Naruto The Unpredictable
Disclaimer
You Know Masashi Kishimoto
Summary : Karena seseorang dia dilupakan, karena seseorang dia diabaikan, karena seseorang dia menjadi...
AN : LiveMinakhusiHiruzen, Twins Naruto, Uchiha Clan is life only Fugaku Family and Etc.
Chapter 3 : The End of Invasion
Suasana Desa Konoha sungguh kacau. Invasi yang dilakukan Orochimaru membawa dampak besar terhadap yang berujung gagal tapi sangat merugikan. Terlebih lagi pada sektor ekonominya. Konoha yang sebelumnya mengalami Serangan dari Kyuubi kini harus mengalaminya lagi. Senjata makan tuan. Orochimaru ninja terbaik Konoha di bawah asuhan Sandaime Hokage dulu kini malah menjadi penghianat. Sebagian desa Konoha rusak parah, lebih tepatnya tengah desa. Salahkan Kuchiyose aneh yang muncul disana, Kuchiyose yang muncul dari sebuah kotak berwarna hitam. Kuchiyose yang lain dari biasanya. Kuchiyose yang mampu memojokkan Bos katak, Gamabunta.
Saat ini terlihat beberapa ninja dan penduduk Konoha tampak memperbaiki rumah-rumah penduduk Konoha. Sementara itu di sebuah rumah sakit terjadi keributan. Khusina Uzumaki tampak berlari di koridor rumah sakit, tidak peduli menabrak siapa, tidak meyadari dia membawa sebuah sepatula. Pandangan heran dari orang-orang yang melihatnya. Melihat nyonya Hokage berlari bagai kesetanan, begitu warga Konoha memanggilnya. Khusina sangat khawatir mendengar anaknya terluka parah dari salah satu ANBU pengawal Hokage.
"Mengapa Naruko bisa terluka begitu sih, awas kau Minato aku akan membunuhmu". Geram khusina." kenapa dia tidak menjaga Naruko-Chan sih". Khusina tahu ada invasi namun dia tidak tahu bahwa lawan Naruko sangat kuat. Rambut Khusina berkibar jadi sembilan cabang membuat semau orang disana ketakuta. Oh ayolah siapa yang tidak takut dengan Habanero berdarah, bahkan sang Hokage ke-4 takut banget. Sementara itu di kantor Hokage, Minato merinding, ada yang membicarakan kegantengannya kayaknya. Haha.
"Ada apa Minato?". Tanya Head Clan Uchiha, Fugaku Uchiha.
"Ah...Tidak ada apa-apa Fugaku". Minato berbohong. Masak dia harus menceritakan bahwa dia tidak berani melawan istrinya. Bisa-bisa jadi bahan olokan satu desa. Sebenarnya Minato ingin mengunjungi anaknya dirumah sakit saat ini, tetapi desa lebih membutuhkannya. Karena dia adalah Hokage. Ada sedikit rasa bangga di hatinya ketika dia tahu bahwa anaknya mampu menandingi Jhinchuriki ekor satu, lebih tepatnya ekor satu meskipun dengan bantuan salah satu katak Myoboku.
Cklek
Khusina membuka pintu tempat anaknya dirawat. Ruangan serba putih dan bau obat yang menyengat. Hal yang pertama kali dia lihat adalah anaknya yang terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit. Perban menutupi sebagian kepalanya dan beberapa bagian ditubuhnya. Duduk disamping ranjang anaknya. Menggenggam tangan anaknya. "cept sadar nak, aku tahu kau kuat". Menitikkan air mata melihat anaknya.
Cklek
Pintu kembali terbuka memperlihatkan seorang perempuan berambut hitam. Mikoto Uchiha. Salah satu dari yang selamat saat tragedi uchiha berdarah. Ia dan keluarganya saja yang selamat. Pembantaian yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku sebagai dalang di balik tragedi kyuubi.
"tenangkan dirimu Khusi-Chan". Hibur Mikoto pada sahabatnya. Yap Mikoto baru saja dari rumah sakit, menjenguk anaknya, Sasuke. Sasuke selamat berkat Naruko juga. Khusina mulai agak berhenti dari menangisnya. Khusina harus kuat karena dia tahu Naruko juga kuat. Anaknya. Anaknya. Anaknya. Khusina teringat lagi dimana anaknya satu lagi. Naruto Namikaze. Menghilang 8 tahun yang lalu. Dia tidak tahu anaknya bagaimana bisa menghilang, yang ANBU Konoha dapat hanya sepotong kecil dari baju anaknyanya itu. Mendengar infromasi itu Khusina langsung pingsan dan jatuh sakit. Bahkan semua ANBU dikerahkan untuk mencari keberadaan Naruto namun sia-sia.
