'Aku telah melakukan kesalahan terhadap maknae dan unicorn kesayanganku... arghh pabo Junmyeon, pabo Junmyeon...' bisik Suho pelan sambil menghantamkan kepalanya ke kepala tempat tidur berkali – kali membuat namja di sebelahnya terbangun karena terganggu oleh ulahnya.
"Ughh..." erang namja di sebelah Suho, ia mengedipkan matanya beberapa kali, membiasakan penglihatannya dengan sengatan cahaya matahari, Suho sedikit terkejut mendengar erangan Kris.
DEG
Tiba – tiba saja jantung Suho berdetak tidak karuan ketika memperhatikan wajah Kris, ia memagang dadanya perlahan dan tanpa sadar terus menatap Kris, astaga kenapa leadermatenya ini bisa terlihat sangat tampan walaupun di pagi hari?
"Joon...?" ucap Kris bingung ketika sadar bahwa Suho terus memandangnya intens seakan ada sesuatu yang salah dengan wajahnya.
Beberapa detik kemudian Suho mulai sadar dan segera menggelengkan kepalanya cepat seraya membuang jauh – jauh pikiran tersebut.
"YA! WUYIFAN! LIHATLAH APA YANG TELAH KAU PERDBUAT DENGANKU!" teriak Suho kesal.
"Perbuat? Memangnya apa yang telah..." Kris terlihat sedikit bingung dengan kata – kata Suho, ia berpikir sebentar lalu mulai menyadari sesuatu. "Oh.. yang itu,"
"YA! BAGAIMANA BISA KAU HANYA BERKATA SEPERTI ITU PADAHAL AKU TELAH KEHILangan keperjakaanku." teriak Suho lagi tapi sedikit memelankan suaranya di akhir karena takut orang mendengarnya, sebenarnya tanpa melakukan hal itu pun orang – orang tak akan mendengarnya karena kamar itu kedap suara.
"Aku yakin kau sudah pernah melakukan hal ini dengan Yixing sebelumnya, kenapa kau bilang kau kehilangan keperjakaanmu?"
"Ughh, aku yang selalu memasukinya bodoh! Aku tak pernah dimasuki sebelumnya!"
"Kau yang memasuki Yixing? Wuah hebat sekali." ucap Kris takjub seakan – akan tidak percaya oleh kata – kata Suho, sedangkan Suho yang kesal segera menoyor kepala Kris, melupakan fakta bahwa ia setahun lebih muda dari namja dihadapannya.
"Arghh mian Suho," ujar Kris sambil mengusap pelan bagian kepalanya yang ditoyor Suho.
"Hmm, kalau begitu..." Kris mendekatkan tubuhnya ke arah Suho, membuat Suho seketika mundur.
"Jadi aku yang pertama kali memasukimu? Pantas rasanya nikmat sekali..." ujar Kris tanpa dosa dengan seringaian andalannya.
BLUSH
Wajah Suho memerah seketika ketika mendengar perkataan Kris, ia segera mengambil guling disebelahnya lalu dengan brutalnya memukuli naga EXO itu dengan guling di tangannya.
"YA! KAU! APA YANG KAU KATAKAN PADAKU?! DASAR NAGA MESUM, IDIOT, BODOH, TIANG!" teriak Suho geram sambil terus memukul tubuh Kris.
"Ahh! Suho-ya, mi-mian, arghh ya berhenti memukulku, ya Suho!" erang Kris kesakitan.
"BERHENTI KATAMU? KAU TELAH MEMBUATKU BEGINI DAN KAU MEN-"
"YA! DUO LEADER! CEPATLAH BANGUN! LIHATLAH SUDAH JAM BERAPA SEKARANG?! KITA AKAN TELAT JIKA TIDAK SIAP – SIAP SEKARANG." Suho hendak akan memukul Kris lagi kalau saja ia tidak mendengar suara Baekhyun diluar sana, sedangkan Kris merasa bersyukur atas kedatangan Baekhyun karena Suho tidak jadi memukulnya lagi.
