Naruto DxD: Legends Of Fallen Angel

"A-apa" Ucap Naruto setengah kaget saat melihat siapa yang memanggilnya 'Anata' adalah Raynare sendiri

'Sial sepertinya efek dari kekuatan mata Raphel sangat besar' batin Naruto sedikit menyesal menggunakan kekuatan Bou: Roshuheki miliknya tadi pada Raynare

Sedangkan Raynare menatap Naruto tajam dalam pikirannya yang baru Naruto adalah Suaminya dan saat dia berumur 13 tahun Naruto menyelamatkan dirinya dari Stray Devil yang ingin memangsanya

"Apa maksudmu Anata, apa kau melupakanku saat aku pergi ke New York jangan-jangan kau punya Pengganti diriku selama aku di New York" ucap Raynare membentak Naruto suaminya itu

Sedangkan Naruto yang mendengar omelan dari Raynare hanya sweatdrop, 'kita bahkan belum menikah' batin Naruto setelah sadar dari sweatdropnya

"Ehmmm, tidak apa kok t-tsuma hahahaha, jangan berpikiran seperti itu" ucap Naruto gugup karena di tatap Raynare tajam

Ya walaupun Naruto itu adalah Fallen Angel terkuat tapi dia tidak akan bisa mengalahkan seorang perempuan yang sedang marah, Azazel bahkan mengejeknya jika Naruto adalah seekor tikus yang ketakutan saat melihat namanya kemarahan perempuan

'Hahahaha Naruto sepertinya kau harus belajar caranya menjadi pria sejati' Twitch, urat-urat Naruto menyembul keluar saat dia mengingat ucapan Azazel sedang mengejeknya saat masih terjadi Great War

'Sialan kau Azazel mungkin aku akan membalas ejekanmu itu' batin Naruto kesal sambil membayangkan dimana Naruto memukuli sang Gubernur Da-Tenshi mesum itu

"Jika begitu kenapa kau kaget melihatku" ucap Raynare sambil memberikan senyuman manis yang membuat para Pria-pria terpesona dengannya tapi tidak dengan Naruto yang merasa itulah senyuman Shinigami

'Glek'

'Perempuan memang mahkluk menyeramkan' batin Naruto yang sedang mengeluarkan keringat dingin saat melihat senyuman 'sadis' bagi Naruto

"Ahahahaha, aku hanya sedikit kaget saja kau pulang cepat Tsuma, bagaimana kehidupan mu saat kau masih di New York" ucap Naruto sambil tertawa hampar mencoba mengganti topik pembicaraan

" buruk kau tau Dohnassek selalu menyuruhku untuk melakukan tugas sendiri sedangkan dia hanya bersantai-santai saja, dia memang pemimpin yang buruk" ucap Raynare mencak-mencak gak jelas sedangkan Naruto yang nelihat itu hanya sweatdrop saja

"meskipun begitu aku tetap senang tsuma, selamat datang kembali Raynare-chan" ucap Naruto sedikit harus berbohong untuk menyesuaikan pikiran dari Raynare

Sedangkan Raynare yang di panggil oleh suaminya dengan tambahan '-chan' pipinya memerah lalu dia merangkul lengan Naruto sambil bergelanyut manja di pundak Naruto

"Tadaima Anata" Ucap Raynare lembut

NaOmiHiMuTsU...

Pagi harinya terlihat Naruto yang berjalan lemas tanpa semangat, 'sepertinya masalahku terus bertambah, tapi tidak apa-apa hehehehe sekarang aku bisa merasakan punya istri' batin Naruto nista sambil membayangkang dia dan Raynare melakukan 'itu'

tanpa sadar Naruto sekarang sudah ada di depan pintu gerbang yang membuat Naruto tersentak, bukan karena dia kaget dengan gerbang Kuoh Gakuen tapi melainkan ada tiga orang yang sedang melihatnya tajam

"Kaichou,Fuku Kaichou dan...Rias" ucap Naruto datar saat melihat Sona, Tsubaki dan Rias sedang menatapnya tajam

"Naruto Uzumaki kami ingin menagih janjimu kemarin" ucap Rias sambil mengeluarkan demonic powernya untuk mengimitasi Narito tapi sayangnya gagal

Sedangkan Naruto hanya bisa menghela nafas lelah, 'Kami-sama mungkin membenciku hingga ia membuat banyak masalah padaku' batin Naruto

