-THE LOVE-
By:ggakyumin
Cast : lee sungmin, cho kyuhyun, and other by SMent.
Pair : kyumin and other.
Disclaimer : Super Junior and SMent artist belongs to god. But, this ff, my idea.
WARNING: yaoi, boys love, typo(s),DON'T LIKE DON'T READ
Genre : Romance, hurt/comfort,friendship , etc
Rate: K, T, and M (alur bisa berubah sesuai alur cerita)
Summary : "ikut kau , ada sesuatu yang ingin ku bicarakan, kajja!" seru Siwon menarik tangan Sungmin. Sungmin hanya bisa pasrah ditarik dengan lembut oleh Siwon.
" Minnie, hwaiting!" seru eunhyuk menggoda sungmin dari kejauhan.
RnR
Sebelumnya , terima kasih buat yang udah Review.
Mianhae kalau jelek.
~CHAPTER 3~
Normal POV
"i-ini akibat karena lo, berani deketin kyuhyun" bentak Victoria
'apa! Dia benar-benar sudah gila!' batin sungmin terdiam mendengar pernyataan Victoria.
"sekali kagi lo, deketin siwon oppa, ama kyuhyun oppa, bakal gue, goreng lo dipenggorengan!"bentak Seohyun sambil membumbui (?) sungmin dengan tepung.
"waeyo? Kau ingin nangis?" sahut yeoja yang bernama Jessica seraya memotret Sungmin dengan ponsel selularnya.
"kalian , yack! Apa yang kalian lakukan!"
"S-siwon-ah. . ." sahut Jessica saat mendapati Siwon sedang memeluk Sungmin.
"cih! Siwon oppa, kau ingin membela dia? " Tanya Seohyun
"Minnie-ah, gwaenchana? Ka-kalian, apa yang kalian lakukan padanya!" bentak Siwon saat Sungmin pingsan dipangkuannya.
"kami hanya memberinya pelajaran oppa~" seru Seohyun menarik tangan siwon
"mwo? Kalian benar-benar keterlaluan! " bentak Siwon lalu mengambil ponsel Jessica dan membantingnya.
"kya! Oppa, apa yang, ponselku!" seru Jessica seraya memunguti kerangka ponselnya yang bertaburan(?)
" sekali lagi kalian melakukan hal ini, kalian akan berhadap langsung denganku!" seru Siwon menggendong Sungmin yang sedari tadi pingsan.
"iuh, mereka benar-benar menjijikan"
0000000000
" Hae, aku khawatir dengan Minnie" seru Eunhyuk menatap kepergian Sungmin.
" dia pasti baik-baik saja" seru Donghae menenangkan Eunhyuk
"akhir-akhir ini dia aneh, dia suka tidur dikelas, dan jarang tersenyum"
"kenapa kalian selalu saja mengkhawatirkan Sungmin, dia kan bukan anak kecil lagi! Dia pasti bisa menjaga diri" sahut Kibum dengan nada sedikit ditinggikan
" a-ada apa denganmu? Kulihat akhir-akhir ini kau suka marah-marah tak jelas" ketus Eunhyuk melihat Kibum yang pergi begitu saja.
"hyukkie-ah, Minnie dimana?" Tanya Siwon tiba-tiba muncul disebelah EunHae.
"entahlah hyung, dia tidak pernah bicara," seru Eunhyuk tersenyum dipaksakan.
Sungmin POV
Haah, hari ini aku harus lebih giat. Aku sekarang sedang berada di sebuah café. Yap, aku bekerja Part Time sebagai pelayan disini. Aku memang tidak pernah cerita tentang pekerjaanku ini pada Eunhyuk maupun Siwon. Aku takut mereka mengkhawatirkanku, aku bekerja disini dari pukul 1 KST sampai pukul 6 KST, gajinya lumayan untuk menambah keperluanku yang semakin lama semakin banyak. Pukul 8 KST malam aku melanjutkan pekerjaanku sebagai Bartender disebuah Bar kenalan temanku, memangsih pekerjaan di dua tempat sekaligus akan melelahkan, tapi apa boleh buat, ini kulakuakan agar beban nenekku di Amerika berkurang.
"sungmin-ssi, ada apa? Meja 8 sedang memanggil pelayan" lamunanku berakhir saat sebuah suara kudengar dari atasanku.
"n-ne"
Aku pun berjalan menuju meja 8, dan kulihat seorang yeoja melambaikan tangannya.
0000000000
Kyuhyun POV
Beberapa hari setelah kejadian itu masih terngiang dibenakku. Ini bukan salahku, aku sudah minta maaf dia saja yang sok jual mahal, apa perlu aku sujud dikakinya? Ani, ini bukan gayamu Cho Kyuhyun.