Kantor Hokage
Sementara itu di kantor Hokage terlihat ada 5 orang atau lebih tepatnya ninja. Salah satunya duduk di kursi kebesarannya Minato menghadap ke 4 orang didepannya. " Jadi Jiraiya-sama, bagaimana menurutmu dengan hal ini?". Tanya Minato ke Sensei-nya. Jiraiya yang ditanya oleh muridnya sendiri tidak tahu harus menjelaskannya darimana atau bagaimana, dia bingung. Bagaimana bisa Satori muncul.
"Jiraiya Sensei"
"Jiraiya Sensei"
"Jiraiya Sensei"
Lamunan Jiraiya buyar. " hehe maaf Minato, baiklah aku akan menjelaskannya jadi kalian dengarkan baik-baik". Mengambil nafas dalam dalam Jiraiya mulai menjelaskan.
" Seperti yang kalian ketahui, daerah tengah Konoha merupakan yang paling parah kerusakannya, aku tidak tahu secara jelas kronologisnya karena saat itu aku berada di benteng desa dengan Gamaken, Namun salah satu katak memberitahuku bahwa Gamabunta bertarung dengan salah satu hewan musuh, mungkin kalian kan terkejut setelah tahu siapa musuhnya". Jelas panjang Jiraiya No Erro-Sannin.
" Satori". Sambung Jiraiya.
Semua mata terbelalak lebar mendengar informasi baru itu. Siapa yang tidak tahu Satori. Hewan yang konon yang pernah memusnahkan satu desa, hewan yang konon sulit terkena serangan apapun dan membawa kotak yang menyerap memakan dan membuatnya mereka yang masuk kotak yang selalu bersama satori menjadi terbalik kepribadiaannya. Timbul pertanyaan baru dibenak mereka.
"Gommenne Jiraiya-sama, bukannya Satori tersegel di penjara di desa ***** ( Maaf lupa nama desanya)?". Tanya sang Head Nara, Shikaku Nara. Pertanyaan dari Shikaku mewakili kebingungan yang lainnya.
Menghela nafas sejenak, Jiraiya tidak tahu harus menjawab apa. Informan yang dia punya bahkan tidak tahu mengenai informasi tentang Satori." Sayangnya aku juga tidak tahu, setahuku tidak ada yang bisa membuat Satori menjadi hewan kuchiyose dan aku juga sangsi Orochimaru bisa mengambilnya menjadi Khuciyose". Terang sang Gamma Sannin. Muncul pikiran di benak Minato. Apa kah ini ulah Naruto ? tidak-tidak, mustahil Naruto melakukan kontrak dengan Satori. Namun raut muka Minato dibaca oleh Shikaku Nara.
"Baiklah daripada bingung dengan ini aku mau pergi dulu kerumah sensei". Intrupsi sang Gamma Sannin. Sandaime mengalami keracunan di tangannya setelah kejadian di atap saat melawan Orochimaru. Meninggalkan mereka yang hanya cengo. Jiraiya keluar dari tempat biasanya. Jendela. Namun sebelum melompat Jiraiya berbalik tepat kearah Minato. " Minato, satu hal lagi kau harus menjaga dia, segelnya mulai melamah dan kau juga harus menemukan dia"
"Aku tahu sensei'. Jawab Minato. Tanpa berpikir Minato tahu apa yang harus dia lakukan.
" baiklah Shikaku dan fugaku kalian bisa kembali, dan Itachi-kun akau minta tolong terus pantau keadaan di perbatasan.
"HAI"
"HAI"
"HAI"
Setelah mereka pergi, Minato bingung. Apa dia harus menceritakan kejadian di atap itu. Tidak. Tidak. Tidak . dia tidak boleh menceritakannya, nanti para tetua akan mencap Naruto menjadi Missing-Nin. Daripada memikirkan itu dulu Minato lebih baik kerumah sakit menjenguk anaknya. Berdiri dari Kursi Hokagenya dan dia juga harus memberitahukan Sandaime-sam untuk merahasikan informasi ini.