Lalu Naruto menatap tiga iblis itu, "Aku tunggu kalian di Ruang Penelitian Gaib" Naruto mengucapkannya pelan agar tidak ada orang yang mendengarnya selain mereka ber-empat

Sedangkan Sona, Tsubaki, dan Rias hanya mengganguk lalu mengikuti Naruto untuk mengikuti pelajaran sekolah

"Hah" Naruto hanya menghela nafasnya saja lalu membuka pintu kelas membuat semua yang ada di dalam meliriknya

"Are"

"KYAAAA ITU NARUTO-KUN"

"KUPIKIR KAU TIDAK AKAN MASUK NARUTO-KUN"

"AKHIRNYA PANGERANKU DATANG JUGA"

"TERKUTUKLAH MAHKLUK TAMPAN"

'Sialan' Naruto hanya bisa mengumpat saat mendengar teriakan dari siswi dan umpatan para siswa

'Menjadi orang tampan sulit juga yah' batin Naruto narsis sambil berjalan menuju bangkunya lalu mendengarkan 'ceramah' dari sang guru

NaOmIHiMItSu...

TING

"NARUTO-KUN AYO PERGI KE KANTIN"

"NARUTO-KUN AYO KITA MAKAN BERSAMA"

Begitulah teriakan para siswi saat istirahat untuk mengajak sang Pangeran Kuoh hanya sekedar untuk mengajak Naruto makan bersama

"Maaf tapi aku ada sesuatu yang harus aku selesaikan" ucap Naruto menolak dengan halus tapi dengan wajah datarnya yamg membuat para siswi yang mengajaknya kecewa pada ucapan Naruto

"Naruto-san" suara Issei mengintrupsi Naruto membuat Naruto menoleh ke belakang

"Bochou dan Kaichou menunggumu" lanjut Issei membuat Naruto terjengkang kebelakang karena melenceng dari dugaannya jika dia akan di panggil saat pulang sekolah tapi dia dipanggil saat jam istirahat

"Baiklah Hyodou, tunjjukan jalannya" ujar Naruto dengan gaya yang cool membuat Issei yang melihatnya sweatdrop

'Ni orang harga dirinya tinggi banget yah' batin Issei sweatdrop saat tau Naruto sedang memperbaiki imagenya dari hal uang memalukan yang dilakukan oleh Naruto

NaOmIHiMutSu...

"Bochou aku sudah membawa Naruto-san kesini" ucap Issei yang muncul dari balik pintu disusul oleh Naruto di belakangnya

"Bagus Issei" balas Rias yang sedang menatap tajam Naruto

Sedangkan Naruto yang ditatap hanya cuek saja dan hanya terus memandangi ruangan Penilitian Gaib yang di penuhi oleh corak-corak sihir

"Ara-ara ini tehnya Naruto-kun" ucap seorang perempuan berambut biru yang membawa sebuah teh untuk Naruto

"Terima kasih Akeno-chan" ucap Naruto dengan senyuman menawan yang tak pernah di perlihatkan oleh Naruto di sekolah

Sedangkan Akeno yang namanya diberi tambahan '-chan' memerah sedangkan Rias yang mendengarnya entah kenapa merasa kesal dengan Akeno

"Hei, apa-apaan panggilan '-chan' pada Akeno-senpai" protes Issei yang tidak terima dengan panggilan yang di berikan Naruto

Naruto tidak menbalas perkataan dari Issei dirinya lebih memilih mencicipi teh buatan dari Queen Rias tersebut

Lalu muncul lingkaran sihir Sitri yang memunculkan Sona dan para peeragenya

"Apa aku ketinggalan sesuatu Rias" tanya Dona dengan nada datar seperti biasa pada sahabatnya kecilnya itu

"Kau tepat waktu Sona" Jawab Rias

"Jadi...sebernarnya siapa kau Naruto" tanya Rias memulai sebuah tanya jawab

"Apa maksudmu Rias? aku Naruto Uzumaki" ucap Naruto sambil memperlihatkan wajah Innocentnya

Twitch, terlihat sebuah perempatan tercipta di dahi Rias saat mendengar jawaban dari Naruto

"Jawaban macam apa itu" teriak Rias membuat Naruto yang mendengarnya tertawa

'Dia imut ternyata saat marah' batin Naruto saat melihat wajah Rias saat marah dengan jawaban yang ia berikan

"Baiklah-baiklah" ucap Naruto sambil tertawa lalu muncul sayap gagak berjumlah 16 pasang nenbuat seluruh iblis yang ada di dalam ruangan ORC shok