"Oppa kau mau pesan apa?" Tanya seorang yeoja yang tengah kencan denganku di sebuah café. aku sengaja mengencani dia untuk menghilangkan kegalauan yang ada di otakku saat ini.
"terserah kau saja, Sunny-ssi" ucapku tanpa meliriknya pandanganku lekat pada psp yang baru saja kubeli, kalian tahu kan 'kenapa' aku membeli psp.
"ne, " seru Sunny melambaikan tangannya pda seorang pelayan, itu bukan urusanku lebih baik aku melanjutkan aktivitasku didunia game.
"ada yang bisa kubantu?"
"Eh, Sungmin oppa? Kau bekerja disini?" seru Sunny. Sungmin? Kulirik seorang pelayan yang tengah berbicara dengan Sunny saat ini, ternyata benar , dia Sungmin. Tapi, aku tidak mungkin menunjukan wajah bersalahku padanya, biarkan saja lebih baik aku melanjutkan 'aktivitasku'
"anda mau pesan apa?"
"hmm? Oppa, tidak perlu se formal itu, Kyu oppa, kau mau pesan apa? Aku pesan ice cream rasa coklat satu cup dan soft drink"
"terserah kau saja" sahutku acuh.
"sama saja min oppa, gomawo"
"n-ne"
0000000000
Normal POV
"kau bisa pulang sendiriakan?" Tanya kyuhyun mengantar kepergiaan teman kencannya untuk mencari taxi.
"n-ne oppa, gomawo" seru sunny masuk kedalam taxi dan melambaikan tangannya. Sudah beberapa jam mereka menghabiskan waktu bersama. Hingga matahari terbenam dan saatnya mereka pulang.
Ddrt drrt drrt. . .
"halo?"
". . . "
"Kangin-hyung? Wae?"
". . . "
"baiklah aku kesana sekarang. . "
Kyuhyun pun masuk kedalam mobilnya dan berniat menuju ke sebuah bar. Yap, Kangin adalah hyung terdekat Kyuhyun saat ini dan seperti biasanya, Kangin mabuk lagi disebuah Bar dan membuat pelayan di bar menghubungi Kyuhyun. tentu , karena Kyuhyun yang sering pergi bersama Kangin jadi pelayan disana sudah tau siapa yang harus mereka hubungi.
"Kangin-hyung, kau mabuk lagi" seru Kyuhyun yang sudah sampai pada bar tersebut dan menemukan Kangin bersama beberapa yeoja.
"aahh, kyuhyun-ah, kau sudah dating, mari kita bersenang senang, "seru Kangin seraya meminum minuman beralkhohol yang tersaji diatas meja.
"hyung, ayo pulang. ." seru Kyuhyun memapah tubuh Kangin yang benar-benar berat.
Kyuhyun pun menyuruh supir taxi untuk mengantarkan Kangin kealamat rumahnya.
"sial, ponselku pasti ketinggalan" gerutu Kyuhyun lalu kembali masuk kedalam bar tersebut dan menemukan ponselnya tergeletak diatas meja
Kyuhyun pun berniat untuk pergi dari bar tersebut tapi matanya menangkap sosok seorang namja yang sangat ia kenal.
"sungmin-ssi?" seru kyuhyun melihat sungmin tengah menyajikan minuman pada beberapa namja
". . . " sungmin yang melihat keberadaan kyuhyun hanya diam.
"sungmin-ssi? Kau bekerja disini juga?" Tanya Kyuhyun melihat wajah Sungmin yang pucat.
". . ."
"kau sakit, ayo pulang" seru Kyuhyun yang entah kenapa menjadi begitu perhatian menarik tangan Sungmin.
"ani! Le-lepasshkan tanganmu, kau menyakiti aku!" bentak Sungmin saat Kyuhyun membuka pintu mobilnya.
"ayo masuk!"
"ani! Lepas!" bentak sungmin saat Kyuhyun dengan paksa mendorongnya kedalam mobil.
"sudahlah, sebaiknya kau berhenti bekerja disana, lihatlah dirimu, kau terlihat tidak sehat," seru Kyuhyun menghidupkan mobilnya.
"apa urusanmu? Keluarkan aku!"
" dimana alamatmu?" Tanya Kyuhyun memasangkan sabuk pengaman Sungmin.
Sungmin POV
Kya! Apa yang dia lakuakan, dia, dia, begitu dekat denganku. Aku dapat merasakn nafasnya saat memasangkan sabuk pengaman padaku, apa aku sedang bermimpi. Tapi, aku tidak boleh begini, dia membencimu Lee Sungmin! Sekali lagi dia Cho Kyuhyun membenci Lee Sungmin.
