I'm Back
Selamat meinkmati cerita-cerita pendek dengan karakter TaeYu. Semua Chara dalam cerita ini bukan milik saya, mereka milik keluarga, agensi, dan Tuhan.
If You Don't Like Just Go Away. I Dedicated this for the reader especially you all TaeYu Shipper
The Chara not mine but they belong to themselves, parents, agent, and God. This Stories Belong to me Byun14/Yui
.
.
Yui
.
Present
.
.
Under the Rain
.
.
(TaeYu/YuTae)
Lee Taeyong / Nakamoto Yuta
Ice Prince/ Takoyaki Prince
BB
.
.
.
.
Banyak yang bilang hujan datang untuk membawa kesialan dan kemalangan, tapi tidak hanya itu hujan juga bisa membawa cinta datang padamu, dan itulah yang aku rasakan.
.
.
Mata pelajaran terakhir adalah hal yang paling ditunggu untuk segera berakhir. Tidak hanya bagi sebagian siswa sekolah, tapi semua siswa pasti menantikan pelajaran terakhir itu segera berakhir sehingga mereka bisa segera pulang. Setidaknya itulah yang sekarang sedang dinantikan oleh Nakamoto Yuta yang sedang termenung menatap langit diluar jendela kelasnya. Jarinya mengetuk permukaan meja mendengarkan seorang guru yang sedang menerangkan sejarah sambil mengamati awan yang bergerak di langit.
.
Perhatian Yuta teralihkan setelah mendengarkan pengumuman tugas yang diberikan sang guru padanya. Dia hanya menghela napas dan mulai membereskan peralatan sekolahnya karena sebentar lagi bel akan berbunyi. Suara guntur menarik perhatian Yuta dan benar saja kalau hujan mulai turun dan membasahi jendela di sampingnya. Dia menghela napas lemah dan menumpukan kepalanya di meja sambil mengerang mengabaikan anak-anak lain yang menatap bingung padanya. Bahkan bel pulang berbunyi menjadi begitu tak menarik lagi bagi Yuta karena hujan yang sedang turun.
.
"Yuta-kun kau mau tinggal di kelas?" sebuah pertanyaan yang dilontarkan dari teman satu kelasnya membuat Yuta hanya bisa mendesah dan menekuk wajahnya
"bagaimana aku pulang? Diluar sedang hujan Taeyong-ah" jawab Yuta dengan nada menyedihkan membuat senyum Taeyong terkembang dan Yuta semakin menekuk wajahnya
"kau mentertawakanku eohh?" tanya Yuta dengan sewot membuat Taeyong hanya mengangkat bahunya
"ayo!" ajak Taeyong yang sudah menarik tangannya
"kemana?"
"tentu saja pulang mau kemana lagi?" jawab Taeyong dengan malas. Namja dengan wajah yang biasanya datar itu kini menarik Yuta yang berjalan mengekor di belakangnnya dengan malas. Namja dari jepang itu merasa sedih karena hujan turun. Dia tak begitu menyukai hujan yang identik dengan basah, kotor dan bnayak lainnya.
"Yuta-kun kau tidak tidur kan?" tanya Taeyong
"kalau aku tidur aku tidak akan mengikutimu" jawab Yuta dengan mendengus
"kau ini, hujan itu anugerah jangan menekuk wajahmu seperti itu" nasihat Taeyong seraya melirik sekilas ke belakang
"tapi—"
"sudah jangan banyak mengeluh aku akan mengantarmu" sela Taeyong dengan cepat membuat Yuta mengerjapkan matanya bingung
"aduhh, kenapa kau mencubitku?" tanya Yuta dengan ketus sambil mengusap pipinya yang memerah akibat cubitan Taeyong
"karena kau sangat menggemaskan" jawab Taeyong sambil mengambil payung dari tasnya
"ayo" ajak Taeyong setelah membuka payungnya, tapi Yuta masih tak bergerak dari posisinya
"kau serius?" tanya Yuta menatap tak percaya pada Taeyong yang menatap jengah padanya
"kau kira aku sedang bercanda?" tanya Taeyong dengan garang dan Yuta menggeleng. Mendapati Taeyong sedang mengamuk itu bukanlah hal yang baik jadi Yuta menurut dan mulai berjalan di samping Taeyong di bawah payung.
Grep
Deg
"sial" umpat Yuta dalam hati saat kini tangan Taeyong ada di pinggangnya membuat tubuh mereka begitu dekat. Yuta bisa mencium aroma maskulin yang menenangkan menguar dari parfume yang digunakan Taeyong.
"jangan menutup matamu, nanti kau tersandung" bisik Taeyong dengan nada menggoda membuat Yuta hanya bisa menundukkan kepalanya. Dia merutuki dirinya sendiri yang begitu terlarut dalam aroma tubuh Taeyong hingga tanpa sadar menutup matanya.
"kau terlihat semakin manis saat malu" ucap Taeyong membuat Yuta mendengus sebal dan memutar bola mtanya
"jangan menggodaku" balas Yuta mencebikkan bibirnya
"wae?" tanya Taeyong menaikkan sebelah alisnya
"aishh! Aku bilang jangan menggodaku!" seru Yuta jengkel karena Taeyong masih saja menggoda dengan tatapan menyebalkan
"kau mau aku menggoda yang lain?" tanya Taeyong kemudian
"tak boleh!" sergah Yuta cepat membuat senyum Taeyong mengembang lebar sementara Yuta hanya bisa terdiam menyadari apa yang dikatakannya barusan
.
Cup
.
Tubuh Yuta langsung membeku setelah Taeyong mengecup pipinya. Meski hanya sekilas itu membuat kerja jantung Yuta semakin tak normal. Kini Taeyong ada di hadapannya, tersenyum padanya dan Yuta menjerit dalam hati karena Taeyong terlihat begitu tampan.
"Yuta-kun, kita sudah sampai" ujar Taeyong dengan senyum tampannya yang mempesona
"a,,, ahhh terimakasih" gagap Yuta karena Taeyong itu jarang sekali tersenyum seperti sekarang
"Yuta-kun" panggil Taeyong saat Yuta mulai melangkah menuju pintu rumahnya
"Nde" jawab Yuta menatap Taeyong yang menconcongkan tubuhnya membuat Yuta terdiam
"I Love You" bisik Taeyong dan kemudian meninggalkan Yuta yang cengo di depan pintu rumahnya
"I Love You Too Taeyong-ahh!" Seru Yuta lalu dirinya segera masuk ke dalam rumah setelah sadar dari masa transnya dan berusaha menenangkan detak jantungnya. Dan mulai hari ini mungkin sampai selamanya Yuta akan benar-benar menyukai hujan.
.
.
.
Maaf untuk penulisan yang masih amburadul. Cerita yang sudah mainstream. juga untuk typo yang beterbaran dimana-mana. Terimaksih untuk yng sudh mampir dan meninggalkan jejak di cerita ini. Untuk yang mau memberikan saran dan kritik sangata dipersilakan. Untuk penulisan yang masih berantaakan mohon dimaafkan yahhh Yui masih belajar kok untuk bisa menulis lebih baik lagi.
.
.
Thanks for everyone who has come, read, and leave coment.
kritik dan saran selalu diterima
Lovely Peace Kang Hye Hoon/Yui/Byun14
