Huaaa chapter 2 banyak typo! Maafkan author ini karna tidak berpengalaman T_T dan aku lupa soal disclaimer! Ghoomennasaaaayyy.. T_T
Disclaimer: SKET Dance punya Shinohara-sama!
Waahh 21 visitors :D arigatooooo!
"Chuu-san itu benar-benar.." gumam Bossun. Sekarang mereka bertiga sedang berjalan dari pekarangan sekolah menuju gerbang. "Sudahlah Bossun, bagaimana kalau kita bertiga makan es krim aja? Nakatani-san dari kelas A bilang ada toko es krim baru di dekat sini." Ujar Himeko. "Sebenarnya siapa sih Nakatani-san itu?" """Tapi aku setuju dengan Himeko, aku ingin menyoba es krim rasa buah naga yang terkenal di toko itu."""" Switch memperlihatkan gambar es krim warna merah yang menjijikkan dari laptop-nya. "Ugh tidak, lebih baik aku tidak makan sama sekali daripada harus memakan itu." Kata Himeko.
Switch: """Di toko es krim \(-_-\)(/^o')/""""
"Bossun, pesankan aku dua es krim vanilla." Ucap Himeko. "Dua?!" """Dan aku es krim buah naga."""" Mereka menyerahkan selembar uang pada Bossun. "Baiklah." Bossun meninggalkan mereka. "Switch, liburan ini kau akan ngapain aja?" Himeko tiba-tiba teringat pertanyaannya tadi. """Besok aku dan Otakura-kun akan belanja DVD di toko langganan. Tapi selain itu belum ada rencana. Kalau kau?"""" Tanya Switch balik. "Aku sudah memutuskan besok mau ke mini market buat restock Pelocan. Selain itu aku juga tidak ada rencana apa-apa." Himeko menopang kepalanya di telapak tangannya sambil melihat keluar jendela.
Setelah itu, Bossun kembali ke meja membawa es krim mereka lalu mulai memakannya. "Oishii!" Seru Himeko. "Ne Switch mengapa kau pakai lipstik?" """Es krim ini bisa membuat bibirmu merah sama seperti buah naga asli.""" "Ne kau ini merepotkan sekali." Himeko menyodorkan tisu basah pada Switch. """Arigatou okaa-san.""""
Setelah itu mereka berpamitan dan pulang masing-masing.
*malam*
Ketika sedang membuat PR liburan, tiba-tiba HP Bossun berdering, ia mendapat pesan dari Switch.""""Bossu~~~n ~(•o•~)\(^w^)/"""" 'kenapa dia? Kita baru pisah beberapa jam yang lalu.' """Bossu~nnnn ingat besok tanggal berapa? (ò . ó)9 Jangan pura-pura tidak tau \(í _ î)/""" 'banyak sekali emonya!' Pikir Bossun, tapi lalu dia tersenyum. Tentu saja dia ingat besok tanggal berapa. Dia sudah mengundang teman-teman nya untuk datang kerumahnya untuk ini dan ini juga alasan kenapa dia memilih belajar mobil dari jauh-jauh hari. """Aku sudah menyiapkan semuanya, kau tak usah khawatir (^w^)V""" Senyum Bossun kembali merekah. "Arigato Switch." Balasnya. Tiba-tiba dia teringat bahwa ia belum memberitahu Saaya soal ini, entah mengapa ia lupa. Buru-buru ia mengundang Saaya ke rumahnya besok.
*keesokan harinya*
Saat itu jam 12 siang, matahari sedang terik-teriknya dan Himeko sedang berada di mini market, mengamati tumpukan Pelocan dengan mata berbinar-binar lalu meraupnya dengan kedua tangan sampai keranjangnya penuh. Dia lalu bergegas ke kasir dan menyiapkan uang 2000 yen. Saat sang kasir sedang kelimpungan menghitung harga semua Pelocan tersebut, tiba-tiba ponsel Himeko berdering, ia mendapat pesan dari Switch. """"Himeko... Cepat datang ke rumah sakit XXX di jalan XXXXX... Ruang No. XXXXXXXXX lantai XXXXXXXXXXXXX Bossun kecelakaan saat menyetir mobil pagi ini.. Tulangnya patah semua, dan dia sedang koma ~(^=^~)(/÷o÷)/"""" tanpa berpikir panjang, Himeko meninggalkan mini market dan berlari menuju alamat tersebut. Dia tidak punya waktu untuk menghiraukan lelucon Switch, teriakan kasir mini market, atau berpikir kenapa nama rumah sakit itu terdengar familier di telinga nya. Yang dia pikirkan sekarang adalah Bossun.