"ku Tanya dimana alamatmu?" tanyanya lagi saat mobilnya mulai meninggalkan tempat parker
"t-turunkan aku! " bentakku lagi
"dimana?"
". . . "
"hei! Dimana? Kenapa kau diam saja?"
". . . "
"baiklah aku antar kau ke apartemenku"
"MWO!"
Aku benar-benar terkejut saat dia bilang ingin mengantarku ke apartemennya. Ini benar-benar sudah gila,
"ani! Baikalah, aku akan bilang dimana!" seru ku acuh kulihat wajahnya tersenyum seperti evil.
Beberapa menit kemudian
"Gomawo!" seru ku masih dengan nada kesal kulihat dia tengah memperhatikan rumahku yang ukurannya sangat minim. Rumahku ini adalah rumah peninggalan ibu dan ayahku, bagaimanapun aku harus menjaga rumah ini.
"ini rumahmu?" Tanya Kyuhyun
"ne!" seruku lalu masuk kedalam rumah, kulihat dia masuk kedalam mobil dan pergi. Walaupun aku membencinya entah kenapa perasaanku susah dihilangkan.
0000000000
Normal POV
"Minnie-ah" seru eunhyuk melihat Sungmin tengah membaca novel.
"ne, wae Hyukkie?"
"ani, apa kau baik-baik saja?"
"ne, Hyukkie, Bummie dimana?" Tanya Sungmin menutup novel yang tadi ia baca.
"aniya, aku tidak tahu, dia seperti menjauh dari kita" jelas eunhyuk
". . . " Sungmin hanya bisa mengangguk
"Minnie-ah!"seru Siwon berdiri diambang pintu dan mendekati Sungmin.
"siwon-hyung? Wae?"
"ikut kau , ada sesuatu yang ingin ku bicarakan, kajja!" seru Siwon menarik tangan Sungmin. Sungmin hanya bisa pasrah ditarik dengan lembut oleh Siwon.
" Minnie, hwaiting!" seru eunhyuk menggoda sungmin dari kejauhan.
=TBC=
Haahh, gimana? Mengecewakankah?
Sekali lagi maaf kalo ada kekurangan, saia masih baru disini.
Mohon bimbingannya,
Balesan review!]
anonim890516 : "bener gak 7yah?udah tau jawaban nyakan? Tapi, kalo musuh dalam selimut bakal dibahas chap. Depan, , saia usahain buat panjangin chap. Berikutnya, Gomawo! Review terus ya~~"
dhianelf4ever : "chap. Depan bakal ketahuan kok siapa yang majang gossip min di madding, Gomawo! Review terus ya~~"
tifafawookie : " Iya, iya, liat aja ntar, Gomawo! Review terus ya~~"
Choi hyun rin :" gk papa, kok, Gomawo! Review terus ya~~"
Elfish: "hmm, ya mianhae, klo soal chap. 1 kurang memuaskan! Gomawo! Review terus ya~~"
MelianyMBLAQ : "mianhae kalo pendek, mmh, sarannya author pikitin dulu ya! Nih dah apdet! Gomawo! Review terus ya~~"
Nandha SparKyu: " NCnya ntar kira-kira chap. Depan ato 2 chap lagi deh, just wait, gomawo! Review terus ya"
Park Min Rin: "nih udah lanjut! Gomawo! Review terus ya~~"
Liana: " ntar lagi penderitaan Minnie bakal berhenti kok, gak papa kok, review ff aku, gomawo ya! Review terus"
Kyuminyewook: " aku usahain ya supaya lebih panjang, gomawo! Review terus ya~~"
Lee soo hyun: "maaf kalo mengecewakan, mmh, itu udah kebiasaan aku pake titi, ato koma, maaf klo udah ngelanggar aturan perfanfiction(?) nih udah lanjut, gomawo! Review terus ya~~"
lee minji elf: " oke, tapi author emang suka bikin orang jadi penasaran soalnya selama ini, ff yang author baca, jalan ceritanya mudah ditebak, gomawo! Review terus ya~~"
The: " nih dah apdet, dah tw kan siapa yang nyelamatin min, tapi kalo musuh dalam selimut tunggu chap depan, gomawo! Review terus ya~~"
Sekali lagi gomawo, buat yang udah review~~
Bocoran chap. Depan:
Bakal ketahuan siapa yang udah nyebarin gossip di madding!
Just wait!
Eeeh, eh, oiya! Bagi yang pingin NC sabar ya, tunggu beberapa chap lagi!
