD:
Shoji membuka suatu program di laptopnya dan beberapa menit kemudian sebuah tulisan kembali muncul:
Your id and password correct, please wait for a moment.
"hmm… seperti biasa program buatan shirogane memang hebat tapi tak kusangka butuh waktu yang lama… biasanya langsung berhasil…. Kirijou group memang hebat…" gumam shoji dengan nada hormat.
Setelah menunggu sebuah tulisan kembali muncul.
Insert key word: search
Shoji lansung menulis
Insert key word: minato arisato search
Lalu beliau menekan tombol search dan menunggu. Setelah menunggu 20 menit dan selesai membuat kopi (lama amat! Internetnya make s****y ya?) sebuah biography minato muncul di layar laptopnya. Walau biographynya mirip dengan yang demiliki beliau tapi ada beberapa perbedaan. Sebuah catatan ada di bagian terbawah biography.
'minato meninggal setelah beberapa bulan setelah pertarungan antara nyx/the fall. Setelah suatu kejadian diketahui bahwa kematian minato dikarenakan dirinya menyegel nyx.'
"nyx? Dewi malam yang ada di mythology yunani itu? Hmm… ada yang kurang sepertinya…" gumam shoji sambil meminum sedikit kopi yang dibuatnya tadi.
Lalu mata shoji terbelalak setelah melihat dua tulisan 'shadow' dan 'pesona'. Beliau tak dapat berkata apa-apa.
"'shadow' dan 'persona'? tak kusangka mereka benar-benar ada…" gumam shoji sambil berdiri dan melihat jendela.
"minato… sepertinya kau memang seorang shirogane sejati…" ucap shoji dengan wajah tersenyum. Lalu dia kembali ke laptopnya dan mengetik
Insert key word: project infinity search.
Shoji menekan tanda 'search' dan menunggu. Tiba-tiba kejadian aneh pun terjadi.
'THIS FILE IS FORBIDDEN FOR ANYONE WHO HACK KIRIJOU GROUP DATABASE! FOR ANYONE THAT STILL HACKING THIS FILE, WATCH OUT OR EXECUTION AWAITS!'
Shoji berkeringat dingin melihat tulisan itu dan sepertinya dengan melihat tulisan di layer aura dingin menusuk tubuh. Shoji mematikan laptopnya dan meminum kopi sampai habis.
"hebat bener ya yang buat tulisan itu… dengan lihat aja sudah menusuk tulang…" gumam shoji. "minato… heh… Anak itu sudah membuat perubahan besar…
*sekarang author akan menggunakan POV mode. Dengan begini dapat kelihatan jelas perbedaan situasi antara karakter satu dengan yang lain. Tapi nanti selesainya POV mode bentuk tulisan menjadi narasi lagi setelah kejadian yang sama dialami dua orang atau lebih. Selamat menikmati!*
P.O.V: Naoto Shirogane
Place: yasogami high- front gate
Date: 5th September 2012
Aku tersenyum ceria sepanjang perjalanan kearah sekolah. Aku tak bisa berhenti tersenyum(A: orang gila~ N: gua bukan orang gila!*nembak author make Cerberus*) karena kakakku yang kukira sudah meninggal selama 13 tahun kembali! Walaupun aku tak mengerti apa yang akan dibicarakan oleh onii-chan, tapi tetap saja aku gembira.
"naoto-kun, selamat pagi." Ucap seseorang dari belakangku dengan suara feminine dan sopan yang kukenal.
"ah, yukiko senpai ohayou!" jawabku kepada yukiko-senpai dengan nada yangtanpa kusadari adalah nada ceria dan tersenyum.
"naoto-kun, apa kau sakit? Kenapa kau berubah!" Tanya chie senpai yang berada di samping yukiko senpai dengan nada khawatir.
"a-apa maksudmu chie-senpai! A-aku tidak apa-apa kok!" teriakku malu dengan perkataan chie-senpai.
Tertawalah yukiko senpai dengan kencang karena mendengar dialog antara diriku dengan chie senpai. Kami hanya sweat drop melihat yukiko senpai yang tertawa dan orang-orang di sekitar kami melihat kami.
"*snrk* maaf… pfft… tapi ada apa denganmu naoto-kun? Pfft… apa ada sesuatu?" Tanya yukiko senpai sambil menahan ketawanya.
