This story belong 4MinBoyFriend, and I just translate it.

Please don't reupload this story

This is KaiBaek. Please, don't like, don't read. Okay? :p


WHO ARE YOU AGAIN PART III

Sequel of The Innocent Baekhyun I and II


Part III

"Apa yang bisa aku lakukan? Aku takut." Ujar Baekhyun dan oh astaga.. ia seperti anak anjing yang sedang ketakutan.

"Jangan khawatir Baekhyunnie~! Ada aku di sini! Dan aku tidak akan membiarkan Auntie Luhan memakanmu juga!" ucapnya seraya memeluk Baekhyun erat.

Baekhyun tersenyum. "Terimakasih… inilah alasanku mengapa aku begitu mencintaimu." Ujar Baekhyun dengan sedikit mendongak dan memberikan kecupan manis di pipinya dan sukses membuat wajah seseorang merona.

Baekhyun terkesiap dan segera bangun dari tidurnya. Ia mengangkat tangan kiri untuk menyeka peluh dingin yang menetes di dahi dan tengkuknya, sementara tangan kanannya ia tempatkan di dada.

Apa maksud dari semua mimpi itu? Kenapa dia tidak bisa mengingat memori masa kecilnya? Dia yakin, yang sedang ketakutan di mimpi itu adalah dirinya. Tapi? Siapa yang bersamanya kala itu? Dia tidak bisa mengingat siapa itu? Ah, tidak. Baekhyun hanya tidak benar-benar yakin.

Baekhyun menutup mata dan mengepalkan tangannya ketika perasaannya begitu.. kosong? Sakit? entahlah. Sampai sekarangpun, Baekhyun tidak tahu kenapa ia merasakan seseorang telah hilang dari pikirannya. Tapi, ia sama sekali tidak bisa mengingat siapa dia.

Ah, lagi-lagi! Baekhyun memijat pelipis yang terus berdenyut sakit ketika ia memaksakan diri untuk mengingat siapa dia dan apa hubungan orang itu dengan dirinya.

Akhirnya, Baekhyun berbaring lagi di tempat tidurnya dan berusaha untuk tidur, tetapi, bayangan orang itu terus datang lagi.

"Suara dan senyum itu? Kenapa selalu membuat jantungku berdebar?" gumam Baekhyun pada diri sendiri.

Baekhyun mulai terlelap jatuh ke dalam mimpi bersama bayangan itu.


WHO ARE YOU AGAIN?


Pagi ini, Baekhyun terlihat sangat berantakan karena sakit kepala yang tiba-tiba ia rasakan.

"Sial! Sial! Sial!" Baekhyun berusaha menyakiti kepalanya sendiri karena tidak tahan dengan sakit kepala yang membuatnya ingin meledak.

School Recess Time...

Baekhyun beringsut ke kursi cafeteria sekolah dan berkali-kali membenturkan dahinya di meja cafeteria karena pusing yang tidak kunjung hilang.

Tapi, setelah beberapa saat kemudian ia tidak merasakan sakit di dahinya akibat permukaan meja yang keras melainkan beralih pada sebuah telapak tangan halus yang memegangi dahinya.

"Apa-apaan tanga—" Baekhyun mendongak dan seketika menghentikan ucapannya.

"Apakah ada yang salah? Kenapa kau terus-terusan membenturkan dahimu? Lihatlah, sekarang dahimu merah." Ucap Jongin seraya mengelus dahi Baekhyun yang merah akibat benturan tadi.

Dugeun.. Dugeun.. Oh My!

"I.. Umm.." Baekhyun merasakan wajahnya pasti semerah tomat karena ia tidak bisa menemukan kata-kata untuk menjawab pertannya Jongin.

Jongin hanya tersenyum. "Apakah kau sedang sakit kepala?" tanyanya. Dan Baekhyun hanya mengangguk seperti anak yang hilang.

"Apakah kau mau aku belikan susu strawberry?"

Baekhyun menatap Jongin dengan mata melebar terkejut. "Oh? Dari mana kau tahu jika aku selalu meminum susu strawberry jika sedang sakit kepala?"