"Perkenalkan, namaku Naruto Namikaze salah satu petinggi dari Fraksi Da-Tenshi" ujar Naruto nemperkenalkan dirinya membuat semua iblis bertambah shok

"J-jadi"

"Ya kau benar putri dari Baraqiel aku adalah seorang Da-Tenshi" ucap Naruto sambil tersenyum lembut pada Akeno

Sedangkan Akeno mendeathglare Naruto saat Naruto mengucapkan nama yang 'terlarang' bagi Akeno

"Jangan sebut-sebut nama keparat itu lagi Naruto" ucap Akeno yang tak lagi memperlihatkan wajah dengan senyum manisnya

Sedangkan Naruto hanya bisa tersenyum pahit mendengar ucapan dari Akeno yang menyebut temannya dengan sebutan keparat

'Baraqiel lihatlah sifat putrimu ini, aku berjanji akan membawanya ke arah yang benar' batin Naruto berjanji pada sahabatnya itu

"Tapi kenapa kau ada di teritori iblis kau mungkin sudah satu jika ini adalah wilayah Gremory dan Sitri" ucap Rias mengalihkan pembicaraan

Walaupun Rias sedikit terkejut tentang temannya itu adalah setengah Da-Tenshi ditambah Akeno adalah anak dari salah satu petinggi Da-Tenshi yang gugur dalam tugasnya saat terjadi perang antara Iblis dan Da-Tenshi di London

"Tidak masalah bagiku saat aku memasuki wilayah iblis karena aku tidak berbuat apa-apa saat aku di wilayahmu" ucap Naruto santai karena itu memang kebenaran

"Bahkan aku sedikit membantumu memusnahkan Stray Devil maupun Da-Tenshi di wilayahmu" sambung Naruto membuat Rias dan Sona harus bungkam dengan jawaban yang diberikan oleh Naruto kali ini

"T-tapi-" "Baiklah karena tidak ada yang dibahas lagi aku pergi dulu 5 menit lagi Istirahat akan selesai jadi aku ingin bersiap menuju ke kelas" Ucap Naruto memotong perkataan dari Rias Sambil beranjak berdiri meninggalkan Klub ORC menuju kelasnya

NaOMiHiMutSu...

TING

NARUTO-KUN AYO PULANG DENGANKU

NARUTO-KUN MENGINAPLAH DI RUMAHKU

SIALAN KAU PRIA TAMPAN

Naruto hanya sweatdrop saat mendengar teriakan dari siswi dikelas untuk mengajaknya pulang dan siswa yang menyumpahi dirinya sebagai pria tampan

"Maaf aku ada urusan mengecek sesuatu" balas Naruto halus karena tidak mau melukai perasaan siswi yang mengajaknya lalu melangkah keluar dari area sekolah

"Hah akhirnya aku bisa bebas dari gangguan siswi-siswi maut itu" gumam Naruto sambil melangkah menuju rumahnya

Tanpa sengaja Naruto melihat seorang malaikat sedang menyiksa biarawati dengan cambuk

"Hei kau lepaskan dia" ucap Naruto datar tanpa ekspresi yang membuat Da-Tenshi iru sedikit ketakutan tapi karena kearogannya yang besar dia malah menentangnya

"Khukhukhukhu, bisa apa kau Manusia rendahan" ucap Da-Tenshi itu dengan arogan

Sedangkan Naruto tidak membalas matanya sekarang menatap biarawati yang pingsan itu, ' Mia kah' batin Naruto yang mengenali biarawati itu

Yah walaupun dia seorang Da-Tenshi Naruto masih bisa memasuki wilayah Tenshi yang sebagian besar penduduknya adalah biarawati dan Exorcist yaitu Vatikan tempat dia bertemu Mia Asama pertama kali

Sedangkan Da-Tenshi yang di kacangin marah, "beraninyanya kau... terima ini" ucap Da-Tenshi itu mengeluarkan 3 Liggt Spear sekaligus

Trank, Trank, Trank

Dengan mudahnya Naruto menangkis Light Spear itu dengan tangannya sendiri, "kau membuat kesalahan yang fatal" gumam Naruto

The Illusions Ucap Naruto, mata Naruto yang semula berwarna buru sekarang menjadi Merah (mirip matanya Naruto saat mengeluarkan chakra kyubbi)

