BAB 3: The Girl Who Can See The Ghost
Author : WAHYU RAHMANSYAH (dahaja)
Rated : T
Genre : Romance, Horror
Pairing : SasuSaku
Note : Naruto is Masashi Kishimoto have
Warning! - Typo bertebaran, Gaje, dan jalan jerita mungkin kecepatan
SELAMAT MEMBACA
Ketika kau membuka topengmu Dunia akan melawanmu,
tapi ketika kau memakai topengmu, semua akan menjadi berubah
- Author –
*) YOUKAI - Hantu, Iblis, Demon, dan semacamnya
I JUST WANT TO BE WITH YOU
Gadis itu, gadis musim semi, Sakura. Kini telah terbangun setelah koma yang dialaminya selama satu bulan duapuluh hari, atau sekitar lima puluh hari. Kehidupannya kini telah berubah sepenuhnya. Dia bukan amnesia! Tapi, dia diberikan sedikit kelebihan. Dia... dapat melihat youkai.
Yah, setelah ia terbangun dari koma, tiga hari yang lalu, Sakura kini dapat melihat youkai yang bertebaran dimana-mana. Tapi, anehnya. Ketika Sakura memegang bagian dari tubuh seorang pria tampan, berambut emo, dan bermata onyx tajam, Sasuke. Ketika Sakura memegan apapun itu dari bagian tubuh Sasuke, youkai yang dilihat Sakura, akan menghilang. Itulah sebabnya mengapa ia selalu berada disamping Sasuke
.
.
.
Gadis berambut sebahu, dan berparas cantik itu, kini berada di sebuah taman, dibelakang sekolah. Entah apa orang menganggapnya, tatapan aneh selalu saja muncul kepanya. Sakura kini sedang berbicara sendiri. Tanpa orang-orang ketahui, Skura berbicara dengan seorang youkai yang beberapa hari lalu selalu mengikuti Sakura, Sakura yang merasa risih dengan adanya youkai itu, memberanikan diri untuk berbicara.
"jadi, apa yang bisa aku bantu untukmu, youkai-kun?" tanya Sakura
"Jangan panggil aku dengan nama youkai!" protes youkai itu yang memiliki rambut merah yang tidak terlalu panjang. Mata rubynya berkilat melihat Sakura yang duduk manis didepanyya
"lalu, aku harus memanggil mu apa?" tanya Sakura yang sedikit meninggikan suaranya karena kesal. Membuat orang-orang disekitarnya bergidik ngeri.
Youkai itu memutar matanya bosan, dan kembali menjawab, "panggil aku Karin, Uzumaki Karin"
"baiklah, lalu apa masalah mu? Karin-chan" tanya Sakura yang menatap Karin dengan mata emeraldnya mulai serius.
"kau taukan setiap youkai, selalu sja bertebaran dimana-mana, mencari-cari sesuatu, untuk menolongnya. Sejujurnya aku hanya ingin meminta tolong kepadamu..." lirih Karin yang kini juga mulai serius
"hm.. aku tahu, apa itu?" tanya Sakura
"bantu aku untuk mengatakan kepada orang tua-ku agar tidak terlalu memikirkan-ku, juga katakan kepada mereka juga bahwa aku sudah tenang dialam sana..." jawab Karin dengan wajah yang sedikit bersedih
"hanya itu saja?" tanya sakura cepat sebelum youcai bermata ruby itu pergi.
"tidak juga... kau tahukan orang yang selalu bersamamu itu? Laki-laki manis, berwajah tampan itu!" taanya karin kepada Sakura dengan wajah yang memerah akibt menhan malunya.
"oh, Sasuke... ada apa dengannya?" jawab Sakura yang kini melihat kearah gedung sekolah.
"..." Karin hanya diam, tidak mengataka apapun.
Melihat wajah Karin yang blushing itu membuat Sakura menyimpulkan sesuatu "Apa jangan-jangan... kau... suka sama Sasuke-kun?" tanya sakura pelan-pelan seraya menyelidiki kebenarannya. "hei! Kau tidak bisa begitu! Dia adalah milikku! Aku juga menyukainya... kau tidak boleh merebutnya dariku!" jawab Sakura cepat-cepat tanpa adanya spasi dengan wajah memerah akibat pernyataannya itu.
Sebenarnya Karin tahu kalau Sakura menyukai Sasuke. "apa kau sudah menyatakan perasaanmu padanya? Apa kau tahu dia menyukaimu?" tanya karin
"tidak sih... tapi..." jawab sakura dengan menggantungkan peenyataannya.
"tapi apa Sakura-chan sayang? " tanya karin
"..." tidak ada balasan dari sakura kini.
"kalau begitu, ktakan padanya bahwa aku menyukainya dan titipkan salamku pada Sasuke-kun yah..." seketika itu, Karin juga menghilang. Membuat Sakura bergidik kesal akibat ulah Youkai genit yang satu itu..
"cih... emangnya youkai juga bisa jatu cinta ya? Dia membuatku kesal! Sialan..." gumam sakura degan suara yang pelan membuat Karin muncul lagi sambil menjulurkan lidah, lalu menghilang lagi "aaaak!" Jerit sakura kaget dengan ulah karin itu... "youkai itu memang menyebalkan!" gumam sakura
.
.
.
"ayolah Sasuke-kun~" bujuk Sakura yang memintanya untuk ditemani ke rumah youkai yang ditemuinya tadi, Karin. Sakura juga sudah mengatakan kepada Sasuke kalaun Karin menyukainya. Tapi, sasuke hanya menjawab dengan kata 'hn' miliknya itu. Dia hanya ber-ekspresi seperti melihat hal yang menjijikkan. Sakura yang melihat halitu tadi merasa senang karena hal itu.
