TENTANG KEHIDUPAN

TENTANG KEHIDUPAN

FLASHBACK.

Di Kantor Polisi.

"Jadi, bagamana ini?" Tanya seorang bermasker.

"Tenang! kita sudah biasa menangani kasus ini.Sudah banyak kasus pembunuhan sadis seperti ini" Kata seonggok nanas(?).

"Tidak masalah kalau yang tewas adalah warga" ujar seorang kakek tua dengan sadis.

"Hn, tapi di sini yang tewas sudah 156 korban"kata seekor ayam(?).

"POLISI!" Teriaknya sambil terengah-engah."Tuan KAKUZU! tewas dengan eek yang dia duduk!"sambungnya.

"Jadi bagaimana? apa kau sudah tau siapa pelakunya?"Tanya Kakashi pada sebuah nanas hidup(?) yang duduk di hadapannya.

"Pelaku pasti sangat mengerikan jika di biarkan terus.Kalau begini mungkin populasi manusia bisa habis.Jika populasi manusia habis, aku juga akan mati!. TIDAK! aku bahkan belum menikah!"Kata seseorang berambut putih yang bernama OMOY sambil gemetaran(padahal dia gk diajak ngomong).

"Benar katanya, pelaku ini nanti pasti akan membunuh pihak kepolisian"jadi Shikamaru sambil berpikir(baca=pura pura) "kalau begitu, aku akan berusaha semaksimal mungkin"sambungnya.

"Hm, kalau begitu terima kasih"ucap Kakashi seraya menjabat tangan Shikamaru.

Omoy? entalah karena takut mungkin dia pergi untuk boker sebentar.

Ya, memang sudah banyak korban dari seorang yang kita kenal komplotannya dengan dendam mereka pada dunia ini.

Lalu? kenapa mereka membunuh para pejabat tinggi dan warga desa?

Memangnya dendamnya itu pada siapa sih?

Ya,pada Dunia.

Lalu?kenapa orang orang yang mungkin tidak bersalah harus menjadi korabannya?

Ya, tanyakan saja pada mereka.

Padahal korban sudah lebih dari 100 orang apakah dendam mereka begitu besar?

Mungkin, orang yang membuat mereka menjadi pendendam itu ada sebanyak itu?

Itulah pemikiran SHIKAMARU NARA.

Untuk saat ini pelaku memang belum di ketahui.

--

Di tempat lusuh nan kumuh ini berkumpullah beberapa orang yang sedang melakan dan membicarakan sesuatu.

"Temari!seperti yang kau ketahui musuh kita sudah bertambah banyak,

apa kau menyimak, Sasuke!"

'Nih yang di tanya gue atau dia sih?'

Pikir Temari.

"Saya menyimak kok, Tuan" Ujar Sasuke yang lagi boker sambil ngupil, yang jelas pantatnya gk keliatan!.

"Benarkah begitu? SASUKE!"bentaknya

Dan yah, Temari diem aja menanggapi mereka berdua kan serem kalau ikut campur -_-

"Iya, gue lagi cebok nih KAMPRET dah!"bentak Sasuke.

"Hoeek pantesan bau! Woy tai lu keluar tuh!"

"Sori Tem! bantu gue jilatin dong!"

mohon Sasuke.

'enjir' batin Temari.

Ok kita sudahi aksi boker Sasuke yang gk jelas.

"Jadi kita ngebahas apa?"

--

KREENG!

Bunyi yang paling di benci oleh seluruh siswa-siswi penghuni tempat ini.

"Eh Ino lu tau gk?"

"Ya gk tau la, lu aja gk kasih tau gue BEGO!" bentak Ino.

"Iya sori,"jawabnya dengan Watados.

"Apa sih Karin?"tanya Ino yang akhirnya pensaran juga. yaiyalah wong gk ada yang ngasih tau.

"Itu loh" sahut seseorang yang dipanggil Karin.

"Itu"

"Di sekolah"

"..." Ino masih sabar.

"Sekolah!" teriak Karin tiba-tiba dan membuat...

"KALAU MAU NGOMONG JANGAN BUAT ORANG KESEL DONG RE-"

kata-kata Ino terhenti.

Seorang guru masuk dengan di ikuti seorang berambut pirang, dan bermata hijau dari belakang.

"Ada apa Ino?"tanya guru tersebut.

"Ti ti tidak apa guru Kurenai" jawab Ino gugup.

Temari POV

Nih sekolah atau tempet ngurung setan sih bari dateng juga udah ada orang yang teriak-teriak.

"Maaf Temari, mereka memang begitu" kata Kurenai sambil bungkuk-bungkuk.

Gak heran nih sekolah buruk.

Gak ada yang bener.

Gak guna juga gue belajar.

Gak Kampret banget kalisss.

Gak semenegangkan juga.

END TEMARI POV

"Woy! Kenalin diri lu dong! ngasih nomor Hp kek!" kata seorang berambut sama dengannya tapi lebih cerah.

"Namaku Temari, terser mau panggil gue apa" sahut Temari dingin "tapi lu gak nyesel minta nomor Hp gue?" sambung Temari dengan bloonnya.

"GAK DONG!" teriak semua murid cowok di kelas dan alhasil? mereka di kibeng Tsunade yang entah dan kapan datangnya.

"Temari, kamu bisa duduk di samping..." Kurenai nampak sedang berpikir.

"Saya buk!" teriak Naruto sambil menendang Ino yang duduk di sampingnya sampai jungkir balik.

"KAMPREEET!" teriak Ino.

"Sori beb, gue lupa kamu ada di situ"

kata Naruto tanpa merasa bersalah.

"Udah! pokoknya hari ini Temari duduk di samping Sasuke"ujar Kurenai dengan tegas,jelas, dan gk bijaksana.

'YUHUUU akhirnya gue gk duduk sama orang yang gk waras!' batin Temari senang.

Setelah pelajaran yang harus kita SKIP, semua murid berkumpul di taman dan kantin untuk istirahat.

Namun berbeda dengan dua orang yang sedang berada di dalam kelas ini.

"Bagaimana, apakah sesuai rencana?" Ujar seseorang membuka pembicaraan.

"Ya, dia masuk ke dalam perangkap kita" jawab seorang berambut pirang sambil menyeringai.

TBC

HAI

Gimana?

Udah lumayan panjang kan?

(masih pendek woy!)

Maaf ya kalau yang paling atas itu gaje.

Author gk tau mau nulisnya gimana lagi.

TERIMA KASIH

buat yang mau baca fanfic ini

mohon

REQUEST

AND

REVEUW