'Ilusi sudah aktif, sekarang waktunya penyiksaan mental' batin Naruto dengan seringainya

Sedangkan sang Da-Tenshi yang tidak sadar kalau dia terperangkap dalam ilusi yang dibuat Naruto tertawa arogan

"Khukhukhukhu, sebelum aku menghabisimu perkenalkan aku Dohnassek sang Da-Tenshi" Ucap Dohnassek sambil tersenyum arogan

"Dari caramu menangkis seranganku tadi mungkin kau adalah salah satu pengguna Sacred Gear, aku akan menghabisimu" sambung Dohnassek

Sedangkan Naruto hanya menatap datar saja Lalu tubuhnya menjadi sekumpulan bunga mawar membuat Dohnassek sedikit terkejut melihat Naruto menjafi sekumpulan bunga

"Apa" gumam Dohnassek terkejut

Zhash

Dohnassek tiba-tiba merasakan perih pada pipinya, memegang pipinya dan betapa terkejutnya saat pipinya mengeluarkan sebuah darah

"Bagaimana rasanya perih?" ucap Naruto datar yang sekarang menjadi tubuhnya kembali

"Itu adalah salah satu teknikku" sambung Naruto yang masih menampilkan wajah datar tanpa ekspresi

"Sialan kau mahkluk rensahan akan ku bubuh kau" ucap Dohnassek marah tapi bukannya takut Naruto bahkan tertawa keras mendengar ucapan dari Dohnassek yang menurutnya lucu

"Apa yang lucu" geram Dohnassek

"Tidak apa-apa sepertinya kau belum mengetahui aku siapa" ucap Naruto yang sudah berhenti tertawa

Dohnassek hanya mengangkat alisnya bingung saat mendengar ucapan dari Naruto yang menurutnya Naruto sedikit menyembunyikan identitas dirinya tapi tidak ia gubris soal itu

Mini Light Ball

Dohnassek harus dibuat terkejut saat melihat sebuah bola cahaya meluncur cepat kearahnya

"Tch sialan!" teriak Dohnassek marah sambil membuat Light spear untuk menahan serangan bola cahaya buatan Naruto

Trank Trank Trank arrgggh

Dohbassek merintih kesakitan saat salah satu dari bola cahaya Naruto mengenai perutnya

Sedangkan Naruto hanya menatap datar tanpa ada rasa kasian mendengar rintihan dari Dohnassek

"Kuso siapa kau sebernarnya" teriak Dohnassek saat melihat lawannya bisa mengeluarkan Sihir cahaya yang hanya bisa dipakai oleh Da-Tenshi dan Tenshi

Batts

Muncul sebuah sayap Da-Tenshi berjumlah 16 yang membuat Dohnassek terkejut saat mengetahui jika lawannya dari fraksi yang sama ditambah jumlah sayapnya yang lebih banyak dari Gubernur Da-Tenshi saat ini yaitu Azazel

"Siapa sebenarnya kau kenapa sayapmu lebih banyak dari Azazel-sama" ucap Dohnassek terkejut melihat ada seorang Da-Tenshi yang lebih kuat dari Gubernur Malaikat Jatuh saat ini

"Ah... Aku harus mengenalkan diriku ya, perkenalkan namaku Naruto Namikaze salah satu petinggi dari Fraksi Da-Tenshi" ucap Naruto mengenalkan dirinya kepada Dohnassek

"Tapi sepertinya kau harus mati" sambung Naruto datar

[ Blast Light Spear ]

Sebelum Dohnassek membalas perkataan dari Naruto, tubuh Dohnassek harus terkoyak dengan duri duri Light Spear yang muncul dari permukaan tanah

Sedangkan Naruto hanya menatap datar tanpa ada rasa bersalah pada Dohnassek, "Sepertinya teknik mata ini bermanfaat untuk mematikan musuh diam-diam" gumam Naruto nenilai teknik matanya yang digunakannya untuk melawan Dohnassek

[ Illusions End]

NaOmIHiMuTsU

Sedangkan di dunia asli Naruto menghampiri Dohnassek yang tergeletak di depannya lalu memegang kepala dari Dohnassek

[Stcty Active]

'Jadi begitu dia adalah salah satu dari anak buah Kokkabiel yang membantu si Elf buangan itu untuk mewujudkan Great War kembali' batin Naruto menangkap informasi-informasi yang berguna dari Dohnassek