Beberapa saat kemudian ruangan itu hanya dipenuhi oleh keheningan, tak ada satupun yang terlihat ingin berbicara, mereka hanya diam, tenggelam dalam pikiran masing – masing.
Pikiran Suho melayang ke kejadian semalam, dan tiba – tiba saja dia ingat kejadian ketika Kris berkata ia bahwa mencintainya, tapi... bukankah Kris sudah mempunyai Tao? Lalu kenapa Kris mengatakan ia mencintainya dan terlebih lagi.. bercinta dengannya. Apakah Kris hanya ingin mempermainkannya atau...
"Ho? Aku mandi duluan ya?" Perkataan Kris membuat lamunan Suho buyar seketika, saat Kris hendak turun dari ranjang mereka, tangan mungil Suho menahan lengan Kris.
"Fan.. tunggu," Kris melihatnya dengan tatapan seperti berkata 'ada apa?' Suho mulai ragu dengan apa yang akan ia katakan, haruskah ia menanyakannya?
"Tidak, tidak jadi." Kali ini raut wajah Kris berubah menjadi bingung, tapi ia tidak begitu mempedulikannya, ia mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai lantai lalu mulai beranjak ke kamar mandi.
"Tapi Yifan, tunggu!" Kris mulai merasa kesal terhadap sikap Suho, ia membalikan badannya malas, di wajahnya tampak jelas terdapat tulisan 'apasih yang kau ingin katakan sebenarnya?
"Kau mm..kau.." dengan sabar Kris menunggu Suho untuk menyelesaikan kalimatnya.
"Kau kenapa... kau..."
"Aku? Aku kenapa?"
"Kenapa kau melakukan ini padaku?" tanya Suho dengan perasaan lega karena berhasil menyatakannya.
"Melakukan? Melakukan apa?"
"Kau.. kenapa kau melakukan sex denganku?" tanya Suho dengan suara yang sedikit gemetar.
Kris hanya terdiam dan melangkahkan kakinya ke arah Suho, ia menunduk sedikit, menyamakan tingginya dengan Suho yang sedang duduk di atas ranjang, dengan perlahan ia letakan tangannya di pundak Suho, lalu menatap tepat mata hazel Suho.
"Dengar Junmyeon, aku sudah berkata padamu semalam bukan? Aku mencintaimu."
"Kau pasti bercanda..."
"Aku tidak bercanda, Joon.."
"Kau sudah mempunyai Tao, Yifan!" ucap Suho dengan sedikit berteriak.
"Aku sudah putus dengan Tao, Junmyeon." ujar Kris dengan nada yang sedikit aneh, sayangnya Suho tidak begitu memperhatikannya karena terlalu shock dengan berita yang didengarnya.
"Kau putus dengan Tao? Tidak mungkin.." ujar Suho dengan sedikit tidak percaya, bagaimana mungkin, kemarin – kemarin mereka masih baik – baik saja, sekarang Kris bilang mereka sudah putus, Kris pasti membohonginya.
"Aku memang sudah putus dengannya.."
"Kenapa kau putus dengannya?"
"Joon, haruskah aku memberitahumu alasannya?"
"Tidak, kau tidak harus, tapi apakah member lain sudah mengetahuinya?"
"Sebagian member sudah." Jadi begitu, berarti ia termasuk dalam kelompok yang belum tahu ya.
"Kalau begitu, bolehkah aku mandi duluan?" Suho hanya mengangguk pelan, setelah itu Kris segera melesat ke kamar mandi meninggalkan Suho dengan segudang pertanyaan.
Fanmyeonie~
Saat ini EXO sudah berada di bandara, dan seperti biasanya banyak fans yang sudah memadati bandara, walaupun para member sebenarnya masih lelah, tapi mereka tetap dengan setia melambaikan tangan atau sekedar memberikan senyuman kepada fans.