Kutatap tanah dibawahku untuk berpikir. Apakah aku harus memberitahu mereka tentang kakakku yang kembali? apalagi setelah diriku memberitahukan tentang kematian kakakku…
"tidak… hanya saja aku sedang senang…" kuucapkan kalimat itu setelah berpikir bahwa itu hal yang teraman. Tetapi para senpai(chie & yukiko) bukannya mengalihkan pembicaraan malah menatap diriku.
"a-apa senpai?" tanyaku gugup.
"hmm… sepertinya ada yang aneh dari alasan itu…" ucap chie senpai dengan gaya detektif (tangan di dagu).
"ya benar chie… sepertinya naoto yang kita sayangi ini menyembunyikan sesuatu dari kita…" ujar yukiko dengan senyum curiga(atau sinis).
Aku hanya keringat dingin mendengar kata-kata senpaiku… wajah mereka berubah menjadi senyum curiga… oh tuhan, tolonglah hambamu yang disiksa ini…
"jadi naoto-kun apa yang kau sembunyikan dari kami? Jangan-jangan kau selingkuh dari kanji-kun?" Tanya yukiko denpai dengan senyum. Tapi kutahu senyum itu hanya senyum curiga.
"ti-tidak kok! Aku tidak selingkuh!" jawabku dengan wajah merah.
"kau tahukan tak ada yang dapat kau lakukan… pada akhirnya kami akan tahu." Ucap chie senpai sambil menepuk bahuku. Aku tak dapat berkata apa-apa. Aku hanya diam saja dengan keringat dingin sambil menunggu suatu pertolongan dari fitnah yang kejam itu.
Ting tong teng tong
Yeah! Akhirnya pertolongan tuhan datang juga! Bel masuk kelas berbunyi dan para senpai berlari masuk kedalam sekolah. Aku mengela nafasku lega. Aku berjalan dengan santai.
Place: classsrooom no. 2-f
*time skip* morning
Di pelajaran aku tersenyum sambil menatap jendela. Aku senang sekali sampai-sampai guruku melihatku. Lalu kanji-kun melihatku dan dapat kulihat wajahnya agak merah. Aku tersenyum melihatnya dan terjadi sesuatu yang sama sekali tak kuduga.. Hidung kanji-kun mengeluarkan darah dengan banyak. Aku berdiri dan mendekati kanji-kun yang pingsan. Lalu murid lellaki yang duduk di sebelah kanji mengangkat kanji setelah disuruh guru.
*time skip* after school.
Pelajaran hari ini cukup membosankan. Apa lagi pelajaran kelas kashiwagi, benar-benar membosankan… dan juga kejadian tadi pagi… tapi akhirnya selesai juga. Aku tak sabar betemu oni-san. Apa yang ingin dibicarakannya ya? Aku membereskan bukuku ke dalam tasku. Lalu seseorang menepuk bahuku. Kulihat kanji-kun yang sudah bangun dari pingsannya dan tisu di hidungnya…
"yo naoto mau pulang barenga aku?" tanyanya dengan wajah merah.
"maaf kanji-kun… aku ada urusan habis ini…" kujawab dengan nada agak bersalah.
"oh… ya sudah…" ucap kanji-kun dengan wajah kecewa.
Melihat wajah itu aku tak tega begitu. Kulihat kanji-kun akan keluar kelas lalu aku berlari menghentikan langkahnya.
"tunggu dulu! Bagaimana kalau besok saja? Besok aku tak ada kerjaan." Tanyaku sambil memegang tangan kanji-kun.
Kanji lalu melihat mataku dan warna merah dapat terlihat di wajahnya.
"b-baik… a-aku juga gak ada k-kerjaan…" jawab kanji dengan nada bergetar.
Aku tersenyum melihat kanji dan dia membalasnya dengan senyuman manis(A: wuih kanji bisa senyum manis! K: MATI KAU AUTHOR! *gebuk author make gergaji mesin*)
"ciee kanji-kun sama naoto-chan pegangan tangan nih yee!" teriak rise yang muncul dengan tiba-tiba dari belakangku.