Sepasang manik Jongin seketika melebar dan sedikit pancaran rasa sedih di sana. Kenapa ia tidak membayangkan tentang pertanyaan Baekhyun yang seperti ini? "Aku.. umm.. aku juga sering meminumnya jika aku sedang sakit kepala. Jadi, aku pikir ini bisa membantu."

"Wow? Benarkah? Oh, kebetulan seperti apa ini?" kata Baekhyun dan memberikan seulas senyumannya untuk Jongin dan Jongin hanya membalasnya dengan tersenyum kecil.

"Baiklah, aku akan pergi dulu untuk membeli susunya," ujar Jongin seraya berdiri dan bersiap berjalan.

Langkahnya terhenti dan berbalik menatap Baekhyun. "Oh iya, kau tidak perlu mengganti uangnya. Sekarang, kau lebih baik mengambil jatah makan siangmu. Karena yang lain sudah menunggu kita di sana." Ujarnya seraya menunjuk ke arah Chanyeol dan lain dengan dagunya.

Baekhyun hanya mengangguk dan sedikit mendesah. Ia menumpukan kepala di kedua buah lengannya dan memutup mata. "Wow, Jongin kau sangat manis."


WHO ARE YOU AGAIN?


Next day. . .

"Baekhyun, Ayo! Kita harus sudah masuk kelas sebelum Mr. Kim datang!" Seru Kyungsoo seraya menggeret bahu Baekhyun, sementara Baekhyun hanya memutar matanya karena melihat kelakuan temannya ini.

Sebetulnya, mereka masih memiliki banyak waktu sebelum pelajaran pertama dimulai. Jika kalian bertanya mereka mau ke mana, jawabannya adalah mereka akan pergi ke kelas Jongin dan Lay untuk mengembalikan sapu tangan Jongin.

Kalian bertanya kenapa?

Karena Baekhyun sangat kikuk saat ia sedang sakit kepala sehingga ia tidak sengaja menumpahkan susu strawberrynya ke bajunya kemarin. Dan Jongin dengan sigap menawarkan sapu tangannya untuk mengelap baju Baekhyun yang basah.

"A—ah, masuklah dulu ke kelas Jongin, aku mau membetulkan tali sepatu dulu." Kata Kyungsoo.

"Eh? Okay."

Baekhyun berjalan dan menggeser pintu kelas Jongin, pandangannya ia jalarkan ke seluruh penjuru kelas, tetapi ia tidak menemukan Jongin. Kemana dia? Pikirnya.

"Ah, Sunbae-nim! Ada yang kau butuhkan di sini?" salah seorang murid kelas itu bertanya—sebetulnya ini masih pagi untuk guru masuk kelas, Kyungsoo hanya berlebihan.

"Aku mencari murid baru." Jawabnya singkat.

Murid itu menatap Baekhyun dengan pandangan bingung. "Murid baru? Tapi, kita tid—" ucapannya terpotong ketika ia melihat tatapan Kyungsoo padanya.

"Jongin! Kita mencari Jongin!" sergah Kyungsoo cepat.

"Ah.. tapi, Jongin seda—"

"Tidak bisakah kau panggilkan dia untuk Baekhyun, sekarang?!" kata Kyungsoo dengan nada sedikit menekan membuat murid itu langsung memenuhi permintaannya.

Setelah murid itu pergi, Baekhyun segera membalikkan badan dan menatap Kyungsoo. "Hei, ada apa denganmu ha? Kenapa kau berbuat seperti kepadanya? Dan, astaga suaramu, Kyung—"

"Baekhyun, dengarkan aku. Tidak ada yang salah sama sekali, aku hanya sedang gugup, bagaimana jika kita terlambat?" potong Kyungsoo cepat berharap temannya itu mengerti dengan alasannya.

Baekhyun memutar matanya mengalihkan pandangan. "Benarkah? Ck, hoobae yang malang, dia jadi ketakutan seperti itu."