HIRAISHIN
Scene Orochimaru
Di sebuah gua terlihat 4 ninja bertekuk lutut menghadap sang pemimpin. Orochimaru terbaring lemah di sebuah ranjang. Salahkan Minato yang memasang fuin aneh ditangannya. Entah dia tidak tahu kapan fuin itu terpasang. Dan kini tangannya tidak bisa apapun. Ia sangat tersiksa sekali, selain tidak bisa mengeluarkan jurus dia juga tidak bisa melakukan eksperimennya. Sementara itu disalah satu ruangan di gua itu, tertidur seorang anak kecil lebih tepatnya remaja. Memikirkan apa yang dia lakukan itu." Aku hampir membunuh ayahku, apa yang kulakukan ini benar atau tidak?". Naruto bingung apa yang harus dia lakukan disisi lainnya dia masih berharap akan keluarganya namun disisi lainnya dia membenci keluarganya.
' Bosan ah". Naruto mengucek-ucek rambutnya. Rambutnya yang berantakan lagi brantakan. Naruto bingung juga rambutnya bisa berubah warna. Hitam dan kuning. Setiap dia menggunakan jurusnya rambutnya akan berubah warna lagi. Bangun dari tidurnya, Naruto masuk ke kamar mandi. Keluar dari kamar mandi Naruto mengenakan baju kebanggannya. Baju hitam model china dan celana hitam pula. " saatnya beraksi".
" aku ada misi untuk kalian Kimimarou". Perintah Orochimaru. Mendengar perintah tuannya Kidoumarou dkk siap.
"perintah apa Orochimaru-sama?". Pertanyaan dari Kidomarou mewakili kebingungan dari timnya. Orochimaru menyeringai, seperti biasa anak buahnya sangat taat kepadanya."culik Uchiha Sasuke". Terang Orochimaru. Tanpa bertanya kedua kali anak buah Orochimaru langsung mengangguk mengerti. Shunsin No Jutsu. Meninggalkan Orochimaru dengan kepulan asap.
CKLEK
Seseorang masuk keruangan Orochimaru membuat Orochimaru menyeringai senang." Khu..khu...khu...ada apa kau kemari Naruto-kun?". Tanya senang Orochimaru. Naruto yang mendengar pertanyaan sang sensei yang sebentar lagi menjadi mantan senseinya hanya tersenyum menyeringai.
"tidak ada sensei, Cuma ingin menyampaikan beberapa hal". Ucap lirih Naruto. Mendengar pernyataan dari muridnya Orochimaru senang. Orochimaru tahu bagaimana loyalnya Naruto kepadanya, apakah Naruto akan menyerahkan tubuhnya sesuai yang dijanjikan, tubuh pengguna Meiton. Orochimaru sangat senang, sama seperti Kabuto. Ngomong-ngomong mengenai Kabuto, Kabuto pergi ke Desa Kirigakure untuk meneliti lab Orochimaru disana.
"Sensei, kau tahu aku adalah murid berhargamu kan ? aku sangat senang mengetahui ini tapi kau tahu". Kalimat Naruto menggantug. Orochimaru bingung, namun kebingungannya usai sudah ketika sebuah pedang menancap di perutnya. Kusanagi No Tsurugi.
"UHUKK". Darah menyembur keluar dari mulut Orochimaru, murid keparat pikirnya.
"sebenarnya aku adalah mata-mata".sambung Naruto yang sudah berada didepannya tadi. Orochimaru mengutuk muridnya. "si...si..sialan ka...ka...kau Na...ru...Naruto'. sumpah serapah Orochimaru.
"heh membosankan". Lenguh Naruto." Baiklah sensei aku pergi dulu". Naruto beranjak dari tempat Orochimaru. " Jaa Ne". Naruto melambaikan tangannya ke arah Orochimaru, tentu saja membelakangi Orochimaru. Naruto keluar dari ruangan Orochimaru, rupanya Naruto sudah ditunggu diluar oleh Hidan, anggota Akatsuki penyembah Jashin sekaligus partnernya. "Hidan saatnya kita berburu mangsa".
REVIEVVVVVVVVVVVVVVV
VVVVVVVVV
VVV
V
AN : Disini kemampuan Naruto adalah elemen kegelapan dan ahli dalam seni Fuinjutsu untuk keterangannya mungkin saat chap 3. Author juga mengharapkan saran bagaimana cerita yang bagus dan panjang chap.