"Huft.." Suho menghela nafasnya pelan saat sudah berhasil memasuki daerah yang tak akan bisa dilihat oleh fans, bukannya Suho tidak suka melemparkan senyum dan melambaikan tangan pada para fans, hanya saja ia sedikit lelah hari ini.
"Myeonie..." Suho segera membalikan tubuhnya saat mendengar suara yang sangat ia kenal, suara pujaan hatinya, Yixing.
"Ada apa Xing?" tanya Suho dengan suara yang selembut mungkin.
"Emm, maaf myeon, bisakah Tao bertukar tempat dengan Kris ge, lagi? Ia masih sakit, dan ia tak sedikitpun mau pisah denganku, kau tau sendiri dari dulu ia tak akan bisa menjauh dariku ketika sedang sakit bukan? Dan kau pasti sudah mendengar beritanya dengan Kris ge, jadi bolehkah?"
Suho hanya terdiam sebentar. "Begitu, baiklah aku mengerti..."
Fanmyeonie~
Suho memperhatikan pemandangan di luar jendela pesawat yang ia naiki, terlihat fokus dengan apa yang dilihatnya tapi sebenarnya tidak, pikirannya sedang melayang kemana – mana.
"Suho-ya, kau tidak tidur?" Suho menolehkan kepalanya ketika mendengar suara disebelahnya, ia hampir lupa bahwa Kris duduk disampingnya.
"Tidak, aku sedang tidak mengantuk,"
"Kalau begitu, aku tidur ya, aku sedikit mengantuk, dan kau cobalah untuk tidur, kita masih mempunyai jadwal setelah ini.." Suho lagi – lagi hanya mengangguk, sesaat setelah Kris memejamkan matanya, Suho kembali menatap pemandangan diluar sana, kembali tenggelam dalam pikirannya.
Suho merasa aneh dengan sikap Yixing akhir – akhir ini, ia merasa unicornnya itu sedikit menjauhinya, oke ia tahu betul kalau dulu Yixing adalah orang yang paling dekat dengan Tao dan ia juga tahu masalah Tao dengan Kris, tapi entah kenapa ia merasa aneh dengan perasaannya, belum lagi pernyataan tiba - tiba Kris, membuat hal ini menjadi semakin aneh. Kalau begini caranya ia harus berbicara dengan Yixing nanti.
Karena terlalu banyak berpikir, Suho akhirnya mengantuk dan tertidur.
fanmyeonie~
"Erghh," Mata Kris yang terpejam seketika terbuka ketika mendengar erangan Suho, ia memicingkan matanya ketika melihat jam tangan yang melingkar di tangan kirinya, baru satu jam ia tertidur.
"Ughh.." ia menolehkan kepalanya ketika mendengar erangan Suho lagi, dilihatnya Suho yang terus memeluk tubuhnya sendiri.
Kris menghela nafasnya ketika melihat Suho yang hanya memakai selembar sweater, ck namja ini, kenapa hanya memakai selembar sweater saja, padahal dia paling tidak tahan dengan dingin.
Kris melihat ke arah jam tangannya lagi, masih ada waktu dua jam sebelum mereka sampai ke Korea, Kris memperhatikan sekelilingnya, bagus, para membernya telah terlelap, mungkin terlalu kelelahan dengan acara kemarin, dan mereka masih mempunyai jadwal yang padat ketika sampai nanti.
Perlahan, ia melingkarkan lengannya dipinggang Suho, menarik pelan tubuh Suho sehingga namja tersebut duduk di dekatnya, ia juga meletakan kepala Suho dengan hati – hati di pundaknya agar tidak membangunkan namja mungil tersebut.
Tangan besar Kris mengelus surai kecoklatan Suho, ia memperhatikan wajah Suho dengan intens, sedikit takjub ketika melihat wajah Suho yang ternyata lebih cantik bahkan dari seseorang perempuan, ia tertawa kecil ketika mengingat status Suho yang seorang seme, tapi setelah itu tawa kecil Kris menjadi senyum sedih, entah apa yang sedang ia pikirkan.
'Junmyeon-ah, mianhae... jaljayo,'
TBC?