"Jadi Gabriel kenapa kau ada disini, bukannya kau harusnya ada di surga untuk mengerjakan tugasmu sebagai Seraphim" tanya Naruto yang merasakan kehadiran Gabriel dari tadi

Terlihat seorang perempuan cantik berambut pirang mendekati tempat Naruto, "Naruto-kun aku rindu padamu" ucap Gabriel sambil memeluk Naruto dari belakang

Sedangkan Naruto hanya tersenyum saja saat tubuhnya dipeluk oleh malaikat tercantik di surga tapi berbeda dengan pikirannya

'Hehehehe aku sangat beruntung bisa di peluk oleh Gabriel-chan Azazel yang mendengar ini pasti iri hehehehehe' barin Naruto nista

"Gabriel bisa lepaskan aku, kita bisa dianggap pasangan paling romantis" ucap Naruto menggoda Gabriel

Sedangkan Gabriel yang mendengar itu muncul semburat merah di pipinya, "Mou Baruto-kun jangan menggodaku" ucap Gabriel dengan pipi yang dibuat mengembung

'Kawwai' batin nista Naruto saat melihat Gabriel yang menurutnya sangat imut

"Ehem...baiklah Gabriel,kenapa kau ada disini seharusnya kau ada di surga untuk mengerjakan tugasmu menjadi Seraphim" tanya Naruto pada Gabriel

Sedangkan Gabriel hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari Naruto, "aku tidak sengaja melihat Biarawati itu aku ingin menolong Biarawati itu tapi sepertinya kau sudah terlebih dahulu menolongnya Naruto-kun lagipula aku sudah minta izin pada Michael-nii"

"Tapi sepertinya waktuku sudah habis dan sekarang aku habis kembali ke surga Jaa nee Naruto-kun" Ucap Gabriel lalu terbang menuju surga untuk melakukan tugasnya sebagai seraphim

Sedangkan Naruto hanya tersenyum lalu perhatiannya menatap mia yang masih belum sadarkan diri

"Mungkin aku akan membawanya ke rumahku" gumam Naruto lalu menggotong tubuh mia menuju rumahnya

Sedangkan di rumah Naruto terlihat Raynare yang mengeluarkan aura hitam karena suaminya belum juga pulang dari tadi

"Khukhukhukhu sepertinya aku akan memberinya pelajaran saat dia pulang" ucap Raynare diselingi suara yang terlihat menyeramkan

Toktoktok

"Nah dia datang" Ucap Raynare sambil beranjak pergi untuk membukakan pintu

Cklek

"Naruto-kun kenapa kau pulang telat dan siapa itu yang kamu gendong ne, Naru-kun" Ucap Raynare sambil tersenyum sangat manis

Sedangkan Naruto yang melihat senyuman dari Raynare mengeluarkan keringat dingin

'Shinigami pasti mengutusnya' batin Naruto ketakutan debgan Raynare yang saat ini memasuki mode sadis yang bahkan Naruto tidak bisa lawan

"T-tsuma aku t-tadi telat karena ada teman yang mengajakku ke r-rumahnya ya kerumahnya" ucap Naruto gugup

Sedangkan Raynare menambah senyumannya hingga membuatnya dia sangat manis tapi tidak untuk Naruto yang merasa dia sedang di tatap langsung wajah Shinigami

"Begitukah?, lalu siapa yang kau bawa itu apakah dia temanmu atau..." kretek,kretek,kretek gulp

Naruto harus meneguk ludahnya sendiri saat mendengar suara yang di hasilkan oleh Raynare, 'Azazel tolong aku!' batin Naruto berteriak

"Atau penggantiku ne Naruto-kun" sambung Raynare

"Ahahahaha, dia Mia Asama temanku saat aku di Vatikan, dia tadi ku tolong dari Da-Tenshi" dengan cepat-cepat Naruto menjawab agar bisa bebas dari siksaan dari Raynare

Sedangkan Raynare langsung terkejut saat mendengar ucapan dari Naruto

.

TBC

TBC

TBC

.

Yo lama tak bertemu dengan ane bagaimana kabar ente semua ya setelah berperang dengan soal UTS ane sekarang bisa melanjutkan Fic ini lagi

Dan mungkin kalian akan bertanya kapan jadwal rilis fic ini per-chapter? jawabannya adalah ane nggak bisa buat janji kalo hari ini atau besok bisa buat Chapter depan

Dan kalo ada yang nanya "kok wordnya sedikit?" karena saya sudah dalam batas maksimal