"hn... baiklah..." jawab sasuke yang memandang mata emerald gadis musim semi itu.
"kakashi sensei sudah datang!" teriak seorang murid sambil berlari kekursinya. Begitu juga dengan semua orang yang berada dikelas itu
"halo, murid-murid~" sapa Kakashi sensei "sekarang buka buku matematika kalian halaman 123!" perintah Kakashi. Seketika itu, Sakura melihat seorang youkai gadis memakai baju putih terusan selutut dengan lengan sesiku. Wajah gadis itu sangat jelek, dengan wajah yang tidak berbentuk lagi, mata mengeluarkan darah. Ketika Sakura menatap gadis itu. Gadis itu melihat kearah Sakura dengan tersenyum mengerikan. Sakura yang tidak tahan dengan tatapan itu langsung mengalihkan pandangannya ke arah buku paket Matematika yang telah dibukanya..
"hei... Sasuke-kun!" sapa Skura kepada Sasuke yang sedang mendengarkan penjelasan Kakashi sensei didepan
"APA?" Tanya Sasuke pada Sakura yang sedang menunduk melihat buku paketnya
"a..a..ada youkai di de...depan sana... di..dia se..seorang gadis.. wajahya sangat me...mengerikan" jawab Sakura terbata-bata karena gugup yang dialaminya sambil sedang menunduk ketakutan setelah melihat youkai gadis itu yang tersenyum padanya.
"dimana?"tanya sasuke yang mengalihkan pandangannya menatap Sakura
"d...disana! didekat Kakashi sensi... aku takut!" jawab sakura dengan menatap mata onyx Sasuke lekat-lekat. Seketika itupun, Sasuke memeluk sakura singkat agar tidak ada yang tahu, juga menggenggam tangan sakura. Lalu, sakura melihat kearah depan lagi, gadis itu tiba-tiba menghilang setelah menyentuh sasuke. Memang semua youkai yang melihat sakura, ketika Sakura menyentuh barang sedikitpun tubuh Sasuke langsung menghilang dari pandangannya. Bahkan hantu-hantu yang ada disekeliling Sakura langsung menjauh ketika melihat Sakura dengan Sasuke.
.
.
.
"Sakura!" panggil ino yang berlari kepada Sakura bersama Hinata.
"apa?" tanya sakura bosan...
"apa kau masih melihat youkai?" tanya ino lagi
"hm.. aku melihatnya. Aku juga sudah mulai berbicara dengan para youkai itu." Jawab sakura.
"tadi, sewaktu pelajaran Kakashi sensei aku melihat Sakura-chan berpelukan dengan Sasuke-kun. Ada masalah apa?" tanya hinata dengan wajah merona karena malu menanyakan hal itu.
"o? O..oh t...tadi... sebenarnya, aku melihat youkai seorang perempuan yang selalu mengikuti kemana Kakashi sensei pergi. Wajahnya sangat menyeramkan, Hinata." Jawab Sakura salah tingkah.
"jadi, bagaimana hubungan kalian dengan bocah Uzumaki itu, Hinata?" tanya Sakura.
"Biasa saja kok, Sakura..." jawab gadis berambut indigo panjang itu
"apanya biasa saja heh? Bahkan kalian sudah berani berciuman didepan kami, walaupun itu singat." Jawab Ino dengan mata berputar bosan.
"hm... kalian jangan membicarakan seseorang dong dibelakang kalian... gak asyik" jawab seorang laki-laki berambut kuning jabrik.
"iya lah... terserah mu..." jawab Ino yang menarik Sakura menuju kekantin yang diikuti oleh Hinata dan Naruto.
.
.
.
"oi... Teme! Kau tidak mengajak kami?" tanya Naruto kepada Sasuke yang sedang makan bersama Shikamaru.
"brisik!" jawab Sasuke malas
"Sakura! Hinata! Kalian mau pesan apa?" tanya Ino yang kini sudah berada di kasir untuk memesan
"aku dan Hinata memesan nasi goreang saja!" jawab sakura yang kini sedang menatap kearah Ino
"hei! Ino! Aku juga yah!" teriak Naruto dari kursi meja mereka.
"hei kau tahu? Aku melihat banyak hantu disini... mereka semua menyeramkan sekali..." kata Sakura pada lima sahabat didepannya itu.
"ya iyalah sakura... masa hantu itu cantik sih..." jawab ino..
Tanpa mereka sadari kini Sasuke sudah memegang tangan Sakura dari bawah meja makan mereka. Agar Sakura tidak melihat hantu itu lagi. Membuat Sakura merona..
"terimakasih" kata sakura pelan kepada Sasuke. Sasuke hanya tersenyum simpul melihatnya.
Melihat kedua sahabat mereka, Sakura dan Sasuke. Lima orang yang berada di satu meja dengan mereka hanya terbengong melihat mereka. Seketika itu juga Sakura langsung salah tingkah.
Terima kasih telah membaca fanfic ku yang tidak jelas ini...
Ini udah panjang belom?
juga aku ucaapkan terima kasih untak para riview karna telah mau membaca fanfic jelek ini... ^^ juga mungkin kalau ada silent reader aku juga berterima kasih karna udah mau baca ^^
Mohon Bimbingannya ^^
WITH LOVE
Wahyu Rahmansyah (dahaja)
R
E
V
I
W
Wahyu Rahmansyah / wahyuonline