Kyungsoo ingin sekali menyangkal ucapan Baekhyun barusan, tetapi hal itu urung dilakukannya karena Jongin sudah datang.

"Apa yang kau inginkan, Sunbae-nim?" tanyanya dengan penampilan berantakan pada rambutnya—seperti baru saja bangun dari tidur pagi di kelas.

Manisnya. Pikir Baekhyun dalam hati.

"Umm, aku hanya ingin mengembalikan sapu tangan milikmu, Jongin. Jangan khawatir, ini sudah aku cuci dan aku beri parfum tadi." Kata Baekhyun seraya menyerahkan sapu tangan milik Jongin.

"Bukankah aku sudah memberi tahumu bahwa kau tidak perlu mengembalikannya?" ujar Jongin seraya menerima sapu tangannya kembali.

"Aku hanya ingin memberikan tanda terimakasihku."

Baekhyun tersenyum dan segera berjalan menuju kelasnya, tetapi langkahnya terhenti karena sebuah tangan memegang lengannya.

Baekhyun menoleh dan menatap mata Jongin. "Kenapa? Apakah ada kurang?"

"Eum bukankah hari ini hari Jum'at? Em.. apakah kau mau keluar menonton film nanti malam?" tanya Jongin dengan sedikit malu-malu.

Dia mengajakku keluar? Apakah ini sebuah ajakan kencan? Pikir Baekhyun.

"Oh! Tentu! Aku akan mengajak yang lainnya juga!" ujar Jongin menimpali ucapannya tadi.

"Oh, iya Jongin. Kita akan pergi bersama, aku akan memberi tahu yang lain." Ujar Kyungsoo seraya menarik lengan Baekhyun menjauh. "Bye Jongin! Sampai ketemu istirahat pertama!"

"Bye Jongin!" Kata Baekhyun akhirnya dan ganti menarik lengan Kyungsoo.

Baekhyun tidak tahu, sebelum Kyungsoo benar-benar mengikuti arah tarikan di lengannya, Kyungsoo sempat menatap Jongin dengan death glare dan menggumamkan.

"B-O-D-O-H-!"

Dan, Jongin hanya tersenyum sedih dan membalas ucapan Kyungsoo tadi. "Aku tahu Kyung."


To Be Continue


Well like always, special thanks to 4MinBoyFriend~! And don't forget to the 4MinBoyFriend who is gave me a permission to translate this story.. And, once again.. i do not own this story. this story belongs to 4MinBoyFriend.

Please, ini adalah translate part III dan author aslinya HIATUS~! Tapi, saya pasti akan langsung mentranslatekan jika author 4MinBoyFriend sudah comeback :)

Di cerita ini, kalau udah baca yang innpcent Baekhyun pasti kalian tahu dong, kenapa Kyungsoo bilang Jongin bodoh? Jadi, di cerita ini yang ngerti banget kalo sebetulnya dulu Baekhyun sama Jongin deket itu adalah Kyungsoo sama Chanyeol. kalo Kyungsoo udah temen deket mereka dari kecil, sementara Chanyeol temen deket Jongin waktu udah gede :D

Oh, ya.. saya mau minta maaf buat chap 1 kemarin saya menulis "..Byun Baekhyun." saya minta maaf, itu kesalahan saya :D dan jika ada yang masih pakek bahasa Inggris, tidak lain, tidak bukan karena saya sebagai translator yang kurang kosa kata bahasa Indonesia sudah kehabisan pikiran untuk menerjemahakannya, jujur, saya mengerti maksudnya, tapi entah kenapa saya tidak tahu bahasa Indonesianya :D mohon maklum.. ^^ dan.. soal typo(s) yang berterbaran, saya juga minta maaf :D

Well, this is little sad story, right? But, this not be end..

Read Original Story :

www. /story/view/431439/3/who-are-you-again-hiatus-roma n ce-yaoi-exo-kaihyun-kaibaek-baekkai

*tolong hilangkan spasinya dan tanda kurungnya jika berniat membaca original story..


Last Word, Review and Favorite Please~