Kami berdua melihat tanganku yang memegang tangan kanji. Kami berdua langsung melepas genggaman kami. Kami berdua langsung mengeluarkan warna merah dari pipi kami.
"a-aku pergi dulu!" ucapku sambil mengambil tasku. Lalu aku berlari meninggalkan kelas dan keluar sekolah.
Place: junes-front
Melelahkan sekali berjalan dari sekolah sampai junes. Ha… ini gara-gara jarang olahraga… mungkin aku harus berlatih lagi ya… hm? Kulihat oni-chan sedang duduk di junes food court area. Sepertinya dia sudah menunggu lama… ya sudahlah aku kesana saja.
Place: junes-food court
Kulihat nii-chan sedang mendengarkan musik dari mp3 nya. Tapi yang ku heran adalah 4 pedang yang dibawa oleh nii-chan di pinggangnya. Bagaimana gak ketahuan ya? Ku dekati nii-chan dan melepas headphone yang ada di telinganya. Dia kaget melihat diriku yang melepas headphonenya. Lalu dia mematikan musiknya dan tersenyum kepadaku, akupun membalas senyumannya.
*end of Naoto's P.O.V*
P.O.V: Minato
Place: velvet room
Date 5th September 2012
Sehabis bertemu dengan naoto akupun kembali ke velvet room. Igor sedang pergi, Margaret membuatkan lemon tea hangat untukku, dan aku… aku hanya melihat deskripsi-deskripsi personaku yang berada di compendium.
"apa ada yang bisa saya Bantu minat-sama?" Tanya margareth sambil menaruh lemon tea di meja.
"tidak… tidak ada…" jawabku. Lalu keheningan terjadi kembali. Margareth duduk di sofa panjang yang biasanya diduduki oleh igor sambil membaca sebuah buku. Dan kau tahu apa yang dibacanya? Comedy gold… dia membaca buku itu tanpa tertawa sedikitpun alias serius.
"margareth… apakah ada seorang tamu setelah diriku?" tanyaku memecah keheningan. Lalu margareth menutup buku yang dibacanya dan menatapku dengan wajah tenang.
"ya… ada…" awabnya tenang.
Aku meminum lemon tea di meja dan menatap sebuah kontrakyang ada di tengah meja.
"sepertinya naoto sudah mengambil kontrak itu ya?" tanyaku.
"ya, minato sama." Jawabnya.
"fuh… sepertinya hari ini akan berjalan tidak semestinya…" ucapku.
"maksud anda? Saya tidak mengerti maksud anda." Tanya margareth dengan wajah bingung. Aku meminum lagi lemon tea-ku dan tersenyum.
"nanti akan terjadi sesuatu yang menarik…" ucapku kepada margareth.
"menarik? Menarik seperti apa minato-sama?" tanyanya dengan curious.
Aku tertawa dengan kencang sampai margareth bingung. Aku menghentikan tawa u dan melihat margareth.
"kau benar-benar saudara dari Elizabeth. Rasa keingin tahuanmu sama seperti dia dan wajahmu juga manis sepert ia." Ucapku sambil terssenyum.
"a-apa maksudmu minato-sama? A-aku tak mengerti maksudmu?" ucap margareth dengan wajah merah merona. Aku menghabiskan lemon teaku dan berdiri dari kursi.
"anda mau kemana minato sama?" Tanya Margareth.
"aku akan keluar. Jadi tolong jaga rumah ya!" ucap ku sambil mengambil senjata-senjata yang ada di samping pintu velvet room.
"baik… berhati-hatilah minato-sama…" ucap margareth.
Aku tersenyum dan keluar dari velvet room untuk menghadapi yang kusiapkan.
TO BE CONTINUE.
A/N: akhirnya selesai juga! Gara-gara mudik beberapa bagian cerita terpotong. Maaf ya jika ceritanya ngegantung dan banyak miss type! Tapi tenang saja… chapter 4 akan full conversation dan full action dan less humor! So stay tune!
Mini drama:
Minato: capek ya vari-sama?*sambil memberikan lemon tea ke author*
Vari : ya… gara-gara semua mudik jadi ngepel seisi rumah…
Minako: author! Nanti aku ada kan?
Vari: ya… nanti tak coba…
Semua kru megami tensei: kami juga ya1
Vari: gill u pada! Gua mokat nanti!
